Arsip Kategori: MCB (Miniature Circuit Breaker)

Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik

Mensiasati Instalasi Satu Tarif Dasar Listrik. Wacana kebijakan satu tarif listrik, pada dasarnya, membuka peluang agar kita (pelanggan PLN golongan di bawah 4400VA) bisa lebih maksimal dalam menentukan sikap dan cara pemakaian listrik di rumah. Saat itu terealisasikan, kita bisa menentukan salah satu dari dua pilihan yaitu : memanfaatkannya atau tidak. Masing-masing pilihan bersifat bebas dan tanpa paksaan, dan saya pribadi melihat tidak ada ruginya untuk memanfaatkan sebaik-baiknya peluang ini.

Namun demikian, kita juga perlu mempersiapkan untuk berada dalam situasi nilai kapasitas listrik terpasang di rumah yang besar itu dengan benar. Jika tidak, besar kemungkinan terjadi tumpang-tindih dalam pemakaian listrik dan cenderung berlebihan dalam pemakaian listrik yang bersifat konsumtif.

Di artikel ini saya mencoba menyajikan ilustrasi susunan MCB yang sekiranya cukup fleksibel dan relatif murah untuk menyikapi situasi tersebut.

Lanjutkan membaca Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik

Iklan

PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?

Penyederhanaan satu tarif dasar listrikAwalnya, saudara Feriyadiramen yang menanyakan pendapat saya perihal wacana tentang pemberlakuan satu TDL Rumah Tangga. Beberapa hari setelahnya, seorang sahabat dan seorang tetangga menanyakan juga pendapat saya mengenai hal yang sama.

Sejak wacana kebijakan tersebut pertama kali disuarakan kementerian ESDM, saya (sebagai pelanggan PLN) tidak merasa itu akan membuat masalah cukup berarti di kemudian hari.

Lanjutkan membaca PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?

Mengerjakan Sendiri Pemasangan Stabilizer di Rumah

Stabilizer untuk kepentingan listrik skala rumah tangga, yang saya ketahui saat ini beredar di pasaran, terdiri dari dua model input listriknya.

Model pertama, dengan menggunakan kabel yang dilengkapi steker berkaki-dua. Kabel ini sudah terpasang menyertai saat kita membeli stabilizer. Saya menamakannya dengan sebutan stabilizer siap pakai. Tinggal menancapkan steker-nya ke stop kontak, maka sudah langsung dalam kondisi siap pakai. Kapasitas stabilizer model ini, yang saya pernah temukan, adalah 500VA, 1000VA dan 1500VA. Bisa digunakan sebagai pendukung satu atau dua unit perangkat elektronik sekaligus sesuai kapasitasnya input listriknya, seperti : kulkas (lemari es), televisi, komputer (PC) dan lain-lain .

Model kedua, saya namakan stabilizer tanpa kabel. Karena, memang dijual tanpa menggunakan kabel sama sekali. Artinya, kita (pembeli) yang harus menyediakan dan memasang sendiri kabel pada stabilizer agar bisa tersambung dengan jaringan kabel listrik di rumah. Untuk stabilizer tanpa kabel ini, minimal kapasitas dimulai dari 2500VA hingga 10 kVA. Bisa digunakan untuk mendukung kestabilan pemakaian listrik satu rumah dengan kapasitas listrik terpasang mulai 1300VA s/d 6600VA.
icon.top.par

Lanjutkan membaca Mengerjakan Sendiri Pemasangan Stabilizer di Rumah

Lebih jauh tentang fungsi Arde

fungsi-ardeJika kita membuka casing-stop kontak yang terpasang di dinding rumah, akan terlihat tiga bagian yang menjadi tempat untuk menyematkan kawat kabel. Dua berada di pinggir dan satu di tengah. Penyemat di bagian pinggir digunakan untuk menyematkan kawat bermuatan arus positif (Fasa) dan kawat bermuatan arus Netral. Sedang yang terletak bagian tengah, diperuntukkan khusus kawat Arde.

Kawat Arde yang disematkan ini, akan terhubung dengan bumi / tanah. Dengan demikian, kondisi kawat ini harus tidak pernah terhubung (baik sengaja ataupun tidak) dengan kedua kawat yang berada di kedua sisinya (Fasa dan Netral). Karena, jika terhubung dengan kawat Fasa, maka (salah satunya) biaya listrik anda akan membengkak tanpa sebab. Sedangkan jika terhubung dengan kawat Netral, MCB di meteran akan dengan sangat mudah nge-trip.
icon.top.par

Lanjutkan membaca Lebih jauh tentang fungsi Arde