Question & Answer ~ 2017

icon-bohlam-2016-q-and-aHi,

Selamat datang di Question and Answer (Pertanyaan dan Jawaban). Halaman ini khusus disediakan bagi anda yang memiliki pertanyaan / komentar seputar topik dari artikel-artikel yang telah saya publikasikan.

Tujuan di-ada-kannya halaman Q & A ini, selain memudahkan saya dalam mengatur jawaban dari komentar / pertanyaan yang masuk, juga untuk menghindari duplikasi komentar / pertanyaan dan jawaban. Sehingga, setiap komentar yang dipublikasikan menjadi unik dan tidak membosankan untuk ditelusuri satu per satu.

Komentar yang diperkenankan dan tidak.

Sebagaimana selama ini perlakuan yang diterapkan terhadap setiap komentar yang masuk, saya akan menampilkan semua pertanyaan / komentar yang tidak bersifat mem-promosi-kan apa pun.

Pertanyaan / komentar atas sebuah perangkat elektronik / listrik yang memang bermanfaat, memiliki hubungan erat dengan efektifitas kehidupan sehari-hari dengan efisiensi pemakaian daya yang tinggi, akan saya publikasikan tanpa menyertai brand / merek dari perangkat tersebut.

Penerapan perlakuan komentar seperti ini bertujuan untuk menjaga fokus pembahasan tetap pada porsinya.

Saya berharap, dengan keberadaan halaman Q & A ini, dapat mempermudah anda dalam menemukan jawaban / solusi berdasarkan pertanyaan / komentar para pengunjung lain blog / situs ini.

* Untuk melihat dan membaca kembali Q & A periode tahun 2014 s/d awal 2017, silahkan klik disini.

Salam… ☺

95 tanggapan untuk “Question & Answer ~ 2017”

  1. Selamat siang Pak Omar Ramlee,

    Kami komunitas yang bermukim di bukit. PDAM atau pemerinta tidak mampu menyediakan air bersih dan oleh karenanya kami mengebor untuk mendapatkan air bersih dan sudah jalan dengan baik. Karena beaya yang mahal dan untuk meringankan maka kami berbagi. Berbagi air dan berbagi beaya instalasi, pajak air, listrik, dan pemeliharaannya. Pertanyaan kami terkait dengan instalasi pipa air bersih dan penggunaan dua macam valve. Kami mendapat informasi tentang Scour Valve dan Air Valve. Kami lalu menelusuri di Google supaya bisa lebih tahu, tetapi hampir tidak menemukan informasi tentangnya. Yang kami temukan adalah informasi tentang aneka valve yang banyak dipakai dalam pipanisasi gas. Kami juga ingin tahu dimana bisa beli dan harganya berapa.

    Demikian persoalan kami berharap mendapat informasi dari Bapak. Sebelum dan sesuadahnya kami u capkan banyak terimakasih.

    Semoga Bapak sekeluarga sehat selalu. Amin.

    Dari

    Sopantini

    Suka

  2. Nanya, Pak.

    Saya mengecek kabel output dari kWH meter di rumah ternyata hanya ada 2 kabel yang terhubung dengan panel box MCB, kabel fasa dan netral. Sedangkan kabel ground hanya berhenti di kWh meter. Apakah ini normal?

    Jika saya ingin menambahkan grounding, apakah nantinya kabel ground yang ingin saya tambahkan harus tersambung dengan ground di kWh meter yang dari PLN atau tidak perlu (bisa langsung saya tanam tanpa menyambung dengan ground PLN terlebih dulu)??

    Terima kasih.

    Suka

      1. AlhamduliLlah…

        Terima kasih banyak penjelasannya. Sangat membantu sekali. Saya mem-bookmark halaman ini dan mengeceknya hampir tiap setengah jam demi jawaban dari keingintahuan saya.

        Semoga sukses dan sehat selalu, Pak.

        Suka

      2. Tambahan., sistem grounding di indonesia menggunakan sistem TN dimana pentanahan/ground di gabung dgn Netral., kabel TIC 1 fasa dr PLN hanya fasa dan netral maka netral langsung du grounding ke tanah (harus d hitung resistansi tanah menggunakan megger mendekati 2ohm PUIL). Hal ini utk meminimalisir biaya kabel apabila memakai isi 3 (merah, biru, loreng/kuning strip hijau). Karena harga kabel isi 2 dan isi 3 selisihnya lumayan mahal. Perlu diketahui warna kabel ada standarisasi khusus oleh BSN dan PUIL yaitu utk fasa (merah, kuning dan hitam) utk netral (biru) utk ground (loreng/kuning strip hijau). Untuk penamaan listrik arus kuat/bolak-balik adl fasa, netral dan groud, utk penamaan listrik arus lemah/searah positif dan negatif (sesuai PUIL). PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik).

        Suka

    1. Saya menganggapnya sebagai kewenangan PLN.

      Kita hanya berhak atas output listrik yang keluar dari kabel tersebut. Dengan demikian, kewenangan kita untuk mengutak-atik kabel itu hanya sebatas kepentingan “menyambungkannya” dengan kabel atau MCB yang terpasang dalam rumah.

      Salam. ☺

      Suka

      1. Tambahan: Kabel output/kabel tufur/kabel PHB dari MCB PHB (papan hubung bagi) kwh meter adalah kewenangan konsumen., kewenangan PLN hanya sampai input MCB kwh meter.

        Suka

      2. Tambahan:
        Kabel tufur/kabel PHB/Kabel output dari MCB kwh meter adalah kewenangan dari konsumen, kewenangan PLN hanya sebatas pemasangan kwh metet sampai dengan input MCB PHB (papan hubung bagi).

        Suka

  3. Di kontrakan saya memiliki lkpasitas listrik 1.300 kwh. Dengan pemakaian untuk 2 rumah. Di rumah saya sendiri kmi memakai elektronik 1 kulkas, 1 ac 1/2 Pk, 1 mesin cuci, TV flat 22 inc, mesin air dan kipas. Sementara rekan tetangga saya mengunakan TV tabung 14 inc, kipas dan mesin air. Baru2 ini rekan sebelah saya beli kulkas. Saat dipasang kulkasnya itu temperatur dinginnya tidak setabil naik turun. Dan pada akhirnya mempengaruhi pemakaian listrik lebih boros.

    Yang mau saya tanyakan adalah kenapa bisa terjadi sperti itu ya pa? Karna kalau listrik tidak kuat, pasti MCB turun. Tapi ini MCB tetap on. Cuma kulkas rekan saya yg jadinya tidak setabil suhu dinginnya.

    Dan jika di sarankan harus menggunakan stabilizer baiknya bagaimana cara pemasangan instalasinya untuk mengkaver 2 rumah 1 mcb. Dan stabilizer berapa watt baiknya yg harus kami miliki? Kalau boleh juga mohon saran stbilizer merwk apa yg rekomen dari bapak? Terimakasih

    Suka

    1. Memang seperti itu dampaknya pada kulkas jika voltase listrik tidak stabil. Voltase listrik bisa dibilang faktor penentu kualitas listrik yang dikonsumsi perangkat elektronik seperti kulkas. Silahkan membaca uraiannya di artikel Voltase, Watt dan Perangkat Elektronik.

      Anda bisa memasang stabilizer di jalur kabel antara meteran dengan MCB. Saya menggunakan stabilizer merk OKI model AVR-3000 (3000VA) untuk kapasitas listrik 1300VA di rumah.

      Untuk mendapatkan gambaran situasi sebelum dan setelah pemasangan stabilizer, anda dapat membaca tutorialnya di artikel Mengerjakan Sendiri Pemasangan Stabilizer di Rumah.

      Salam. ☺

      Suka

      1. Pa, kondisi ibu rosa mirip dngan saya. klo saya ingin pasang stabilizer hanya di peralatan elektronik saya saja gimana pak?

        Apa bisa 1 kotak stabiliser di pasang sambungan Jac panjang 3 cop2an dan nanti itu di pakai untuk kulkas, ac dan mesin air?

        Suka

      2. Pa, kondisi ibu rosa mirip dngan saya. klo saya ingin pasang stabilizer hanya di peralatan elektronik saya saja gimana pak?

        Apa bisa 1 kotak stabiliser di pasang sambungan Jac panjang 3 cop2an dan nanti itu di pakai untuk kulkas, ac dan mesin air?

        Suka

      3. Bisa, tapi “sangat” tidak disarankan.

        Cara itu memiliki kecenderungan panjangan stopkontak menjadi cepat panas dan terbakar akibat menghantarkan listrik dalam jumlah besar secara berkesinambungan.

        Selain membuat perangkat elektronik rentan rusak, keselamatan juga menjadi taruhannya.

        Salam. ☺

        Suka

  4. Pak Omar, saya mau tanya mengenai cara menghitung konsumsi listrik untuk produk LED yang ingin saya beli, dimana lampu tersebut menggunakan adaptor. Ada pun spesifikasinya sbb:

    LED: Working Voltage: 12V DC

    Adapter:
    – Current: 2A
    – Output Voltage: DC12V
    – Input Voltage: AC100-240V

    Jika saya nyalakan lampu tersebut selama 24 jam non-stop, berapa konsumsi listrik (Watt dan Rupiah) yang diperlukan? (listrik di rumah 220V)

    Apakah perhitungannya sbb:
    2A x 220V = 440Watt
    (440Watt/1000) x 24jam = 10.56kWh/hari = 316.8kWh/bulan
    biaya per kWh = Rp 1.467,28
    jadi pemakaian per bulan sekitar Rp 464.834?

    Mohon pencerahannya.
    Terima kasih.

    Salam.

    Suka

  5. Izin bertanya pak,
    Di kontrakan saya memiliki kapasitas listrik 1.300 kwh, mcb sering turun padahal alat elektronik yg running hanya ac inverter 1pk, kulkas 1 pintu, dan 2 buah lampu 18 watt. Dan mcb sering turun ketika alat2 elektroniknya sudah running bukan ketika awal menyalakannya (bukan startnya). Itu kenapa ya pak?

    Suka

    1. Ada bagian jeroan salah satu stopkontak atau salah satu fitting lampu atau salah satu jalur kabel listrik yang sudah aus. Bisa juga dikarenakan spesifikasi kabel listrik yang tidak sesuai standar. Semua kemungkinan itu, berangsur semakin panas jika terus menerus dialiri listrik dan akan mengakibatkan korslet. Itu yang menyebabkan MCB turun.

      Salam. ☺

      Suka

  6. Malam pak ramlee. Saya mau tanya untuk filter air yang diterapkan pak ramlee apakah hanya untuk air dari pdam saja? Kalau filter yang dibuat pak ramlee disebelah tangki air itu apakah konsepnya sama dengan LPF?

    Suka

    1. Tujuan awalnya memang seperti itu, hanya untuk menyaring kotoran dan menjernihkan air PDAM saja. Namun tidak menutup kemungkinan bisa juga untuk pemakaian sumber air bukan PDAM. Hanya saja media yang diisikan ke dalam Tabung-Inti harus dibuat untuk keperluan menghasilkan standar kualitas air siap pakai.

      Saya tidak memiliki pengetahuan yang memadai di bidang tersebut.

      Filter air dekat toren, dirancang dengan konsep kerja yang sama dengan LPF. Cuma beda dalam penerapan, dimana perangkat filter tidak terendam di air saja. Perangkat ini masih dalam tahap uji coba.

      Salam. ☺

      Suka

  7. Selamat pagi pak Ramlee. Perkenalkan nama saya Ferdinand. Saya ingin memasang surge arrester dan RCBO di rumah sebagai tambahan proteksi. Kedua perangkat tersebut adalah perangkat yang bentuknya seperti MCB. Saya tidak yakin bahwa ada ground rod tertanam di rumah saya sebagai bagian dari instalasi grounding. Bagaimanapun, ada 3 kabel dai kWh meter tersambung ke MCB Box, yaitu L, N, dan G. Pertanyaan saya, apakah boleh saya menyambung ground di surge arrester tersebut ke ground dari kWh meter tersebut saja?

    Terima kasih atas bantuannya

    Suka

      1. Tambahan:
        tidak boleh di gabung dengan ground pd kwh meter, sebaiknya groung terpisah krn apabila tersambar petir yg besar dpt mengakibatkan loncatan listrik pd sirkuit.

        Suka

  8. Maaf mau tanya, cara kerja pengait stop kontak dinding itu gmn ya? Saya abis copot yang lama ketika dipasang tidak bisa nempel sempurna. Pemasangan di dalam pvc, atau di luarnya? Bs dijelaskan dengan gambar? Mksi

    Suka

    1. Penyebab paling umum adalah kotak dudukan (biasa disebut dengan nama “mangkokan listrik”) stopkontak yang tertanam di dinding sudah lapuk. Atau, bisa juga dinding tempat mangkokan itu yang (juga) sudah lapuk.

      Jika hendak mengganti mangkokan listrik, maka anda juga perlu merapikan kembali dinding disekelilingnya dengan semen agar mangkokan bisa kuat tertanam.

      Nantinya setelah semen mengering, posisikan pengait stopkontak di bagian dalam mangkokan listrik hingga “menggigit” sisi kanan dan kiri dari mangkokan.

      Saya belum memiliki gambar untuk cara pemasangannya.

      Salam. ☺

      Suka

  9. Mohon bantuannya gan…
    Bagaimana perakitan atau sambungan kabel bila saya ingin menambahkan colokan steker, yang arusnya diambil dari saklar tunggal. Saya baru tahu bila di saklar tunggal kabel biru juga merupakan fasa (saya kira negatif). Saya coba menyambungkan hitam ke positif colokan listrik dan biru ke negatif dan colokan tidak berfungsi, Mohon petunjuk untuk menambahakan colokan listrik melalui saklar tunggal yang hanya ada 2 kabel fasa: hitam dan biru. Terima kasih.

    Suka

      1. Benar sekali! Tapi saya hanya ingin menambah colokan/stop kontak (satu lobang) di atas saklar. Jadi tidak menganti saklar tunggal dengan saklar + colokan.

        Dari tautan yg anda berikan, saklar dan colokan listrik adalah satu bagian. Apakah tetap bisa menambahkan colokan listrik tanpa harus menganti saklar tunggal? Thanks

        Suka

      2. Saya belum membuat gambar ilustrasi untuk model instalasi listrik seperti itu. Saat ini, saya deskripsikan saja, ya…

        Gunakan dua untai kabel dua kawat atau bisa juga dengan menggunakan satu untai kabel empat kawat.

        Tiga kawat disambung ke stopkontak (fasa, netral dan arde). Agar bisa tersambung ke saklar, buat jumper kawat Fasa dari stopkontak ke line-in saklar. Kemudian, sambungkan kawat ke – empat pada line-out saklar. Kawat ini nantinya disambungkan dengan kawat Fasa untuk kabel fitting lampu.

        Logika sambungan antar kabel di plafon, mengikuti arus listrik yang tersambung ke stopkontak (fasa dan arde). Sedangkan untuk kawat arus netral harus dibuat dua pencabangan, untuk kawat netral dari kabel stopkontak dan kawat netral dari kabel fitting lampu.

        Salam. ☺

        Suka

      3. Tapi hanya ada 2 kawat kabel dari instalasi listrik rumah yang terpasang di saklar, yaitu hitam & biru. Hitam masuk ke line-in dan biru ke line-out. Tidak terdapat kabel arde.

        Apakah kedua kabel ini dibiarkan terpasang di seperti biasa di saklar? Bila kabel fasa dari stop kontak di masukan ke line-in saklar, bagaimana untuk kabel netral (biru) dari stopkontak?

        Suka

      4. Untuk instalasi seperti model yang anda inginkan, tidak bisa hanya dengan kabel isi dua kawat saja. Harus ada empat kawat yang melalui jalur kabel tersebut agar stopkontak dan saklar bisa digunakan sebagaimana fungsinya masing-masing secara berbarengan.

        Itu yang saya maksud dengan gunakan dua untai kabel dua kawat atau satu untai kabel empat kawat.

        Suka

  10. Kabel fasa dari fitting lampu yang ada di asbes rumah gan?
    Jadi kita siapkan 3 kabel karna tidak ada arde. 2 kabel pendek yang dihubungkan ke saklar dan 1 kabel panjang yang di hubungakan ke fasa lampu yang di asbes rumah. Begitukah gan. Mohon penjelasan soalnya saya sangat awam dengan ini. Terima kasih.

    Suka

    1. Supaya gampang, sebaiknya anda terlebih dulu mengubah saklar yang ada saat ini menjadi stopkontak. Itu yang menjadi dasarnya. Setelah berhasil, anda akan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang bagaimana cara menyambung kabel langsung dari ke stopkontak ke saklar.

      Salam. ☺

      Suka

  11. Salam pak omar, saya mau tanya listrik di rumah saya sebesar 1300 watt. Tapi pembayaran bulanan saya bisa sampai 1.2 juta. Dalam sehari” saya hanya ada peralatan tv, kipas angin 2, AC 1, kulkas ukuran 1 pintu 1buah, lampu 6 buah, mesin cuci dan sanyo air. Kipas angin saya menyala selama 24 jam. Untuk peralatan elektronik yang lain saya menggunakannya secara wajar. Apakah benar tagihan saya bisa sampai segitu ?

    Suka

    1. Semua perangkat elektronik yang anda pakai, kecuali AC, juga saya gunakan di rumah. Rata-rata biaya pemakaian listrik yang saya bayar per bulan berada di kisaran 350 rb.

      Coba perhatikan lama waktu rata-rata pemakaian AC anda per hari. Ada kemungkinan besarnya biaya listrik yang anda bayar, dikarenakan waktu pemakaian AC yang cukup lama. Terutama di malam hari.

      Salam. ☺

      Suka

  12. mas omar, saya mau tanya apakah stabilizer yg dalam keadaan off tetapi masih tercolok dengan listrik tetai mengalirkan listrik dan dapat terbakar? terima kasih

    Suka

    1. Bisa saja, karena input listrik ke stabilizer tetap nyala meski pun stabilizer dalam kondisi dimatikan. Tapi hal seperti itu, beberapa kali saya temukan, terjadi pada saat ada petir yang sangat kuat. Tidak pernah jika dalam kondisi normal.

      Salam. ☺

      Suka

    1. Saya tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam hal teknik listrik. Ada yang bilang boleh, ada juga yang bilang tidak boleh. Kalau dilihat secara apa adanya, memang tidak ada masalah seandainya arde dari kedua kWh digabungkan. Namun, saya pribadi cenderung untuk memisahkannya. Hanya untuk berjaga-jaga saja. Karena masing-masing kWh menggunakan sumber listrik yang berbeda.

      Salam. ☺

      Suka

  13. Halo selamat siang Gan

    mau ijin tanya dan udah baca beberapa masih belum mudeng soal instalasi listrik

    jadi saya tanya aja …permasalah saya mau pasang Kulkas 2 pintu merek L* inverter yang dimana jika di liat dari manual user kulkas tidak direkomendasi untuk colok di stop kontak tambahan (kabel) harus yang di tanam dan sendiri di tembok

    yang jadi permasalhannya saya harus ada stop kontak tambahan untuk penggunaan lampu LED di kitchen set..apakah berbahaya ya ?

    mohon saran nya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Memahami Perilaku Listrik sehari-hari Rumah

%d blogger menyukai ini: