Manfaat Rice Cooker dan Countdown Timer

Rice cooker merupakan perangkat yang, boleh dibilang, wajib ada di setiap ruang dapur rumah tinggal pada umumnya di Indonesia. Sebagai perangkat untuk menanak beras menjadi nasi yang merupakan makanan pokok 90% masyarakat kita, keberadaan rice cooker menjadi salah satu produk perangkat memasak yang pasti dapat ditemukan dengan mudah di seluruh pelosok negeri. Kondisi tersebut, secara tidak langsung, berdampak menjadikan anggapan fungsi rice cooker terpaku hanya sebatas untuk keperluan “menanak beras”.

Foto : Rice Cooker (1)

Tidak ada yang salah dengan anggapan tersebut, karena memang begitu dan sesuai dengan penamaannya sebagai perangkat untuk menanak beras (rice cooker).

Di artikel ini, saya menceritakan bagaimana upaya memanfaatkan rice cooker sebagai perangkat memasak diluar kapasitasnya untuk menanak beras. Continue reading “Manfaat Rice Cooker dan Countdown Timer”

Memasak menggunakan Kompor Listrik

Pada awal bulan Juli 2022, harga gas elpiji (non-subsidi) mengalami penyesuaian kenaikan sebesar Rp. 2.000,- per kg. Sehingga, total harga gas elpiji tabung 12 kg yang sebelumnya Rp. 190.000,- naik menjadi Rp. 214.000,-. Harga tersebut dipasaran (pengecer), kembali mengalami penyesuaian hingga menjadi dikisaran Rp. 220,.000,-.

Mungkin karena belakangan sering mendengar berita tentang kenaikan harga, pikiran saya seolah menjadi telah terbiasa saat mendengar perihal kenaikan harga elpiji tersebut.

Namun hal itu tidak berlangsung lama setelah sepotong tayangan iklan kompor listrik (non-induksi) seharga Rp. 190.000,- an melintas di layar smartphone saat sedang berselancar di salah satu e-commerce.

Sebagai pengguna gas tabung 12 kg dengan pemakaian sekitar 1,5 bulan per tabung, perbandingan harga kompor listrik yang nyaris setara dengan isi elpiji 12 kg, membuat saya terusik. Continue reading “Memasak menggunakan Kompor Listrik”

Tarif Listrik Rumah Tangga Juli – September 2022

Pada kwartal ketiga tahun 2022 ini, terjadi penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan rumah tangga golongan R2 dan R3 dari Rp. 1.444,70,- menjadi Rp. 1.699,53,-. Sedangkan bagi golongan pelanggan rumah tangga R1, tarif listrik yang dikenakan masih sama dengan tarif listrik kwartal kedua tahun 2022. Continue reading “Tarif Listrik Rumah Tangga Juli – September 2022”

Tarif Listrik Rumah Tangga Januari – Maret 2022

Mulai tahun 2022, PLN kembali menetapkan pemakaian penyesuaian tarif listrik untuk harga listrik per kWh. Penyesuaian tarif ini dikenakan pada pelanggan rumah tangga non-subsidi mulai dari golongan tarif 900VA s/d 6600VA dan termasuk golongan tarif di atas 6600VA.

Berikut adalah lampiran tarif listrik per Januari s/d Maret tahun 2022 :

Continue reading “Tarif Listrik Rumah Tangga Januari – Maret 2022”

Membuat Pola Baling-baling menggunakan rumus Potongan Kencana

Langkah-langkah tentang cara membuat pola bilah kipas di artikel ini, sebenarnya, mirip dengan uraian cara membuat pola bilah baling-baling di artikel Mini Ceiling Fan : Membuat Pola Bilah Baling-baling

Perbedaannya hanya pada model dan ukuran daun bilah baling-balingnya saja. Meskipun demikian, model dan ukuran daun bilah tersebut sangat menentukan kinerja kipas secara keseluruhan.

Continue reading “Membuat Pola Baling-baling menggunakan rumus Potongan Kencana”

Mini Ceiling Fan : Mesin Sirkulasi Udara

Unit kipas pada foto berikut adalah model terakhir yang saya buat dan telah dicoba-pakai selama lebih dari setahun.

Foto : Kipas BBK

Saya menamakannya kipas BBK, akronim dari Baling-baling Kubah. Dinamakan demikian karena tekukan di bagian luar bilah yang mengarah ke bawah. Sebelum kipas BBK, saya memakai kipas BBP yang bilah baling-balingnya menekuk ke atas.

Lalu, apa yang menjadikan saya kini menggunakan model bilah kipas dengan tekukan ke arah bawah?

Continue reading “Mini Ceiling Fan : Mesin Sirkulasi Udara”

Cara Menentukan Batas Pelanggaran Pemakaian Listrik di Rumah

Pelanggaran pemakaian listrik terjadi karena pelanggan dengan sengaja mengkondisikan satu keadaan agar dapat menggunakan listrik tanpa mempedulikan ketentuan yang berlaku, khususnya terkait tarif listrik. Atau lebih dikenal dengan istilah mencuri listrik.

Cara yang dipakai bemacam-macam, salah satunya yang cukup banyak dipakai adalah dengan memodifikasi meteran. Ada dua model modifikasi yang umum dipakai, yaitu :

  1. mengurangi laju pencatatan pemakaian listrik
  2. menambah kapasitas listrik terpasang

Kedua modifikasi sifatnya independen, bisa diterapkan sendiri-sendiri atau berbarengan tanpa ada masalah. Dan, semua itu hanya bisa dikerjakan oleh mereka yang sangat memahami fungsi kerja teknis dari meteran dengan benar.

Bagi saya, semua urusan terkait mencuri listrik, bukanlah hal yang menarik untuk dipelajari. Karena, mengerti atau tidak mengerti, tidak membuat banyak perubahan berarti dalam hidup saya selanjutnya.

Tapi, bagaimana seandainya tetiba ada orang yang datang mengaku sebagai petugas PLN dan mengatakan, bahwa saya telah melakukan pelanggaran pemakaian listrik (mencuri listrik)?

Darimana saya bisa tahu kalau meteran di rumah saat ini memang bermasalah atau tidak?

Cerita selanjutnya adalah tentang cara bagaimana saya mencoba mendefinisikan batas pelanggaran pemakaian listrik menggunakan perhitungan matematika sederhana. Untuk itu, saya terlebih dulu harus mendefinisikan Nilai Maksimum Pemakaian Listrik dan Nilai Wajar Pemakaian Listrik, yang mana nantinya berperan dalam membentuk parameter Batas Pelanggaran Pemakaian Listrik.

Continue reading “Cara Menentukan Batas Pelanggaran Pemakaian Listrik di Rumah”

Tarif Listrik Agustus 2019

Meski sekarang masih bulan Agustus 2019, pernyataan PLN beserta kementerian ESDM untuk tidak menaikkan tarif listrik selama tahun 2019, bisa dibilang sudah mendekati realisasi sepenuhnya. Bahkan, di awal tahun, tarif listrik golongan pelanggan 900VA non-subsidi diturunkan dari Rp. 1.352,- menjadi Rp. 1.300,-

Tidak terlalu signifikan jumlahnya, namun cukup terasa bagi pelanggan 900VA non-subsidi yang memiliki rata-rata pemakaian listrik besar.

Sampai artikel ini dibuat, saya belum mendapatkan informasi perkembangan terakhir mengenai status tarif listrik 900VA non-subsidi tersebut. Rasanya, masih berada di nilai Rp. 1.300,-.

Tarif listrik untuk golongan pelanggan non-subsidi rumah tinggal lainnya, nilai tarif listrik SAAT INI masih sama dengan nilai tarif listrik yang berlaku di awal tahun 2017. Tidak ada perubahan apapun. Dengan demikian, jika ada pihak/pelanggan menyatakan tarif listrik yang terus naik, maka bisa dipastikan bahwa penyebabnya adalah jumlah pemakaian listrik dari pihak/pelanggan itu sendiri. Bukan perubahan nilai tarif listrik oleh PLN. Continue reading “Tarif Listrik Agustus 2019”

Tarif Listrik 2019…?

Apa kabar dengan tarif listrik di penghujung tahun 2018 ini?
Masih sama nilainya dengan yang saya ceritakan di artikel Tarif Listrik bulan Juli 2018. Tidak ada perubahan ataupun terdengar isu terkait dengan tarif listrik di akhir tahun 2018. Sehingga, sudah bisa dipastikan tidak akan ada kejutan mengenai harga tarif listrik di awal periode tahun 2019 nanti.
Malahan, hal itu sudah di konfirmasikan pihak PLN di saat mereka di dera nilai tukar kurs Rp. 15.000,- per 1 US $ pada kwartal III tahun 2018.

Sungguh sebuah situasi yang (menurut saya) terasa ganjil dan baru terjadi selama pemerintahan era reformasi ini.
Continue reading “Tarif Listrik 2019…?”

Tarif listrik Juli 2018

Pada bulan Februari 2018 lalu, melalui kementerian ESDM pemerintah mewacanakan untuk tidak menaikkan tarif listrik selama tahun 2018.

Saat itu, saya tidak terlalu ambil pusing dengan wacana tersebut.

Hingga saat ini, PLN masih menggunakan faktor nilai tukar kurs Rupiah terhadap Dollar, harga minyak dunia dan inflasi sebagai penentu besaran nilai tarif listrik. Selama ketergantungan terhadap faktor-faktor tersebut masih ada, menurut saya, wacana kebijakan apapun terkait besaran nilai tarif listrik merupakan satu hal yang tidak dapat dipegang konsistensinya.

Namun, perkiraan saya mengenai hal itu ternyata meleset. Sepertinya, situasi yang terjadi saat ini agak berbeda dari yang biasanya. Continue reading “Tarif listrik Juli 2018”

Skema Jaringan Kabel Listrik di Rumah

Tujuan kepentingan instalasi kabel listrik yang terpasang di rumah adalah semata-mata untuk mendistribusikan listrik dari meteran ke titik-titik stopkontak dan fitting lampu yang tersebar di dalam rumah. Bagaimana pun cara dan teknik instalasi yang dikerjakan, rangkaian untaian kabel listrik itu akan tetap bisa berfungsi mendistribusikan listrik. Selama pengerjaan sambungan antar untaian kabel dikerjakan dengan benar, maka tidak perlu khawatir akan timbul masalah dikemudian hari.

Pengertian dari Jaringan Kabel Listrik di artikel ini, lebih mengarah pada sebuah kondisi susunan fisik (instalasi) kabel listrik yang terpasang dengan rapi. Perlu-tidaknya hal itu diterapkan pada kabel listrik yang terpasang di rumah kita saat ini, menurut saya, tidak perlu.

Namun, jika kita berpendapat untuk sewaktu-waktu bisa dengan mudah memodifikasi nya, maka lebih baik untaian-untaian kabel listrik itu disusun dengan rapi. Continue reading “Skema Jaringan Kabel Listrik di Rumah”

PLN : Tarif Listrik Januari 2018

Memasuki ke pergantian tahun 2018, saya nyaris melupakan informasi dan berita tentang pergerakan tarif listrik. Hingar-bingar berita tentang tarif listrik yang biasa menyertai di setiap menyambut awal pergantian tahun, kini terasa sepi.

Secara realita, nilai yang menjadi dasar tarif listrik golongan pelanggan rumah tinggal tidak berubah (Rp. 1.467,28,- per kWh) sejak ditetapkan per Januari 2017 hingga Januari 2018. Mulai dari golongan 450VA 1300VA hingga 6600VA.
Continue reading “PLN : Tarif Listrik Januari 2018”

Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik

Wacana kebijakan satu tarif listrik, pada dasarnya, membuka peluang agar kita (pelanggan PLN golongan di bawah 4400VA) bisa lebih maksimal dalam menentukan sikap dan cara pemakaian listrik di rumah. Saat itu terealisasikan, kita bisa menentukan salah satu dari dua pilihan yaitu : memanfaatkannya atau tidak. Masing-masing pilihan bersifat bebas dan tanpa paksaan, dan saya pribadi melihat tidak ada ruginya untuk memanfaatkan sebaik-baiknya peluang ini.

Namun demikian, kita juga perlu mempersiapkan untuk berada dalam situasi nilai kapasitas listrik terpasang di rumah yang besar itu dengan benar. Jika tidak, besar kemungkinan terjadi tumpang-tindih dalam pemakaian listrik dan cenderung berlebihan dalam pemakaian listrik yang bersifat konsumtif.

Di artikel ini saya mencoba menyajikan ilustrasi susunan MCB yang sekiranya cukup fleksibel dan relatif murah untuk menyikapi situasi tersebut.
Continue reading “Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik”

PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?

Awalnya, saudara Feriyadiramen yang menanyakan pendapat saya perihal wacana tentang pemberlakuan satu TDL Rumah Tangga. Beberapa hari setelahnya, seorang sahabat dan seorang tetangga menanyakan juga pendapat saya mengenai hal yang sama.

Sejak wacana kebijakan tersebut pertama kali disuarakan kementerian ESDM, saya (sebagai pelanggan PLN) tidak merasa itu akan membuat masalah cukup berarti di kemudian hari.
Continue reading “PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?”

Lebih Mengenal Beda Oven Listrik dan Oven Gas

Oven listrik, bukanlah jenis oven yang pertama kali saya kenal. Tapi, merupakan jenis oven pertama dimana saya mulai belajar dan mengetahui lebih jauh teknik memasak makanan dengan cara dipanggang.

Banyak bahan makanan yang bisa dimasak dengan cara dipanggang menggunakan oven, dimana salah satunya untuk membuat biskuit / kue kering. Tidak lama setelah memiliki oven listrik, saya iseng mencoba membuat sendiri beberapa kue kering. Itu karena saya memang menyukai kue kering, terutama Kaastengel dan Nastar.
Selang 10 tahun kemudian, beberapa minggu terakhir ini, saya diberi kesempatan pinjam-pakai oven gas oleh tetangga. Bukan oven gas multi fungsi (freestanding oven), namun oven gas khusus memanggang saja.

Seperti ini penampakannya :

Saya sambut baik kesempatan yang telah ditawarkan, dan… pembelajaran menggunakan oven gas yang selama ini belum pernah saya kerjakan pun dimulai…

Continue reading “Lebih Mengenal Beda Oven Listrik dan Oven Gas”

Mini Ceiling Fan : Efek Perbedaan Bentuk Bilah Baling-baling

Di artikel tentang mini ceiling fan sebelumnya, saya sajikan foto-foto kipas yang dipasangi beberapa bentuk bilah baling-baling terbalik. Meski terdapat perbedaan bentuk lekukan, semuanya memiliki satu kesamaan yaitu melengkung. Bentuk melengkung yang ditemukan secara tidak sengaja itu, saya coba standarisasi-kan bentuk dasar dan ukurannya dengan menggunakan rumus Potongan Kencana.

Seiring waktu berjalan, bilah melengkung tersebut dikembangkan hingga menjadi beberapa model. Pada model terakhir, titik tengah lengkungan bilah saya buat mengarah ke bawah. Seandainya dilihat dalam kondisi berputar, nampak cekungan di area tengah kipas seperti layaknya “busur panah” yang digantung berputar.

Di artikel ini, saya akan menceritakan tentang perbedaan efek dari kipas berbilah melengkung seperti “busur panah” tersebut dengan kipas berbilah rata / datar. Agar urutan ceritanya lebih mudah dipahami, saya lengkapi dengan beberapa potongan kejadian yang menjadi pendukungnya.

Continue reading “Mini Ceiling Fan : Efek Perbedaan Bentuk Bilah Baling-baling”

Mini Ceiling Fan : Rumus Potongan Kencana dan Bilah Kipas BBT

Saya sangat menikmati mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan kipas BBT (Bilah Baling-baling Terbalik). Membuat dan mengembangkan model bilah baling-baling kipas baru, merupakan satu-satunya cara yang saya ketahui untuk bisa berinteraksi lebih nyata dengan sifat dan karakteristik udara. Dari mengutak-atik kipas BBT ini juga, pemahaman saya tentang penanganan sirkulasi udara di rumah berkembang lebih terarah.

Continue reading “Mini Ceiling Fan : Rumus Potongan Kencana dan Bilah Kipas BBT”

Countdown Timer : Menghitung mundur nyala-mati listrik secara otomatis

Tidak seperti Daily Timer, Countdown Timer merupakan perangkat listrik yang cukup sulit saya temukan peredarannya di pasaran. Fungsinya mirip dengan Daily Timer, tapi lebih dikhususkan untuk pemakaian listrik selama “sesaat” dalam waktu tidak beraturan.
Continue reading “Countdown Timer : Menghitung mundur nyala-mati listrik secara otomatis”

Begini Ceritanya Kalau Kita Kesetrum Listrik…

Apa bedanya antara kesetrum listrik 10.000 Volt dengan 220 Volt?

Tentu saja beda, karena yang satu lebih besar nilainya. Sedangkan yang lainnya jauh lebih kecil. Tapi, kecenderungan banyak orang mengartikan nilai 10.000 Volt jauh lebih berbahaya dibanding 220 Volt. Padahal, tidak sepenuhnya benar juga.

Karena, besarnya kekuatan sengatan listrik lebih ditentukan dari daya (Watt) yang diukur dalam satuan Ampere dibanding besaran nilai Voltase listrik itu sendiri.
Continue reading “Begini Ceritanya Kalau Kita Kesetrum Listrik…”

Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga per Juli – Agustus – September 2017

Setelah pencabutan subsidi tahap ketiga selesai di akhir Juni 2017 untuk pelanggan golongan 900VA yang dikategorikan “mampu”, maka besaran nilai tarif listrik adjustment pelanggan golongan rumah tangga per Juli – Agustus – September 2017 yang berlaku adalah sbb. : Continue reading “Tarif Listrik Pelanggan Rumah Tangga per Juli – Agustus – September 2017”

Power Supply Unit, Kapasitas Listrik dan Stabilizer

Power Supply Unit atau sering disingkat dengan PSU saja, merupakan satu perangkat yang digunakan untuk mendistribusikan aliran listrik ke komputer desktop (PC Desktop).

Photo credit : tweaktown.com

Dibawah ini adalah foto spesifikasi dari salah satu produk PSU yang saya peroleh dari internet :

Melihat nilai dikisaran 10 kali konsumsi dan distribusi listrik laptop yang ada di rumah, timbul penasaran dalam benak saya.
Seberapa besar kapasitas sarana pendukung listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan komputer dengan PSU seperti itu?

Continue reading “Power Supply Unit, Kapasitas Listrik dan Stabilizer”

Cara Menghitung Biaya dan Konsumsi Listrik Laptop

Jumlah listrik yang dikonsumsi laptop, merupakan hal yang masih sering dipertanyakan hingga saat ini. Dengan didukung informasi yang menyatakan konsumsi listriknya lebih kecil di banding PC Desktop, menggunakan laptop menjadi dianggap jauh lebih efektif dan efisien.


Uraian cara perhitungan konsumsi listrik PC Desktop, dapat Anda temukan di artikel : Power Supply Unit, Kapasitas Listrik dan Stabilizer


Lalu, berapa nilai konsumsi listrik laptop yang sebenarnya?

Karena, dibutuhkan peran adaptor sebagai perantara untuk mengisikan listrik baterai maupun untuk menyalakan laptop langsung melalui stop kontak di dinding, maka terlebih dulu kita perlu memahami bagaimana adaptor tersebut dalam memperlakukan listrik PLN.

Continue reading “Cara Menghitung Biaya dan Konsumsi Listrik Laptop”

Alasan Pemakaian Ekstension Stop kontak Tidak Dianjurkan

Ada 3 (tiga) tipe / model stop kontak yang biasa digunakan dan beredar di dalam rumah tinggal, yaitu : in bowout bow dan ekstension. Ketiganya sama-sama digunakan untuk menancapkan steker dari perangkat elektronik agar bisa dialiri listrik. Namun secara peruntukkan, ada sedikit perbedaan di antara ketiga model stop kontak tersebut.

Agar lebih mudah menceritakannya, saya menyederhanakan ketiga model stop kontak menjadi dua kategori, yaitu : stop kontak utama dan stop kontak tambahan. Kira-kira, seperti berikut ini penjelasan dari kedua kategori tersebut :

Stop kontak kategori utama adalah semua stop kontak yang terhubung dan terpasang dengan jaringan kabel listrik di rumah. Listrik yang mengalir di stop kontak, hanya bisa dimatikan dengan cara menurunkan MCB di meteran atau boks MCB dalam rumah. Apakah itu inbow atau outbow, stop kontak yang memiliki kondisi seperti itu saya kategorikan sebagai stop kontak utama.

Sedangkan kategori stop kontak tambahan (ekstension) adalah stop kontak yang tidak terhubung langsung dengan jaringan kabel listrik di rumah, seperti contohnya : panjangan-stopkontak. Listrik yang ada di stop kontak tambahan, diperoleh dengan mengambil dari stop kontak utama. Bagaimanapun kondisinya, selama membutuhkan stop kontak utama supaya bisa dialiri dengan listrik, dikategorikan sebagai stop kontak tambahan.
Continue reading “Alasan Pemakaian Ekstension Stop kontak Tidak Dianjurkan”

Membuat Sendiri Panjangan Stop Kontak Listrik

Dulu, saya menyebutnya dengan nama Panjangan Kabel… Eh, ternyata SALAH. 😆😆😆 Sebutan yang benar adalah Panjangan Stop Kontak. Karena, objek yang perlu dipanjangkan adalah stop kontak. Sedangkan kabel merupakan media yang digunakan untuk mengerjakannya.

Panjangan stop kontak itu sendiri, yang juga populer dengan sebutan colokan listrik, merupakan sosok perangkat listrik yang sangat sederhana. Perangkat yang terdiri dari gabungan : steker, kabel dan ekstension stop kontak ini, sangatlah mudah untuk dirangkai. Peralatan yang dibutuhkan untuk merangkai juga sangat umum. Cukup dengan menggunakan Tang Potong, Obeng Kembang dan pisau Cutter saja.

Di pasaran, kita bisa menemukan dan membeli panjangan stop kontak siap pakai dengan sangat mudah. Pihak toko perlengkapan listrik juga mau merangkaikannya sesuai dengan spesifikasi bahan yang kita kehendaki.

Jika sudah demikian adanya, masih perlukah untuk kita memiliki ketrampilan membuat panjangan stop kontak?


Continue reading “Membuat Sendiri Panjangan Stop Kontak Listrik”