Question & Answer ~ 2017

icon-bohlam-2016-q-and-aHi,

Selamat datang di Question and Answer (Pertanyaan dan Jawaban). Halaman ini khusus disediakan bagi anda yang memiliki pertanyaan / komentar seputar topik dari artikel-artikel yang telah saya publikasikan.

Tujuan di-ada-kannya halaman Q & A ini, selain memudahkan saya dalam mengatur jawaban dari komentar / pertanyaan yang masuk, juga untuk menghindari duplikasi komentar / pertanyaan dan jawaban. Sehingga, setiap komentar yang dipublikasikan menjadi unik dan tidak membosankan untuk ditelusuri satu per satu.

Komentar yang diperkenankan dan tidak.

Sebagaimana selama ini perlakuan yang diterapkan terhadap setiap komentar yang masuk, saya akan menampilkan semua pertanyaan / komentar yang tidak bersifat mem-promosi-kan apa pun.

Pertanyaan / komentar atas sebuah perangkat elektronik / listrik yang memang bermanfaat, memiliki hubungan erat dengan efektifitas kehidupan sehari-hari dengan efisiensi pemakaian daya yang tinggi, akan saya publikasikan tanpa menyertai brand / merek dari perangkat tersebut.

Penerapan perlakuan komentar seperti ini bertujuan untuk menjaga fokus pembahasan tetap pada porsinya.

Saya berharap, dengan keberadaan halaman Q & A ini, dapat mempermudah anda dalam menemukan jawaban / solusi berdasarkan pertanyaan / komentar para pengunjung lain blog / situs ini.

* Untuk melihat dan membaca kembali Q & A periode tahun 2014 s/d awal 2017, silahkan klik disini.

Salam… ☺

136 tanggapan untuk “Question & Answer ~ 2017”

  1. Permisi pak, rumah saya ini voltasenya naik turun hampir tidak pernah stop walaupun tidak ada beban, maksudnya naik turun ini bukan turun drastis, tapi naik turun kira2 10-20 volt, dari 220-240/242, untuk lebih jelasnya lagi saya rekam bisa dilihat di link youtube, di video naik turunnya tidak terlalu drastis, tp cepat sekali, yg naik turun drastis itu malah apabila tidak ada beban sama sekali.

    Saya khawatir melihat durasi naik turunnya, apakah kekhawatiran saya ini wajar? atau fluktuasi seperti ini biasa saja?

    Terima Kasih.

    Suka

    1. Parameternya pada umur lampu-lampu yang saat ini dipakai di rumah anda. Kalau untuk pemakaian 8 jam sehari penggantiΓ nnya di atas 2 tahun sekali, maka kondisi voltase turun-naik seperti itu masih dikategorikan wajar. Tapi kalau kurang dari 2 tahun, sebaiknya anda pasang stabilizer sesuai kapasitas listrik terpasang di rumah anda.

      Salam. πŸ™‚

      Suka

  2. Halo lagi, stavolt saya sudah tiba, tapi saya tidak bisa gunakan, saya pasang langsung seperti di skema 1 pada tutorial anda tapi MCB meteran dan dalam selalu turun, saya bingung apa penyebabnya, kl anda bisa menggunakan stavolt 3000va dengan daya 900va, kok saya 5000va dengan daya 2200va tidak bisa…

    Suka

      1. Sudah dipastikan kl live di warna merah, saya blm ada beban, hanya colok kabel input, kl mcb stabilizernya off tidak masalah, tp kl di onkan langsung turun, saya jg sdh tanya sellernya kl live itu di merah, netralnya di hitam.

        Suka

      2. Kalau pemasangan kawat arus inputnya sudah benar, maka besaran tegangan listrik input dari PLN yang menjadi penyebabnya. Hanya kesalahan di dua faktor itu saja yang sebenarnya menjadi penyebab kemungkinan MCB stabilizer turun. Ada baiknya anda menggunakan bantuan jasa petugas PLN jika hendak menyelesaikan masalah ini.

        Salam. πŸ™‚

        Suka

  3. Selamat malam mas,
    Jadi saya sedang bangun bangunan dua tingkat di rumah, semuanya berbahan besi, lantai dan tiang semuanya besi, tanpa semen. Dan berdiri di atas beton.
    Sekitar 5 meter dari bangunan ini ,ada tiang listrik PLN.
    Pertanyaan saya, seandainya ada kecelakaan dan kabel listrik PLN kena ke bangunan besi saya, kemungkinan apa yg bakal terjadi? Apakah orang yg berdiri di lantai 2 akan tersetrum?

    Pencegahan apa yg bisa saya lakukan supaya jika memang ada kabel bersentuhan dengan bangunan tersebut, orang tetap aman ketika bersentuhan?

    Saya kepikiran ditancapin arde aja, tapi apa mempan?

    Terima kasih mas.

    Suka

    1. Saat ini, saya tidak memiliki solusi yang tepat untuk menangani keadaan seperti kasus yang anda tanyakan.

      Secara teori, memasang arde memang bertujuan menyalurkan kelebihan muatan arus positif ke bumi. Ketika besar muatan arus positif yang mengalir sudah tidak bisa diakomodir, maka arus akan berbalik dan mematikan MCB.

      Situasi seperti itu berbeda dengan besi yang (secara tidak sengaja) terkena aliran listrik secara berkesinambungan.

      Saya belum pernah menyaksikan langsung proses dan dampaknya. Perkiraan saya, jika itu terjadi, listrik akan menghanguskan semua yang bersentuhan dengan besi sebelum akhirnya membuat besi menjadi panas dan menjadi bara.

      Salam. πŸ™‚

      Suka

  4. Haloo pak omar.

    Saya telah menambah kapasitas penyimpanan air di rumah menjadi 2 toren. Kebetulan keduanya berbeda ukuran, yg satu 650liter dan satunya 1200liter.

    Saya baca Teknik Pemipaan Dua Tangki Air yang berdampingan, nah jika diterapkan untuk saya bagaimana ? Karena kedua toren berbeda ukuran.

    Saat ini sumber air dr tandon bawah yg dipompa kemudian mengisi secara pararel ke kedua toren tsb. Ternyata air berbalik dan meluber terus2an karena beda ukuran td.

    Mhn bantuannya.
    Trims

    Suka

      1. Konsep pemipaan dua tangki air seperti itu tidak bisa diterapkan pada dua Toren yang berbeda kapasitas.

        Jika kapasitas dan posisi kedua Toren tetap seperti sekarang, maka jalur air yang masuk melalui outlet Toren 2 harus dipindahkan ke inlet Toren 2. Kemudian, pada ujung pipa inlet Toren 2 dipasang pelampung bola (ball tap). Dengan begitu, air dari Toren 1 baru akan mengalir ke Toren 2 saat kondisi permukaan air di Toren 1 sudah melampaui tinggi pipa inlet Toren 2.

        Saat Toren 2 sudah penuh, pelampung bola akan menghentikan aliran air pada pipa inlet. Sedangkan air yang dipompakan ke Toren 1 akan terus berlangsung sampai dihentikan secara otomatis oleh Radar.

        Pipa yang sebelumnya menghubungkan kedua outlet Toren, dipindah dan dipasang di kedua pipa outlet. Posisi pemasangannya di bagian bawah sekitaran inlet pompa. Arah klep Tabok tidak berubah, yaitu dari pipa outlet Toren 1 ke pipa outlet Toren 2. Jadi, air dalam pipa outlet Toren 2 yang menuju pompa akan tetap terisi meski Toren 2 dalam kondisi kosong.

        Salam. πŸ™‚

        Suka

      2. Maaf, saya salah. Setelah dianalisa, tindakan ini akan menjadikan Toren 2 tetap meluber :

        “Pipa yang sebelumnya menghubungkan kedua outlet Toren, dipindah dan dipasang di kedua pipa outlet. Posisi pemasangannya di bagian bawah sekitaran inlet pompa. Arah klep Tabok tidak berubah, yaitu dari pipa outlet Toren 1 ke pipa outlet Toren 2. Jadi, air dalam pipa outlet Toren 2 yang menuju pompa akan tetap terisi meski Toren 2 dalam kondisi kosong.”

        Nanti akan saya kabari jika telah menemukan solusi yang lebih efektif.

        Salam. πŸ™‚

        Suka

      3. sampai ada post tersendiri πŸ˜€

        Kondisi ideal memang mestinya 2 toren sama kapasitasnya, tapi yang terjadi biasanya kapasitasnya berbeda2 karena kondisi dan situasi.

        Jadi solusi yg bisa saya baca adalah menambah check valve di outlet
        toren yg kecil, agar air dari toren yg besar tidak berbalik ke yg kecil. Sehingga yg pertama kali berkurang isinya adalah toren yg besar. Ketika tekanannya sama maka berkurang keduanya bersamaan.

        Suka

      4. Hahaha… kebetulan ada waktu luang dan pembahasan mengenai dua tangki air berbeda kapasitas belum ada di blog ini, sekalian saja saya jadikan sebuah artikel.

        Penyertaan ilustrasi dua tangki air dengan kapasitas sama, hanya untuk memperjelas perbedaan dari kedua model instalasi pemipaan saja. Karena, ilustrasi tersebut memiliki konsep dasar yang lebih mudah untuk dipahami bagi para pengunjung blog yang membacanya.

        Jika model pemipaan dua tangki air dengan kapasitas sama yang dijadikan acuan untuk membangun instalasi pemipaan dua tangki air berbeda kapasitas, maka solusi terdekatnya adalah sebagaimana gambaran ilustrasi di artikel tersebut.

        Salam. πŸ™‚

        Suka

  5. Sy baru sj bekerja sbg pengisi minyak pd truk tanki yg dipasang fuel mini dispenser (pertamini). Dispenser ini sumber tenaganya dari arus listrik PLN atau genset bila di lapangan tdk ada jaringan PLN, bukan dr mesin mobil. Ketika sy melakukan pengisian di perush. BUMN&USA di Duri, sy ditegor oleh staf VNV.nya utk memakai GFCI pd kabel, krn resiko konslet atau kesetrum. Mmg sy blm pake GFCI, krn blm tau apa itu GFCI, mk kabel disuruh cabut. Ternyata GFCI itu smcm pemutus arus. Sy cari tau ternyata GFCI itu smcm sekring atau circuit breaker. Masy.Indonesia mmg tdk banyak mengenal GFCI. Bahkan di toko ofline pun sulit ditemukan yg menjualnya.
    Mau sy tanyakan: apa pentingnya GFCI dan bedanya dg sekring/cb? Apakah ini perlu dimasyarakatkan utk dipasang di rmh2, pabrik, hotel, entertainmen dll.?
    Trim’s atas balasannya.

    Suka

  6. selamat siang, saya punya pertanyaan soal instalasi listrik rumahan,
    MCB saya sering trip, tapi jeda nya cukup lama bisa lebih dr 2 jam, beban listrik cukup, daya 2200 tidak ada stop kontak yg terbakar,
    kira kira penyebabnya apa yaa ?

    Suka

    1. Selamat siang juga,

      Penyebab yang paling umum adalah karena ada kabel yang kepanasan. Biasanya itu terjadi akibat kapasitas kabel menghantarkan listriknya terlalu kecil untuk output pemakaian listrik yang besar dalam waktu cukup lama. Kalau ada perangkat elektronik yang mengkonsumsi listrik cukup besar dalam waktu cukup lama di rumah anda, coba pindahkan sumber listriknya pada stopkontak lain dengan menggunakan panjangan stopkontak. Jika masih bermasalah, berarti permasalahannya ada diseluruh jalur kabel stopkontak yang terpasang di rumah anda.

      Salam. πŸ™‚

      Suka

      1. Saya sudah coba copot semua beban, ternyata penyebab trip ada pada lampu teras belakang, ketika lampu itu tidak dinyalakan, MCB tidak trip.
        namun setelah di cek, tidak ada kabel yang rusak atau gosong secara fisik, fitting lampu juga terlihat normal, bohlam led terlihat normal.
        tetapi ketika lampu belakang dinyalakan, sekitar 1-3 jam kemudian MCB trip.
        kalo kornslet kan biasanya pas saklar dinyalakan langsung trip yah ? ini kok ada jeda 1-3 jam

        Suka

      2. Kalau tidak ada masalah pada kawat kabel yang terpasang di fitting lampu, maka kemungkinan permasalahannya ada di jalur kabel yang mengarah ke fitting lampu.

        Kasus korsleting yang anda alami saat ini bukan dikarenakan kawat arus positif dan negatif saling bersentuhan. Tapi ada masalah di jalur kabel menuju lampu, yang menyebabkan kondisi kabel menjadi tidak layak dalam menghantarkan listrik (bisa karena kawat tembaga yang patah di dalam kabel, bisa juga pembungkus kawat tembaga yang sobek).

        Itu yang membuat MCB tidak langsung trip saat anda menyalakan saklar. Ketika saklar dinyalakan, listrik akan membuat jalur kabel memanas secara bertahap. Dan saat kabel benar-benar dalam kondisi sangat panas, MCB baru akan nge-trip.

        Suka

      3. terima kasih jawabannya mas omar,

        berarti solusinya coba ganti kabel ke fittingan lampu nya yah ? untuk yg di dinding gak masalah ?

        Suka

      4. Kemungkinan untuk juga mengganti kabel yang menjulur ke saklar tetap ada. Sulit untuk memastikan dimana tepatnya bagian kerusakan kabel sebagaimana yang anda alami saat ini. Tapi, setidaknya ruang lingkup permasalahan sudah bisa diidentifikasi, yaitu mulai dari sambungan kabel yang menjulur menuju ke saklar dan kabel yang menuju fitting lampu.

        Kalau anda menggunakan jasa tukang listrik untuk memperbaikinya, lebih baik kedua jalur kabel tersebut diganti. Karena biaya jasa yang harus anda bayar untuk pemasangan satu titik lampu, sudah termasuk jasa pemasangan kabel : ke saklar dan ke fitting lampu.

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Memahami Perilaku Listrik sehari-hari Rumah

%d blogger menyukai ini: