Question & Answer

icon-bohlam-2016-q-and-aHi,

Selamat datang di Question and Answer (Pertanyaan dan Jawaban). Halaman ini khusus disediakan bagi anda yang memiliki pertanyaan / komentar seputar topik dari artikel-artikel yang telah saya publikasikan.

Tujuan di-ada-kannya halaman Q & A ini, selain memudahkan saya dalam mengatur jawaban dari komentar / pertanyaan yang masuk, juga untuk menghindari duplikasi komentar / pertanyaan dan jawaban. Sehingga, setiap komentar yang dipublikasikan menjadi unik dan tidak membosankan untuk ditelusuri satu per satu.

Komentar yang diperkenankan dan tidak.

Sebagaimana selama ini perlakuan yang diterapkan terhadap setiap komentar yang masuk, saya akan menampilkan semua pertanyaan / komentar yang tidak bersifat mem-promosi-kan apa pun.

Pertanyaan / komentar atas sebuah perangkat elektronik / listrik yang memang bermanfaat, memiliki hubungan erat dengan efektifitas kehidupan sehari-hari dengan efisiensi pemakaian daya yang tinggi, akan saya publikasikan tanpa menyertai brand / merek dari perangkat tersebut.

Penerapan perlakuan komentar seperti ini bertujuan untuk menjaga fokus pembahasan tetap pada porsinya.

Saya berharap, dengan keberadaan halaman Q & A ini, dapat mempermudah anda dalam menemukan jawaban / solusi berdasarkan pertanyaan / komentar para pengunjung lain blog / situs ini.

Salam…

Iklan

676 thoughts on “Question & Answer

  1. Kiki Djatnika

    Pa Omar saya mau tanya. Dirumah saya terpasang 2 unit meteran listrik, untuk keperluan pemasangan stopkontak, bisakah mempergunakan / mengambil kabel positif dari meteran 1 dan kabel negatifnya dari meteran 2 ?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Belum pernah saya coba. Menurut saya hal tersebut bisa dikerjakan. Namun, efeknya terhadap meteran yang tidak saya ketahui.

      Besar kemungkinan cara tersebut tidak diperkenankan oleh PLN.

      Salam. 😊

      Balas
  2. LINA farisma

    Ass mas omer maaf mau nanya, saya buka rental Ps 3 slim dg jumlah PS sebanyak 5unit + tv 5unit polytron+ AC panasonic 1pk 1 unit + LG 1/2 pk 1 unit dan sisanya lampu 3… kok sering jegleg ya? Malah pernah cuma ps n tv msing” 3unit n ac 1 udah jeglek. Padahal sebelumnya dg 1300 (beban sama kecualu AC krna baru pasang) ga pernah jeglek. Ini nambah 2 ac (dan kadag ga kduanya pun ga sllu dipakai bersamaan) ko jeglek”.apa harus pkai stabilizer atau tambah daya 3200 😦 mohon banget pencerahannya…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      AC 1 pk + AC 1/2 pk saja, butuh listrik minimal 1300VA.

      Ditambah nyala 3 unit ps + tv, kapasitas listrik minimal yang dibutuhkan sekitar 2200VA.

      Kalau kedua unit AC dinyalakan berbarengan dengan semua unit ps + tv yang ada, maka kapasitas listrik minimal yang harus terpasang adalah 3500VA.

      Sebaiknya anda tambah daya menjadi 3500VA. Tarif listriknya sama dengan yang 1300VA.

      Salam. ☺

      Balas
  3. Bhakti

    Kenapa yaa dinding drumah saya panas, memang lokasinya pas berlawanan dengan dinding meteran listrik tetangga saya. Apakah ini karena listrik? Berbahayakah bila didiamkan?

    Terimakasih sebelumnya web ini membantu sekali

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Maaf, saya belum pernah mendapatkan informasi mengenai kasus sebagaimana yang anda alami saat ini. Anda bisa meminta pihak PLN untuk memeriksanya. Tetangga sebelah pasti akan mengerti. Biarkan PLN yang memutuskan ada-tidaknya masalah dalam kasus seperti ini.

      Salam. ☺

      Balas
      1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Idealnya seperti itu. Tetapi, jika anda mau sedikit repot di awalnya, buatlah panjangan kabel sendiri dengan menggunakan steker (colokan) ber-saklar.

        Nantinya, steker tv ditancapkan ke panjangan kabel tersebut. Jadi untuk selanjutnya, anda tinggal menyala-matikan saklar yang ada di steker panjangan kabel saja. Tidak perlu mencabut-pasang steker tv ke stopkontak.

        Salam. ☺

  4. Agus

    Assalamualaikum Pak
    Pak daya listrik di rumah saya 1300VA. Di rumah saya tegangan listriknya naek turun. Saya berencana mau pakai stabilizer. Nah perlatan elektronik di rumah saya adalah.
    1. Ac 1/2 pk daya 496 watt
    2. Tv 2 unit daya 48 watt x 2 = 96 watt
    3. Kipas angin daya 50 watt
    4. Kulkas daya 100 watt
    5. Magic Jar Daya 350
    6. Dispenser daya 385
    Saya berencana mau pakai 1 buah stabilizer
    Pertanyaan saya stabilizernya harus yang berapa Volt ampere ya Pak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Pakai yang bisa meng-cover kapasitas listrik terpasang rumah anda yang 1300VA saja. Lebih mudah untuk kita menghitungnya dan pasti meng-cover seluruh perangkat elektronik yang ada di rumah. Hitungan kapasitas stabilizer yang dibutuhkan menjadi :

      = 1300 / 0,8 / 0,75
      = 2.166,67

      Jadi, nilai minimal kapasitas stabilizer yang dibutuhkan adalah 2.166,67 VA. Boleh lebih besar, tapi jangan kurang.

      Salam. ☺

      Balas
  5. Lufi Sandruan

    Assalamualaikum pa,
    Saya mau tanya apakah listrik dengan daya 900volt itu bisa cukup digunakan untuk pompa air otomatis, mesin cuci, kulkas?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih telah bertanya,

      Maaf, saya tidak bisa membantu anda. Kapasitas saya hanya sebatas seorang praktisi (non formal) saja, bukan seorang ahli.

      Salam. ☺

      Balas
  6. Ricky Kristiono

    Selamat pagi pak Omar,

    Saya baru saja isi pulsa listrik 200K dan mendapat kira² 126kwh, sisa pulsa di meteran sblm saya tambah kira² 63kwh, tetapi setelah saya masukan kenapa jumlahnya hanya 163kwh ya? Sebagai informasi saya menggunakan daya listrik 1300 (R1). Mohon infonya. Terima kasih.

    Salam,
    Ricky

    Balas
  7. Harry Rahman

    Selamat sore Pak.
    Daya di rumah saya 1300VA, jadi saya ingin menaikan menjadi 2200VA. Selain biaya beban, ada biaya lain yang bertambah pak? Dengan alat-alat elektronik yang sama.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat sore juga,

      Maksudnya biaya yang harus di bayar ke PLN setiap bulannya? Tidak ada. Semuanya sama dengan 1300VA, kecuali biaya beban yang tadi anda sebutkan.

      Salam. ☺

      Balas
  8. kris

    selamat pagi pak Omar,

    Mohon bantuan pencerahan atas rumah kos yamg sedang saya bangun. Rencana ada 15 kamar dengan masing2 1 KWH meter @1300va yang terpasang terpusat pada satu lokasi.
    1. Bagaimana cara saya membackup semuanya dengan 1 genset? Berapa kapasitas minimal yang dibutuhkan? Sistem atau material apa yang dibutuhkan?
    2. Lebih baik mana jika kwh meter ditarik ke masing2 kamar atau terpusat seperti uraian saya di atas. Mohon saran + / – nya?

    Demikian disampaikan, atas perhatian dan supportnya diucapkan terimakasih.

    Salam,
    kris semarang

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat pagi juga, Kris.

      Mohon maaf, hal yang anda tanyakan berada jauh di luar kapasitas yang saya miliki tentang listrik.

      Coba tanyakan pada sumber yang memahami konsep tentang listrik 3 fase.

      Salam.☺

      Balas
  9. triya

    Saya mau bertanya, bulan lalu rumah kami pasang baru listrik prabayar Karena rumah dibagi dua (untuk kakak dan adik) . Biasanya sebelum dipisah tagihan dr kedua rumah (normal) 200rb an. Tapi setelah dipisah (bulan ini) tagihan pascabayar 160rb daN untuk prabayar perlu 100rb. Kalau di bagi seharusnya masing” sekitar 100rb an. Mengapa bisa begitu? Mohon pencerahannya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Tinggal dibandingkan saja jumlah pemakaian listrik bulan lalu (jumlah pemakaian listrik dari satu meteran) dengan jumlah pemakaian listrik bulan ini (jumlah pemakaian listrik dari dua meteran).

      Kalau nilainya sama, berarti ada yang salah dengan meteran prabayar tersebut.

      Salam. ☺

      Balas
      1. triya

        Ada yang bilang kalau misal pemisahan meteran berefek ke penurunan tagihan bulanan terjadi bertahap (secara perlahan) tidak bisa langsung turun jadi setengah. apakah benar begitu?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Saya cenderung melihat dari sisi perilaku dan cara yang kita terapkan dalam menggunakan listrik. ☺

        Misalnya : si adik lebih suka tidur dengan kondisi lampu dimatikan, sedangkan si kakak ingin lampu tetap menyala.

        Perilaku pemakaian listrik yang berbeda seperti itu, menurut saya, sangat erat dengan rasa nyaman pribadi seseorang. Oleh sebab itu, dua orang berbeda yang menggunakan satu perangkat elektronik yang sama, belum tentu akan menjadikan pemakaian listriknya juga pasti sama.

        Jadi, baik yang digunakan meteran baru atau bukan, adalah perilaku kita sendiri yang menentukan besar-kecilnya pemakaian listrik.

        Salam. ☺

  10. Agnes

    Selamat siang Pak Omar,
    Saya mohon pencerahannya, terkait dengan instalasi dan jalur distribusi air dan pompa di rumah saya. Rencananya rumah 2 lantai dengan shower dan air panas di dua kamar mandi atas dan bawah. Mesin water heater gas di pasang di lt.2 dan tabung gas ada di lt.1. Saya akan ipasang pompa air dari air tanah serta booster di toren atas. Air dari PAM juga akan kami pasang untuk keperluan memasak dan sebagai back up apabila listrik mati. Mohon nasehatnya berapa pompa yang harus saya sediakan, apakah 2 pompa utk pam dan air tanah dan 1 booster serta berapa tangki, apakah 2 tangki untuk toren atas dan tangki tanam untk PAM? Bagaimana jalur pipa air dan pipa gas yang ideal untuk keperluan tersebut. Terima kasih banyak Pak Omar sebelumnya.

    BRGDS.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Yang anda butuhkan :

      1 unit pompa untuk mengisi tangki tanam dengan air tanah
      1 tangki tanam
      1 unit pompa untuk mengisi toren atas dari tangki tanam
      1 unit toren atas
      1 unit pompa dorong

      Proses mengisi air ke tangki tanam :
      Untuk mengisi tangki tanam dengan air tanah, gunakan radar (di setel sebagai radar pengisi) untuk menghentikan pompa secara otomatis. Setel ketinggian pemberat radar hanya untuk mengisi 1/2 bagian tangki tanam saja.
      Alirkan air PDAM juga masuk ke tangki tanam. Pasang pelampung-analog (ball tap) untuk menghentikan aliran saat tangki tanam telah penuh. Saya sarankan tidak menggunakan pompa untuk mengisap air PDAM. Air yang dihasilkan bisa jauh lebih buruk dibanding air tanah.

      Proses mengisi air ke toren atas :
      Anda bisa membaca ulasan penerapan teknik pemipaannya pada artikel Memasang Dua Tangki Air di Rumah di bagian Teknik Pemipaan Dua Tangki Air berbeda ketinggian.

      Proses mendistribusikan air toren ke jaringan pipa dalam rumah :
      Anda bisa membaca ulasan penerapan teknik pemipaannya pada artikel Memasang Tangki Air di Rumah. Jika hendak menggunakan dua toren atas, gunakan Teknik Pemipaan Dua Tangki Air yang berdampingan yang diulas pada artikel Memasang Dua Tangki Air di Rumah.

      Menurut saya, jalur pipa air dan gas untuk water heater tidak banyak perbedaan dalam penerapannya. Selama pompa dorong yang digunakan bisa menghasilkan kekuatan tekanan air untuk menyalakan water heater secara normal, sudah bisa dibilang ideal.

      Salam. ☺

      Balas
  11. yodi05

    slamat malam.
    listrik d rumah saya terpasang 1300watt.
    sedangkan saya membeli alat elektronik keterangannya sbg berikut:
    100V~50-60Hz
    1400watt.
    apakah aman untuk pemakain alat elektronik d rumah saya?
    terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat malam,

      Anda membutuhkan step down untuk bisa menjalankan alat tersebut supaya tidak terbakar.

      Tapi, dengan input dayanya yang 1400 Watt, saya agak meragukan alat itu bisa menyala dan berfungsi dengan benar di bawah kapasitas listrik yang hanya 1300VA.

      Salam. ☺

      Balas
  12. lila

    Selamat pagi Pak,

    Sy mau tnya.Td mlm tiba2 listrik jeglek krn TV, lalu kabel TV kami cabut. Lalu stlh dihidupkan meteran pusat, jeglek lagi, ternyata kabel box ada yg konslet bau terbakar.Stlh kabel box dicabut, tidak ada mslh.Td pagi sy buka kulkas ternyata tidak dingin.Lalu anak sy mandi menggunakan air dr water heater ternyata water heater tidak nyala.Utk listrik yg lain2 tidak ada mslh.Tlg penjelasannya bagaimana cara mengatasinya ya Pak.Terima ksh

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang,

      Saya belum pernah mendapatkan kasus seperti yang anda alami.

      Terlalu banyak kemungkinan untuk menyimpulkan penyebab korsleting yang menjadikan kabel terbakar dalam box MCB. Anda memerlukan jasa montir listrik untuk menelusuri penyebab dari korsleting tersebut.

      Salam. ☺

      Balas
  13. Bagus Haryo - Surabaya

    Selamat pagi pak Ramli, sebelumnya terima kasih banyak ada orang seperti anda yg sangat pintar dan mampu menjawab berbagai pertanyaan sekitar listrik.

    Saya mau tanya. Saya ada rumah yg sudah beberapa tahun tidak digunakan. Listriknya menggunakan token PLN. Yang jadi masalah pulsa listrik kenapa bisa turun2 sendiri padahal sekeringnya saya matikan ya. Misal awal tertera 12,77 kwh baru ditinggal beberapa menit sudah jadi 12,75 kwh padahal sekering mati. Kira2 kenapa dan apa yg harus saya lakukan?
    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat pagi Mas Bagus,

      Terima kasih atas apresiasinya, silahkan klik like jika anda menyukai tulisan-tulisan saya.

      Mengenai pulsa meteran token di rumah anda… dalam kondisi sikring dimatikan, coba cek kedua lubang stopkontak di dalam rumah dengan menggunakan tespen. (lihat : Tespen, Kawat Hitam dan MCB)

      Kalau tespen menyala berarti susunan kabel yang terhubung ke sikring harus diperbaiki.

      Jika tespen mati, coba matikan MCB di meteran. Seandainya pulsa listrik masih berkurang juga, anda perlu menghubungi pihak PLN untuk memeriksa meteran rumah anda.

      Salam. ☺

      Balas
  14. andika arief

    pak ramlee,

    tadi malam di cek oleh orang PLN dan voltase pada saat jam 9 malam di angka 199 – 200.

    Perlukah saya memakai stabilizer ? disarankan PLN memasang stabilizer terpusat untuk satu rumah
    Lalu apakah stabilizer 3000 VA cukup untuk rumah saya yang 2200 ?
    mengingat voltase dirumah saya cenderung rendah ( belum pernah mendapati pada saat check voltase voltasenya diatas 220 V)

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Ada sedikit ketinggalan.

      Listrik di rumah anda sudah dipasang grounding? Jika belum, coba upayakan juga untuk memasang grounding. Keberadaan grounding membantu mempertahankan nilai voltase agar tidak terlalu turun. Kerja stabilizer juga menjadi lebih ringan.

      Salam. ☺

      Balas
      1. andika arief

        kemarin di cek PLN katanya belum ada grounding sih pak.
        apakah membutuhkan biaya yang besar untuk memasang grounding ?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Beli kabel 2 x 2,5 mm sepanjang 0,5 – 1 meter, kupas kulitnya dan ambil satu bagian kawat saja. Kelupaskan pembungkus di masing-masing ujung kawat (sekitar 5 cm), kemudian sematkan salah satu ujungnya pada panel Arde boks MCB dalam rumah. Tancapkan paku besi 7 – 10 cm ke dalam tembok di dekat boks MCB hingga sisa 0,25 bagian di permukaan dinding. Lilitkan ujung kawat tembaga sisanya pada paku.

        Cara ini telah saya terapkan disertai pemasangan stabilizer 3000VA untuk kapasitas listrik 900VA hingga sekarang. Tegangan listrik bisa bertahan stabil di level 220 Volt meski berada di sekitar lingkungan industri konveksi rumahan.

        Anda bisa melihat contoh skema nya pada akhir artikel Memasang unit MCB.

  15. sankhapala

    Halo pak.
    Mau tanya apakah bapak pernah menghitung mana biaya yg lebih besar.

    Antara pemanas air listrik instan (yg ga pake tabung gede) dengan menggunakan kompor gas?

    Thanks pak

    Balas
  16. Eko Julianto

    Selamat malam pak,
    Saya mau tanya pak, saya barusan beli stabilizer Visalux 3000 Va yang rencananya saran saya gunakan untuk keperluan mesin fotokopy saya. Yang ingin saya tanyakan pak, kenapa stabilizer baru saya hidupkan tanpa beban apa2 kok listrik dirumah nge-trip ya? Apa karna saya salah memasang kabel atau gmn pak? (listrik dirumah memakai 900 watt)

    Balas
  17. andika arief

    Pak mau nanya

    Saya mau memasangkan stabilizer 1500 VA atau 2000 VA untuk AC 1 PK saya ( jenis inverter dengan watt maximal 850 watt). tukang ac yang masang tes make volt meter klo voltase rumah ane di angka 196 padahal saat itu siang.
    2 kali setelah itu diukur kembali oleh teknisi ac dan orang PLN pada saat siang hari ternyata Voltase normal.
    Setelah saya request ke PLN untuk datang dan cek pada saat waktu2 beban puncak, didapatkan voltase di angkat 190-an. Setelah diotak atik PLN bisa naik jadi 208 V

    Tapi orang PLN itu gak bisa menjamin bisa stabil trus apalagi pada saat waktu2 beban puncak. Akhirnya dia menyarankan usahakan jangan nyalain AC pada saat beban puncak.

    pertanyaannya :
    1. cukup kah stabilizer 1500 VA ? atau harus 2000 VA ?
    2. Apakah dengan memasang stabilizer akan mengakibatkan tagihan listrik saya membengkak, karena saya lihat di salah satu sumber, bahwa dengan memakai stabilizer maka akan ada daya yag mubazir. Misal stabilizer digunakan pada saat voltase sedang turun di 180, maka perhitungan amperenya tetap 850 watt / 180 = 4.72. dimana ada selisih dengan pemakaian pada saat voltase normal (850 / 220 = 3.9) sebesar 0.82 Kwh.
    dengan pemakaian ac rata2 8 jam sehari dimana dari 8 jam itu kemungkinan 3 jam diantaranya saya gunakan pada saat beban puncak dimana voltase sedang turun (asumsi 180 V) maka saya berpotensi merugi 0.82 * 3 * 30 = 73.8 * 1.467.2 = 108286 ribu rupiah belum termasuk PPJ.
    Apakah memang benar seperti itu pak ?

    terimakasih sebelumnya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      1. Kapasitas stabilizer 1500VA sudah cukup. Mengenai merk stabilizer yang anda tanyakan, saya belum pernah mendapatkan informasi kualitas maupun kinerjanya.

      2. Hitungan tentang kerugian pemakaian listrik yang mubazir akibat dari menggunakan stabilizer seperti anda sampaikan, memang benar dalam ruang lingkup teori.

      Pertanyaannya, apakah AC bisa bekerja maksimal dalam kondisi tegangan listrik tidak stabil atau di bawah 220 Volt?

      Di bawah ini adalah cuplikan dari artikel Voltase, Watt dan Perangkat Elektronik yang saya tulis sebelumnya :


      Misalnya, saat voltase dalam keadaan stabil, waktu yang dibutuhkan AC untuk mendinginkan ruangan hanya selama 10 menit. Ketika terjadi penurunan voltase, AC pasti akan bekerja lebih lama. Hal ini dikarenakan berkurangnya jumlah daya (akibat voltase turun) yang dibutuhkan kompresor saat proses mendinginkan ruangan. Berkurangnya pasokan daya tersebut, akan memperlambat kinerja kompresor. Semakin kecil jumlah daya (Watt) yang diterima (dikonsumsi), semakin lambat kinerjanya. Dan kompresor akan tetap bekerja (mengkonsumsi listrik) selama suhu ruangan belum mencapai nilai derajat (suhu ruangan) yang ditentukan.

      Jadi, menurut saya, ada beberapa faktor yang turut andil dalam menentukan hasil akhir akibat pemakaian AC dalam kondisi voltase turun menjadi suatu hal yang merugikan atau menguntungkan. Disini, saya menganggap kondisi seperti itu akan berdampak merugikan karena memiliki kecenderungan mengurangi umur / daya tahan komponen fisik AC akibat dipaksa bekerja dengan jumlah daya (Watt) yang lebih kecil dari yang sebenarnya dibutuhkan.

      Salam. ☺

      Balas
      1. andika arief

        Terimakasih pencerahannya pak

        artinya teori yang ada di link dibawah ini mengenai kekurangan memakai stabilizer benar adanya yah pak

        “Permasalahannya yg merugikan :
        Pada trafo stabil Daya Oufut = Daya Infut meskipun voltase dan arusnya berbeda, maka setelah melalui trafo stabil daya oufutnya yang menjadi 440 Watt, dengan demikian daya infut pun menjadi 440 Watt pula. (bukan lagi = 1,54×170 = 262,72).
        Jika daya infut sudah menjadi 440 Watt, maka pada pukul 18.00 – 21.00 WIB dengan Voltase PLN hanya 170, secara otomatis aruspun berubah menjadi, I = P / V = 440 Watt : 170 Volt = 2,58 Amper.
        Sehubungan KWH meter bekerja atas dasar besarnya ARUS listrik yang melaluinya,
        Pada Siang Hari Arus yang melalui KWH meter = 440 Watt : 220 Volt = 2 Amper.
        Namun pada pukul 18.00 – 21.00 WIB dengan Voltase PLN hanya 170 justru merugikan pelanggan, karena setelah melalui trafo stabil Arus yang melalui KWH meter = 440 Watt : 170 = 2,58 Amper (Pelanggan merugi pembesaran Arus sebesar = 2,58 – 2 = 0.58 Ampere).
        Kerugian selama sebulan (30 hari ) = 30 x jam yang merugikan = 30 x (21.00-18.00) = 30×3=90 Jam.
        Maka Jumlah KWH yang dirugian akibat voltase rendah = 440 watt x 90 jam = 39600 Watt Jam (WH) selama sebulan atau 39,6 KWH selama sebulan sekitar senilai = 39,6 KWH x Rp. 415 = Rp. 16.434 setiap bulannya (belum pertambah PPJ-nya).”

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Kesan yang saya dapatkan, tidak mengarah pada kekurangan atas pemakaian stabilizer. Link yang anda berikan sudah kadaluarsa. Saya tidak bisa menangkap maksud keseluruhan dari yang hendak disampaikan si penulis.

      3. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        OK, saya sudah dapat mengakses link yang anda berikan.

        Dalam pemahaman saya, si penulis hendak menyampaikan kerugian yang didapat ketika voltase listrik turun di saat WBP. Dengan menggunakan stabilizer, maka kerugian itu tidak akan terjadi meskipun kondisi voltase yang diterima masih tidak stabil.

        Di bagian akhir tulisan, si penulis menyampaikan nilai kerugian dalam bentuk rupiah. Nilai tersebut merupakan nilai ganti rugi secara konkrit yang sebenarnya harus dibayar oleh PLN kepada pelanggan akibat voltase turun.

        Jadi, tanpa memasang stabilizer, pelanggan akan menderita lebih banyak kerugian akibat turunnya voltase di saat WBP. Selain kondisi perangkat elektronik (kulkas) yang bekerja tidak normal, tidak ada konpensasi apapun dari PLN atas kondisi turunnya voltase di saat WBP.

        Salam. ☺

      4. andika arief

        Terimakasih banyak Pak Pencerahannya. Jadi lebih mengerti sedikit tentang listrik rumahan dan stabilizer semenjak baca2 blog pak ramlee

  18. andika arief

    Pak mau nanya

    Saya mau memasangkan stabilizer merk lexos 1500 VA atau 2000 VA untuk AC 1 PK saya ( jenis inverter dengan watt maximal 850 watt). tukang ac yang masang tes make volt meter klo voltase rumah ane di angka 196 padahal saat itu siang.
    2 kali setelah itu diukur kembali oleh teknisi ac dan orang PLN pada saat siang hari ternyata Voltase normal.
    Setelah saya request ke PLN untuk datang dan cek pada saat waktu2 beban puncak, didapatkan voltase di angkat 190-an. Setelah diotak atik PLN bisa naik jadi 208 V

    Tapi orang PLN itu gak bisa menjamin bisa stabil trus apalagi pada saat waktu2 beban puncak. Akhirnya dia menyarankan usahakan jangan nyalain AC pada saat beban puncak.

    pertanyaannya :
    1. Merk lexos bisa diandalkan kah sepengetahuan bapak.
    2. Apakah dengan memasang stabilizer akan mengakibatkan tagihan listrik saya membengkak, karena saya lihat di salah satu sumber, bahwa dengan memakai stabilizer maka akan ada daya yag mubazir. Misal stabilizer digunakan pada saat voltase sedang turun di 180, maka perhitungan amperenya tetap 850 watt / 180 = 4.72. dimana ada selisih dengan pemakaian pada saat voltase normal (850 / 220 = 3.9) sebesar 0.82 Kwh.
    dengan pemakaian ac rata2 8 jam sehari dimana dari 8 jam itu kemungkinan 3 jam diantaranya saya gunakan pada saat beban puncak dimana voltase sedang turun (asumsi 180 V) maka saya berpotensi merugi 0.82 * 3 * 30 = 73.8 * 1.467.2 = 108286 ribu rupiah belum termasuk PPJ.
    Apakah memang benar seperti itu pak ?

    terimakasih sebelumnya

    Balas
  19. bernadi kuswara

    Selamat siang Pak…salam sukses selalu. Saya ingin menanyakan tentang cara perhitungan tagihan listrik di tempat kami, kami ada penyewa lahan dan mereka memakai fasilitas jasa listrik di Pelabuhan. Tarif listrik kita kenakan 1.220,- / KWh. Pemakaian listrik bulan Januari 2017 adalah sebesar 113 KWh. Mereka kita kenakan tarif Administrasi sebesar 33 % dari pemakaian listrik tsb. KWh Meter yang dipakai 3 phase dengan MCB terpasang sebesar 25, 25, 50 (3 kopel)…saya kurang paham bahasa “kopel” tersebut. Ada perhitungan Bea Beban sebesar 593.408, Bea Trafo sebesar Rp. 38.720. BIsakah saya diberikan penjelasan cara perhitungan pemakaian listrik 3 phase? Atas jawaban yang diberikan, saya sampaikan banyak terima kasih.

    Balas
  20. eko

    selamat siang maaf nanya lg
    kalau tambah daya dari 3500 VA ke 6600VA itu apa ngrubah intalasi listrik.terus apa aja yang dirubah makasih…..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Dari pihak PLN, hanya akan mengganti kWh meter di rumah anda dari 3500VA ke 6600VA.

      Sedangkan yang di dalam rumah, harus dikerjakan sendiri atau bisa juga dengan menggunakan jasa teknisi listrik.

      Perangkat listrik yang perlu diganti adalah kapasitas MCB dalam rumah yang lebih besar nilainya. Sedangkan kabel listrik, guna kepentingan pemakaian perangkat elektronik secara umum, pastikan menggunakan spesifikasi 3 x 2,5 mm untuk stop kontak dan 2 x 1,5 mm untuk lampu.

      Untuk pemakaian kabel listrik perangkat berdaya 4600 Watt yang anda tanyakan sebelumnya, lebih baik dikonsultasikan terlebih dulu dengan penjualnya.

      Salam. ☺

      Balas
  21. eko

    salam pk
    saya mau tanya apakah spidometer dengan Daya 3500 VA mampu mengoprasikan alat listrik yg bertegangan standart 3600 Watt dan tertulis lg untuk optional 4600 watt
    terimakasih

    Balas
  22. Syukri hamdi

    Selamat siang. Saya mau nanya seputar AC, toko saya mempunyai daya listrik 6600VA. Saya menggunakan AC panasonic 2PK 2 buah tapi masing2 dinyalakan cuma 1per hari. Yg jadi masalah kenapa setiap menyalakan AC tersebut MCB saya selalu turun, harus dicoba beberapa kali baru bisa nyala, kadang2 dalam satu hari tidak bs sama sekali, padahal pemakaian listrik yg lain tidak banyak,lampu yg saya gunakan jg sudah LED dengan watt yg kecil, apakah ada masalah dengan AC tersebut.mohon masukannya..terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang,

      Kalau baru belakangan ini terjadinya, besar kemungkinan AC-nya yang bermasalah. Sebaiknya hubungi service center / penjual AC.

      Kalau sejak awal sudah seperti itu, susunan pemasangan kabel untuk pembagian listrik di toko anda yang bermasalah. Sebaiknya anda menggunakan jasa teknisi instalasi listrik untuk memperbaikinya.

      Salam. ☺

      Balas
  23. oktavia

    Selamat pagi,
    Mau menanyakan untuk listrik di rumah karena saya sangat awam untuk listrik2an.
    Di rumah saya pakai listrik 1300 watt. tapi pembayarannya bisa sampai Rp. 800.000-900.000 sebulan.
    Jika dibandingkan dengan beberapa teman, selisih pembayaran listrik per bulannya cukup besar.
    Untuk dirumah, saya pakai AC 1 PK, mesin cuci, TV, jet pam ,lampu 8..
    Apa yang perlu saya check ya untuk kondisi lisrik saya?
    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang,

      Buat daftar perangkat-perangkat yang saat ini digunakan.

      Kemudian, anda tinggal mencari nilai input listrik (lihat spesifikasi di buku / lembar manual pemakaian perangkat) dan rata-rata lama waktu pemakaian dari setiap perangkat yang digunakan setiap harinya. Jika totalnya mendekati dengan biaya listrik yang harus anda bayar setiap bulannya, maka tidak ada yang salah dengan perangkat elektronik / listrik yang saat ini dipakai.

      Anda bisa membaca uraian lebih detail di artikel Cara menghitung Biaya Listrik Perangkat Elektronik. Tarif listrik golongan 1300VA saat ini adalah Rp. 1.470,- per kWh.

      Tak perlu terburu-buru mempelajari dan mengerjakannya, santai saja. Karena, biaya pemakaian listrik per bulan itu tidak akan pernah berubah selama anda tidak memahami dasar cara menghitungnya. Begitu dipahami, anda akan memperoleh gambaran tindakan selanjutnya untuk menyikapi biaya pemakaian listrik di rumah secara lebih terarah dan lebih mendekati penyelesaian yang benar.

      Salam. ☺

      Balas
  24. Dwi

    selamat siang.

    saya mau menanyakan mengenai vacuum cleaner mobil. Karena saya wanita, saat itu kami langsung beli saja vacuum cleaner tsb yang seharusnya saya pakai dirumah. Namun ternyata ada teman yg bilang tidak bisa digunakan, harus disambungkan ke adaptor dulu. Bagaimana solusi dari Bapak agar bisa digunakan?
    spec. vacuum cleaner sendiri adalah:
    Kenmaster KM-004 Vacuum Cleaner 12V/100W – Orange

    DC 12V
    Power 100 Watt
    Panjang Kabel 2.8 Meter
    Menggunakan Soket Pemantik Api Mobil
    Ukuran Yang Kecil Untuk Memudahkan Penyimpanan

    Demikian terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Benar seperti yang dikatakan oleh teman anda, harus menggunakan socket pemantik api yang disambung ke adaptor supaya bisa dipakai di dalam rumah. Hanya itu satu-satunya cara yang saya ketahui.

      Salam. ☺

      Balas
  25. Harry Rahman

    Daya dirumah saya itu 1300 pak. Apakah bisa atau gak balik sekringnya jika pakai mesin gergaji potong saya dengan daya 1200Watt? Dirumah saya juga ada kulkas 1 pintu.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Maksud anda sikring listrik PLN nya nge-jepret atau nge-trip? Kalau itu maksudnya, sudah pasti akan nge-jepret. Jika mesin gergaji potong yang anda maksud adalah “circle saw” atau “table saw“, tanpa kulkas 1 pintu menyala juga pasti akan nge-jepret. Perlu listrik 2200VA buat supaya nggak nge-jepret.

      Salam. ☺

      Balas
      1. Harry Rahman

        Bagaimana nge-jepret atau nge-trip itu pak? Jadi tidak sanggup dengan listrik 1300VA dirumah saya buat dipakai untuk circle saw yg daya nya 1200Watt itu ya pak? Apakah ada perbedaan dari segi biaya antara listrik 1300VA dg 2200VA itu pak?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Iya, maksudnya kalo pake listrik 1300VA nggak bakal kuat. Musti pake listrik 2200VA. Harga tarif listrik per kWh 2200VA sama ama yang 1300VA.

        Salam. ☺

      3. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        1. Menurut PLN, 1300VA itu sama dengan 1.040 Watt (1300 x 0,8 = 1.040 Watt).
        Jadi, secara teori tidak bisa.

        2. Saya punya circle saw Metabo ~ 1.100 Watt dan selalu bikin MCB di meteran nge-trip selang waktu pemakaian 2 – 3 menit.
        Jadi, secara praktek juga tidak bisa.

        Cuma dari dua alasan itu saja sih yang bikin saya bilang nggak bisa pake listrik 1300VA… 😀😀😀

        Salam. ☺

  26. Eikel

    dear pak,
    listrik dirmh 450va dgn kode CL2. sy dirmh pakai ac low watt 350watt. tp ketika ac dan sanyo sy hidupkan bersamaan listrik tidak balek pak. kira2 knp ya pak mengingat listrik cm 450va.
    sbg referensi sy sdh panggil org yg ngrti listrik utk cek apakah ada dicuri dan dikatakan tdk ada. sebab sy beli rmh bekas org pakai. mohon tanggapan bapak. terima kasih

    Balas
      1. Eikel

        Mksd sy gini pak. Ac dan sanyo sy hidupkan secara bersamaan itu bisa pak. listrik gak balek. shrsnya kan balek pak. sy khawatir ada dicuri dan stlh di cek pakai alat sm mrka tdk ada pak. mnrt pengalaman bapak knp bs spt itu. apakah meteran sy sdh disetting sm org sblm rmh itu sy tempati. terima kasih

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Iya, saya rasa MCB di meteran di modifikasi oleh penghuni rumah sebelum anda. MCB seperti itu dikenal dengan sebutan “MCB siluman”. Terlihat 450VA diluar, tapi fisik jeroannya bisa dipakai lebih dari 450VA.

        Saat diperiksa, selama tidak ada pemakaian listrik lebih dari 450VA di dalam rumah, maka hasilnya nampak normal. Sayangnya, PLN akan selalu mengenakan denda cukup besar jika menemukan kasus seperti ini pada pemilik rumah yang sah.

        Kalau anda berniat memperbaiki keadaan kembali sesuai aturan yang benar tanpa didenda, lebih baik anda langsung mengajukan permohonan penambahan daya menjadi 1300VA. Jika anda beruntung, PLN tidak akan memeriksa ulang seluruh bagian meteran lama saat setelah penggantian meteran baru dipasang. Kalau sedang “apes”, besar kemungkinan anda dikenakan denda dengan tuduhan telah memodifikasi meteran lama.

        Salam. ☺

      1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Itulah keahlian mereka yang bergerak di bidang pencurian listrik rumah tinggal.

        Saran saya, sebaiknya cepat diganti dengan meteran resmi. Dengan begitu, anda menutup kesempatan niat buruk dari orang-orang yang mengetahui dan bisa memanfaatkan situasi tersebut melalui kerjasama dengan oknum petugas PLN.

  27. Eka

    Salam
    Permisi pak numpang nanya, saya orang awam. Dirumah sy pakai listrik daya 900, saudara saya bikin rumah disebelah saya, awalnya pake listrik token. Lalu beliau buka jasa cuci mobil hidrolik. Nah setiap kompresor beliau nyala, lampu dirumah sy kedip2 semua, tapi tagihan listrik sy tidak ada kenaikan..
    Pertanyaan sy, apakah saudara sy ini listrik nya ‘nyalur’ atau memang krn sebelahan jd listriknya berhubungan.
    Terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Eka,

      Pertanyaan anda yang kedua adalah jawabannya. Kalau kemudian anda pisahkan jalur kabel kedua rumah, kemungkinan besar masih tetap berkedip. Karena letaknya yang persis bersebelahan. Namun, kedipannya tidak separah seperti sekarang.

      Salam. ☺

      Balas
      1. Eka

        Berarti tetangga sy tidak mencuri listrik saya ya pak? Dan kedip2 ini masih wajar yah?
        Terimakasih jawabannya bapak, semoga sehat selalu 😊

  28. Tasha

    Salam kenal pak Omar,

    Sebelumnya maafkan keawaman saya.
    Apa yang terjadi ya pak jika alat elektronik di Indonesia dengan spesifikasi 220 V saya pakai di negara dengan tegangan 110 V?
    Dan juga sebaliknya jika alat elektronik dari luar negeri dengan spesifikasi 110 V saya pakai di Indonesia dengan tegangan 220 V?

    Mohon penverahannya, pak 🙂
    Salam, terima kasih banyak.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga, Tasha.

      Umumnya, perangkat 220 Volt tidak akan menyala dengan menggunakan input listrik 110 Volt. Kalaupun bisa menyala, biasanya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

      Sedangkan, perangkat 110 Volt pasti akan rusak (terbakar) jika menggunakan input listrik 220 Volt.

      Salam. ☺

      Balas
  29. Agus

    Salam…

    Apakah ada jarak minimum, jarak aman atau jarak ideal apabila kita ingin membuat percabangan baik itu percabangan untuk stop kontak ataupun saklar lampu pada saat kita akan membuat instalasi rumah tinggal.
    Mohon pencerahannya

    Terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya belum pernah mengetahuinya… dan, hingga saat ini, saya belum menemukan ada perbedaan maupun masalah dengan cara mencabangkan beberapa titik stop kontak atau saklar secara terpisah dengan menggunakan listrik dari satu sumber kabel yang sama ataupun berbeda.

      Salam. ☺

      Balas
      1. Agus

        Salam Pak Omar,

        Sebelumnya terimakasih atas fast responsnya
        Maksud saya adalah, apakah ada jarak minimum antara T-Dus yang satu dengan yang berikutnya dalam membuat percabangan lainnya dalam jalur kabel yang sama.

        Terimakasih

  30. Ahmad Rijalulloh

    Salam info

    Saya memiliki High Pressure Cleaner , dgn specification electrical connection sbb :
    Rated input Power : 1400 watt
    Power Consumption : 6A
    Voltage : 220-240 V
    Protection class: IP X5
    Standard : IEC 60364
    Sekring : maks. 30 mA

    Yang saya tanyakan.
    Bisakah High Pressure Cleaner tsb di pakai di rumah dgn daya 1300 VA (6A)?

    Terima kasih atas info nya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Maksud besaran nilai arus listrik 6A untuk instalasi listrik 1300VA di rumah adalah sama dengan 1040 Watt. Sedangkan, besaran arus 6A yang dimaksudkan pada spesifikasi mesin adalah 6 x 220 = 1320 Watt.

      Jadi, menurut saya, listrik 1300VA di rumah tidak cukup untuk menjalankan mesin High Pressure Cleaner milik anda.

      Salam. ☺

      Balas
  31. Yuni

    Mau tnya,drumah trpsang lstrik daya 900,ad 1 mcb trpasang d dlm trtulis c10,sbg pngganti sekring atau smcmnya,saya kurg paham,dan ada 3 mcb lain trpsang sbg pmbagi daya spertinya,yg mau saya tnyakan,knpa stiap saya slesai mnyalakan pompa air,mcb yg d dlm kok turn sndri,saat d on kn lgsung turun gak mau ngangkat…pdhal pas pompa airnya nyala,lstriknya ok2 aja..tpi bgitu pompa air dmatiin mcb lgsung njeglek,,,pdhal gak ad alt lstrik lain yg nyala kcuali kulkas,dan malah trkadang tngah mlm mcb yg d dlm ini jeglek dgn sndrinya pdhal yg nyala cm kipas dan lmpu 15watt..apanya yg salah ya gan??ap mcb yg d dlm ini kendor mnta dgnti atau gmna…mohon pncerahannya…thanks

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Menurut saya, penyebab utamanya ada pada kabel. Kemungkinannya :
      1. Ada sepotong jalur kabel yang sudah rusak.
      2. Ada sepotong kabel yang dipasang dengan spesifikasi terlalu rendah (fisik kabelnya lebih kecil diantara yang lain).
      3. Sambungan kabel yang kendor.

      Tiga kemungkinan itu, akan mengakibatkan kabel menjadi panas. Kalau sudah terlalu panas, MCB jadi trip / turun sendiri dan baru bisa dinaikkan setelah menunggu beberapa saat kemudian.

      Rasanya, anda harus mulai menyiapkan untuk mengganti seluruh kabel lama dengan yang baru.

      Coba diperiksa dulu seluruh jalur kabel yang ada saat ini. Gunakan jasa montir listrik untuk mengerjakannya. Dengarkan pendapatnya setelah pemeriksaan selesai dikerjakan. Jika masih bisa diakali, anda tidak perlu melakukan penggantian seluruh kabel.

      Salam. ☺

      Balas
    2. Yuni

      Ada kmungkinan mcb yg dalem mngalami kekendoran dan prlu dgnti gak gan??soalnya tdi adk saya mngakalinya dgn mnahan mcb mnggunakan gelang karet biar gak ngetrip katanya..dan mcbnya jlas ktahan dan gak ngetrip lgi….tkutnya brbahaya klo dpksa on dgn cra sprti itu..dan stelah bbrpa saat ktika glang karet saya ambil mcbnya lgsung ngetrip…

      Balas
  32. Agus

    Salam,

    Saya akan melakukan instalasi untuk rumah secara mandiri. Kapasitas listrik terpasang adalah 1300 VA. Apakah aman jika saya menggunakan kabel dengan ukuran 3 x 1.5 mm untuk setiap sambungan stop kontak. Hal ini dikarenakan saya sudah terlanjur membeli untuk ukuran tersebut dan sayang jika tidak di gunakan.

    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Ada yang bilang “aman” dan ada yang bilang “tidak aman”. Saya termasuk yang berada di pihak yang bilang itu “tidak aman”.

      Secara teori, spesifikasi kabel 3 x 1,5 mm sudah lebih dari cukup, karena mampu menghantarkan listrik hingga batas 4000 Watt. Tidak ada masalah ketika kabel dengan spesifikasi ini saya gunakan sebagai panjangan kabel hanya untuk menyalakan microwave 1800 Watt. Namun, berbeda halnya ketika dijadikan sebagai jaringan kabel listrik rumah.

      Masalah yang sering terjadi adalah membuat steker dan stop kontak menjadi terlalu panas jika dipakai cukup lama. Bahkan hanya untuk pemakaian perangkat elektronik berdaya 800 Watt sekalipun. Salah satu efek yang sering ditimbulkan dari kondisi tersebut adalah membuat MCB trip / turun.

      Itu yang menjadi alasan saya mengatakan “tidak aman”.

      Salam. ☺

      Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Ada kemungkinan disebabkan faktor itu.

      Spesifikasi perangkat listrik dan kondisi jaringan kabel listrik yang saya jadikan standar (900VA s/d 4400VA) :
      – Kabel 3 × 2,5 mm untuk jalur listrik semua stop kontak di dinding
      – Kabel 2 × 1,5 mm untuk jalur listrik semua fitting (rumah) lampu dan saklar.
      – Semua stop kontak terhubung ke Grounding.
      – Stabilizer (opsi tergantung kualitas pasokan listrik PLN)

      Coba diperiksa dan dipastikan terlebih dulu spesifikasi perangkat listrik yang ada di rumah anda saat ini.

      Jika jaringan kabel sudah dikondisikan dan menggunakan perangkat listrik seperti deskripsi di atas namun masih terjadi masalah, maka kemungkinan terbesar disebabkan kesalahan teknis dalam penyambungan antar kabel yang dilakukan oleh instalatur.

      Salam. ☺

      Balas
  33. Lisa

    selamat sore pak..
    saya mw tny, baru2 ini saya baru bli tv sharp led40″.tiap kulkas saya on/off mengapa tv saya terganggu (gambar n suara) dlm detik itu aja.mohon pencerahan pak..tks.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Coba matikan tv dan cabut steker-nya. Tukar posisi kedua kaki yang menancap ke stop kontak, tancapkan dan kembali nyalakan.

      Jika, sama sekali tidak ada perubahan atau semakin parah, kembalikan ke posisi semula. Ada kemungkinan penyebabnya voltase listrik yang memang sedang turun.

      Salam. ☺

      Balas
  34. Kamil

    Pertanyaan saya cukup sederhana,

    Saya baru saja upgrade PC saya sehingga memerlukan daya 500Watt, stavolt lama saya (merk entahlah) dengan kapasitas 500VA pun sudah tidak mampu memberi listrik yang sehat ke PC saya, jadi saya membeli stavolt baru Prolink PVR 1000 D dengan kapasitas 1000VA. PC saya nyala mati 2-3kali dalam sehari. Pertanyaan saya, apakah lebih baik stavolt tetap dibiarkan menyala? atau lebih baik juga dimatikan saat PC dimatikan?

    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Baiklah… karena anda telah terlebih dulu menanyakan tentang itu, saya sertakan cuplikan dari draft artikel tentang stabilizer yang akan publish minggu depan :

      “…. Untuk waktu selanjutnya, matikan saklar pada stabilizer setelah selesai pemakaian perangkat elektronik yang tersambung dengannya. Karena, memang tidak ada gunanya juga jika stabilizer dibiarkan menyala sementara perangkat elektronik yang tersambung dengannya telah dimatikan.”

      Silahkan tunggu cerita seutuhnya pada Senin mendatang.

      Salam. ☺

      Balas
  35. Thio Prama

    Selamat malam pak, langsung saja. Untuk peralatan elektronik, lebih baik menggunakan stabiliser apa ups? Jika saya menggunakan stabiliser / ups, lalu saya pararelkan dengan kabell roll berjumlah 4 colokan, apakah aman pak? Yg terakhir, apabila penggunaan listrik saya di bawah 2200VA, tetapi saya tetap naikan menjadi 3500va, apakah ada pengaruh besar ke pengeluaran perbulannya pak?
    Terimaksih sudah berkenan menjawab.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat malam,

      Selain komputer, cukup menggunakan stabilizer saja. Kalau komputer, sebaiknya pakai stabilizer + ups. Tidak masalah diparalelkan dengan pemakaian kabel roll 4 colokan (stop kontak?). Tapi, perhatikan kualitasnya. Jangan menggunakan produk abal-abal.

      Mengenai besaran tarif listrik antara 2200VA dengan 3500VA, saya lihat nilai per kWh-nya masih sama Rp. 1.472,72,-. Berlaku untuk pelanggan prabayar dan juga pascabayar. Jadi, biaya pemakaian listrik yang harus anda bayar per bulan saat ini tidak akan berubah setelah penambahan daya menjadi 3500VA.

      Salam. ☺

      Balas
  36. bernadi kuswara

    Pak, listrik di perusahaan kami masuk Golongan B3/TM. Kami ada sewa mesin ATM yang informasinya, mesin ATM tersebut berdaya 2300 watt. Bagaimana cara saya menghitung biaya listrik dalam sebulan untuk mesin ATM tersebut? Atas jawabannya kami sampaikan terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Pemakaian listrik ATM 2300 Watt :

      Per Jam
      = 2.300 ÷ 1.000
      = 2,3 kWh

      Per hari
      = 2,3 × 24
      = 55,2 kWh

      Per bulan
      = 55,2 × 30
      = 1.656 kWh

      Kali kan nilai per kWh tersebut dengan tarif listrik sesuai golongan pelanggan dari perusahaan anda. Hasilnya, belum termasuk tambahan biaya ppj dan biaya materai. Anda bisa memperoleh data kedua biaya tersebut dari resi pembayaran listrik periode sebelumnya.

      Salam. ☺

      Balas
      1. bernadi kuswara

        Apakah pemakaian sebesar 1.656 kWh diatas sebagai patokan sebagai biaya listrik kepada penyewa ruang ATM?
        Tagihan pembayaran listrik, ada yang namanya LWBP, WBP dan KVArh..masing2 ada tarifnya. LWBP dikenakan tarif Rp. 1.007,83; WBP dikenakan tarif Rp. 1.511,75 dan KVArh Rp. 0.
        Dari keterangan diatas, tarif yang mana yang aku pakai untuk menghitung biaya listrik ATM tersebut :
        Bisakah saya diberikan ilustrasi perhitungan tarif dari tagihan PLN?
        Atas jawabannya saya mengucapkan banyak terima kasih. Salam

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        WBP = Waktu Beban Puncak, dihitung mulai pukul 18.00 s/d 22.00. (total = 4 jam)

        LWBP = Luar Waktu Beban Puncak, dihitung mulai pukul 22.01 s/d 17.59 (saya bulat kan jadi total = 20 jam)

        Saya belum mempelajari tentang KVArh.

        Jika ATM menyala di kedua rentang waktu tersebut, maka kedua tarif listrik harus dikenakan. Seandainya ATM menyala selama 24 jam, berarti, biaya tarif listriknya menjadi :

        Per hari :
        = ((4 × 2,3) × 1.511,75) + ((20 × 2,3) × 1.007,83)
        = 60.268,28

        Per bulan :
        = 60.268,28 × 30
        = 1.808.048,4

        Kalau nilai % ppj = 3%, maka akan bertambah dan nilai akhirnya menjadi sebesar :
        = 1.808.048,4 + ((1.808.048,4 × 3) ÷ 100)
        = 1.862.289,85

        Kemudian, baru ditambah biaya materai. Saya tidak tahu berapa nilainya untuk biaya listrik sebesar itu. Jumlah Rp. 1.862.289,85,- + biaya materai itulah yang menurut saya harus dibebankan per bulannya ke pemilik ATM.

        Kalau lama waktu ATM menyala dalam sehari tidak selama 24 jam penuh, anda hanya perlu menghitung ulang dengan mengganti nilai 4 dan 20 di awal perhitungan per hari di atas sesuai waktu nyala ATM di antara kedua rentang waktu WBP dan LWBP.

        Salam. ☺

      3. bernadi kuswara

        Sebelumnya saya menyampaikan terima kasih atas jawaban yang diberikan.
        Berikut contoh perhitungan saya:(dari hasil pencatatan meteran listrik yang terpasang) :
        Daya = 3520 (16A)
        Stand meter awal = 3672
        Stand meter akhir = 3818
        Jumlah pemakaian (3672 – 3818 ) = 146 KWH
        Tarif Rp. 1220 /Kwh
        Jumlah biaya = 146 KWh x 1220 = Rp. 178.120
        Biaya beban = 40*(3520/1000) x Rp.1220 = Rp. 171.776
        Biaya sewa trafo = 16 x 1210 = Rp. 19.360
        BIaya Administrasi = 33% x Rp. 178.120 = Rp. 58.780
        Maka didapat tagihan sebesar = 178.120 + 171.776 + 19.360 + 58.780 = Rp. 428.036
        Bagaimana contoh perhitungan saya diatas? Karena saya melihat ada perbedaan yang jauh dengan metode perhitungan Bapak.
        Atas

      4. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Ouch… sudah ada data real-nya ‘toh? Kenapa anda tidak memerincikannya sejak di awal?

        Yaaa sudah… Untuk selanjutnya, gunakan saja data tersebut. Menurut saya, perhitungan yang anda kerjakan sudah benar.

        Salam. ☺

  37. a

    Siang Pak,

    Penyewa rumah saya protes dalam 2 malam ini setiap malam listrik turun. Padahal siang tidak bermasalah. Waktu saya kesana (siang hari) cek juga tidak turun pak listriknya, padahal saya sudah nyalakan semua AC, water heater, dan mesin sanyo. Apa daya tidak kuat? Mereka sudah menempati rumah selama seminggu, tapi baru bermasalah 2 malam terakhir, sejak saya membenahi jalur air panas ke salah satu kamar mandi. Apa penyebabnya itu Pak?

    Listrik dirumah 2200, pemakaian utama AC 2 (jika tidak salah 1/2 pk), water heater, mesin sanyo, mesin pompa pendorong, kulkas, dispenser. Hampir sepanjang hari keadaan ON dan standby.

    Catatan tambahan MCB AC tergabung dengan MCB lampu, tapi MCB terpisah setiap lantai. MCB sanyo terpisah, MCB water heater juga terpisah.
    Saya rasa listrik tidak kuat Pak, karena dulu saya tidak pernah menyalakan water heater terus menerus (keadaan standby). Tapi penyewa rumah bilang dirumah dia yang lama listrik juga 2200 dengan pemakaian AC 4, water heater, sanyo, kulkas, mesin cuci tapi baik2 saja.

    Mohon pencerahannya Pak, sebelum saya panggil tukang listrik. Soalnya penyewa mau nambah 2-3 AC lagi.

    Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya sependapat dengan anda, bahwa itu disebabkan kekurangan daya.

      Alasannya, karena kondisi listrik tetap normal jika kabel water heater dicabut (tidak dibiarkan standby).

      Ada kemungkinan penyebab lainnya, yaitu voltase di area pemukiman tersebut yang tidak stabil. Namun, saya agak meragukan kemungkinan itu, karena kondisi listrik tetap normal jika kabel water heater di cabut

      Lalu, mengapa masalah itu sebelumnya tidak terjadi di rumah si penyewa?

      Saya tidak memiliki jawaban tentang itu. Namun, kalau saya berada di posisi anda, perbandingan kondisi listrik antara kedua rumah akan saya abaikan. Dan, saya akan tetap melakukan penambahan daya. Karena, selain indikasinya mengarahkan kesana, performa listrik maupun semua perangkatnya yang terpasang di sebuah rumah, tidak pernah bisa disamakan dengan yang ada dan terpasang di rumah lain.

      Saya memiliki dua rumah, di Bogor dan Jakarta. Instalasi jaringan kabel di kedua rumah dikerjakan dan dibenahi oleh saya sendiri. Keduanya menggunakan spesifikasi kabel dan perangkat listrik yang sama persis. Namun dalam penerapannya, kondisi listrik di salah satu rumah memiliki frekuensi masalah yang lebih tinggi dibanding rumah lainnya.

      Salam.☺

      Balas
  38. Leo

    Hallo pak Omar,
    Saya mau tanya, untuk penggunaan komputer dengan power supply 650 watt + UPS 1200VA (monitor LED 22 inch + speaker komp standard + power supply komp colok ke UPS).
    Apakah bisa dijalankan dengan listrik meteran daya 900VA?
    Terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Leo,

      Menurut saya, tidak bisa. Total konsumsi listrik yang dibutuhkan hanya untuk komputer saja, terlalu dekat dengan batas kapasitas listrik 900VA (900 × 0,8 = 720 Watt). Itu belum ditambah konsumsi listrik perangkat elektronik / listrik lainnya (lampu, kulkas, kipas angin dll).

      Sebaiknya lakukan tambah daya ke 1300VA atau 2200VA. Selain membuat anda nyaman selama menggunakannya, performa komputer juga menjadi lebih baik.

      Salam. ☺

      Balas
  39. rindha

    saya ingin bertanya,
    listrik drumah saya seminggu terkahir ini setiap malam dini hari selalu jeglek MCB dan meteran utamanya bersamaan, padahal ketika malam lampu mati semua kecuali listrik untuk kulkas dan mesin cuci serta kipas angin, dihidupkan hingga 4x tetap saja jeglek sampai ke 4 biasanya baru nyala, kira2 kenapa ?
    sudah ada tukang listrik ngecek jalur kabel dn dibenahi yg mengelupas2 tapi kejadian tetap sama,

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Jika itu terjadi baru satu minggu terakhir, ada kemungkinan disebabkan turunnya voltase listrik PLN di area tempat anda tinggal. Dugaan saya, mesin cuci anda tidak bisa menyala dan bekerja dengan kondisi voltase di bawah normal (<220 Volt). Karena, sebagaimana mesin cuci pada umumnya, membutuhkan kondisi voltase listrik yang normal dan stabil untuk bisa menyala dan bekerja dengan benar. Itu yang menjadi penyebab MCB dalam dan luar jeglek.

      Coba anda tanyakan, apakah tetangga sekitar rumah mengalami hal serupa?

      Jika iya, anda perlu memasang stabilizer sebelum akhirnya PLN membereskan permasalahan listrik di area tempat tinggal anda.

      Salam. ☺

      Balas
      1. rindha

        tetangga saya tidak ada yang mengalami hal seperti saya,
        mesin cuci tetap bisa berjalan normal tapi jika listrik menyala, kulkas juga… jadi meskipun mesin cuci tidak sya gunakan tetapi kabel tetap mencolok ada pengaruhnya dengan listrik yang sering jeglek itu? kalau memang begitu, berarti sebaiknya kabel mesin cuci sya lepaskan jika tidak sya gunakan ?

        trimakasih sebelumnya untuk jawabannya 🙂

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Bisa jadi seperti yang anda duga. 😊

        Karena, kalau tidak ada masalah dengan listrik PLN dan kabel di rumah sudah dibenahi, kemungkinan terakhir yang menjadi penyebabnya ada di salah satu perangkat-perangkat tersebut (kulkas, mesin cuci atau kipas angin).

        Colokan mesin cuci, memang disarankan untuk dicabut jika tidak dipakai. Coba dulu deh colokan mesin cucinya dicabut… semoga MCB-nya tidak jeglek lagi.

        Salam. ☺

  40. Aris

    Pak saya mau tanya dirumah saya tegangan pln kalau siang 180v kalau malam 150v. Apakah tegangan rendah ini bisa menyebabkan tagihan listrik saya jadi bengkak? Sekaranga saya menggunakan stabilizer 5000va untuk membantu menaikkan tegangan pln. Tapi kadang stabilizernya juga ikut mati. Apakah ada alat yg bisa menaikkan tegangan pln yg begitu rendah? Terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Ada kemungkinan bisa menyebabkan tagihan menjadi bengkak, tapi tidak selalu. Karena, kebanyakan perangkat elektronik / listrik akan otomatis padam saat kondisi seperti itu. Hal yang pasti memengaruhi adalah umur perangkat elektronik / listrik menjadi lebih pendek (cepat rusak).

      Coba buat grounding yang modelnya dengan cara menanam pipa tembaga. Model grounding yang demikian, umumnya, bisa menaikkan tegangan hingga level 180 s/d 210 Volt. Biasanya, hingga tahap ini, tegangan listrik sudah bisa stabil di level 210 s/d 220 Volt dengan bantuan stabilizer 5000VA anda.

      Jika grounding sudah dibuat dan tegangan masih tetap di bawah 200 Volt, tambahkan stabilizer 3000VA dan pasang secara paralel dengan 5000VA yang anda miliki saat ini.

      Meteran PLN -> 3000VA -> 5000VA -> Jaringan Kabel Listrik di rumah.

      Cara terakhir belum pernah saya coba. Informasi tersebut saya peroleh dari salah satu pengunjung di laman Q&A ini.

      Salam. ☺

      Balas
  41. Muhamad Sodri

    Assalamu’alaikum Pak..
    daya listrik di rumah 450VA kalau saya Gunawan alat listrik sebesar 2200wat kuat nggk yah..? kalau seandainya nggk kuat solusinya apa yah selain tambah saya soalnya ini kontrakan bukan rumah saya..
    FYI : saya pernah pake chopper/food processor yg dayanya 750 watt masih kuat.. terimakasih Pak atas jawabannya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya tidak mengerti mengapa chopper/food processor berdaya 750 Watt milik anda bisa di pakai menggunakan listrik 450VA. Secara teori, itu tidak bisa dilakukan. Termasuk juga untuk menjalankan alat listrik berdaya 2200 Watt.

      Kalau menurut saya, satu-satunya solusi supaya bisa menjalankan alat tersebut adalah dengan melakukan penambahan daya.

      Salam. ☺

      Balas
  42. titis

    Permisi om mau tanya di rumah saya colokan listrik kulkas jadi satu dengan tv led,kira2 itu aman gak atau ada efek jelek buat kedepannya,,,terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya tidak tahu efeknya dikemudian hari jika kedua colokan tetap disatukan. Kalau menurut saya, ada baiknya dipisahkan. Karena, ada waktu-waktu tertentu kulkas menarik listrik cukup besar.

      Biasanya yang disarankan adalah letak kulkas dan tv tidak berdekatan, karena hawa panas yang keluar dari tv dapat mempengaruhi kerja kulkas.

      Salam. ☺

      Balas
  43. safwan

    Salam pak Omar, saya mau bertanya, kira2 ada ngak data survey yang menunjukkan rata2 penggunaan peralatan listrik rumah dalam sehari, misalnya rata2 lama penyalaan tv dalam satu hari 5 jam, waktu rata2.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Safwan,

      Saya belum menemukan informasi sebagaimana anda tanyakan. Meskipun ada informasi seperti itu, saya rasa, merujuk di satu kondisi pemukiman dengan status sosial ekonomi dan aktivitas sehari-hari masyarakatnya yang hampir seragam. Jadi, tidak bisa untuk dijadikan standar ukuran secara umum.

      Dasar perilaku pemakaian perangkat elektronik di kalangan masyarakat Indonesia lebih di dominasi pada kepentingan memenuhi kebutuhan personal, bukan berdasarkan kesadaran akan perlunya pemakaian energi listrik secara efisien. Keragaman untuk memenuhi kebutuhan personal inilah yang menjadikan sangat sulit untuk di rata-rata kan.

      Salam. ☺

      Balas
      1. safwan

        salam. iya pak, saya jg bermaksud utk mngetahui hanya pada area tertentu atau melalui sampel beberapa rumah saja. Terimaksih pencerahannya pak. 🙂

    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Ratna,

      Kalau maksud dari kata bahaya dalam arti dampak gelombang elektromagnetik yang dihasilkan, menurut saya masih dalam kategori aman. Karena, dalam pemahaman saya, kekuatan listrik yang mengalir dalam kabel jaringan seperti itu, mirip dengan yang ada di dalam rumah. Berbeda dengan kekuatan listrik yang mengalir dalam kabel untuk jaringan primer (mis. sutet).

      Itu hanyalah pemahaman saya dalam batas kapasitas awam. Sebaiknya anda tanyakan pada yang pihak yang benar memiliki pengetahuan listrik di area tersebut.

      Salam. ☺

      Balas
  44. m3zyx

    Halo saya butuh saran, listrik di rumah ortu ada satu 450VA yang dikhususkan untuk pc saja untuk sekarang sih kuat” aja karena pc yang saya pakai low spek banget saya berencana untuk mengupgrade pc saya dengan spek high end contoh speknya sebagai berikut

    PROCIE: intel core i5 6600K
    Mobo: gigabyte gaming z170x gaming 7
    Ram: corsair vengeance LPX 16GB 2×8 2666Mhz
    SSD: Samsung 850 EVO 250GB
    VGA: ASUS GEFORCE GTX 1060 STRIX OC
    PSU : EVGA PSU 750GQ GOLD 210-GQ-0750-V2
    COOLING : CRYORIG A40 Ulimate Hybrid Liquid CPU Cooler With 240 X 38.5 mm Radiator Class – Dual Fan

    Di tambah UPS misalnya untuk nahan dayanya saat dihidupin untuk referensi saya lihat di channel peanut speknya lumayan tinggi dan psu yang dipake EVGA 430W berikut videonya : https://www.youtube.com/watch?v=GQ8AXDzJix0

    dengan setting ultra dan psu cuma 430w sanggup menahannya.

    jadi listrik 450VA yang dikhususkan untuk pc ini kuat tidak untuk ngangkat daya pc dengan spek high end seperti itu? Kalau tidak kuat ya akan saya naikkan dayanya.

    Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai,

      Menurut saya, anda harus tambah daya.

      Acuan saya pada output listrik (DC) 430 Watt dari psu. Setidaknya butuh input listrik (AC) 900VA untuk bisa mendukungnya pada saat pc running with full power.

      Salam. ☺

      Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Aidin,

      Bisa, tapi jangan pernah lakukan hal semacam itu! ☺

      Buat jalur terpisah yang mengambil dari jalur kabel stopkontak. Usahakan berdiri sendiri hanya untuk pemakaian water heater saja.

      Setahu saya, model steker dan stopkontak yang digunakan untuk water heater listrik umumnya berkaki tiga. Jadi, anda perlu memastikan jalur kabel yang hendak dibuat untuk water heater, memiliki kawat arde.

      Kalau jaringan kabel listrik di rumah anda menggunakan kabel dua kawat, minta bantuan teknisi listrik agar dibuatkan jalur kabel untuk water heater dengan kawat arde yang terhubung ke grounding.

      Salam. ☺

      Balas
  45. Putri

    haii om
    Aq putri mau nnya listrik drmh aq 1300 kalau pemakaian 2 ac ckup gk yaa?? Udh trpasang ac 1 pk dn mau pasang lagi yg 1/2 pk low watt..drmh aq ada 4 tv led 1 kulkas dispenser itu on tiap harii…apa harus menambaj daya??

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Putri,

      Meskipun AC yang hendak ditambahkan berkapasitas 0,5 pk berteknologi low Watt, menurut saya, listrik 1300VA tidak bisa diandalkan untuk mendukung kebutuhan total asupan listrik dari semua perangkat elektronik yang ada.

      Kapasitas listrik 1300VA tidak bisa diandalkan bukan berarti sama sekali tidak cukup. Hanya tidak dapat diandalkan saja, karena rentan untuk membuat MCB di meteran menjadi “trip” (OFF). Lebih baik lakukan tambah daya menjadi 2200VA.

      Salam. ☺

      Balas
  46. Wendy

    Halo om
    Baru aja kejadian d rmh saya, listrik suka turun sendiri tapi ncb na masih dalam ke adaan on baik yg di luar maupun yg d dalam, pemakain cuman ada 1 ac, kulkas, dan bbrapa lampu, padahal selama saya tinggal d rmh ini yg udah 5 tahunan ga pernah kayak gini. Saya udh hub pln ktna di suruh tambah daya, batas daya d rmh saya sekarang 1300 w
    Yg saya masih binggung saya sebelumna sering kok pasang ac 2 plus pc kulkas dan pompa air fine2 aja, apakah ada kerusakan pada bagian dalam kabel atau hal yg lainnya
    Mohon tanggapanya..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Wendy,

      Maksud dari listrik turun tapi MCB luar dan dalam masih ON, itu bagaimana ya?

      Apakah listrik padam tapi MCB tetap dalam keadaan ON? Atau listrik masih nyala tapi dengan kondisi lampu kian redup? 😐

      Balas
      1. Wendy

        Maksud saya stop kontak ga ada yg ke posisi off, listrik mati total tp ga lama nyala sendiri tanpa harus kita pindahin posisi stopkontakna ke posisi “i”.. Saya pake token/pulsa

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Ok, saya paham sekarang… Tidak ada yang salah dengan jaringan kabel listrik rumah anda, masalahnya ada di jalur kabel listrik PLN yang menuju dan masuk ke meteran rumah anda.

        Coba tanyakan pada tetangga sekitar, atau toko listrik yang anda kenal, adakah mereka memiliki kenalan petugas lapangan PLN yang bisa dipercaya. Jika ada, hubungi dan minta untuk dibantu memindahkan jalur kabel listrik rumah anda saat ini terpasang ke jalur yang lebih stabil.

        Negosiasikan saja ongkos kerja yang diminta. Harganya pasti jauh lebih murah daripada ongkos tambah daya dari yang dianjurkan oleh oknum petugas PLN yang datang ke rumah anda.

        Salam. ☺

      3. Wendy

        Waktu itu sih pernah saya tanyakan ke petugas plnnya, “apakah tidak ada kabel pln yg kendor ato sbgnya” dijawab “tidak ada, haya masalah pada penambahan daya saja” dia bilang overload trus..
        Baik klo begitu, terima kasih atas tanggapan dan sarannya yg sangat membantu.. Salam sukses 😊

      4. Wendy

        Maaf saya mw bertanya lg.. Barusan saya hub orng pln ktna sih ga ada masalah d jaringan listrik plna buktina dapat arusna stabil 220v.. Apakah benar klo jaringan kabel dr pln tidak stabil dapat arusna kurang dr 220??

      5. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Bukan stabil dalam pengertian nilai tegangan listrik harus 220 Volt, tapi dalam pengertian listrik di rumah anda yang semula tidak pernah padam menjadi sering padam.

        Bukankah seperti itu keadaan yang anda alami?

      6. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Anda ceritakan saja kronologi kejadiannya pada si petugas, mulai dari listrik yang tidak pernah (jarang) padam selama lima tahun terakhir kini menjadi sering padam. Kemudian dilanjutkan dengan cerita opsi harus menambah daya oleh petugas PLN yang datang ke rumah anda.
        Lalu tanyakan, apakah jika listrik sering padam bukan karena pemakaian listrik berlebihan sama artinya dengan kekurangan daya?

        Ceritakan seperti itu. Tapi, sekali lagi, anda harus menceritakannya pada petugas lapangan PLN yang memang bisa dipercaya.

        Begini alasannya : kalau listrik padam akibat kekurangan daya, MCB diluar atau didalam seharusnya trip (OFF). Seandainya listrik padam dengan kondisi semua MCB tetap ON, artinya bukan disebabkan kekurangan daya (pemakaian listrik berlebihan / overload). Jika kejadian listrik padam hanya sesaat yang bukan dikarenakan overload dan berlangsung dalam frekuensi yang cukup sering, maka bisa disimpulkan memang ada yang tidak beres pada arus listrik PLN yang masuk ke rumah anda.

        Mengapa sekarang bisa terjadi demikian sedangkan sebelumnya tidak pernah ada masalah? Itu sebabnya saya sarankan untuk mencari petugas lapangan PLN yang bisa dipercaya.

      7. Wendy

        Terima kasih atas masukanya om, memang petugas pln tersebut sangat keukeh menyarankan saya untuk menambah daya listrik d rmh saya, saya sudah bilang kronologi yg om bilang d atas tetap saja dia hanya menyarankan untuk menambah dayanya sampe d buat malas saya untuk menjelaskanya lg.. Sekali lagi terima kasih atas tanggapanya..
        Salam 😊😊

      8. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hahahaha…. 😂 sabar yaaa, Wen… Nanti pasti ketemu orang yang bisa beresin masalah anda. Sekarang ini lagi banyak yang pada “kelaparan banget” buat dapet pemasukan tambahan. 😊

        Salam. ☺

  47. gita s

    sewaktu saya pakai 1 ac,kulkas,tv ada 3, kipas angin 3 rice cooker,mesi cuci,air itu pembayaran listrik skitar 550an sekarang ddikurangi ac,mesin cuci 1kipas dan 1tv itu saya bayar listrik sama 538rb , kenapa bisa bgtu? padahal awalnya tidak ada ac,mesin cuci dan 1 tv,1 kipas angin itu saya biasa membayar 250an karna 1tv dan1kipas itu paling hanya malam hari dinyalakan, atau ada permainan ddi pln atau gmna ya?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya rasa, tidak sampai sejauh adanya permainan di pihak PLN… ☺

      Menurut saya, tindakan “mengurangi pemakaian” perangkat-perangkat tersebut, tidak akan menghasilkan penurunan biaya listrik yang cukup signifikan. Dibutuhkan tindakan “menghentikan pemakaian” perangkat-perangkat tersebut agar bisa diperoleh pengurangan biaya listrik yang cukup besar.

      Karena, kontribusi pemakaian listrik terbesar pada sebuah perangkat elektronik, terjadi di awal kita menyalakannya. Bukan dari sekedar lama waktu kita menggunakannya.

      Salam. ☺

      Balas
  48. yanti

    Dear Pak Omar,

    saya mau tanya tentang kabel listrik di rumah nih, apakah perlu kabel listrik yang sudah berpuluh-puluh tahun terpasang harus di ganti? karena saya dapat info, itu harus di ganti, apa mungkin itu bisa untuk memperkecil tagihan listik?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Kalau mengikuti aturan mainnya, memang harus diganti. Karena, kita tidak pernah tahu sejauh mana daya tahan pembungkus kawat kabel setelah sekian puluh tahun dialiri listrik tanpa berhenti. Namun dari cerita beberapa instalatur listrik, mutu kabel jaman dulu secara umum jauh lebih bagus dan lebih kuat dibanding sekarang.

      Menurut saya, jika umur televisi di rumah bisa bertahan tidak pernah rusak selama waktu lebih dari lima tahun, dan nasi yang di masak menggunakan rice cooker tidak pernah cepat basi, bisa dibilang kabel listrik di rumah anda masih dalam kondisi bagus.

      Akankah setelah penggantian kabel berdampak mengurangi biaya tagihan listrik? Saya rasa tidak.

      Ada beberapa tindakan yang perlu dikerjakan untuk mendapatkan kondisi pemakaian listrik menjadi efisien, salah satunya adalah dengan kembali membenahi (melakukan perawatan) susunan sambungan kabel listrik di rumah.

      Jadi, apakah kabel listrik yang terpasang saat ini dalam kondisi baru atau tidak, meskipun pemasangan sambungan antar kabelnya telah dikerjakan dengan benar, masih ada beberapa tindakan lainnya yang perlu dikerjakan untuk mendapatkan kondisi listrik layak pakai yang berujung pada penghematan dan berkurangnya biaya pemakaian listrik.

      Salam…

      Balas
  49. volo

    asalamualaikum gan

    mau tanya ni di kost an saya pake meteran 450 nah beberapa hari yg lalu saya pake buat kulkas kipas angin sama magic com tu ga turun/anjlok nah td sore saya pake buat kulkas sama magic com doang kok turun turun terus itu kenapa ya gan ………. mohon pencerahan nya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Kalau kejadiannya bersifat “kambuhan”, biasanya disebabkan voltase listrik yang suka nge-drop. Kalau sifatnya permanen, kemungkinan besar ada masalah pada kabel listrik di kost-an.

      Salam.

      Balas
  50. giatno

    Pak Omar Yth, di Rumah saya sudah terpasang listrik prabayar 900 wartt. Jika saya mau pasang listrik baru sebesar 1300 watt. apakah PLN memperkenankannya?(1 rumah ada 2 meter prabayar) terimakasih atas jawabannya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Informasi yang saya dapatkan terakhir, ada beberapa kondisi yang memungkinkan untuk satu rumah bisa memiliki dua unit meteran listrik prabayar secara resmi. Saya tidak mengetahui lebih jauh kondisi seperti apa saja yang harus dipenuhi.

      Sebaiknya anda tanyakan langsung ke bagian pelayanan PLN.

      Salam…

      Balas
  51. Abeng

    Salam sejahtera,

    Tiba-tiba saja, pompa air saya mati. Setelah di cek, ternyata yang bermasalah bukan pompanya tetapi stop kontak/listriknya (tegangannya turun, < 220Volt). Hal ini saya ketahui setelah saya coba pompa air dengan stop kontak lainnya (masih 1 rumah/dalam rumah yang sama), pompa air kembali berfungsi. Saya colokkan lampu LED pada stop kontak yang bermasalah, lampu LED nyala tetapi tidak seterang jika dicolokan pada stop kontak lainnya.

    Apakah masalahnya dan bagaimana solusinya?
    Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya belum pernah mengalami hal yang demikian. Saya hanya menyimpulkan dari yang anda ceritakan, bahwa ada masalah pada jalur kabel yang dipakai untuk pompa.

      Coba stopkontak nya diganti, kalau pompa masih mati maka masalahnya terletak di fisik kabel. Anda harus menggantinya dengan kabel baru.

      Atau, bisa juga membuat jalur kabel baru dan membiarkan kabel lama tidak diganti. Tapi, pastikan anda putuskan aliran listrik yang mengalir pada kabel lama. Dengan demikian, anda bisa meyakini untuk apapun yang terjadi saat ini pada kabel lama, tidak akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari.

      Salam…

      Balas
  52. Bobby

    Salam
    Saya mau memasang komputer dirumah. baru saja menaikan daya ke 1300 watt.. namun instalasi dalam rumah belum tersedia. belum ada kabel maupun stop kontak.
    yang saya tanyakan.
    jika saya ingin membuat kabel dengan memperpanjang dari switch (lampu kamar ) apakah aman , dan kabel apa yang harus digunakan (komputer saya bedaya 700watt)?
    jika tidak aman. bagaimana seharusnya ?
    terimakasih. semoga sukes !

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Lebih baik anda buat jalur baru untuk stopkontak daripada membuat panjangan kabel seperti itu. Karena, selain kapasitas menghantar listrik yang dimiliki kabel untuk keperluan lampu umumnya tidak besar, anda juga harus merubah sambungan susunan pemasangan kawat kabel yang saat ini terhubung ke saklar agar bisa berfungsi menjadi stopkontak.

      Saya tidak melihat banyak pilihan lebih mudah yang bisa dijadikan solusi selain membuat jalur kabel sementara untuk stopkontak langsung dari boks MCB.

      Anda bisa menggunakan kabel serabut atau tunggal 3 x 1,5 mm untuk keperluan komputer anda.

      Salam.

      Balas
  53. achmad

    HELP

    Gan kalau daya seluruh pc total 200 watt dan saya pakai psu 430 watt (seasonic S12), pakai stabilizer/stavolt yang 600va (kenika) ngangkat ga ya?
    atau harus yg 1000va?

    Atau

    Ga pakai stabilizer, jadi langsung colok ke listrik aja? soalnya saya lihat “seasonic S12” ini sudah apfc dan universal ac input (100v ~ 200v)

    Please gan mohon sarannya ya…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Biasanya, spesifikasi universal input yang tertera pada sebuah perangkat, menunjukkan bahwa perangkat sudah dilengkapi fitur pengatur input daya. Kalau menurut saya, pc yang dilengkapi psu dengan spesifikasi seperti itu, tidak lagi membutuhkan stabilizer. Kalau anda berniat berjaga-jaga dengan memasang stabilizer untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, bisa dengan menggunakan stabilizer berkapasitas 1500VA.

      Mengapa harus 1500VA? Dalam pemahaman saya, nilai 430 Watt adalah nilai maksimum output listrik yang bisa dihasilkan psu untuk digunakan oleh hardware di dalam pc. Bukan input listrik yang di konsumsi oleh psu. Berapa nilai input listrik yang sebenarnya tergantung dari seberapa berat pemakaian pc yang anda kerjakan. Namun sekali lagi, penjelasan input-output listrik dari psu ini hanya berdasarkan pemahaman saya saja yaaa….😀. Belum tentu sepenuhnya benar, silahkan anda teliti detail penjelasan mengenai psu tersebut di google.

      Stabilizer 1500VA bisa melayani dengan baik konsumsi daya hingga di kisaran 900 Watt pada tegangan 220 Volt. Kalau hendak dipaksakan, bisa melayani pemakaian daya sebesar 1200 s/d 1300 Watt ~ 220 Volt.

      Salam… ☺

      Balas
  54. setiabudi9879

    Selamat siang,

    Saya baru saja membeli pompa booster(khusus booster, 0 meter head hisap, 15 m head dorong), di buku panduan produk tertera : “jarak dudukan pompa minimal 1 meter di bawah sumber air(tandon)”

    Pertanyaan saya :
    1. Apa kira-kira alasan/penjelasan sehingga dinyatakan “jarak minimal 1 meter dibawah sumber air” tersebut ?
    (karena, sesuai dengan kondisi bangunan saya, saya akan menempatkan pompa tersebut 50 cm dibawah tandon)

    Terimakasih,
    salam kenal

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga… dan terima kasih juga atas apresiasi-nya…👍👍👍😊

      Nyala-mati pompa dorong dipicu berdasarkan ada-tidaknya gerak aliran air yang melalui pompa. Gerak aliran air ini di “baca” menggunakan sensor yang terpasang di dalam pompa.

      Menurut saya, pernyataan yang tertera pada manual itu ditujukan sebagai parameter / ukuran standar kekuatan rata-rata aliran air yang dibutuhkan agar bisa terbaca sensor untuk bisa menyalakan pompa. Ukuran standar ini memiliki nilai relatif, biasanya tergantung dari nilai yang dipakai pabrikan pembuat pompa. Namun, yang saya ketahui, selama posisi ketinggian tandon berada di atas keran air yang terpasang di rumah, maka pompa dorong produksi pabrikan manapun bisa menyala meskipun diletakkan kurang dari 1 meter dari tandon.

      Itu sebabnya pemakaian pompa dorong cenderung disarankan pada kondisi dimana aliran air yang keluar dari keran bisa dibilang normal untuk pemakaian air pada umumnya, tetapi tidak cukup kuat untuk menyalakan water heater. Karena dalam kondisi aliran air yang demikian, cukup bagi sensor pompa untuk bisa membaca ada-tidaknya gerakan aliran air guna memicu nyala-mati mesin pompa. Kita pun sebagai pemakai, tidak perlu lagi memperhitungkan berapa jarak pemasangan antara pompa dengan sumber air-nya. ☺

      Salam.

      Balas
  55. Henry

    Siang pak, sy mau nanya mengenai pompa Booster/Dorong. Apakah air tetap mengalir jika Pompanya dlm keadaan OFF? Dgn catatan sy pakai 2 tandon (@1300 L) dgn ketinggian skitar 3 meter. Dan jika pompa booster dibandingkan dgn pompa hisap, mana lbh deras air nya ngalir Mas? Thanks

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang,

      Saya belum pernah pakai pompa booster. Kalau menurut info – nya, nyala pompa dipicu oleh sensor gerakan aliran air yang melalui pompa. Pompa baru menyala jika keran dibuka, dan mati kalau keran ditutup. Saya tidak tahu berapa besar kekuatan air yang harus terbaca sensor untuk menjadikan pompa menyala.
      Mengenai kekuatan daya dorong antara pompa booster dengan pompa hisap (pompa sumur dangkal), tergantung spesifikasi masing-masing pompa mengeluarkan air dalam hitungan liter per menit (capacity / kapasitas). Semakin besar nilai spesifikasi kapasitas yang tertera, maka semakin besar kekuatan daya dorong pompa. Letak ketinggian toren tidak memengaruhi kekuatan daya dorong pompa.

      Salam.

      Balas
  56. Cholis Knoll

    Selamat malam pak, saya mau tanya, saya baru beli water heater gas merk pal**** (mf disingkat) pada sumber air torn kok tidak bisa nyala water heaternya, sedangkan pakai sumber air, langsung dari pompa langsung nyala water heaternya, yg jadi pertanyaan saya apakah torn saya kurang untuk mendorong untuk menyalakan water heater?…catatan (torn saya pakai menara di ketinggian 4 meter, dan untuk didistribusikan lurus tanpa di belokan/kebawah dulu langsung lurus (pipa tidak menyentuh tanah), karena yg jaraknya 3 meter dari rumah, dari tembok barulah langsung k bawah, apakah itu penyebabnya? dan klo dibelokan pipa pendisribusian menyentuh tanah apakah bisa utuk mendorong water heaternya?..termikasih dan mohon maaf klo bnyk tanya dan panjang lebar ceritanya….

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat malam,

      Begini situasi yang saya pernah temukan :

      Toren 650 liter di ketinggian 7 meter dari permukaan tanah. Pipa outlet toren dipasang lurus turun hingga permukaan tanah. Dari titik itu, dipasang pipa sepanjang 6,5 meter menuju kamar mandi. Kemudian ditambah pipa 1,5 meter naik ke water heater. Water heater bisa menyala dengan tekanan air tidak terlalu kuat, sehingga air panas yang keluar dari shower harus di campur dengan air dingin supaya hangat.

      Sepengetahuan saya, akan sulit menyalakan water heather menggunakan toren di bawah ketinggian 7 meter tanpa bantuan pompa. Tetapi, ada juga yang bilang hal tersebut bisa dikerjakan jika menggunakan diameter pipa outlet toren berukuran besar. Saya tidak memiliki informasi dan pengalaman untuk instalasi pemipaan yang demikian.

      Salam.

      Balas
  57. Toto

    Halo, saya tertarik dengan gagasan anda mengenai lubang ventilasi di area plafon seperti yang dijabarkan di artikel ini https://listrikdirumah.com/2014/04/10/sirkulasi-udara-mempertahankan-sensasi-sejuk-dalam-ruangan/.

    Kalau boleh tau, untuk menutup lubang-lubang di plafon itu anda menggunakan produk semacam kisi2 atau spt apa ?

    Terima kasih, saya sangat senang membaca artikel-artikel yang saudara buat disini, sangat membantu dalam merancang rumah yang akan saya bangun dalam waktu dekat.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih juga atas apresiasi nya… 😊

      Saya membuat sendiri menggunakan kayu tripleks ketebalan 18mm. Bentuk dasarnya adalah kotak segi empat / bujur sangkar setinggi 5 s/d 10 cm. Kemudian tutup salah satu bidangnya menggunakan kawat nyamuk biasa. Mirip seperti bentuk laci meja dengan keempat bidang yang polos. Kotak ini bisa dipasang-lepaskan pada lubang yang sebelumnya telah dibuat di langit-langit rumah. Jadi, jika sudah kotor berdebu, kotak bisa dilepaskan dari langit-langit dan dibersihkan diluar rumah.

      Saya sedang menyusun draft mengenai model fisik kotak ventilasi yang sekiranya paling efektif untuk mengalirkan udara ke area para. Saya akan beri anda kabar jika tulisan terkait sudah rampung. ☺

      Salam.

      Balas
      1. Toto

        Terima kasih atas tanggapannya Pak 🙂

        Model kotak ventilasi yang bapak sebutkan apakah ada yang tersedia di pasaran, atau memang murni kreasi bapak sendiri ?

        Awalnya saya berencana untuk menggunakan semacam kisi2 mirip exhaust fan (tanpa exhaustnya :D) untuk menutup lubang di ventilasi, apakah menurut bapak itu cukup efektif untuk mengalirkan udara ke area para ?

        Lalu untuk jalur ventilasi di dalam ruangan, rencana awal saya adalah dengan membuat lubang ventilasi yg letaknya di atas pintu & jendela, ukurannya kira2 setinggi 10cm dan lebar menyesuaikan dengan pintu / jendela. Bagaimana pendapat bapak mengenai design ini ?

        Terima kasih sebelumnya, saya akan menunggu design kotak ventilasi plafon dari bapak 🙂

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Kotak ventilasi yang saya ceritakan adalah buatan dan kreasi sendiri, tidak dijual di pasaran ☺. Tindakan membuat dan mengkreasikan sendiri itu juga terpaksa saya kerjakan karena ventilasi yang sebelumnya terpasang secara permanen, menggunakan model yang sama seperti yang anda utarakan dan hendak anda pakai (model kisi2 exhaust fan, juga tanpa exhaust fan-nya… 😁) tidak berfungsi secara efektif.

        Mengenai jalur ventilasi di atas pintu dan jendela, tidak ada masalah dengan ukuran tinggi lubang yang hendak anda buat. Namun menurut saya, akan lebih baik jika berada di angka minimal 14 cm. Ukuran lubang 14 cm cukup untuk moncong belalai mesin penghisap debu (vacuum cleaner) yang umum beredar di pasaran bisa bergerak dengan leluasa. ☺

        Salam.

  58. Imam

    Siang Pak Omar,sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesedian waktu yg Pak Omar berikan untuk men-share pengalaman n ilmu yg Pak Omar miliki,smg jadi ilmu yg bermanfaat..
    Begini Pak,maaf kalo pertanyaan saya agak muter2 Pak,saya baru akan memasang stabilizer,setelah membaca penjelasan tentang stabilizer n efeknya thp penghematan biaya listrik di web Pak Omar,stabilizer dapat memberikan efek yg cukup signifikan dlm penghematan listrik,yg jadi pertanyaan saya,misal contoh kasusnya seperti ini,saya punya kulkas 150 watt maka saya butuh stabilizer dgn jumlah VA sebesar 150/0.8/0.75=250 VA dan nilai watt di stabilizer = 200 watt yg menurut saya yg awam ini berarti bahwa bahwa stabilizer ini menggunakan daya sebesar 50 watt yg berarti jika kulkas dihidupkan selama 1 jam maka kwh yg harus di bayar sebesar 0.2 kwh,pemahaman saya tentang hal ini bener atau salah ya Pak?atau yg terbaca di kwh pln tetap 0.15 kwh?kalau yg terbaca di kwh tetap 0.15 kwh,penghematan listriknya di dapat dari mana ya Pak?mohon pencerahannya Pak.

    Terima kasih,

    Salam,
    Imam m.g

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Hehehe….😀 saya juga termasuk yang awam listrik loh…

      Memang benar yang anda nyatakan, bahwa jumlah output listrik yang dihasilkan sebenarnya adalah nilai input listrik dari perangkat elektronik + input listrik untuk stabilizer. Saya tidak tahu berapa tepatnya besaran output hanya yang di konsumsi stabilizer saja. Namun, dari resi pemakaian listrik PLN yang saya rangkum selama 7 tahun, total pemakaian listrik dari perangkat elektronik + stabilizer, jauh lebih kecil daripada total pemakaian listrik sebelum menggunakan stabilizer.

      Dimana letak penghematannya jika tidak ada pengurangan pemakaian listrik yang di konsumsi perangkat elektronik yang dipasangi stabilizer?

      Dugaan saya, kinerja perangkat elektronik yang efektif karena mengkonsumsi kualitas listrik layak pakai yang menjadi penyebab terjadi penghematan pemakaian listrik. Saya mengetahuinya dari hasil panggangan kue oven listrik setelah menggunakan stabilizer. Selain waktu memanggang yang lebih cepat, tingkat kematangan kue yang dihasilkan jauh lebih sempurna.

      Apakah efek yang sama juga berlaku pada kinerja kulkas serta perangkat elektronik lain di rumah? Menurut saya, pasti akan sama efeknya.

      Itu sebabnya saya cenderung menyarankan memasang stabilizer untuk mendukung kebutuhan listrik satu rumah. Pemakaian listrik semua perangkat elektronik, termasuk lampu, akan berlangsung secara efisien karena kinerja perangkat yang efektif. ☺

      Salam.

      Balas
      1. Imam

        Terima kasih atas tanggapannya yg super cepat Pak..:),kalo gitu,nanti saya akan coba catat pemakaian kwh rumah saya selama beberapa hari ini dan nanti akan saya coba compare hasilnya jika telah di pasang stabilizer.
        Terima kasih sekali lagi Pak..

        Salam

  59. tsuruhami

    Salam. Saya hendak bertanya. Laptop kan ada input dan output. Untuk menghitung jumlah watt yang dihitung output atau inputkah? Kalau input kenapa dan bukan output? Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hingga saat ini, nilai input yang saya gunakan sebagai acuan.

      Karena, untuk menghasilkan output listrik agar laptop bisa menyala dan berfungsi dengan benar, dibutuhkan sejumlah listrik sebesar nilai yang tertera sebagai input.

      Salam.

      Balas
  60. roy

    Sore pak, saya beli mesin es cream yg pake kompresor ac dengan daya 1800 watt,kebutuhan stabilizer berapa va,karena tegangan yg masuk dr pln 200 v,termasuk rendah ga ya?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Nggak ngerti juga yach… saya belum pernah berurusan langsung dengan mesin ice cream.

      Tapi, kalau merujuk pada kinerja kulkas, kekurangan voltase (< 220Volt) akan menjadikan pemakaian listrik semakin boros. Saya tidak menyarankan seandainya anda hendak memasang stabilizer hanya untuk mesin ice cream saja. Karena akan memperburuk bagian lain yang tidak dipasangi stabilizer. Atau… stabilizer-nya jadi lebih cepat rusak. Namun, itu hanya saran berdasarkan pengalaman saya saja. Keputusannya tetap ditangan anda.

      Rumus untuk mendapatkan kapasitas stabilizer : Jumlah Watt ÷ 0,75 ÷ 0,8.

      Salam…

      Balas
  61. yosef

    salam kenal pak Umar.
    saya mau bertanya…dirumah saya daya listrik 900Watt..dan saya ingin merubah pembagian mcb keluaran dari 2A dengan 2A..menjadi 2A dengan 4A..apakah aman untuk pembagiannya…mohon bantuanx..

    Balas
  62. hima

    Salam Kenal Pak Omar,
    Saya adalah orang yang awam ten tang kelistrikan. Mohon diabantu.
    Lampu d Kamar saya waktu saklar d nyalakan tidak bisa menyala. Setelah sy periksa stopkontaknya dengan tespen ternyata kedua lubang stopontaknya mengandung listrik. Sedangkan stopkontak d Kamar lainnya normal saja. Mohon dibantu penyebabnya dan solusinya.

    Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga Hima,

      Kalau memang hanya satu stopkontak saja yang bermasalah, coba ganti dengan stopkontak yang baru. Besar kemungkinan telah terjadi kerusakan pada stopkontak yang saat ini terpasang.

      Namun, kalau lebih dari satu stopkontak yang bermasalah, besar kemungkinan penyebabnya ada pada salah satu kabel yang terhubung ke salah satu stopkontak.

      Jika anda sama sekali tidak pernah berurusan dengan masalah kelistrikan, sebaiknya gunakan jasa teknisi listrik untuk memperbaikinya.

      Salam.

      Balas
  63. moch.satori

    Assalamualaikum..
    Saya mau tanya..n sdikit crita tentunya..
    Saya kontrak rumah yg memiliki daya 450 va..tp kyaknya daya trsebut kurang..namun sang pemilik kontrakan tidak mau nambah daya..akasannya tkut klo saya dah pergi nanti mereka berat baya listrik e..pa da solusi untuk kelistrikannya slain saya pindah kontrakan lain

    Balas
  64. Giatno

    Selamat malam Pak Omar…di rumah saya sudah terpasang listik prabayar 900 VA, saya berencana mau nambah atau pasang baru listrikj 1300 VA. Apakah diperkenankan oleh PLN dalam satu rumah menggunakan 2 meteran? terimakasih atas jawabannya. semoga Bapak diberi keberkahan dan kesehatan dari Allah SWT.

    Balas
  65. Ade

    Pagi Pak, saya mau Tanya… Kan tetangga sebelah saya memakai token, krn mrk pindah &rmh mrk di kontrakan. Bgtu ada selesai sewa rmh smua aliran listrik dimatikan Nah, tetapi kebetulan ada sdr mrk dtg Dan menyalakan bbrp lampu lalu stlh -/+ 1 bln listriknya bunyi terus smp agak mengganggu kami yg memakai pasca bayar. Yg saya mau Tanya, apakah bs dimatikan aliran listriknya pd meterannya? Maksudnya biar tdk bunyi lg? Setau sy itu krn pulsanya dikit lg hbs. Krn sbnrnya sy cm dititipi kunci pagarnya saja. Maaf krn sy krg paham soal listrik prabayar. Utk jawabannya sy ucapkan terima kasih.

    Balas
  66. mamik

    Pak saya mau tanya.saya hidup d kos kosan.sedangkan listrik yang saya gunakan listrik prabayar. Setiap 1kamar mendapat meteran sendiri (1 induk dibagi beberapa meteran.)pas meteran dikamar saya dulunya berfungsi mutar tapi tiba tiba sekarang macet tidak bisa mutar.apa bisa dibenahi secara manual /harus diganti meteran yang baru

    Balas
  67. Aidil Tarigan

    Maaf pak mau tanya..
    Listrik rumah saya 450VA di surat. Tp saya pernah pasang AC 1/2PK dgn daya listrik 320W. Anehnya..Ketika AC hidup lampu rumah saya seperti main2 gitu pak. Kemudian Saya test Volt listrik saya pakai alat ketika AC hidup tertera di layar 170. Tapi ketika AC dimatikan Volt listrik yg tertera 200-210.
    Pertanyaan saya:
    1. Apakah saya harus pasang stabilizer agar Hidup AC lampu tidak main2.
    2. Jika perlu pakai stabilizer saya haris pakai yg berapa VA ?
    3. Istri sy punua Hairdryer daya listrik 400watt. Tp ketika dipakai lampu rumah gak terganggu. padahal watt lbh tinggi dari AC saya.

    Mohon jawabannya pak. karena saya buntu sekali masalah listrik. terima kasih

    Balas
  68. adhiaksha

    Selamat pagi pak.listrik rumah sy 900w.sy bikin studio musik.dan sy buat sendiri arah MCB untuk studio.4A 2 biji,1 buat ac 1/2 pk 390w,yg 1 nya buat alat musik dan lampu.nah mau sy pasang stabilizer cuma buat studio musik aja bisa pak..jadi setelah mcb..stabilizer/stavol 1500va apakah cukup pak…dan awet tidak nya stabilizer dari rute dan tegangan sy tadi pak.terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat pagi …

      Menurut saya, listrik 900VA di rumah anda harus ditambah menjadi minimal 2200VA.

      Sebaiknya, stabilizer dipasang antara meteran dengan box MCB, karena akan membuat penyesuaian voltase listrik menjadi lebih baik secara keseluruhan. Untuk listrik 2200VA gunakan stabilizer berkapasitas minimal 5000VA. Sedangkan, untuk listrik 900VA gunakan stabilizer berkapasitas minimal 1500VA.

      Salam…

      Balas
  69. Angga banyu

    Selamat malam pak,mau tanya saya mau beli stabilizer hanya untuk led tv 32inch dan pc, pc pake ups 500w. Intinya cara nyocokin atau pilih stabilizernya gimana ya 😀 terimakasih. Klo bisa sekalian rekomendasi stabilizernya.

    Balas
  70. herry

    Selamat malam Pak, listrik saya 2200W tegangan drop 180V untuk menaikkan tegangan menjadi normal 220 V agar dapat mengoperasikan mesin 1800 Watt apakah sudah cukup menggunakan stabilizer kapasitas 3000? N merk rekomendasi apa ya?Terimakasih #urgent #maaf

    Balas
  71. Candra

    Pak saya mau tanya, listrik di rumah saya 2200 watt, tapi masih sering turun mcb nya, karena kelebihan daya, dirumah saya pakai pascabayar, untuk lebih irit hitungan listriknya, lebih baik tambah daya ke 3500 watt atau saya tambah pasang baru 1300 watt?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Secara tarif, untuk golongan pelanggan rumah tangga mulai 1300VA dan di atasnya adalah sama. Jadi, apapun keputusan yang menjadi pilihan anda, biaya listrik yang harus anda bayar adalah sama.☺

      Dalam kasus anda, saya cenderung menggunakan dasar dari sisi kenyamanan, baik dalam pemakaian listrik setiap harinya maupun dalam hal pembelian listrik. Kalau anda menambah daya menjadi 3500VA, maka meteran akan diubah menjadi prabayar. Kalau memasang baru meteran 1300VA, maka hanya meteran 1300VA saja yang prabayar. Meteran 2200VA pascabayar anda tidak berubah.

      Seandainya jumlah kelebihan pemakaian listrik tidak terlalu besar, lebih baik pasang 1300VA baru. Gunakan jaringan listrik 1300VA ini untuk kepentingan pemakaian listrik dari perangkat elektronik yang sekiranya tidak harus selalu dalam kondisi siaga. Sehingga, tidak terlalu banyak uang anda yang tersimpan dalam bentuk kuota listrik. 🙂

      Salam…

      Balas
  72. sysabris

    Slmt siang pa Omar Ramlie
    Daya Pln dirmh sy 1300va apah bisa beli stavolt motor dg kapasitas AR 2000va/5kva
    Mhn informasijya. Trmksh.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya belum pernah mencobanya. Kalau dari contoh kasus stavol 3000VA bisa digunakan pada listrik 900VA, maka saya rasa tidak ada masalah untuk Stavol 5000VA (5 kVA) dipasang pada listrik 1300VA.

      Salam…

      Balas
  73. Dhonie

    Selamat pagi salam hangat,
    Pak saya mau tanya saya punya stavol 3000 ketika d check input dari pln nya berkisar 190v tetapi setelah dr stavol jadinya koq 150v bkn 220v
    Langkah apa yg harus saya lakukan
    Apakah stavol saya rusak padahal saya baru beli satu bulan yg lalu dan ketika di coba voltase ny 220 tetapi skrg 150v mohon bantuannya pak terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Dhonie,

      Selamat pagi juga,

      Maaf ya…, kalau menurut saya, stavol anda benar mengalami kerusakan. Tidak ada cara lebih baik untuk mengatasinya selain dinegosiasikan pada penjualnya agar bisa ditukar dengan stavol baru.

      Semoga berhasil.

      Salam…

      Balas
  74. whyvina

    Pagi pak Omar..
    Mau tanya, tagihan listrik saya makin membengkak nih pak ( 780 rb /bln, dg daya 2200 ) saya pakai, 10 bohlam ( 3 bohlam ful malam hari)
    AC 0,5 pk hy malam, kulkas, show case, dan freezer (utk buat es batu) bpk sy usaha warungan kecil di rumah.
    Sekiranya bpk tahu, apa yang perlu dihemat ya pak? tks pak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang Whyvina,

      Menurut saya, besaran biaya listrik yang anda bayar saat ini, masih dalam batas wajar untuk kategori usaha kecil yang didukung oleh showcase, kulkas dan freezer. Anda hanya perlu memaksimalkan ketiga pendingin tersebut agar benar-benar sesuai tujuan kepentingannya.

      Mungkin, kalau boleh saya berikan contoh kasus, batasi jumlah jenis makanan/minuman yang sama dalam showcase. Cukup satu item / merk yang di display. Sisanya dimasukkan ke kulkas. Agak merepotkan, tapi jumlah item display showcase menjadi semakin bervariasi. Di waktu selanjutnya, anda akan menemukan cara tersendiri dan terbiasa untuk secara otomatis mengatur posisi item-item barang hanya yang disukai konsumen ke dalam showcase dan yang kurang disukai ke dalam kulkas. Disitulah konpensasi biaya listrik showcase dan kulkas akan terasa menjadi lebih ringan. Karena, secara tidak langsung, showcase ikut membantu anda menawarkan kepada konsumen dari barang yang anda jual. Dan kulkas mencadangkannya untuk anda.

      Jadi, tidak perlu terpaku pada bagaimana cara menghemat besaran biaya listrik yang anda harus bayarkan. Biaya tersebut adalah hal yang sudah seharusnya terjadi pada bidang usaha apapun, termasuk yang saat ini anda jalani. Memaksimalkan manfaat perangkat yang ada sekarang, akan lebih terasa efeknya bagi perkembangan usaha anda secara keseluruhan.

      Untuk perangkat elektronik lainnya (lampu & AC), saya rasa, pemakaian yang anda lakukan masih dalam batas wajar.

      Maaf yaaa… seandainya saya terlalu berlebihan dalam mendeskripsikan penjelasan “pola pikir dalam berbinis” kepada anda :D.

      Salam…

      Balas
  75. sabris

    Sy tertarik dg penjernih air LPF utk mencobanya.
    Pertanyaan sy, krn ditempat sy sulit mendptkan arang batok kelapa, apakah bisa diganti dg kayu ?
    Trmksh

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya belum melakukan percobaan untuk mengetahui perbandingan tingkat kejernihan air yang dihasilkan dari kedua bahan tersebut. Pilihan pengganti arang batok kelapa yang sudah terjamin kualitasnya adalah arang filter akuarium. Harganya jauh lebih mahal :D, namun anda mendapatkan jaminan kepastian kualitas dan peruntukannya yang memang khusus diproduksi guna kepentingan menjernihkan dan menetralkan pH air. 🙂

      Salam…

      Balas
  76. Jolin

    Dh Pak Omar,

    Instalasi air di rumah saya menggunakan 1 tangki air dengan 2 pompa (1 pompa untuk menarik air dari PAM dan 1 lagi untuk menyalurkan air dari tangki ke keran ). Terpasang radar juga untuk meng-ON/OFF-kan pompa penarik air. Permasalahannya pompa untuk menarik air tidak berfungsi. Awalnya berpikir bahwa pompa air yang rusak. Tapi setelah dicek oleh teknisi, dikatakan bahwa radarnya yang rusak. Setelah radar dicek, diketahui bahwa radarnya terkena korosi karena air pam. Setelah dibersihkan, radar bisa berfungsi normal untuk meng-ON/OFF-kan pompa air. Tapi itu hanya sesaat ketika radar baru saja dibersihkan. Ketika PAM dan pompa air dimatikan kemudian dinyalakan kembali, pompa air tidak bisa menarik air kembali. Mohon pencerahannya. Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Jolin,

      Untuk saat ini, sebaiknya RADAR diganti baru. Lalu, di jalur pipa antara meteran air dengan pompa, usahakan untuk dipasang filter yang diisikan dengan media untuk memurnikan air. Memang, untuk selanjutnya, ada biaya yang harus anda sisihkan untuk perawatan mengganti media filter secara berkala. Namun begitu, hal yang terpenting menurut saya adalah kualitas air yang anda gunakan setiap harinya menjadi tetap terjaga dalam kondisi layak pakai. 🙂

      Salam…

      Balas
  77. okim

    salam pak Omar,
    Sy sedang membangun rmh saat ini akan masuk pengerjaan listrik,yg sy ingin tanyakan:
    1. Utk meter pra bayar kabel grounding apa diperlukan? kalo tdk salah hanya + dan netral saja di meternya
    2.dgn 1300va dibagi mjd brp kalo di rmh ada ada ac 1/2 PK, mesin cuci, kulkas, tv,magic jar & lampu LED agar pemakaian bisa hemat?
    Terimakasih atas perhatiannya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Okim,

      1. Grounding sudah semestinya dibuat, baik untuk meteran prabayar maupun pascabayar.

      2. Sebenarnya, pembagian pemakaian listrik (menggunakan MCB) lebih bertujuan untuk mempermudah maintenance saat terjadi kerusakan jaringan kabel listrik. Sehingga, saat terjadi masalah di salah satu titik listrik (stopkontak / saklar / fitting lampu), jalur kabelnya dapat mudah untuk ditelusuri. Jadi, pembagian listrik bukan untuk menghemat pemakaian listrik.

      Tidak ada niat untuk menggurui :), namun pengertian menghemat listrik yang saya pahami dalam kasus anda adalah sbb. :

      Dari semua perangkat elektronik yang anda sebutkan, hanya AC satu-satunya perangkat yang tidak mengenal batas pemakaian listrik. Perangkat “selain AC”, memiliki waktu kapan harus dimatikan dan kapan harus dinyalakan.

      Misalnya : lampu menyala di saat malam saja, mesin cuci menyala saat masih ada pakaian yang harus dicuci, rice cooker menyala saat menanak beras dll.

      Berbeda dengan AC yang cenderung dinyalakan “setiap saat” kita merasa kepanasan.

      Jadi, tidak perlu khawatir dengan pemakaian listrik untuk perangkat elektronik apapun yang memiliki batas waktu nyala-mati yang pasti. Salah satu cara menghemat listrik atas pemakaian AC yang bisa saya sarankan adalah, anda perlu memastikan jalur sirkulasi udara di dalam rumah tertata dengan benar. Jangan ragu untuk memasang lebih dari satu kipas angin untuk kepentingan men-sirkulasi-kan udara. Dengan demikian, AC bisa dibatasi untuk dinyalakan saat benar-benar dibutuhkan saja (misalnya saat tidur di malam hari). 🙂

      Salam…

      Balas
  78. Ozora

    Pak omar ramlee, saya mau tanya,saya pny 30 kamar kost.karena membengkaknya tagian listrik saya berniat membatasi penggunaan listrik tiap kamar max cuma bisa memakai 50/100 watt saja,selebihnya saya berniat mengenakan biaya tambahan.mohon pencerahaannya,terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Ozora,

      Cara terbaik yang saya ketahui dapat memenuhi kepentingan anda adalah dengan memasang meteran prabayar di setiap pintu kamar kost. Anda perlu menanyakan langsung ke PLN untuk hal itu. Saya tidak menemukan cara lain yang lebih mudah untuk bisa membuat pengaturan pemakaian listrik sebagaimana yang anda harapkan. 🙂

      Salam…

      Balas
  79. andre

    sy mau tnya tentang tarif listrik, d rmh sy pakai listrik pusaan yg 450 watt, klo seumpama sy naikkan sndri mnjd 1300 d mcb aj tanpa mengganti mesin kira” tarif brp yg akan sy byar tiap hrx ? ap msh 450 atw yg 1300, mksdx di luar pln

    Balas
  80. Tari

    Salam kenal Pak Omar…

    Saya sangat tertarik dengan saran bapak untuk memasang stabilizer di rumah karena banyak manfaat dan keuntungannya. Di rumah saya saat ini listrik PLN yang terpasang masih 900 VA dan tegangan selalu drop ke 140 volt. Bolehkan saya memasang stabilizer 3000 VA sebelum saya menaikkan daya ke 1300 VA terealisasi. Menurut penjelasan toko penjual stabilizer jika hal tersebut dilakukan maka MCM meter akan jatuh/off karena kapasitas stabilizer yg terlalu besar. Apakah hal itu benar. Terima kasih atas penjelasannya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Tari,

      Salam kenal juga …

      Terlebih dulu saya ceritakan mengenai kemampuan Stabilizer untuk mengangkat voltase yaaa…
      Stabilizer pada umumnya, hanya mampu mengangkat voltase 10% s/d 20% dari voltase yang diterimanya. Jika nilai voltase yang menjadi input Stabilizer hanya 140 Volt, maka nilai output Stabilizer berada dikisaran 180 160 Volt s/d 190 180 Volt saja. Salah satu cara agar nilai 140 Volt itu bisa sedikit naik, dapat diusahakan dengan membuat Grounding di rumah. Keberadaan Grounding akan menaikkan nilai voltase listrik hingga di level 180 Volt s/d 200 Volt. Dengan demikian, jika ditambah dengan memasang Stabilizer, nilai output voltase listrik yang akan anda peroleh berada dikisaran 210 Volt s/d 220 Volt.

      Selanjutnya, mengenai bisa-tidaknya Stabilizer 3000VA dipasang di instalasi listrik rumah 900VA…
      Saya sudah mengerjakan seperti itu di rumah saya yang di Jakarta. Semuanya berjalan baik-baik saja dan tidak ada masalah dengan perbedaan nilai kapasitas yang cukup besar antara Stabilizer 3000VA dengan instalasi listrik 900VA. Malahan, hasilnya jauh lebih baik daripada saat sebelumnya saya menggunakan dua unit Stabilizer 500VA dan satu unit Stabilizer 1000VA.

      Namun, saya sarankan untuk terlebih dulu anda membuat Grounding. Karena, tanpa atau dengan memasang Stabilizer, keberadaan Grounding di sebuah rumah tetap dibutuhkan. Lebih baik rumah dengan Grounding tanpa Stabilizer daripada rumah dengan Stabilizer tanpa Grounding.

      Salam…

      Balas
  81. Pemasangan listrik pabayar vs pascabayar untuk rumah tinggal. Apakah harus meteran prabayar ?

    salam kenal pa Omar..

    Pada bulan September 2015, rumah kami memasang sambungan baru (PSB) listrik menggunakan meteran listrik prabayar (pulsa) sebesar 2.200 VA dan sudah terpasang. Beberapa waktu lalu ramai di media tentang meteran listrik yang dikemukakan oleh Menteri Rizal Ramli, bahwa pelanggan bisa dibebaskan oleh pilihan mau pasang meteran listrik prabayar atau pasca bayar.
    Pertanyaannya :
    1. Apakah ada aturan yg bisa dijadikan konsumen sebagai rujukan untuk bisa memilih meteran listrik pascabayar (khusus rumah tinggal), sehingga meteran listrik prabayar bisa diubah ke meteran pascabayar. Hal ini perlu untuk hak konsumen dalam memilih layanan listrik, sehingga tidak perlu melulu harus pasang meteran prabayar, dan bisa dijadikan acuan jika ada perdebatan dengan petugas PLN…

    2. Hal2 apa saja yg harus dipersiapkan oleh konsumen untuk mengubah meteran listrik prabayar menjadi pascabayar ?

    3. Apa dan berapa kira2 biaya yg harus dikeluarkan (sesuai peraturan) utk ubah meteran listrik prabayar ke pasca bayar.

    Atas saran dan pencerahannya, diucapkan terimakasih.

    Wassalam….

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga…

      Sampai hari ini, saya belum mendapatkan informasi resmi adanya aturan tertulis yang menyatakan mengenai kebebasan masyarakat bisa memilih antara menjadi pelanggan PLN prabayar atau pun pascabayar. Dan… sampai hari ini juga, saya tidak pernah mendapatkan isu bahwa pernyataan tersebut akan benar terwujud dan direalisasikan menjadi sebuah aturan resmi.

      Seandainya ada pihak yang menyatakan niat anda mengganti meteran seperti itu benar bisa dikerjakan, saya hanya bisa menyarankan untuk anda bersikap waspada dan teliti sebelum memutuskan untuk menyetujui persyaratannya. Saya meyakini, pihak PLN tidak pernah mengeluarkan kebijakan resmi terkait penggantian meteran prabayar menjadi pascabayar.

      Salam…

      Balas
  82. atharizz

    Halo mas Omar,

    saya mau tanya, kalo listrik di rumah pake nya MCB 450VA bisakah saya menggunakan alat dengan daya 700 Watt ??
    terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Halo juga Atharizz,

      Sayangnya tidak bisa, yaa… Kalau perangkat 700 Watt itu digunakan / menyala bersamaan dengan perangkat elektronik lainnya (mis. tv, lampu, kipas angin dll), maka minimal instalasi listrik yang harus terpasang di rumah anda adalah sebesar 1300VA. Pasang yang 900VA juga bisa, tapi MCB dimeteran-nya rentan nge-“jepret”.

      Salam…

      Balas
  83. sysabris

    Keinginan memasang stabilizer sdh lama tp baru kali ini sangat jelas sekali manfaatnya, al. arus listrik yg stabil shg alat elektronik terpelihara disamping itu tagihan rekening tiap bln dpt berkurang.
    Smg sy sgr dpt merealisasikannya. Trmksh

    Balas
  84. sysabris

    Dengan pemakaiañ daya yg sama, apakah ada perbedaan pembayaran rekening listrik sebelum dan sesudah dipasangn stabilizer (stavol) dirumah daya 1300va ? Jika ada perbedaan sekitar brp % naik/turunnya. Mhn penjelasan. Trmksh.

    Balas
  85. dadan suandana

    Sya dadan mau tanya arti tanda indikator tangan pada layar meteran prabayar itu artinya apa? Dan lampu kuning selalu nyala apa artinya?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya kurang ngerti juga yah… Ada yang bilang itu artinya “ada yang tidak beres di instalasi jaringan kabel listrik dalam rumah”. Maksud dan seperti apa kondisi dari “ada yang tidak beres” itu, tidak pernah benar-benar bisa diketahui pokok permasalahannya.

      Lampu indikator yang menyala seperti itu, juga terjadi pada meteran pascabayar di rumah saya selama hampir setahun. Beberapa bulan lalu, saya pasang stabilizer. Nah, sejak saat stabilizer di pasang hingga sekarang, nyala lampu indikator di meteran padam. Tetapi, ada beberapa kejadian waktu pemasangan stabilizer dikerjakan. Ceritanya bisa di baca di artikel Lampu Indikator Meteran, Stabilizer dan Grounding.

      Mungkin, anda memiliki kesimpulan sendiri mengenai lampu indikator yang menyala setelah membaca cerita saya di artikel tersebut. Kalau menurut saya… benahi saja jaringan kabel listrik di rumah menggunakan kabel yang sesuai dengan kapasitas listrik terpasang di rumah anda, kemudian buat grounding dan pasang stabilizer. Setidaknya, semua tindakan itu bisa membuat listrik di rumah anda aman untuk digunakan. Jika lampu indikator di meteran masih tetap menyala, abaikan saja.

      Salam…

      Balas
  86. noto susanto

    Saya baru beli kulkas dgn daya 140watt …
    Tapi saat saya nyalakan listrik dirmh saya mati padahal semua peralatan sdh dimatikan semua…
    Daya listrik drmh saya 450 watt,, kalo dihitung2 bisa kalo menyalakan kulkas dgn kapasitas daya 140watt … tp ini gak bisa …
    Mohon informasinya …
    Apakah kulkasnya yg bermasalah atau memang daya listrik tdk mendukung ??

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Menurut saya, listrik di rumah anda yang tidak mendukung. Tarikan awal listrik untuk mendinginkan interiornya yang membutuhkan daya lebih dari 140 Watt.

      Balas
  87. noto susanto

    Minta pencehannya … saya punya kulkas dengan daya 140 watt dengan kapasitas listrik 450 watt … tp gak bisa nyala saat saya colokikulkasnya padahal semua barang elektronik sdh saya matikan … kira2 bagaimana solusinya ??
    Apa memang gak bisa narik kulkasnya dgn kapasitas listrik 450watt ??
    Mohon pencerahannya om

    Balas
  88. Bril

    Salam kenal pak omar , mau tanya, kalo nyalain ac di bawah jam 10 malam itu narik pulsa lebih banyak(lebih mahal) ? Dibanding nyalain jam 10 keatas ? Apakah ada pengaruh nya waktu dengan penarikan listrik?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga, Bril…

      Sulit untuk dibuktikan kebenaran teori adanya hubungan antara waktu dengan penarikan listrik sebagaimana yang anda tanyakan. Secara pribadi, sebenarnya, saya juga setuju dengan teori tersebut .

      Ada korelasi sangat erat dimana perangkat elektronik akan mengkonsumsi Watt secara berlebih saat Voltase turun. Voltase listrik di masa Waktu Beban Puncak (WBP) antara pukul 17.00 s/d 22.00 dan 05.00 s/d 07.00, memiliki kecenderungan turun akibat tingginya pemakaian listrik oleh pelanggan PLN. Sehingga, pemakaian perangkat elektronik seperti AC di kedua jeda WBP tersebut, memiliki kemungkinan akan mengkonsumsi listrik jauh lebih banyak dibanding saat di Luar Waktu Beban Puncak (LWBP).

      Namun, sekali lagi, hal itu sulit untuk dibuktikan kebenarannya.

      Salam…

      Balas
  89. egiy

    Salam kenal pak omar..
    Mau tanya dikit boleh yaa…
    Sy tinggal di kontrakan yg daya listriknya 1300..pascabayar..
    Penghuni kontrakan sblmnya tiap bayar listrik kurang lebih 350rbuan tiap bulan, dia pake ac, mesin cuci, kulkas dan elektronik lainnya..
    Nah pas sy tempatin kontrakannya skrg sy bayar listrik msh 300rbuan kok yaa???
    Pdhal sy ga pake ac, mesin cuci dan elektronik yg daya listriknya besar..
    Kenapa msh sama ya pak pembayaran listriknya???
    Mksh sblmnya..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Egiy,

      Salam kenal juga…

      Menurut saya, anda tidak bisa membandingkan secara apa adanya (istilah kerennya : “apple to apple”… hehehehe…), karena perilaku pemakaian listrik setiap orang berbeda-beda. Apalagi membandingkan pemakaian listrik dalam skala satu rumah. Terdapat beberapa orang penghuni yang masing-masing memiliki perilaku pemakaian listrik pasti berbeda satu dengan lainnya.

      Faktor lain, seperti (misal) penggunaan perangkat elektronik hemat energi, hanyalah “pendukung” dari masalah perbedaan pemakaian listrik. Karena, pada akhirnya, faktor yang paling berperan untuk menentukan besaran jumlah pemakaian energi listrik, akan tetap mengacu pada tingkat kenyamanan seseorang dalam menggunakan perangkat elektronik. Dan itu, sifatnya personal (individual) serta tidak memiliki pembanding yang bisa dijadikan sebagai tolok ukur.

      Salam…

      Balas
  90. Daniel

    Selamat Sore mas Omar

    Saya mau tanya mas sy msh binggung dgn hitungan tarif listrik..
    sya tinggal di sebuah kontrakan dengan daya 2200 volt dgn 7 pintu setiap pintu di kasih Meteran Kwh untuk mengetahui setiap pemakaiannya..agar penghuni dpt menghitung tarif sendirinya…yg sy tnyakan bagaimana cara menghitungnya….makasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Daniel,

      Para penghuni kontrakan harus memiliki catatan nilai yang tertera di meteran sebelum dan setelah pemakaian listrik selama satu periode. Selisih antara nilai akhir dengan nilai awal adalah nilai pemakaian listrik yang mereka gunakan selama satu periode tersebut.

      Salam…

      Balas
  91. Wandi

    Siang Pak, maaf saya mengganggu waktunya, gini pak saya mau nanya kok biasa ketika hendak melakukan tambah daya dari 900 ke 1300 W..kok susah sekali yah terlayani malah diopskan ke listrik prabayar..padahal sy mintax ke listrik pasca bayar..Trims

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Wandi,

      Kebijakan yang terlihat berlaku di lapangan adalah tergantung dari pihak mana yang memiliki inisiatif terlebih dulu untuk mengganti meteran lama menjadi baru. Jika inisiatifnya berasal dari pihak PLN (contohnya : dalam rangka peremajaan meteran listrik), maka jenis meteran baru yang dipasang akan disamakan dengan yang lama. Kalau inisiatifnya berasal dari pelanggan (contohnya : menambah daya / memasang instalasi listrik baru), maka PLN akan menyamaratakan dengan menggunakan meteran prabayar. Tidak peduli dengan jenis meteran yang sebelumnya digunakan pelanggan.

      Salam…

      Balas
  92. shinsou01

    thanks pak Omar,
    setelah membaca pengalaman di link tsb sampai ada percikan api saya jd agak2 ngeri yah..
    ohiya..dari pekerja pensiunan PLN yg sblmnya sy ceritakan, mereka memasang semacam kawat dari box meteran PLN dililitkan ke tombak dan ditanam dibawah tanah.. saya lupa itu disebut arde atau grounding.. apakah itu sudah bisa dikatakan aman secara umum pak?

    OK seperti nya saya akan cari stabilizer yg servo motor dan bergaransi yah pak.
    thanks pak.

    Salam..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Nah, tidak tertutup kemungkinan lampu indikator di meteran yang masih suka menyala itu disebabkan buruknya kualitas listrik PLN yang anda terima. Bukan dikarenakan instalasi jaringan kabel listrik yang terpasang di rumah saat ini.

      Abaikan saja… karena itu sudah di antisipasi dengan instalasi Grounding yang di buat si pensiunan PLN.

      Saya mengistilahkan tombak yang ditanam itu dengan sebutan Instalasi Grounding. Sedangkan sebutan Arde adalah sebagai penamaan dari kawat yang melilit dan tersambung dengan Grounding.

      Menurut saya, pekerjaan membuat Grounding yang dilakukan pensiunan PLN itu sudah benar dan sangat baik untuk mengamankan jaringan kabel listrik di rumah anda. Itu juga merupakan tindakan legal terbaik yang bisa dikerjakannya untuk memperbaiki kualitas listrik yang didistribusikan dari PLN ke rumah anda.

      Semoga stabilizer yang nantinya anda pasang, dapat lebih memperbaiki kualitas listrik yang ada di rumah anda saat ini.

      Salam…

      Balas
  93. fajar

    Salam kenal pak Omar, artikelnya bagus sekali menambah wawasan.
    saya mau tanya kalo pasang klep tusen tambahan selain di pipa hisap apakah bisa pak? saya rencana mau pasang pada pipa buang dari pompa air (sebelum ke tandon air).

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga dan terimakasih atas apresiasi nya…

      Mengenai memasang tusen klep di jalur pipa antara pompa ke tandon, sudah pasti bisa. Saran saya, untuk ketinggian tandon diatas 2 meter, lebih baik menggunakan klep satu arah (check valve / klep tabok). Kerja pompa menjadi lebih ringan dan tandon lebih cepat terisi penuh, karena penahan air pada klep tabok tidak menggunakan pegas seperti yang terdapat pada tusen klep.

      Salam…

      Balas
  94. Bimo Arioseno

    Pak Omar,
    Terima kasih atas tulisan bagusnya mengenai kelistrikan di rumah. Sebagai tambahan saja, pemasangan MCB yg sesuai dengan standar internasional IEC adalah, fasa listrik masuk dari atas dan keluar ke bawah.
    Walaupun pemasangan terbalik seperti yg ditulis di blog, mcb akan tetap bekerja normal.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih sangat teramat banyak atas informasinya, Mas Bimo… Saya memang membutuhkan tambahan informasi seperti yang anda sampaikan, karena yang menjadi acuan selama ini hanya berdasarkan apa yang saya lihat dan temukan di lingkungan sekitar saja.

      Baiklah…, secara bertahap akan saya perbaiki semua gambar terkait dengan pemasangan MCB agar tersaji sesuai aturan yang semestinya.

      Terima kasih banyak telah sengaja meluangkan waktu menyampaikan informasi berharga ini.

      Salam… ☺

      Balas
  95. Herteg

    Permisi. Mau tanya. Listrik rumah saya cuma 900 watt. Tapi aktualnya, kalu liat di nilai MCB meteran cuma 880 watt.
    Saya rencana mau split jadi dua, yaitu dapur dan ruang depan. Dapur ada dua kulkas, mesin cuci, plus rice cooker. Tapi cuma kulkas yang on terus. Ruang depan ada sound system sama 3 exhauser kecil-kecil
    Saya sudsh coba hitung-hitung berdasar rumus yang Agan kasih, idealnya menurut saya, masing-masing saya pakai MCB 3 Amp.
    Tapi kan susah atau mungkin tidak ada MCB 3 Amp di pasaran.
    Mau pakai yang 2 Amp, kekecilan. Jadi terpaksa saya pakai 4 Amp untuk masing-masing, sama dgn bawaan fi meteran
    Pertanyaanya, kalau nilainya sama, apa ada kemungkinan, yang ‘jatuh’ duluan MCB di meteran kalau ada over di salah satu jalur. Mohon pencerahannya, Gan. Makasih banyak seblumnya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Sepertinya, MCB yang beredar di pasaran saat ini (yang ada logo SNI-nya), memiliki besaran kapasitas Ampere lebih kecil dari yang tertera. Juga lebih rendah dari kapasitas Ampere dari MCB milik PLN yang terpasang di meteran.

      Saya pernah pasang MCB 4 Ampere di rumah, dan selalu trip sebelum total pemakaian listrik mencapai 800 Watt. Begitu juga yang 6 Ampere untuk kapasitas 1300VA, tidak pernah mencapai total pemakaian listrik di atas 1200 Watt.

      Dugaan saya, sepertinya sudah ditentukan aturan yang demikian, yaitu total Watt output MCB harus mengikuti nilai Faktor Daya yang hanya sebesar 0,8 dari nilai tertera. Sehingga, kapasitas MCB 900VA hanya akan memiliki batasan hingga 720 Watt (900 x 0,8) saja, termasuk juga MCB lain yang berbeda kapasitas.

      Entah bagaimana MCB di meteran pasti selalu lebih besar kapasitasnya daripada MCB di pasaran. Walaupun nilai kapasitas yang kita lihat tertera dikedua MCB sama besarnya. Mungkin, memang sengaja dibedakan antara produk MCB untuk kebutuhan PLN dengan masyarakat umum.

      Jadi, menurut saya, meskipun kapasitas MCB dalam rumah yang anda pasang berkapasitas sama dengan yang di meteran, total pemakaian listrik akan dibatasi (jatuh terlebih dulu) oleh MCB dalam rumah. Karena kapasitasnya yang lebih rendah dari MCB di meteran.

      Salam.

      Balas
  96. Galih

    Salam;

    Sy mencoba mempraktekkan pembuatan low pressure filter, cuma ada kendala dalam material “floaf valve”, yaitu kran otomatis yang cukup kecil untuk pasang di pipa ukuran 6″. Mohon infonya float valve yang seperti di foto belinya dimana ya? Terima kasih

    Galih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Float valve yg di foto, belinya di Ace Hardware Rp. 500 rb-an. Bisa juga pakai merk Invelco Rp. 72 rb-an, belinya di online shop. Cari aja di Google, kata kuncinya : kran air otomatis.

      Kalau tekanan air PAM-nya kelewat kecil, mesti pakai Ball-Tap Mini (bikin sendiri).

      Salam.

      Balas
  97. abadi

    Selamat Siang Pak Omar,
    saya tertarik untuk coba membuat filter air seperti yang bapak buat.
    apakah saya boleh minta alamat email atau no contact bapak untuk bisa berdiskusi lebih detail

    Terimakasi
    Abadi

    Balas
  98. arief

    Synpunya kamar kos 5 kamar..mau pasang listrik..apakah bisa 1 sumber liatrik pra bayar 3300 watt dipakai utk 5 kamar tersebut namun 5 kamar tersebut memiliki meter digital sendiri2…. apa nama alatnya?

    Balas
  99. sankhapala

    Halo pak.
    apakah ada foto mengenai pemasangan stabilizer? saya mau beli dan mau pasang pak utk rumah saya. tp rasanya lebih enak. ada foto dari bapak yg berisi penjelasan. seperti di artikel terbaru bapak.
    trims

    Balas
  100. jedi

    Dengan hormat
    Saya ingin menanyakan permasalahan listrik yang ada di rumah saya. Rumah saya memakai layanan listrik prabayar dengan daya 1300 W. Tetapi ada indikasi kebocoran arus (jika dimatikan total semua tercatat ada daya imbas 4 W).

    Pertanyaan saya:
    1. Apakah daya imbas sebesar 4 watt akan berpengaruh secara signifikan terhadap konsumsi listrik? (menurut hitungan teoritis, daya imbas tersebut hanya menghabiskan 2.88 kwh dalam 30 hari)

    2. Saya pernah melakukan trial dengan mencoba menghidupkan listrik sebesar 100 watt selama 10 jam. Pada meteran daya tercatat pemakaian sebanyak 3 kwh yang seharusnya 1 kwh. Apakah itu termasuk akibat imbas dari kebocoran listrik?

    Terima kasih dan mohon pencerahannya. Salam

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Dua pertanyaan anda saya jadikan satu jawaban, ya…

      Mungkin memang benar ada kebocoran, namun dari pengalaman saya hal itu tidak bisa menjadi acuan. Dalam kasus seperti itu, peran konsistensi voltase listrik juga turut memengaruhi. Saya pernah mengalami hal yang sama dengan anda. Dan, saya tidak pernah bisa mendapatkan nilai selisih perhitungan pemakaian listrik yang sama selama stabilizer untuk seluruh rumah belum terpasang.

      Karena, dari apa yang saya alami, bukan sekedar kebocoran yang menjadi penyebab utama dari selisih perhitungan nilai pemakaian listrik. Namun, selain ketidakstabilan voltase, juga disebabkan instalasi kabel listrik yang tidak seragam. Seperti : titik stopkontak menggunakan kabel dua kawat, kemampuan kabel di bawah kapasitas perangkat listrik / elektronik, penyambungan kawat antar kabel yang tidak sesuai jalur listrik dsb.

      Saran saya, ada baiknya terlebih dulu anda memasang stabilizer untuk seluruh rumah. Dengan begitu. pemakaian listrik (Watt) yang terjadi akan statis berada di 220 Volt. Jika kemudian terjadi selisih nilai perhitungan pemakaian listrik, anda bisa memastikan bahwa penyebabnya bukan karena voltase yang tidak stabil. Ruang lingkup permasalahan bisa menjadi semakin dipersempit, apakah itu semata-mata memang disebabkan karena ada kebocoran atau salah satu perangkat elektronik anda yang bermasalah atau penyebab lainnya. Anda memiliki waktu lebih banyak untuk menganalisa kemungkinan penyebab permasalahan secara lebih terarah, agar perbaikan yang nantinya dikerjakan bisa lebih mendekati titik permasalahan sebenarnya.

      Salam.

      Balas
  101. Agus Shandi

    Siang pak…. terima kasih jawabannya
    maaf saya ada pertanyaan lagi
    1. kalau misalnya korsleting antar kabel tersebut terjadi sebelum kabel2 tersebut melewati MCB KWH meter (diluar instalasi listrik kantor), apa yg akan terjadi, apakah fase yg short dengan netral akan menyebabkan arus fase mengalir ke kabel netral masuk ke instalasi rumah dan juga mengalir juga melalui jala2 PLN, mengalir masuk ke kabel netral rumah tetangga dan akhirnya juga kembali masuk ke gardu listrik ?
    2. kalau kejadiaanya seperti di kantor saya dimana kabel netral dialiri arus fasa karena short (sehingga hanya ada fasa dan fasa) dan kemudian saya coba untuk menghubungkannya dengan alat elektroniK misalnya lampu TL, apakah lampu itu bisa menyala sementara tidak ada netralnya yang ada hanya fase dan fase, lalu kalau misalnya lampu TL tersebut tidak menyala bukankah berarti tidak ada arus yg mengalir / terpakai sehingga MCB pada KWH meter tidak trip / turun
    Mohon penjelasannya ( masih penasaran 🙂 )
    Terima kasih sebelumnya pak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      1. Jika memang menurut anda ada kesalahan di bagian yang menjadi tanggung-jawab pihak PLN, silahkan hubungi bagian customer-care dari PLN.

      2. Semua terjadi seiring waktu berjalan dan berkurangnya kekuatan fisik perangkat listrik akibat pemakaian beserta kondisi yang terdapat disekitarnya. Itu sebabnya saya katakan : jika masalah yang terjadi baru-baru saja, maka ada kemungkinan disebabkan pembungkus kabel yang meleleh atau digigit tikus. Saya pernah mengalami dan membereskan kedua penyebab korsleting seperti itu. Memang keduanya menghasilkan fase di kedua lubang stopkontak, dan perangkat elektronik yang tersambung masih bisa dioperasikan meskipun tidak selalu berjalan normal. Saya tidak tahu bagaimana mendefinisikan teknik penyebab korsleting seperti itu dengan disandingkan berdasarkan kebenaran teori arus pemasangan perangkat listrik sebagaimana yang anda tanyakan.

      Mungkin ada pembaca lain yang mau dan bisa menjawab pertanyaan anda dengan lebih jelas.

      Salam.

      Balas
  102. Agus Shandi

    Pagi Pak…
    begini pak saya mau tanya,
    Dikantor saya memakai listrik 1 phase 4500VA, kemarin sore tiba2 saja semua lampu dan peralatan elektronik dikantor saya mati (hanya dikantor kami, kantor sebelah tidak), setelah di cek ternyata MCB di KWH meter tidak trip / turun. lalu saya coba untuk mencopot semua colokan dan mematikan semua saklar ( takutnya ada korsleting ) tapi masih juga listrik tidak menyala padahal MCB KWH meter masih dalam keadaan on. lalu ketika saya cek semua stopkontak dg testpen dan ternyata dikedua jalur (fasa dan netral) pada semua stopkontak ada arus listriknya namun ketika MCB KWH meter dimatikan maka aliran listrik terputus seperti biasa dan ketika MCB KWH meter di On kan lag maka.maka arus mengalir baik di kabel fasa maupun di kabel netral tetapi anehnya MCB KWH meter tidak trip/turun dan meterannya pun seperti tidak bergerak. ini kira2 masalahnya apa ya pak apa dari instalaswi kami atau ada masalah di jaringan distribusi PLN nya, sy sudah telp org pln tp berhubung kesorean dan kantor km tutup jd mereka br bisa dtg pg ini katanya.
    Terima kasih pak….

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang, pak Agus.

      Jawaban di bawah ini, saya sampaikan dengan asumsi jaringan kabel listrik yang terpasang di kantor anda telah sesuai dengan standar instalasi kabel listrik pada umumnya. Dimana di dalam gedung, terdapat beberapa MCB yang digunakan untuk mengatur pembagian besar arus listrik yang keluar dari meteran PLN.

      Permasalahannya ada di instalasi jaringan kabel listrik kantor anda. Kalau masalah ini terjadi baru-baru saja, ada kemungkinan pembungkus kabel / pembungkus sambungan kabel yang meleleh atau digigiti tikus.

      Kedua lubang stopkontak yang mengandung arus listrik, tidak akan menyebabkan korsleting selama tidak ada yang menggabungkannya. Jika anda tancapkan steker dari sebuah perangkat elektronik dan menyalakan nya, maka pertemuan / penggabungan kedua arus akan terjadi. Pertemuan itulah yang disebut korsleting.

      Mengapa MCB kWh meteran tidak trip saat terjadi korsleting? Sebelum efek korsleting dari titik stopkontak mengalir mencapai MCB kWh meteran, perjalanannya dihentikan oleh MCB yang ada dalam kantor. Memang demikian situasi yang seharusnya terjadi jika mengalami korsleting. MCB kWh meteran tetap nyala, MCB dalam gedung / kantor yang trip.

      Menurut saya, tidak ada yang salah dengan distribusi listrik PLN yang mengalir masuk melalui meteran hingga MCB dalam kantor. Masalah yang sebenarnya, ada di salah satu bagian dari jaringan kabel listrik yang terpasang dalam gedung.

      Salam.

      Balas
  103. dion dino

    Pak saya baru tambah daya dari 450va ke 900 va karena untuk nambah AC 1/2 pk 400 watt kalau nyala bareng kulkas 150watt dan tv 90watt jumlah 640watt itu aja kok mcb dalam nggejlek sedangkan mcb yang di luar nggak turun,,gimana apa perlu di ganti mcb dalam saya .makasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya rasa begitu. Coba saja anda periksa kode Ampere yang tertera di MCB dalam. Kalau kodenya “C2” atau “CL2” berarti benar masih 450VA. Anda bisa menggantinya dengan yang berkode “C4” atau “CL4” (900VA).

      Salam.

      Balas
  104. dion dino

    Pak saya baru tambah daya dari 450va ke 900 va karena untuk nambah AC 1/pk 400 watt kalau nyala bareng kulkas 150watt dan tv 90watt jumlah 640watt itu aja kok mcb dalam nggejlek sedangkan mcb yang di luar nggak turun,,gimana apa perlu di ganti mcb dalam saya .makasih

    Balas
  105. imam

    Mau nanya gan d kontrakan saya terpasang kwh meter 1300w tp arus yg masuk cuma 170 trs saya bli stabilizer yg 500w. Knpa stabilizernya ngg bisa nyala ya gan.

    Balas
  106. muhib

    kami menggunakan 1 pompa air listrik,bagaimana jika dua keluarga yg masing-masing punya KWH untuk dapat memakai 1 pompa air listrik ini dengan dua KWH yg berbeda,karena ingin menggunakan stop kontak yg tersambung dari masing-masing KWH nya ? trims atas jawabannya

    Balas
  107. ujang purwanto

    Salam kenal Pak Omar.
    saat ini saya lagi senang membeli peralatan tukang seperti bor , gerinda, dan yang lainya yang ukuran wattnya dibawah 500 an
    dan saat ini juga saya sedang ingin membeli circel saw dengan watt 1400 an, sedangkan rumah saya meter pln 450 wattt (1R)
    pertanyaanya apakah kuat listrik yang dirumah, dengan alat yang akan saya beli ,mengingat saat penggunaanya nanti
    tidak hanya circle saw aja,..sebelumnya mohon maaf atas keterbatasan ilmunya..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga…

      Maksud anda jika nantinya hendak membangun “bengkel” (pertukangan), berapa kira-kira besar listrik PLN yang dibutuhkan?

      Kalau sudah menggunakan circle saw atau meja potong kayu, minimal listrik yang dibutuhkan adalah 2200VA. ☺

      Tinggal selanjutnya tergantung berapa orang yang ikut bekerja menggunakan mesin berbeda (mis. mesin serut / bor) secara berbarengan ketika circle saw sedang menyala. Anda tinggal menambahkan saja pemakaian listrik untuk setiap satu mesin di luar circle saw sebesar 500VA.

      Misalnya : circle saw, mesin serut dan mesin bor digunakan berbarengan, maka anda membutuhkan listrik PLN sebesar 2200 + 500 + 500 = 3200VA atau umumnya 3500VA. ☺

      Salam…

      Balas
  108. vheney

    Kemungkinan terjadi biasa knpa pak,,mgkn prnh ada kasuss seperti ini,klo u nambah daya kyk y cukup dh 1300vt.ini jg bru trjdi 3 hri.biasa y kuat jika hrs nyalahin ac,kulkas dan air tnp hrs turun,,follow up y gmn pak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Penyebab MCB trip / turun adalah terdapat kelebihan pemakaian daya.

      Seandainya total pemakaian daya semua perangkat belum melebihi kapasitas MCB namun membuat MCB trip, berarti ada penambahan pemakaian daya secara otomatis (korsleting) di jaringan kabel listrik rumah anda.

      Ada dua kemungkinan penyebab model korsleting seperti itu :

      1. Terdapat sebagian kabel yang lapuk di jaringan kabel listrik rumah anda.
      2. Terdapat sebagian suku cadang / jeroan dari salah satu perangkat elektronik yang anda gunakan sudah mulai melemah.

      Nah, coba anda analisa salah satu perangkat elektronik dan / atau titik stopkontak mana saja yang sering membuat MCB trip. Jika sudah ditemukan, maka sumber permasalahannya tidak jauh dari situ.

      Jika tidak ditemukan, ada kemungkinan fungsi MCB yang sudah melemah dan / atau ada masalah di jaringan kabel listrik yang harus disusuri bagian demi bagian.

      Salam…

      Balas
  109. vheney

    Slam kenal pak,,akhir2 ini listrik d rmh sya sering trun.saya memggunakan dya1300vt.pdhl d rmh rmh cm pke ac,kulkas,jd skrg klo mau setrika or ac kulkas sya mtiin dlu.sy sdh cek semua komtak listrik tdk ada yg korslet.trs msalh dmn ya,trima ksih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga…

      Entah ya… Terlalu banyak kemungkinannya. Bisa karena ada bagian kabel yang sudah lapuk, atau jeroan kulkas yang mulai aus dll. Sulit untuk memprediksinya jika tidak ada gejala-gejala yang spesifik pada pra kejadian.

      Salam…

      Balas
  110. aisyah

    Setelah baca banyak sumber, saya baru nemu tulisan bpk dan jadi tambah bingung.. Hihihii.. 1. Jadi yg menentukan pemasangan stabilizer itu dr daya listrik rumah yg dipasang, atau dari daya listrik penggunaannyai?
    2. Listrik saya 2200 waatt,, utk penggunaan mesin laundry 4 buah masing2 450 watt. Kira2 berapa kapasitas stabilizer yg saya harus gunakan?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hehehe… 😊

      Iya… awalnya saya juga berpendapat stabilizer hanya untuk sebatas penggunaan saja. Namun, kenyataan dan pengalaman yang saya dapatkan memperlihatkan pendapat itu tidak sepenuhnya benar.

      Fokus pada kapasitas stabilizer untuk bisa mengatasi kualitas daya yang menjadi inputnya (kapasitas listrik terpasang), memang terdengar janggal. Tapi, itulah yang perlu kita kerjakan untuk meminimalkan kerusakan “semua” perangkat elektronik / listrik yang ada di rumah, termasuk stabilizer itu sendiri.

      Logikanya, jika stabilizer bisa mengakomodir listrik yang menjadi inputnya, berarti otomatis listrik keluarannya-pun sudah pasti aman dan bisa diandalkan kualitas kelayakannya ☺.

      Untuk mengakomodir listrik 2200 Watt, anda membutuhkan stabilizer berkapasitas “minimal” = 2.200 ÷ 0,8 ÷ 0,75 = 3.666,67VA. Besaran kapasitas itu sudah mengakomodir untuk total pemakaian listrik hingga 2.200 Watt.

      Salam…

      Balas
  111. budi

    Pa omar..mau tanya..saya beli stabilizer merk china yang 5kva..kapasitas d rumah 1300 watt..angka volt d alatnya jarang mencapai 220v. Sy baca juga dkomentar sblmnya bahwa stabilizer hanya menaikkan 20% dari input..pertanyaannya
    1. Kl sy pake produk jepang apakah mampu mengangkat smw voltase sampe 220v atw hanya 20% juga?
    2.knapa kl sy pake stabilizer 1kva china untuk perangkat dengan pemakaian 200watt jarumnya menunjukan 220v brapapun input pln saat itu,sedangkan menggunakan 5kva tidak pernah menunjukan 220v..kadang hanya 160v.apakah stabilizer 5kva yg sy beli tidak berfungsi dgn baik?
    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Budi,

      1. Setahu saya, teknologi listrik yang digunakan di semua produk stabilizer adalah sama. Letak perbedaannya ada pada kualitas jeroan nya saja.

      2. Berarti, stabilizer 5kva anda yang bermasalah. Ceritakan perihal perbandingan output listrik dari kedua stabilizer tersebut ke toko tempat anda membeli stabilizer 5kva itu. Umumnya, mereka akan langsung mengganti dengan unit stabilizer baru.

      Salam…

      Balas
      1. budi

        Sy sudah cek pa omar dengan voltmeter..sy cb pergunakan 3kva input 150v bs di angkat sampai 215v..kl pake yg 5kva bs angkat sampai 220v..apakah bila sy menggunakan 10kva bs selalu angkat sampai 220v berapapun voltase input?krn kl input d 115v stabilizer 5kva bs angkat hanya sampai 170v..
        Apakah yg 1000watt stabilizer bs angkat sampai 220v dkarenakan beban yg d pake cm 1 alat kisaran 200 watt sedangkan stabilizer 5kva dya beban listriknya sampai 6 ampere kadang sampe 12 ampere.
        Pengalaman sy pake stabilizer abal2 sy cb pake 600 watt sy hrs pake 3 stabilizer 1000 watt baru berjalan baik..sy coba dgn 2 stabilizer 1000 watt ga kuat lama pa..bbrp hari panas akhirnya kebakar..setelah pake 3×1000 watt baru normal..jd pikiran sy apakah kekuatannya cm 1/5 angkanya..jd kl listrik rumah 1300 watt hrs mnggunakan 10kva.?.krn 5kva pun tdk bs sll mengangkat sampe 220v

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Saya tidak pernah mengalami voltase turun dalam waktu lama, paling hanya lima menit. Dan itu terjadi hanya beberapa kali saja dalam setahun.

        Nah, sebelum beberapa kali mengalami voltase turun tersebut, saya sudah terlebih dulu memasang stabilizer 1000VA dan 500VA secara serial (bukan paralel). Saat voltase turun, indikator penunjuk voltase di kedua stabilizer, bergerak selalu pada angka yang sama. Baik saat mengalami penurunan maupun saat sedang menstabilkan.

        Setelah itu, saya memasang 2 unit stabilizer 3000VA, juga secara serial. Ketika voltase drop, hal serupa juga terjadi persis ketika stabilizer 1000VA dan 500VA yang dipasang sebelumnya.

        Berdasarkan kinerja tiga kapasitas stabilizer dengan 3 merk berbeda itu, saya melihat perilaku cara menstabilkan listrik yang sama. Disitu saya menyimpulkan, bahwa teknologi yang digunakan di setiap merk stabilizer untuk menstabilkan voltase listrik adalah sama. Tidak ada masalah berapa pun kapasitas stabilizer-nya.

        Diluar kondisi under-voltage yang hanya beberapa menit itu, saya lebih banyak mengalami over-voltage dalam jangka waktu cukup lama (hingga beberapa bulan). Oleh sebab itu, pengetahuan dan pengalaman saya sangat terbatas dalam mengatasi under-voltage (voltase drop).

        Pernah ada pengunjung blog ini yang mencoba mengatasi kondisi under-voltage dengan cara memasang 2 unit stabilizer 3000VA dan 5000VA secara paralel. Untuk membaca komentarnya, silahkan klik disini. Dia berhasil menaikkan voltase menjadi 220Volt dengan teknik tersebut, tetapi entah untuk berapa lama.

        Salam…

  112. anwar

    terima kasih bang omar.. stabilizer nya sudah dikembalikan ke toko.. saya rasa jawaban nomer 3 bang omar yang paling oke… hehe

    salam….

    Balas
  113. anwar

    salam kenal.. saya ngontrak di kontrakan petak petak. listrik disini 450 watt pake listrik token.. saya punya kulkas panasonic. kemarin masih normal tanpa stabilizer 1000 va tidak pernah jebret . sekarang pake stabilizer 1000va malah jebret terus. saya menggunakan stabilizer 1000va karena saran tetangga saya yg mengalami kerusakan kulkas karena tidak menggunakan stabilizer.. pertanyaan..
    1. apakah jebret gara – gara stabilizer?
    2. apakah saya harus ganti stabilizer yang 500va?
    3. apakah saya tidak usah menggunakan stabilizer?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Anwar,

      Salam kenal juga…

      1. Setahu saya, selama instalasi jaringan kabel listriknya dikerjakan dengan benar, tidak akan ada masalah antara besaran kapasitas listrik terpasang dengan kapasitas stabilizer yang hendak digunakan.
      2. Kemungkinan besar bisa tidak jebret jika menggunakan stabilizer 500VA, tapi tidak ada jaminan pasti berhasil.
      3. Kalau kulkas anda bisa dengan baik menyesuaikan voltase listrik yang tidak stabil, saya rasa, anda tidak membutuhkan stabilizer.

      Salam…

      Balas
  114. arie

    Listrik di kos saya 1300 watt , saya pasang ac 1 pk 880 watt , kadang bisa , kadang tidak bisa , setelah di cek ternyata voltase yang sering tidak stabil , sering di angka <220 volt , apa yang harus di lakukan , kalo pasang stavol yang berapa VA , harga perkiraan berapa , trima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Anda hanya bisa menyalakan salah satu dari kedua AC secara bergantian. Itupun dengan kondisi, anda hanya bisa menyalakan lampu penerangan, kulkas dan tv saja saat satu unit AC sedang menyala.

      Salam…

      Balas
  115. lala harum

    pak omar saya mau nanya, akhir-akhir ini saya dikejutkan dengan pemborosan listrik di kosan saya. padahal cuma memakai tv 20 inc, ac dan kulkas kecil saja tapi menghabiskan 400rb dlm 1 bulannya. saya memakai listrik prabayar. biasanya atau bln2 sebelum nya pemakaian saya hanya 200rb. mohon saran atau problem ini pak terimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Lala,

      Saya mendapat kesan, bertambahnya biaya pembelian listrik kost-an anda terjadi “tanpa sebab apapun” atau “tanpa anda ketahui apa penyebabnya”. Saya rasa, untuk hal seperti itu, anda harus melihat pada pembelian listrik di bulan selanjutnya. Jika nilainya masih sama, berarti tarif listrik untuk kost-an anda memang telah diubah oleh PLN.

      Salam…

      Balas
  116. agus mawardi

    di rumah pake listrik yang 450va, saat beli kulkas dan saya ingin memakai stabilizer svc-500n ternyata mlah tidak kuat, tetapi ketika kulkas tidak memakai stabilizer malah bisa dan kuat….

    Balas
  117. Adjie Wahjono

    Siang Pak Omar

    Kebetulan beberapa hari lalu meteran PLN pasca bayar kami di rumah sering muncul lampu kuning berkedip-kedip flashing (bukan nyala terus), kebetulan saya tidak sedang di rumah dan tak lama kulkas kami konslet dan terjadi letupan kecil di bagian belakang kulkas dan sempat ada sparepart yang terbakar, tetapi listrik rumah tetap nyala, setelah di matikan semua dan dipadamkan istri saya jadi sangat kwatir setiap kali lampu kuning itu muncul berkedip-kedip lagi ??

    Pertanyaan, seberapa bahaya kah lampu indikator kuning itu berkedip-kedip??? karena petugas PLN yang sempat kami panggil datang, juga beberapa tukang instalasi listrik yang kami panggil mengatakan kalau sekedar berkedip-kedip (flashing) tidak ada masalah, jika menyala terus (konstant) baru berarti harus ada yang segera di check ulang, apakah benar ????

    Karena sudah lama kami pakai, tidak pernah lampu kuning flashing berkedip-kedip sangat sering seperti beberapa hari lalu ini.

    Terima kasih atas jawabannya

    Salam

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Adjie,

      Hingga saat ini, penyebab lampu kuning berkedip-kedip, juga masih merupakan tanda tanya bagi saya. Dari beberapa kasus lampu kuning berkedip-kedip yang ada, saya hanya bisa pada kesimpulan bahwa itu menyala / berkedip-kedip sebagai tanda peringatan bahwa ada masalah dengan listrik di rumah.

      Saya menganggap nyala lampu kuning itu hanya sebagai indikator yang mendeteksi ada-tidaknya masalah pada listrik. Sedangkan, masalah yang terjadi pada listrik sangat beragam. Bisa dari korsleting ringan, over / under voltase, suku cadang perangkat elektronik yang melemah dll. Jadi, masalah yang mana satu menjadi penyebab lampu indikator itu berkedip, hampir mustahil untuk bisa langsung dipastikan.

      Demikian juga halnya dengan lampu indikator yang menyala terus-menerus. Banyak orang yang mengalaminya dan terfokus pada efek yang dihasilkan, yaitu membengkaknya pemakaian listrik. Namun, tidak ada satupun yang benar-benar memerhatikan dan mengetahui secara spesifik penyebab sesungguhnya lampu indikator itu menyala secara berkesinambungan.

      Mungkin ada pihak yang benar mengerti situasi sebenarnya dari kasus lampu indikator yang terus menyala ataupun berkedip-kedip seperti itu. Tapi, hingga saat ini, saya belum menemukannya. Pada kasus yang anda alami, saya melihat adanya kemungkinan suku cadang dari kulkas yang memang sudah melemah. Jika setelah diperbaiki dan kondisinya kembali seperti sediakala, menurut saya, tidak ada yang perlu dirisaukan. Ada baiknya untuk memasang stabilizer di rumah untuk menjaga perangkat elektronik yang ada terhindar dari efek negatif dari listrik di kemudian hari.

      Salam…

      Balas
  118. Hendra Adiguna

    Kenapa salah satu kabel warna hitam listrik di rumah saya menyala saat di tempel tespen? sementara kabel hitam yang lainnya tidak. tapi saat digabung dengan warna hitam yang lainnya tidak menyala lagi. kalau kabel hitam yang menyala dilepas, kamar bagian atas rumah padam. jadi terpaksa hingga saat ini masih tetap saya gabung.

    Balas
  119. ikram faras sultani

    salam kenal Bang,daya listrik di rumah saya 900 watt,saya baru saja membeli mesin cuci sharp,tp kenapa saat mesin cuci saya operasikan mcb trun dan di layar panel km PLN tertera daya lebih… .hruskah saya tmbah daya atau ganti mcb?,tolong beri sebuah solusi agar pa yg sdah saya beli bsa terpakai.terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga…

      Sepertinya anda harus melakukan penambahan daya. Minimal daya yang dibutuhkan adalah total nilai pemakaian listrik seluruh perangkat elektronik yang menyala saat mesin cuci hendak di nyalakan, ditambahkan dengan nilai pemakaian listrik dari mesin cuci itu sendiri.

      Salam…

      Balas
  120. Fei

    Saya selaku mahasiswa sering menggunakan stop kontak kabel gulung untuk charge laptop dan yang saya gunakan sekarang adalah cable reel. Saya sering liat ada tulisan 10 A dan 250 V di salah satu lubang colokan (ada 4 lubang). Maksud dari tulisan itu apa ya?
    Jika adaptor laptop saya bertuliskan 19 V dan ada 4 laptop yang charging berarti total = (19 x 4) = 76 V. Apa benar hitungan saya? tanpa memikirkan berapa A pada tiap tiap adaptor laptop itu.

    Seringkali dari stop kontak ini dihubungankan lagi stop kontak lain dengan 3 atau 4 lubang. Jika stop kontak lain ini dipakai utk charge laptop berarti ada 76 + 76 = 152 V yang terpakai pada stop kontak saya.
    Apakah begitu?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Tulisan 10 A adalah “10 Ampere” dan 250 V adalah “250 Volt”. Maksud 10 A dan 250 V yang tertera di stopkontak kabel gulung adalah total maksimum daya (Watt) yang dapat diakomodasi oleh stopkontak kabel gulung tersebut sebesar 10 Ampere pada tegangan 250 Volt.

      Mengenai pertanyaan anda selanjutnya, telah saya ceritakan di artikel :
      Cara Menghitung Biaya Listrik Perangkat Elektronik
      Voltase, Watt dan Perangkat Elektronik
      Cara Menghitung Voltase di Rumah
      Konsumsi Daya Adaptor ( Transformer )

      Salam…

      Balas
  121. Gd adinata

    Selamat malam om, di rumah saya kan Daya listriknya 1300 VA tpi di bagi jadi 2 MCB setengah ke warung dan setengah ke rumah tpi kok besaran yang ke warung ketimbang ke rumah ya? Di rumah saya cuma 450 VA saja , pertanyaan saya bagaimana caranya supaya listrik yang ke rumah saya lebih besar dari pada yang di warung , terimakasi 🙂

    Balas
  122. IMAL

    Pagi Om …!!! 😀
    Saya mau tanya, bisakah kita memegang/menyambungkan sambungan listrik tanpa harus mematikan KWHnya?
    Trimakasih, Mohon jawaban’y!

    Balas
  123. hendra

    nah itu bener banget. terjadi sama saya. saya menempati rumah seken. di lantai 2 itu saya liat kabel kuningan ya dipakai utk arus aktif. kabel kuning masuk mcb A. kabel biru masuk mcb B. pusing saya liatnya hahaha. sepertinya solusinya mesti tambah kabel.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Kalau memang hendak dikerjakan, sebaiknya jangan terburu-buru. ☺ Anda bisa melihat gambar yang saya ilustrasikan di bagian akhir artikel Memasang unit MCB untuk dijadikan pedoman pemasangan susunan kawat dari kabel input dan output yang terdapat di box MCB (lantai 1 & 2) rumah anda.

      Jika anda telah memahaminya, anda akan mengerti dimana seharusnya memasangkan kawat hitam, biru dan kuning dari kabel input dan output di box MCB pada masing-masing lantai. Dari situ, anda akan mengetahui sejauh mana dibutuhkan tindakan membenahi kabel yang saat ini terpasang di rumah. ☺

      Ingat yaa… waktu mengerjakannya pake sendal karet dan hati-hati sama itu kawat-kawat yang terpasang di box MCB. Ntar bisa celaka kalo udah nyetrum. ☺

      Balas
  124. planet

    salam mas… mohon pencerahanya… mau nanya nih… listrik pln di rumah saya setiap jam 18.30… tegangan di bawah 150 -110 v bahkan sampai 100 v… nah yang saya tanyakan jika saya pasang stavol paralel 2 stavol di gabung, stavol (1) 3000va dan stavol (2) 5000va, listrik dari pln 110 vol masuk ke stavol 1 menjadi 150 vol dan dari stavol 1 masuk ke stavol 2 menjadi 220 vol… apakah ada dampak yang berbahaya dari paralel stavol tersebut…?? agak kawatir mas hehe masalahnya stavol terlalu mendengung… mohon jawabanya trimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal Mas Planet,

      Saya pernah mengerjakan hal yang sama, juga untuk keperluan menaikkan voltase, dengan metode kapasitas stavol pertama lebih besar dari stavol kedua. Saya melihat, selama masa mem-pararel stavol, tidak ada dampak negatif apa pun yang mengarah bisa jadi membahayakan.

      Mengenai stavol yang terlalu mendengung, saya rasa, semua stavol akan sama seperti itu jika diberi input listrik dengan voltase rendah yang ekstrim. Jadi, tanpa di paralel sekali pun, stavol akan tetap mendengung sangat kencang. Tidak ada yang salah, memang sudah demikian bawaannya. Mungkin, kondisi seperti itu akan membuat umur pemakaian stavol akan menjadi lebih pendek. Wajar yaa…, mengingat kinerja stavol dalam mengatasi kondisi voltase drop yang sedemikian ekstrim selama beberapa jam setiap hari.

      Seandainya jaringan kabel listrik dalam rumah telah menggunakan kawat arde, anda bisa mencoba untuk membuat grounding melalui box MCB, seperti yang saya ilustrasikan di artikel Memasang unit MCB. Cara tersebut bisa mengatasi sebagian besar masalah voltase drop di rumah saya. ☺

      Salam…

      Balas
  125. hendra

    ya ampunnn..bener juga yah…aduh kok saya ga kepikiran….
    wah wah makasih pak atas infonya. sekarang sudah jelas saya. akan saya ikutin skema bapak sebaik baiknya.
    untuk detilnya, skema saya saat ini adalah. sumur-pompa-toren lantai 2-pompa-saringan-kran.
    saringan ini yg pvc yg tingginya 1.5m.
    nah krn pompa kedua ini makan listrik krn tiap buka kran dia akan nyala, rencana saya mau diubah menjadi:
    sumur-pompa-saringan-torrent-lalu cabang pake sistem bapak.

    ada komentar mengenai ini pak?
    thanks yak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya rasa, memang harus menggunakan cara sesuai yang anda rencanakan. Karena, air keluaran filter tanpa dorongan pompa, membuat kekuatan tekanan aliran air yang ada di jaringan pipa dalam rumah menjadi sangat lemah.

      Balas
      1. hendra

        pak, mau konfirmasi sedikit, mengenai skema pemasangan kabel radar. itu kalau saya sambung ke steker, apakah steker nya kalau dibalik, radar akan tetap bekerja? atau harus dalam satu posisi itu terus?
        terima kasih sebelumnya?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Maksudnya steker dibalik, radar menjadi tersambung dengan arus netral? Tidak ada masalah, pompa akan tetap nyala-mati mengikuti setting pemberat radar. Hanya saja, besar kemungkinan, permukaan dan fisik pompa akan nyetrum meskipun dalam keadaan mati. Karena, tidak ada yang mematikan arus positif yang seharusnya dimatikan oleh radar.

  126. hendra

    Halo pak. saya sangat suka blog bapak. saya mau menerapkan yg sistem 1 toren+sumur+radar.
    kondisi saatini adalah pompa dari sumur mengalirkan air ke toren di lantai 2. lalu dari toren dibantu oleh pompa shimizu ps128 bit utk mengalirkan ke kran dirumah.

    nah pertanyaan saya.
    ketika rumah saya mati lampu. air dirumah tetap mengalir. apakah memang fungsi pompa shimizu seperti itu? akan tetap mengalir walaupun ga ada listrik

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Hendra,

      Terima kasih untuk apresiasinya… kasus pompa air yang anda maksud, memang demikian adanya. Saya rasa, semua model pompa sumur dangkal akan berperilaku seperti itu. Selama posisi pompa lebih rendah dari permukaan air di toren, air akan tetap mengalir melalui pompa. Itu berlaku, baik listrik di rumah dalam kondisi menyala maupun padam.

      Salam…

      Balas
      1. hendra

        pertanyaan saya yg selanjutnya pak. kalau begitu apakah pipa air dari toren masih perlu di cabang seperti di skema bapak?
        boleh ga dari toren lalu pompa lalu kran. krn tetep bisa mengalir kan walaupun tidak ada listrik?

        atau ada kerugiannya ya pak kl dengan cara itu?

        trims info nya pak.

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Sebenarnya, ilustrasi skema pemipaan yang saya gambarkan, lebih bertujuan untuk mempersiapkan keadaan saat menghadapi kerusakan yang terjadi pada pompa selain dikarenakan adanya perbedaan tekanan aliran air.

        Ketika pompa sama sekali mati karena rusak dan perlu untuk diperbaiki atau diganti baru, maka aliran air yang masuk ke pompa harus dihentikan. Dengan membuat pencabangan seperti yang diilustrasikan, maka pasokan air dari toren ke dalam rumah dapat dengan menggunakan jalur pipa yang tanpa melalui pompa. Kebutuhan pemakaian air tetap bisa terpenuhi selama pompa masih dalam masa perbaikan.

        Simple yaa…☺, namun sangat terasa manfaatnya saat situasi seperti itu terjadi bersamaan dengan kebutuhan air bersih yang mendesak.

        Salam…

      3. hendra

        pak. mengenai kabel 3 warna. apakah kalau dirumah tidak ada grounding ke tanah maupun tembok, namun kabel dirumah pake kabel 3 warna. apakah bisa dikatakan sia sia pak pake kabel 3 warna?

        trims.

      4. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Iya, betul tidak ada gunanya. Tapi, itu harus benar-benar dipastikan dulu bahwa kawat berwarna kuning memang digunakan untuk kepentingan jalur arde yang tidak tersambung ke grounding (tanah atau tembok). Karena, ada teknisi listrik yang menggunakan kawat kuning untuk jalur arus positif. Anda bisa mengetahui dari susunan kawat yang terpasang di box MCB. Jika kawat kuning tidak ditancapkan ke unit MCB, berarti benar fungsinya sebagai jalur arde.

        Salam…

  127. Muslimin

    Thanks very much pak atas info dan sarannya. Semoga bapak & keluarga selalu mendapatkan kesehatan dan kemudahan rezki dari Allah swt krn sdh mau berbagi ilmu kpd org lain di saat org2 sibuk dengan urusannya masing2. Sukses selalu pak. Klo boleh sy minta sarannya utk merk stabilizer yg menurut bapak sangat ideal.

    Balas
      1. Muslimin

        Pak, sy baru sj perhatikan merteran di rmh tinggal sy skrg ini. Kabel keluaran dr meteran pln memang ada 3 kawat. Kawat kuning tetap terpasang dlm meteran dan tdk diteruskan ke tanah ataupun dinding. Apakah itu sdh bisa dikatakan grounding sementara kabel dari tiang pln hanya 2 kawat sj?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Tidak bisa. Grounding adalah tempat terakhir tertancapnya kawat kuning ke bumi. Apakah dihubungkan ke tanah dengan menggunakan batang tembaga / besi atau ke dinding dengan menggunakan paku, yang penting kawat kuning ini bisa langsung terhubung langsung dengan bumi. Itulah yang disebut dengan grounding. ☺

        Membuat grounding dengan cara menghubungkan kawat kuning dengan paku yang tertancap cukup dalam di dinding, juga tidak bisa dikatakan grounding yang sebenarnya. Namun, cara itu bisa digunakan untuk mengatasi kasus korsleting ringan (mis. permukaan lemari es yang nyetrum). ☺

      3. Muslimin

        Salam pak,

        Sy sdh dapat mereka stabilizer seperti yg disarankan via email. Harga 1.250 (sulawesi). Sy dapat yg manual, kira2 baguskan mana ya pak sama yg digital? Trus pak, ada yg membingungkan sy saat lihat fisik stabilizernya, di atas ada tombol pengatur voltase. Bukanya voltase yg menjadi keluaran stabilizer itu sdh otomatis? Gambarnya sy kirim via email itu pak. Mohon pencerahannya pak.

  128. Muslimin

    Pak Omar, Apakah untuk stabilizer nya kita pakekan stop kontak sebelum MCB atau kita sedikit melakukan modif di stabilizernya supaya kawat dari meteran PLN langsung di sambung ke stabilizer tanpa melalui stop kontak? Atau mungkin ada stabilizer yang khusus dijual tanpa seteker tapi langsung ada panel untuk menempatkan kawat dari meteran PLN? Mohon pencerahannya pak dan terima kasih sebelumnya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Setahu saya, untuk setiap produk stabilizer berkapasitas mulai 3000VA, sudah tidak menggunakan steker sebagai jalur untuk input dayanya. Jadi, kita gunakan kabel sendiri (kabel tunggal ukuran 2 x 3,5mm) untuk menyambungnya seperti yang saya ilustrasikan di artikel Skema Pemasangan Stabilizer.

      Seandainya anda memang sedang mempersiapkan untuk memasang stabilizer dan kapasitas listrik di rumah anda adalah 900VA, saya sarankan untuk membeli yang berkapasitas 3000VA. Karena, kebutuhan akan listrik di rumah akan selalu cenderung bertambah akibat pengaruh perkembangan teknologi dan naiknya populasi kepadatan penduduk.

      Jika anda terkendala dengan masalah harga, ada baiknya untuk tidak memaksakan dengan membeli stabilizer berkapasitas yang lebih rendah. Pilihan terbaik adalah menunggu hingga anda memiliki dana cadangan yang cukup untuk membelinya.

      Salam…

      Balas
  129. Harris Marfel

    Salam kenal mas, saya memiliki stabilizer 3000VA yang tersambung langsung dari listrik PLN dan di alirkan ke rumah.
    Stabilizer ini dulu di pasang sendiri oleh Almarhum bapak saya, saya sebagai anak nya hanya sebatas orang IT, dan tidak mampu menyerap Ilmu dari bapak saya. 😄

    Dulu nya listrik keluaran dari stabilizer 220V namun sekarang jadi 160V. dan Lampu Under-V pada stabilizer menyala (Biasa nya tidak).
    saya coba memanggil orang PLN langsung, untuk meminta mereka memeriksa.
    Teknisi PLN melakukan pemeriksaan dirrect ke kabel yang tersambung ke rumah (Tanpa stabilizer), dan hasil yang di dapat, listrik 220V. namun di cek melalui colokan listrik yang tersambung melalui keluaran stabilizer sebesar 160V.
    Memang tidak ada berpengaruh terhadap perangkat elektronik saat ini, dan masih berjalan lancar. tapi saya merasa ada yang salah dengan Stabilizer saya.

    Pertanyaan saya, apakah stabilizer saya mengalami kerusakkan? karena stabilizer tersebut sudah di gunakan sejak sekitar 2004 – 2006 dahulu.
    Dan apakah saya sudah di harus kan untuk mengganti stabilizer tersebut, sebelum terjadi hal2 fatal?

    Balas
      1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hai Harris,

        Salam kenal juga…

        Saya tidak pernah menemukan kasus stabilizer yang bisa bertahan dalam kondisi under-voltage cukup lama seperti itu. Kondisi yang pernah saya temukan adalah stabilizer mati total dalam satu-dua jam sejak setelah output voltase-nya turun. Itu pun hanya satu kasus saja.

        Secara teknis listrik, saya tidak mengerti apa yang terjadi pada stabilizer anda. Namun, saya menduga ada kemungkinan hal itu terjadi dikarenakan setting output voltase yang ada di “jeroan”-nya berubah. Jadi, secara fisik, tidak ada masalah dengan jeroan stabilizer anda. Hanya settingan output votase – nya saja yang perlu dikembalikan seperti semula. Saya rasa, anda membutuhkan jasa montir listrik yang memahami masalah ini untuk memastikan kondisi yang sebenarnya terjadi. ☺

        Mengenai merk stabilizer, akan saya kirimkan via email.

        Salam…

      2. Harris Marfel

        Stabilizer nya masih awet mas, hanya keluaran output nya jadi 160V dan bisa nya, motor di dalam stabilizer itu sering berbunyi, tapi entah kenapa akhir2 ini tidak berbunyi lagi. barusan tadi stabilizer nya saya copot, mau tak coba bawa ke tempat teman kerja yang ahli listrik nya.

        Terima Kasih atas informasi nya mas

  130. Veronica

    Saaya kontrak rumah sederhana, listrik dr pln 900, tapi oleh pemilik listrik dibagi 2, 450 permanen. nah ini merugikan saya karena semua peralatan saya pakai listrik sehingga mcb jebret selalu terjaadi. menjengkelkan.
    Saya lihat di mcb outlet ada 2 jebretan, No.1: DC45a, C6A, 240/415V, 4500. No.2: Multi9, C32N/CL2, 230/400V. Nah rumah saya yg nomer 2. Saya punya tv led 32, settop box tv kabel1, 1 fan sedang, 1 netbook, 1 kulkas setinggi 100cm yg low wat, lampu semua led, malam hanya nyala 20watt, magicjar kecil, mesin air, oven listrik, setrika, vakum kliner 350w.
    Biasa yg on terus adalah 2 led lampu total 10w, tv+settopbox, netbook, kulkas. Nah..tadi saya mau pakkai vakum kliner mcb jebret, walaupun semua peralatan saya cabut stekernya. padahal vakum kliner cumma 350w.
    Lallu trouble harian, bila saya colok steker yg besinya besar, seperti adaptor netbook dan printer, selalu mcb saya jebret.
    apa solusinya? apakah kalau saya tukar mcb masalah akan tuntas?
    Mohon pencerahan pak Omar.

    Veronica yg gusar.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Veronica,

      Saya turut prihatin dengan kondisi yang anda alami saat ini dan terima kasih telah mendeskripsikannya dengan baik.

      Apakah anda menancapkan steker di stopkontak yang sama untuk menggunakan vacuum cleaner dan adaptor netbook / printer? Jika iya, berarti ada yang tidak beres dengan instalasi kabel listrik yang terhubung ke stopkontak tersebut.

      Karena, konsumsi listrik dari rata-rata mesin air yang saya ketahui adalah sebesar 350 Watt. Seandainya tidak ada masalah dengan menyalakan mesin air (dalam kondisi steker perangkat elektronik lain masih terpasang), semestinya demikian juga halnya dengan vacuum cleaner. Dan juga, tidak seharusnya MCB trip (jebret) ketika anda menancapkan steker adaptor netbook / printer.

      Coba anda tancapkan steker adaptor netbook ke stopkontak lain / berbeda. Jika MCB masih trip, berarti seluruh instalasi kabel listrik di kontrakan anda bermasalah. Jika tidak terjadi apa-apa, berarti instalasi kabel listrik yang tersambung ke stopkontak yang biasa anda gunakan untuk netbook saja yang bermasalah. Anda membutuhkan jasa teknisi listrik untuk memperbaikinya.

      Mengenai niat mengganti MCB dengan yang berkapasitas lebih besar, bisa saja anda kerjakan. Misalnya dengan kapasitas yang sama dengan MCB pertama, yaitu 1300VA (6 Ampere atau CL6). Konsekuensinya, jika total pemakaian listrik kontrakan anda dengan kontrakan pertama secara bersamaan lebih besar dari 900VA, maka MCB di meteran akan trip.

      Silahkan anda lakukan test terlebih dulu kebenaran permasalahan di stopkontak. Jika (ternyata) memang problemnya ada disitu (kabel listrik & stopkontak), anda tidak perlu mengganti MCB yang saat ini terpasang. Namun, tidak masalah jika anda menghendaki untuk menggantinya juga. ☺

      Salam…

      Balas
      1. Veronica

        pak Ramlee
        Terimakasih atas saran dan kebaikan menjawab kebingungan saya. Akan saya coba dulu ya.

        Oh ya apakah Pak Ramlee punya solusi untuk saya, begini… oven listrik saya 500w, apakah ada cara menurunkan watt nya supaya bisa saya pakai dirumah yg power supply cuma 450?

      2. Veronica

        Pak Ramlee, Barusan mcb nya punya saya dan landlord saya swap, tapi hasilnya …mcb asal punya landlord saya pakai baik2 saja, tapi mcb saya yg saya swap ke landlord..hasilnya sama jebret terus. Padahal yg tercolok ke outlet di rumah landlord hanya tv tabung satu tingkat inch tv 21 inch. Kenapa ya? Jadi apakah kesimpulan saya harus ganti mcb yg jebret itu dg saran Pak Ramlee saja?

      3. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Swap MCB….???? 😁… Ide yang kreatif 😁😁😁. Ya sudah, sekarang ketahuan penyakitnya kenapa listrik ditempat anda jebret terus. Silahkan diganti MCB untuk kontrakan anda sesuai kapasitas yang saya pernah ceritakan. Ingat ya konsekuensinya… jika total pemakaian listrik anda dengan landlord melebihi 900VA, dua-duanya bisa jebret…

        Masalah oven anda juga ikut terselesaikan setelah penggantian MCB selesai dikerjakan ☺.

  131. zuhri

    Secara urut rangkaiannya sbb: dr kwh meter ke kandang berjarak 100m. Lalu masuk ke mcb 32 A, lalu dihub ke kontaktor, overload dan kemudian ke fan..listrik 5500 VA khusus u fan saja. Saya bingung apakah lbh baik menambah daya atau memasang stavol terlebih dulu mengingat keterbatasan dana 🙂

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Saya melihat persoalannya bukan terletak pada asupan listrik PLN.

      Ooh iya… bagaimana dengan grounding / arde? Apakah ada dan sudah terpasang dengan benar? Itu juga bisa menjadi penyebab jika tidak ada / terpasang dengan benar pada model instalasi listrik yang anda ceritakan. ☺

      Balas
  132. zuhri

    Informasi yg tertera pada produk @fan daya 1,5 pk 7,2 A..jika tiga fan tsb dinyalakan semua, informasi daya yg terpakai yg saya dapat dr kwh meter adlh antara 4100-4300 watt..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Karena konsumsi daya satu fan = 7,2 Ampere; berarti setiap satu fan dinyalakan seharusnya pemakaian daya akan bertambah di kwh meter sebesar 7,2 × 220 = 1.584 Watt.

      Jika dengan dua fan bisa menyala maksimal, maka saat fan ketiga menyala seharusnya MCB di meteran trip. Sebab, konsumsi daya ketiga fan menjadi 4.752 Watt. Namun, ternyata, MCB tidak trip. Hanya saja ketiga fan tidak berfungsi maksimal (konsumsi dayanya menjadi 6,515 Ampere atau 1.433,3 Watt per unit).

      Hingga tahap ini, saya rasa, anda perlu menanyakan perilaku dan kinerja produk fan-fan tersebut ke supplier tempat anda membeli dan memasangnya.

      Karena, kondisi asupan listrik PLN (baik Watt maupun Voltase) tidak akan berubah dengan sendirinya tanpa intervensi dari mesin / perangkat listrik yang meng-konsumsi – nya. Dalam kasus ini, saya cenderung tertuju jawabannya ada pada teknik instalasi listrik yang diterapkan pada ketiga fan atau (bisa juga) perilaku konsumsi daya dari masing-masing fan tersebut.

      Salam…

      Balas
  133. zuhri

    Baik pa terima kasih pencerahannya..kaitannya dg problem pertama berupa kecepatan fan yg tdk maksimal jika dinyalakan tiga pcs lbh karena faktor tegangan atau daya listrik yg kurang?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Umumnya disebabkan karena voltase turun yaa… Tetapi, bisa juga kekurangan daya. Saya sendiri agak bingung dengan informasi konsumsi daya (Watt) dari fan yang anda tuliskan.

      Pertama, anda nyatakan sebesar 7,2 Ampere per unit (total = 21,6 × 220 = 4,752 Watt). Dan kedua, sebesar 4.300 Watt (@unit : 4.300 ÷ 220 ÷ 3 = 19,545 ÷ 3 = 6,515 Ampere). Mana yang benar : 7,2 Ampere atau 6,515 Ampere?

      Kalau memang total konsumsi daya dari ketiga fan adalah sebesar 4.300 Watt, maka kemungkinannya cenderung akibat voltase turun. Sedangkan kalau 4.752 Watt; bisa dikarenakan voltase turun, atau mungkin kekurangan daya, atau bisa juga gabungan antara voltase turun + kekurangan daya. Tergantung kualitas produk fan dan kabel yang menjadi penghantar listriknya.

      Salam…

      Balas
  134. zuhri

    Pagi..pa apa penyebab dan solusi jika tjd kasus sbb: daya yg terpasang 5500watt, mcb di kwh meter 25 A. Saat pemakaian fan total daya yg terpakan 4200watt masih normal walaupun kec fan tdk maksimal. Namun jika ditambah lampu dll total daya yg dipakai mencapai 4500 watt..hanya selang beberapa menit mcb kwhmeter turun..dan trrus berulang..terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat siang, Zuhri…

      Naaahh… sekarang saya mulai bisa menangkap kondisi yang sebenarnya terjadi pada instalasi listrik di kandang ayam anda.

      Listrik PLN sebesar 5.500 Watt yang anda maksud saat ini terpasang di kandang ayam itu, sebenarnya 5500VA atau 5.500 Volt Ampere. Nilai listrik 5.500 dalam satuan VA yang terpasang, tidak berarti sama dengan 5.500 Watt. Melainkan hanya 5.500 × 0,8 = 4.400 Watt. Hitungan itu sudah menjadi standar dari PLN.

      Listrik terpasang di kandang ayam yang sebenarnya berjumlah 4.400 Watt ini merupakan penyebabnya.

      Jika total konsumsi daya dari tiga fan = 4.300 Watt, berarti anda hanya memiliki sisa listrik yang masih dapat digunakan sebesar 100 Watt. Jika terjadi pemakaian daya lebih dari 100 Watt, maka MCB akan trip karena telah melewati batas pemakaian listrik yang diperkenankan yaitu sebesar 5.500VA atau 4.400 Watt. Bukan 5.500 Watt.

      Jadi, menurut saya, tidak ada yang salah dalam instalasi listrik terpasang untuk kandang ayam anda. MCB trip diakibatkan telah terjadi pemakaian daya melewati kapasitas listrik yang saat ini terpasang.

      Seandainya anda meragukan penjelasan saya, silahkan hubungi PLN dan minta petugasnya untuk datang memeriksa. Saat setelah si petugas sampai di lokasi, tanyakan berapa Watt kapasitas listrik yang sebenar terpasang di kandang ayam anda. Jika dia mengatakan 5.500 Watt dan bukan 5.500VA, minta tolong kepadanya untuk memeriksa mengapa MCB di meteran bisa trip hanya dengan total pemakaian daya sebesar 4.500 Watt saja.

      Salam…

      Balas
  135. zuhri

    Lam kenal pa..boleh bertanya..saya punya kandang ayam dg instalasi listrik 5500 watt, instalasi tsb hanya digunakan u 3pcs exhaust fan dgdaya 1,5pk 7,2 A..jika dua kipas dinyalakan,kecepatan putaran fan bisa maximal. Tp ketika dinyalakan semua kecepatan fan melambat.bahkan disaat wbp kwh meter turun. Apa penyebab dan solusinya pa?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Zuhri,

      Setahu saya, kipas (fan) yang dalam kondisi berfungsi dengan baik akan melambat putaran baling-baling nya karena dua hal, yaitu : voltase listrik turun dan kekurangan jumlah daya (Watt).

      Untuk masalah voltase turun, dapat disolusikan dengan memasang stabilizer. Sedangkan untuk kasus kekurangan Watt, anda harus menambah daya dari kapasitas listrik yang terpasang saat ini.

      Jika kerja putaran baling-baling ketiga kipas tidak maksimal di saat WBP (Waktu Beban Puncak), memang umumnya seperti itu. Karena, voltase listrik di saat WBP cenderung turun di bawah 220Volt dan kembali normal menjadi 220Volt saat LWBP (Luar Waktu Beban Puncak).

      Salam…

      Balas
  136. only4han

    Pak saya mau tany2 masalah instalasi air lebih ke pemipaan air lt 1 ke lantai 3, apa ad email saya mau kirim gambar perkiraan instalasi saya

    Balas
  137. Suryo

    Salam,
    Pak, rumah saya daya 3500..rmh tsbt sekaligus sbg kantor kecil2an dg 4bh cpu/komputer. Menurut bpk efektif mana untuk memasang stabilizer setelah meteran (untuk satu rmh) , atau untuk tiap2 PC digunakan stabilizer? Atau malah justru keduanya jg perlu?

    Trimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Suryo,

      Pilihan paling efektif dan aman adalah memasang stabilizer untuk satu rumah (kapasitas >= 6000VA). Pastikan juga jaringan kabel listrik di rumah telah dilengkapi dengan arde. Ketidakstabilan voltase listrik dan / atau tidak adanya arde memiliki dampak merusak yang mirip dan bersifat “intermittent” (kambuhan) pada perangkat komputer.

      Salam…

      Balas
  138. rednoed

    Salam kenal pak omar….
    … saya sedang membangun rumah kost, terdiri dari 12 kamar, rencananya masing2 kamar memiliki kwh prabayar, yang ingin saya tanyakan apakah bisa kabel ardenya saya pararel terhadap 12 kwh tersebut…
    Trims…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal juga… menurut saya, cara itu bisa dikerjakan. Namun, dalam prakteknya, petugas PLN belum tentu akan mengijinkan jika kawat arde langsung terpasang di meteran prabayar. Informasi tentang kawat arde harus terpasang atau tidak boleh terpasang di meteran prabayar, masih simpang-siur. Namun dalam pemahaman saya, itu sudah seharusnya terpasang.

      Salam…

      Balas
  139. Sandi Sarika

    Permisi netizen, saya mau tanya mengenai hal listrik, bagaimana sih kalau misalnya tv tidak dinyalakan tetapi colokanya masih tetep menempel, apakah itu volume listriknya sama dengan nyala nya tv itu?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Sandi,

      Semua perangkat elektronik, termasuk televisi, akan tetap mengkonsumsi listrik bila dikondisikan demikian. Jumlah listrik yang dikonsumsi tidak sebesar saat perangkat dalam kondisi menyala. Kira-kira berada dikisaran nilai 5 s/d 40 Watt (tergantung perangkat elektronik-nya juga).

      Salam…

      Balas
  140. Dwi

    Sore bp.omar
    Sy mo tny…jika tanda merah(catu daya) menyala apa yg harus di lakukan? Sy sdh isi pls listrik tp listrik rmh sy ttp tdk nyala. Thx

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Dwi,

      Mungkin ada yang salah dengan instalasi penyambungan kabelnya atau bisa juga setting system pengoperasian meteran. Saya rasa, anda membutuhkan bantuan pihak PLN untuk menyelesaikannya.

      Salam…

      Balas
  141. ari haryanto

    Salam kenal juga pak omar.!

    Untuk jalur kabel yang masuk ke jalur dalam rumah oleh pln hanya kabel warna biru dan hitam saja yang di hubungkan ke meteran, dan kabel warna kuning strip hijau tidak di konek ke meteran, kedua kabel warna biru dan hitam di konek dari meteran bedanya kabel biru di lewatkan ke Mcb dulu yang ada di meteran sedangkan kabel kuning tidak di hubungkan.

    Kalo menerut anda apa ada yang salahkan Mcb yang saya pasang takutnya amperenya bisa mempengaruhi.

    Ini urutan Mcb di rumah saya.
    1. Mcb yang ada di meteran pln merk schneider CL 6.
    2. Mcb induk merk schneider C6.
    3. Mcb ruangan A merk brocco C6.
    4. Mcb ruangan B merk brocco C6.
    5. Mcb ruangan C merk brocco C6.
    6. Mcb ruangan D merk brocco C6.

    Apa mungkin dari merk tsb bisa pengaruh

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Yang anda maksud dengan “kabel biru di lewatkan ke MCB dulu” apakah kabel biru yang masuk ke MCB? Bukan kabel hitam? Karena, seharusnya kabel hitam yang masuk dan melalui MCB. Sedangkan kabel biru disematkan ke body meteran. Coba di perhatikan lagi.

      Nah, kabel kuning strip hijau itu yang dimaksud dengan “kawat arde”. Kawat itu semestinya ikut terpasang di meteran seperti layaknya yang berwarna biru (cuma beda posisi). Kondisi inilah yang saya perkirakan sebagai kemungkinan dari MCB meteran ikut trip ketika MCB anak trip.

      Besaran yang sama dari kapasitas MCB induk dan anak yang anda pasang, bisa jadi juga sebagai salah satu kemungkinan tersebut. Karena, umumnya, besaran MCB anak harus lebih kecil dari induknya dan MCB di meteran. Anda bisa mengganti besaran kapasitas MCB anak menjadi lebih kecil dari yang sekarang terpasang. Namun, kapasitas listrik yang bisa anda pakai juga menjadi lebih kecil. Selain itu, tidak ada jaminan tindakan tersebut akan mengatasi MCB meteran tidak trip saat MCB anak trip.

      Karena, dalam kasus yang saya alami, MCB meteran tetap ikut trip meskipun besaran kapasitas MCB anak sudah lebih kecil dari induknya dan MCB di meteran. Jadi, saya cenderung masih menganggap penyebab permasalahannya akibat kawat arde yang tidak terpasang di meteran. Bukan sekedar dari besaran kapasitas MCB yang terpasang.

      Tidak ada masalah perbedaan merk MCB yang anda pakai. Kualitas dan kompatibilitas dari kedua brand itu sudah merajai di dunia perlengkapan listrik.

      Salam…

      Balas
      1. hendra

        ijin ikut nimbrung ya pak. barusan saya cek instalasi meteran listrik dirumah. dan dirumah saya juga sama pak. kabel biru yg dipasang ke mcb. kabel kuning nya ga dipasang kemana mana. sayangnya disini ga ada fasilitas upload foto. saya sudah fotokan tadi pake hape saya heheheh…

  142. Farid

    Salam kenal pak Omar, berdasarkan rumusan menentukan stabilizer pada rumah dengan daya 2200 adalah (2200 / 0,8 / 0,75 = 3666VA) berarti saya harus memasang stabilizer 4000VA? tolong koreksinya. Terimakasih

    Balas
  143. ari haryanto

    Salam kenal !
    Saya mau tanya listrik di rumah sistim prabayar dengan merk smartmeter daya 1300.
    Yang saya tanyakan adalah kenapa pada saat listri ngejegleg atau turun kok Mcb di meteran juga ikut turun, padahal sudah di buat Mcb induk dan Mcb anak untuk masing masing ruangan.
    Misalkan di satu ruangan terjadi kelebihan pemakaian beban dan harusnya yang turun adalah Mcb anak saja kan, tapi ini kok turun semua Mcb’nya Mcb anak turun Mcb induk turun dan Mcb di meteran pun juga turun.
    Dan saya sudah cek semua instalasi listrik di ruma dan tidak ada yang bermasalah mulai dari stop kontan, saklar dan fiting juga tidak ada yang bermasalah. Mohon solusinya dong ?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal Ari,

      Saya juga mengalami masalah yang sama setelah meteran pascabayar lama diganti baru. Merk meteran nya juga sama, Smart Meter. Perbedaannya, susunan kawat yang terpasang antara meteran lama dengan baru adalah ada dan tidaknya jalur kawat arde yang melalui meteran. Tidak ada perubahan apapun dengan jaringan kabel listrik dalam rumah, baik sebelum dan setelah meteran diganti.

      Kalau kondisi susunan kawat yang terpasang di meteran anda saat ini sama dengan yang saya ceritakan, ada kemungkinan penyebab masalah anda saat ini adalah dari kawat arde tersebut. Saya tidak mengetahui sejauh mana kebenaran dugaan atas kemungkinan itu. Karena, PLN tidak memperkenankan pelanggannya untuk meng-akses dan memodifikasi unit meteran listrik yang ada.

      Petugas PLN sendiri menyatakan bahwa terpasang atau tidaknya kawat arde di meteran tidak memengaruhi apa pun dengan aliran listrik pada jaringan kabel dalam rumah. Tapi, kalau di googling, beberapa informasi mengenai cara instalasi meteran Smart Meter menyatakan kawat arde itu seharusnya terpasang.

      Saya belum menemukan solusi yang bisa mengatasi masalah tersebut. Cara yang saya pakai untuk saat ini adalah mengubah perilaku pemakaian listrik di rumah agar MCB tidak sampai trip.

      Salam…

      Balas
  144. Eric

    Salam HUT Kemerdekaan RI ke-70
    Saya ingin menanyakan sesuatu tentang stabilizer kpda bpk Omar nih.
    1. Apakah bisa sebuah stabilizer dengan kapasitar 500va digunakan secara paralel untuk tv, speaker, dekoder dan kipas angin secara bersamaan (1stabilizer dipasang kabel roll dengan 4 colokan )?
    jika tidak bisa, bagaimana cara yang aman untuk memasang peralatan listrik tsb ( tv, speaker, dekoder, dan kipas angin ) jika dalam ruangan tamu hanya tersedia 1 saklar listrik saja? sebagai catatan, kipas angin yang saya gunakan pernah terjadi korsleting namun skrg sudah diperbaiki dan bisa menyala lagi, hanya tetap saja ada kecemasan/ketakukan kipas ini bisa korsleting/rusak lg,

    2. Apakah ada alat yang mencegah jika 1 peralatan listrik mengalami korsleting, tidak menyambar ke sekering utama ataupun mcb? apakah stabilizer bisa melakukan hal tersebut, sebab sepengetahuan saya fungsi stabilizer adalah untuk mengamankan arus listrik dari tegangan rumah ke peralatan listrik, bukan sebalikna dari peralatan listrik ke tegangan rumah.
    Terima kasih atas waktu dan jawabanna yang saya nantikan 🙂

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam Merdeka, teman…

      1. Satu stabilizer bisa untuk digunakan untuk beberapa perangkat elektronik / listrik.

      2. Memang benar, pemanfaatan stabilizer cenderung ditujukan untuk mengamankan voltase listrik rumah ke perangkat elektronik. Tetapi, saat perangkat elektronik yang mengalami masalah, maka stabilizer (hampir selalu) yang akan terkena dampaknya terlebih dulu.

      Dalam logika pemikiran saya : jika korsleting menyebabkan MCB trip, maka stabilizer (yang terpasang di antara MCB dan perangkat elektronik) akan terkena dampaknya terlebih dulu sebelum korsleting bisa mencapai ke MCB. Seperti itu jadinya, bukan? ☺

      Salam…

      Balas
  145. satriyo w.

    Salam kenal pak Omar,
    Tulisan anda cukup membantu dalam memilih stabilizer Voltage untuk peralatan elektronik saya. terima kasih pak.

    Dan jika berkenan, saya ingin ikut membantu menjawab beberapa pertanyaan sdr Alfinestaa semapu saya, maklum cuma lulus SMA pak..
    pertanyan sdr. Alfinestaa saya bagi dalam beberapa poin agar mudah di cerna, terstruktur dan tertata. dan dapat di lihat hubungan antara pertanyaan satu dengan lainnya. apakah saling berkaitan.(hanya semampu saya ya)

    1/a) alat listrik yg tetep dicolok walau tak kepake itu bakal keitung dayanya gak ya? dan seberapa besar?
    jawab: relatif.
    jika menggunakan trafo penurun tegangan sebagai catu daya dalam perangkat tersebut sebelum saklar “on/Off” maka akan terjadi induksi tegangan dalam trafo yang menghasilkan panas, logikanya pasti mengkonsumsi daya. besarnya berapa? tergantung rangkaian catu daya atau trafo dari rangkaian tersebut.

    b) dengan asumsi keitung dayanya, kalau ane nerapin mikrokontroller dengan sensor arus/tegangan/daya di stop kontak (skitar 5V, arusnya gak paham -_-), apakah lebih hemat jatohnya?
    jawab: relatif.
    dari asumsi tadi, saya yakin sdr.Alfinestaa sdh memahami jawaban 1a, sedangkan hemat atau boros? dengan tolok ukur apa bisa dinyatakan boros atau hemat? jika tidak ada tolok ukur atau batasan maka tidak dapat di katagorikan boros atau hemat .

    2/ tentang pembangkit. Spt yg kita tau trafo tuh buat naikin/nurunin tegangan/arus kan gan. Nah dari sini berarti bisa kita buat sebesar yg kita mau dong? dengan generator 13kV, kita pasang step up bisa jadi 20kV, nah dengan analogi demikian kalau ane punya generator 100V, bisa dong jadi 20kV dengan trafo 0,1k/200k?
    jawab: analogi bisa diterima.
    Namun, sudahkah menghitung rugi-rugi dalam atau panas yang timbul akibat resistansi dalam trafo tersebut? mohon di dalami lagi mengenai elektro mekanis, trafo dan generator. suatu saat anda bisa mendapat ide bagaimana listrik rumah 450w dapat mengisi kebutuhan rumah berdaya 2200w dengan kombinasi motor listrik dan generator listrilk 🙂

    3/. a)tentang transmisi. ada transmisi 150kV, 20kV, hingga saluran distribusi 220V. Nah pertanyaanya, bagaimana keadaan arus masing2? apakah sama?
    Jawab: tentunya berbeda.
    ada transmisi 150kV, 20kV
    ada saluran distribusi 220V
    Arus saluran transmisi tentunya akan berbeda dari distribusi.

    b) lalu trafo yg dipasang yg sering kita liat di jalanan itu trafo arus/tegangan ya?
    jawabnya: ….

    c) Selanjutnya yg saya perhatikan, kalau sudah 220V, bnyk pencurian yg asal nyantol ke konduktor. Apa dengan demikian tdk memengaruhi stabilitas voltase dan arusnya?
    Jawabnya: gangguan pada distribusi, atau kebocoran pada distribusi tentunya akan memepengaruhi stabilitas tegangan dan arus.

    Mohon maaf jika kurang berkenan.
    terimakasih pak Omar.

    Balas
  146. alfinestaa

    Salam kenal mas. Saya Muhammad ALfin dari T. Elektro Undip angkatan 2013. Saya mau tanya beberapa hal mendasar soal konversi energi dan listrik arus kuat mas. Mohon dijawab yaa.

    1. a) alat listrik yg tetep dicolok walau tak kepake itu bakal keitung dayanya gak ya? dan seberapa besar? b) dengan asumsi keitung dayanya, kalau ane nerapin mikrokontroller dengan sensor arus/tegangan/daya di stop kontak (skitar 5V, arusnya gak paham -_-), apakah lebih hemat jatohnya?

    2. tentang pembangkit. Spt yg kita tau trafo tuh buat naikin/nurunin tegangan/arus kan gan. Nah dari sini berarti bisa kita buat sebesar yg kita mau dong? dengan generator 13kV, kita pasang step up bisa jadi 20kV, nah dengan analogi demikian kalau ane punya generator 100V, bisa dong jadi 20kV dengan trafo 0,1k/200k?

    3. tentang transmisi. ada transmisi 150kV, 20kV, hingga saluran distribusi 220V. Nah pertanyaanya, bagaimana keadaan arus masing2? apakah sama? lalu trafo yg dipasang yg sering kita liat di jalanan itu trafo arus/tegangan ya? Selanjutnya yg saya perhatikan, kalau sudah 220V, bnyk pencurian yg asal nyantol ke konduktor. Apa dengan demikian tdk memengaruhi stabilitas voltase dan arusnya?

    segini dulu mas. makasih 🙂

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Mas Alfin yang baik,

      Yang saya ketahui tentang listrik hanyalah :

      Rupiah = Kilo Watt per Hour = Watt = Voltase x Ampere

      Atau dengan bahasa “pasar”-nya adalah nilai uang yang harus dibayarkan untuk pemakaian listrik per kWh yang merupakan akumulasi dari Watt yang mana merupakan hasil perkalian antara Voltase dengan Ampere.

      Saya sama sekali tidak paham bagaimana Volt dan Watt secara teknik berinteraksi dalam satu kondisi bernama listrik. Meskipun saya bisa mendapatkan gambaran jawaban dari ketiga pertanyaan anda, saya tetap tidak memiliki kapasitas untuk menjawabnya. Saya bukan akademisi di bidang teknik listrik, hanya praktisi listrik amatir yang “terlalu” peduli atas kebenaran sejumlah uang pribadi yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya tagihan pemakaian listrik setiap bulannya.

      Sebaiknya anda mencoba untuk menyampaikan pertanyaan anda di blog / situs yang memang pemiliknya memang memiliki pendidikan formal di bidang teknik listrik.

      Salam.

      Balas
  147. moel

    Salam mas.
    Saya mau tanya, setahun lalu saya mulai menggunakan listrik prabayar. Awalnya penggunaannya normal, namun seminggu terakhir ini menjadi sangat boros. Lampu tamper kuning terus menyala. Padahal, di rumah tidak ada penambahan alat eletronik. Pernah saya coba matika MCBnya, ternyata pulsanya tetap berkurang. 2 hari yang lalu, petugas PLN datang dan mengganti meteran, tapi tetap tidak ada perubahan. Katanya ada instalasi yg salah. Padahal saya tidak merubah instalasi selama ini. Mohon pencerahannya. Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Salam kenal Mas Moel,

      Coba anda lihat uraian saya di artikel Tespen, Kawat Hitam dan MCB. Disitu saya sertakan beberapa gambar ilustrasi sambungan kawat yang seharusnya terpasang antara meteran dengan MCB dalam rumah. Mungkin, ada salah satu dari susunan kawat yang terpasang terbalik di meteran anda yang perlu diperbaiki letaknya.

      Silahkan diperiksa terlebih dulu, semoga keterangan beserta gambar yang tersaji di artikel tersebut bisa membantu memberikan gambaran yang lebih baik atas kondisi meteran anda saat ini.

      Salam.

      Balas
  148. Depokers

    Mas, mau tanya, di mall en online shopping banyak yg jual alat penghemat listrik, yang katanya bisa menghemat tagihan listrik s/d 40%.
    Mohon pencerahannya Mas Omar.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Dalam menilai sebuah produk, saya selalu berpegang pada respon pasar.

      Tidak adanya sikap antusiasme dari pasar terhadap kehadiran dan beredarnya produk tersebut maupun pendahulunya yang sejenis, menurut saya, sudah cukup bisa dijadikan parameter mengenai kebenaran kinerja yang dimiliki dari produk penghemat listrik seperti yang anda tanyakan.

      Salam…

      Balas
  149. abdullah

    bang omar mau tanya… aplikasi yang digunakan untuk mendisain gambar skema listrik di website ini apa namanya ya….!!! kayak bagus

    Balas
      1. abdullah

        oke bang terimakasih banyak. artikelnya banya membantu. semoga berkah….!!! saya mau tanya lagi bang, di tempat kerja saya menggunakan 4 unit komputer dell 3010 + monitor 18.5 inchi+printer canon mx (2unit), apakah cocok dengan menggunkan MCB 6 ampere untuk perangkat tersebut…??

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Jumlahkan saja konsumsi listrik dari seluruh perangkat, bisa dilihat di keterangan spesifikasi input daya yang tertera di masing-masing perangkat. Kemudian dibagi dengan nilai 220, maka anda akan mendapatkan besaran minimal kapasitas MCB yang dibutuhkan.

        Misalnya, total input daya dari seluruh perangkat = 2850 Watt. Kalau dibagi 220 akan menjadi 2850 ÷ 220 = 12,9545. Maka, minimal kapasitas MCB yang dibutuhkan sebesar 13 Ampere atau di atasnya.

        Nilai daya yang tercantum di spesifikasi setiap perangkat adalah untuk pemakaian maksimum, dalam prakteknya tidak selalu pasti terjadi konsumsi daya dengan nilai sebesar itu. Namun, untuk pemakaian perangkat pintar seperti komputer, sebaiknya batas besar kebutuhan daya sebesar nilai maksimum yang dibutuhkan itu dipenuhi. Jika tidak dipenuhi, biasanya, akan berefek pada kinerja perangkat secara keseluruhan. Karena kita tidak pernah tahu secara persis kapan waktu perangkat-perangkat tersebut membutuhkan konsumsi listrik sesuai nilai maksimum nya.

        Salam…

  150. fajar

    bang omar mau nanya nih…mohon pencerahannya….
    apa kabel netral pln dari 2 kwh meter dapat digabung dalam ohm saklar 3 pole?

    Balas
  151. goblez

    Salam mas
    Mau tanya listrik dirumah saya berdaya 450 dan saya punya stafolt 500Va
    Apa bisa buat pasang ac ?
    Kalo bisa sebaiknya ac yang watt maksimalnya berapa?

    Balaz……

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Listrik 450VA nggak bisa buat jalanin AC yang konsumsi listriknya paling kecil sekalipun. Besar listrik minimal buat jalanin AC adalah sebesar 1300VA. Hubungan stavol dengan listrik hanya sebatas menstabilkan voltase. Stavol tidak bisa menambah daya Watt listrik di rumah anda untuk kepentingan menjalankan AC.

      Salam.

      Balas
  152. Silvia

    Selamat malam Pak Omar,
    saya ingin bertanya mengenai listrik di rumah saya…
    ada 1 persepsi yang mengganggu pemikiran saya. katanya apabila menggunakan mesin cuci di malam hari, daya yang digunakan oleh mesin cuci tersebut lebih besar di bandingkan di pagi atau siang hari. benarkah hal tersebut?
    ada beberapa hal yang menyebabkan saya harus mencuci di malam hari. saya harus menunggu suami saya pulang kerja baru bisa mencuci pakian kotornya dan saya juga tinggal bersama keluarga yang lainnya, jadi saya selalu terhambat apabila ingin mencuci di pagi harinya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Silvia,

      PLN, membagi dua waktu pemakaian listrik pelanggannya dengan istilah “Waktu Beban Puncak” (WBP) dan “Luar Waktu Beban Puncak” (LWBP). Rentang waktu pemakaian listrik saat WBP (17.00 s/d 22.00) merupakan saat-saat dimana pemakaian listrik oleh pelanggan terjadi secara hampir bersamaan. Dalam kondisi seperti itu, PLN harus memasok daya dalam jumlah sangat besar agar para pelanggannya bisa menikmati listrik di waktu relatif bersamaan di rentang waktu jam-jam tersebut.

      Apakah pemakaian mesin cuci di malam hari yang anda maksud berkaitan dengan saat “Waktu Beban Puncak” (WBP) yang saya ceritakan di atas?

      Jika benar demikian, maka seperti di bawah ini pendapat saya.

      Pemikiran saya tentang perilaku konsumsi daya dari sebuah produk perangkat listrik / elektronik seperti mesin cuci adalah besaran daya yang dikonsumsi hanya bisa dan akan berubah jika voltase listriknya juga berubah. Jadi, ketika voltase turun, maka konsumsi daya (Watt) perangkat akan berkurang. Saat voltase naik, maka konsumsi daya perangkat akan bertambah.

      Di dalam rentang jam awal dan akhir WBP, umumnya, kondisi voltase listrik yang terjadi di beberapa rumah pelanggan PLN adalah cenderung turun (di bawah 220Volt). Saya belum pernah mendapat informasi bahwa voltase listrik memiliki kecenderungan untuk naik (di atas 220Volt) di saat WBP.

      Jadi, hingga saat ini, tidak pernah terlintas dibenak saya bahwa konsumsi daya dari pemakaian sebuah perangkat listrik / elektronik di saat WBP bisa dan akan menjadi bertambah besar dibanding perangkat digunakan di saat LWBP.

      Menurut saya, selama mesin cuci bisa dioperasikan secara normal, berarti voltase listrik di rumah anda pun cenderung normal. Jadi, besaran daya yang dikonsumsi oleh mesin cuci anda pun pasti sama, baik di saat WBP maupun LWBP .

      Selamat mencuci… ☺

      Salam…

      Balas
  153. kegerakan

    Salam kenal dan mohon bantuan, saya mau tanya solusi utk permasalahan listrik di tempat2 saya yg digunakan utk tempat ibadah sbb :

    1. Pemakaian seluruh Peralatan listrik (4 AC, 2 fan, sound system full band dan lampu2) total 10.000 watt
    2. Voltage sangat rendah, stabil di 180 dan sering turun sampai 160, 140 bahkan beberapa kali 120, sehingga AC tdk dingin, power amp mati, fan berputar pelan dan lampu meredup
    3. Beberapa rekan menyarankan menggunakan stabilizer berkapasitas 20.000 watt
    4. Rekan lain bilang karena cara kerja stabilizer adalah menyimpan di kumparan ketika voltage naik dan memakai ketika voltage turun. Maka jika voltage cenderung turun terus akan mempercepat kerusakan stabilizer.
    5. Selain itu tdk semua stabilizer bisa menstabilkan jk sampai di bawah 160
    6.Sdh disampaikan ke PLN dan blm ada solusi, krn PLN akui kekurangan gardu, berencana menambah namun blm tahu rencana waktunya
    7. Mohon solusi utk case tersebut. Dan saran utk merk serta ukuran stabilizer atau ada alat lain atau solusi yg lbh baik

    Terima kasih. Gbu

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      HaI… salam kenal juga,

      Kasus yang anda hadapi, hanya dapat diselesaikan dengan cara menaikkan nilai voltase dari sumber listrik yang digunakan, dalam hal ini PLN.

      Selama PLN belum bisa memperbaiki permasalahan yang saat ini berlangsung, sebaiknya anda mencari dan menggunakan asupan sumber listrik alternatif yang bisa menghasilkan keluaran listrik dengan nilai voltase minimal 200Volt untuk mengakomodasi pemakaian listrik dari perangkat-perangkat tersebut.

      Saya tidak mengetahui kinerja dari stabilizer hingga sejauh yang rekan-rekan anda nyatakan. Stabilizer, yang saya ketahui, hanya bekerja dengan benar menstabilkan voltase pada rentang nilai antara 200Volt s/d 230Volt. Diluar kedua nilai itu, stabilizer tidak terlalu dapat diandalkan untuk memperbaiki kualitas asupan listrik yang diterimanya.

      Selain sumber listrik alternatif, anda bisa juga memeriksa keberadaan dan kebenaran grounding pada jaringan kabel yang saat ini terpasang. Beberapa kasus voltase listrik, bisa disebabkan karena tidak adanya grounding atau pemasangan kawat arde yang salah.

      Salam… Gbu2…

      Balas
  154. farel athariz

    saya mau tanya apakah 4kwh meter dalam satu panel distribusi bisa diback up dengan satu genset jika ke 4 kwh dlm posisi mati lampu..apakah netral yg keluar dari kwh prabayar bisa digabungkan dalam satu terminal..thanks

    Balas
  155. andri

    dear mas omar,
    Sebelumnya spesifikasi rmh saya: Listrik 1300w, penggunaan kulkas, PC, 2 LED TV, AC 1/2pk, lampu2 kurang lebih 5-11w 7buah, penggunaan elektronik tidak bersamaan dinyalakan.

    Saya pnya masalah kelistrikan dirumah (rumah baru), pertama2 deteksi ada msalah adalah saya pakai stabilzer komputer kecil (500va) 2buah (1 untuk PC dan 1 untuk 2 monitor LCD 20inch & 32inch), yg seblmnya tidak pernah berbunyi2 di rumah lama saya tapi skr selalu berbunyi dirumah baru, bahkan kadang sampai monitor mati-nyala saat tegangan turun, tapi lampu2 tidak redup.

    Kemudian saya melapor ke PLN dan dicek tegangan normal saat sore-malam yg diasumsi merupakan jam dng beban berat, kemudian tidak lama stabilizer komputer saya berbunyi2 kembali, dan lampu mulai redup, berlangsung dgn frekuensi sedang setiap hari dan waktunya acak, sangat lah menyebalkan krn sepertinya PC saya mulai terasa tidak optimal kerjanya..

    Akhirnya lapor kembali, tp kali ini menggunakan jasa pensiunan petugas PLN, setelah cek kelistrikan di dlm rumah dinyatakan normal tidak ada masalah, kemudian memasang kabel grounding.. masi berbunyi2 juga stabiliser saya.. stabiliser di cek tidak ada masalah, kemudian si pensiunan PLN tsb mengecek kabel tiang PLN ke rumah saya ternyata ada sambungan dan mungkin itu penyebabnya tp setelah mendapat masukan dr petugas yg lainnya jika kabel sambungan tsb tersambung dgn baik tidak ada masalah dan disarankan pindah jalur kabel ditiang PLN. Krn prosedur pindah jalur harus dgn petugas PLN aktif maka saya melapor kembali ke 123, walaupun harus berkali2 melapor krn petugas tidak pernah kunjung datang, pernah siang hari petugas datang tp malah meminta saya untuk melapor kembali malam hari (yg juga tidak kunjung datang)krn percuma jika pindah jalur pada siang hari, mereka takut jika jalur yg dipindahkan justru lebih jelek dr yg awal. Pada akhirnya setelah 1 bln lamanya kebetulan ada petugas PLN dgn mobil memperbaiki rumah tetangga lgs saja saya saat itu meminta untuk pindah jalur dgn resiko “gambling” (lebih baik atau lebih buruk). Pindah jalur telah dilakukan tapi tetap sama saja.

    Petugas PLN tsb sblmnya melakukan pindah jalur, melihat indikator LCD di meteran PLN terdapat tanda “telapak tangan” yang mnrt dia adalah adalah kesalahan didalam jaringan listrik rumah saya. Nah, setelah pindah jalur voltase yg didpt baik 200v keatas dan tanda telapak tangan tsb hilang, tapi blm lama petugas pergi tanda telapak tangan tsb muncul kembali, lalu keesokan nya hilang lagi, muncul lg sampai hari ini setiap saya cek meteran selalu ada tanda tsb.

    Saya berencana untuk menambah daya menjadi 2200w, tp jika tegangan seperti ini saya jd takut elektronik akan rusak.
    Kira2 apa yg saya harus lakukan untuk mendapatkan listrik rumah yg stabil?
    1. memanggil petugas kelistrikan untuk mengecek kembali jaringan dalam rumah? apakah ada rekomendasi?
    2. membeli dan memasang stabiliser 3000va?

    Jika dari segi harga, yang mana kah yg paling murah dan efektif? krn keterbatasan budget hehe..

    Mohon pendapat, analisis dan solusi dari mas Omar, krn masalah ini paling krusial sekali di rumah baru saya ini yg tidak pernah kunjung selesai (hampir 1 thn), suka deg2an dengan alat2 elektronik, khusus nya PC saya yg rig nya cukup mahal bagi saya dan begitu pula data2 didlmnya.

    Terima Kasih
    andri.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Andrie,

      Semua langkah sebagaimana anda sampaikan, mulai dengan memeriksa kondisi jaringan kabel hingga akhirnya mengubah jalur listrik, adalah tindakan yang benar. Memindahkan jalur listrik “memang harus” dilakukan agar dasar asupan voltase listrik di rumah bisa kembali, atau setidaknya mendekati, normal (220Volt).

      Kalau setelah pindah jalur, kondisi voltase listrik menjadi lebih baik dan “hanya” lampu indikator di meteran saja yang masih nyala-mati, ada kemungkinan penyebabnya berasal dari jaringan kabel listrik di rumah. Bisa juga disebabkan dari salah satu perangkat elektronik di rumah anda. Seperti : lemari es, pompa air, rumah (fitting) lampu atau perangkat lainnya.

      Coba semua lampu dipadamkan. Jika lampu indikator di meteran masih menyala, lepaskan (unplug) semua steker perangkat elektronik / listrik yang menancap di stopkontak.

      Seandainya, setelah dikondisikan demikian lampu indikator di meteran :
      1. menjadi padam, maka anda harus men-check meteran saat setelah setiap steker perangkat kembali ditancapkan ke stopkontak. Karena, salah satu dari perangkat yang ada telah bermasalah.
      2. masih tetap menyala, berarti ada sebagian kabel yang terpasang dengan tidak benar di jaringan kabel rumah anda. Perlu menelusuri seluruh kabel yang terpasang untuk menemukan bagian kabel yang tidak memenuhi standar. Atau, dengan kata lain, pastikan semua kabel yang terpasang benar-benar berukuran 2 x 1,5 mm untuk jalur lampu dan 3 x 2,5 mm untuk jalur stopkontak. Anda bisa menggunakan jasa dari pensiunan petugas PLN untuk mengerjakannya.

      Jika saat ini, “sebagian besar” kabel yang terpasang untuk stopkontak dan lampu sudah memenuhi standar, rasanya, biaya untuk membenahinya tidaklah terlalu mahal. Jika sebagian besar kondisi kabel tidak memenuhi standar, untuk kebaikan semua perangkat elektronik dan kenyamanan anda saat menggunakannya, ganti semua kabel yang terpasang. Karena, dasar kualitas listrik ditentukan dari kebenaran infrastruktur-nya, yaitu jaringan kabel. ☺

      Salam…

      Balas
    2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Mengenai stabilizer, jika anda hendak memasang yang berkapasitas besar, sebaiknya dilakukan setelah kondisi jaringan kabel dibenahi. Atau, indikator nyala tapak tangan di meteran telah padam. Selama itu masih menyala, akan ber-resiko memperpendek umur dan daya tahan stabilizer.

      Seandainya ada kemungkinan anda melakukan penambahan daya menjadi 2200VA, sebaiknya pertimbangkan untuk membeli dan memasang stabilizer berkapasitas 5000VA. Tidak ada yang percuma / sia-sia dengan menggunakan kapasitas stabilizer sebesar itu untuk mendukung voltase dari kapasitas listrik, baik 1300VA atau 2200VA, dalam kondisi apapun. Setidaknya dengan cara seperti itu, semua perangkat elektronik / listrik termasuk fisik seluruh jaringan kabel di rumah anda, bisa terjamin kinerja dan daya tahannya untuk jangka waktu relatif lebih lama.

      Terlepas dari apapun kondisi finansial yang anda miliki saat ini, ada baiknya semua itu dikerjakan secara bertahap.

      Semoga berhasil..!

      Balas
      1. andri

        dear pak Omar, mohon maaf baru membalas setelah sekian lama..
        Terima kasih pak atas petunjuk dan saran nya..
        Kondisi listrik saya masih sama, dan setelah saya perhatikan selama ini, saya memakai alat pantau voltase yang terhubung lgs ke stop kontak, dan saya mendapati voltase pd malam hari bisa mencapai 170, dan terkadang stabil dikisaran 198 (pagi atau siang).
        Saya berkesimpulan jika memang masalah terletak pada PLN, saya juga sudah mencoba tips dari pak Omar “indikator” tp indikator masi tetap menyala kadang mati. Saya juga hampir putus asa dgn masalah ini krn saat saya mempekerjakan pensiunan PLN mereka juga tidak bisa menyelesaikan nya malah pada akhirnya ditinggal begitu saja. Menelepon PLN pun juga sama saja, saya mengumpulkan lebih dari 10 nomor pengaduan sejak lama tapi tak kunjung diselesaikan.
        Saya berkesimpulan untuk memakai stabilizer walaupun indikator di meteran masi nyala.
        Kira-kira stabilizer jenis apakah yang direkomendasikan pak Omar? saya juga kurang paham dengan servo motor dan relay. Apakah type Relay tidak berisik seperti servo motor?
        Saya melihat di web spesifikasi stabilizer type iDVR dan type iDVM, untuk merk Emmeric* (mohon maaf bukan untuk promosi dsb, tp lebih ke rekomendasi tipe yang ingin akan saya beli).

        Trims yah pak.

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hai Andri,

        Anda sudah membaca pengalaman saya di artikel Lampu Indikator Meteran, Stabilizer dan Grounding? Mungkin cerita itu bisa membuat anda memerkirakan situasi yang saat ini anda alami.

        Sepengetahuan saya, suara stabilizer jenis servo motor lebih halus dibanding jenis relay. Namun, tetap tergantung dari tingkat voltase yang harus di stabilkan. Semakin rendah, semakin kencang suara yang keluar dari stabilizer.

        Sebaiknya, jangan terlalu mengandalkan merk stabilizer. Apapun merknya, akan lebih baik jika ada garansi / jaminan purna jual (after sales) dari si penjual.

        Salam…

  156. aji

    Sy berencana pasang ceiling fan di rumah sy. Masalahnya atap plafon rumah sy cukup tinggi ±5m, sementara panjang pipa bawaan biasanya hny sekitar 30cm. Klo dipasang dgn pipa standar tentu anginnya tdk akan terasa sampai bawah.

    Bagaimana solusinya? Bisakah disambung pipa hingga panjangnya 2m?

    Terimakasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Aji,

      Ceiling fan memiliki standar produk yang rumit. Demikian juga dengan ceiling fan berbilah mini. Sangat berbeda dengan produk mini ceiling fan berharga murah seperti yang saya ceritakan di blog ini.

      Niat memodifikasi ceiling fan dengan menambahkan pipa seperti yang anda maksudkan, menurut saya, cukup rumit untuk dikerjakan. Karena, kualitas pipa dan sambungannya harus benar-benar kuat. Juga harus bisa tetap berada dalam kondisi vertikal penuh (90°). Sedikit kemiringan akan berdampak pada keseimbangan putaran bilah kipas yang menyebabkan mesin lebih cepat rusak.

      Saya rasa, sebaiknya anda mencari dan membeli produk ceiling fan dengan standar gantungan pipa panjang. Karena, umumnya, produk-produk semacam itu telah memiliki standar pemakaian yang disesuaikan dengan fitur perangkat.

      Salam…

      Balas
  157. farid

    Terima kasih atas artikel artikelnya. Cara membuat diagram yang sering digunakan itu menggunakan aplikasi apa ya?

    Mohon diulas apabila ingin menerapkan listrik dari dua sumber yang berbeda, yakni sumber dari PLN dan AKI melalui inverter dengan menggunakan relay omron MK2P-I. Jalur listrik sudah dibagi antara jalur hanya lampu dan jalur hanya stop kontak.
    PLN -> Meteran Listrik PLN -> MCB Pembagi -> Relay omron MK2P-I -> Lampu Rumah.
    Jika listrik dari PLN OFF, otomatis relay akan menghubungkan sumber listrik dari inverter aki.
    Adakah diagram yang dapat kami pakai sebagai panduan memasang relay dan sumber listrik dari inverter aki.

    Terima kasih atas bantuannya.

    Salam

    Farid

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Farid,

      Aplikasi untuk memanipulasi gambar, namanya GIMP (GNU Image Manipulation Program). Anda bisa men-download-nya gratis dari situs resmi GIMP.

      Mengenai pemakaian inverter sebagaimana yang anda maksud, saya belum mempraktekkannya. Mirip seperti UPS ya… cuma dalam kapasitas yang lebih besar dan bisa bertahan cukup lama.

      Maaf, untuk saat ini saya masih belum memiliki gambaran atau petunjuk yang bisa menjelaskan detail teknologi seperti itu kepada anda.

      Salam…

      Balas
      1. farid

        Terima kasih sekali atas balasannya.

        Saya sendiri masih bingung memasang relay (kontaktor kalau menggunakan genset), sebagai saklar otomatis saat listrik PLN padam, dan diharapkan lampu rumah masih menyala dengan sumber listrik dari aki tersebut (dengan bantuan inverter, yang mengubah arus DC ke AC, seperti penerapan listrik bertenaga surya), walaupun stop kontak off semua.

        Sekali lagi terima kasih atas jawabannya serta artikel artikel yang bermanfaat disitus ini.

        Salam

  158. elena

    Hi Pak Omar,

    Saya mau bertanya.
    Jika rumah saya bertujuan untuk dijadikan tempat kost2an. Dan saya mau dipasangkan meteran listrik pra bayar 800-900VA untuk masing – masing kamar. Bagaimana perhitungan tambah daya ke pihak PLN nya yah? Daya awal listrik saya adalah 4400VA.
    Apakah perhitungan nya memasang baru untuk setiap kamar?atau daya nya tetap digabung ke satu pusat?

    Mohon pencerahan nya Pak. Karena saya kurang mengerti sistem nya.

    Terima Kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Elena,

      Kali-kan antara jumlah kamar kost dengan daya untuk setiap kamar. Lalu, tambahkan nilai pemakaian daya untuk kepentingan pribadi anda di rumah.

      Misalnya, untuk 10 kamar kost dengan masing-masing 900VA setiap kamar, maka dibutuhkan daya sebesar 900VA x 10 = 9000VA. Asumsikan nilai pemakaian untuk kepentingan pribadi anda sebesar 2200VA, maka total daya yang dibutuhkan adalah sebesar 9000VA + 2200VA = 11.200VA.

      Itulah nilai yang anda harus ajukan ke PLN untuk menambah daya dan (rasanya) harus terpusat hanya pada satu meteran saja.

      Saya tidak memiliki pengalaman dalam pembagian pemakaian listrik seperti tempat kost. Mungkin, sedikit teori di bawah ini bisa dijadikan sebagai alternatif :

      Untuk bisa mengetahui jumlah pemakaian daya setiap penghuni kost, anda bisa membeli meteran listrik yang dijual di toko listrik. Keluaran jalur kabel dari meteran PLN yang masuk ke setiap kamar kost dipasangi dengan meteran tersebut.

      Meteran ini berdiri sendiri tanpa MCB. Jadi, anda juga perlu membeli MCB berkapasitas maksimum 900VA untuk melengkapinya. Dengan begitu, pemakaian daya di setiap kamar dapat dibatasi hingga 900VA saja.

      Salam…

      Balas
  159. Wiwo

    Halo Mas Omar, saya mau bertanya tentang konsumsi daya stabilizer.
    Saya sejak 7 tahun lalu memasang stabilizer 7500VA. Lokasi diantara meteran PLN dan MCB. Sampai saat ini masih berjalan dengan baik.
    Saya penasaran dengan konsumsi daya stabilizer itu sendiri.
    Jadi misalnya dalam satu jam, dirumah menggunakan total daya 1000 watt, berapa total konsumsi daya yang digunakan dalam satu jam itu jika termasuk dengan daya stabilizer itu sendiri. Apakah perbandingannya 1:1?

    Saya coba2 googling, tapi tetap belum mendapatkan informasi untuk konsumsi daya stabilizer itu sendiri. Kebanyakan hanya membahas kemampuan dari stabilizer (max output) itu.

    Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Wiwo,

      Saya rasa pasti ada daya yang di konsumsi oleh stabilizer. Mengenai besaran nilai-nya, saya tidak tahu persis.

      Untuk mengetahui nilai konsumsi daya dari unit stabilizer saja, anda bisa menggunakan “tang ampere”. Matikan MCB dalam rumah, kemudian lingkari jalur kabel antara meteran dengan stabilizer dengan tang-ampere. Disitu akan ditampilkan nilai konsumsi daya dari stabilizer anda..

      Namun demikian, saya tidak tahu apakah nilai itu akan bertambah atau tidak saat terjadi pemakaian daya oleh perangkat elektronik di dalam rumah yang melalui stabilizer tersebut.

      Salam…

      Balas
  160. agung

    saya mau tanya – saya kontrak sebuah rumah untuk usaha , kalau saya mau memisahkan meteran kontrakan dengan rumah yang punya kontrakan gimana caranya yha????

    Balas
  161. Putra

    Mas, saya mau tanya, listrik dirumah saya 1300 watt, MCB sekunder 2 biji, sama2 6A, tapi kenapa gak bisa nyalain AC 850 watt ya ? ini AC dirumah bisa nyala cuman jam 9 malem ke atas. Peralatan yang lain cuman TV 21″ tabung. sama kulkas 65 watt. Mohon pencerahannya, apakah saya harus buat jalur khusus MCB unutk AC dan yang lain dipisah ? Terima Kasih sebelumnya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Putra,

      Sepengetahuan saya ada ada beberapa kondisi voltase listrik yang memengaruhi kinerja dari “mayoritas” produk AC, yaitu :

      – 220 Volt = AC bekerja dengan sempurna.
      – 200 s/d < 220 Volt = AC bisa menyala, tetapi kurang dingin.
      – < 200 Volt = AC tidak dapat dinyalakan.

      Jadi, masalahnya terletak pada kondisi asupan listrik dari PLN, bukan pada MCB yang terpasang di rumah anda.

      Stabilizer yang banyak dijual dan beredar dipasaran, bisa digunakan untuk menaikkan voltase, namun tidak bisa diandalkan pada saat kondisi listrik di bawah 200 Volt. Dibutuhkan bantuan petugas PLN untuk mengatasinya.

      Salam…

      Balas
      1. Putra

        Terima Kasih atas jawabannya Pak, nah ngomong2 ada pertanyaan lagi nih Pak, seandainya memang benar pada akhirnya harus pasang stabilizer, kapasitas stabilizer yang harus saya beli berapa ya pak ? Saya bingung dengan kode stabilizer dipasaran, misal Stavolt Matsunaga 1000N apakah berarti untuk listrik 1300 watt ? soalnya saya masih rancu dengan kode angka 500, 1000, 2000 dibeberapa produk.

        Terima kasih sebelumnya Pak.

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Rumus kapasitas stabilizer : kapasitas listrik terpasang / 0,8 / 0,75

        Dalam kasus anda menjadi : 1.300 / 0,8 / 0,75 = 2.167VA

        Kapasitas terdekat yang umum dijual di pasaran yang mendekati nilai tersebut adalah 2500VA atau 3000VA.

        Saya tidak memahami tentang spesifikasi model yang dicantumkan oleh pabrik pembuat produk stabilizer. Anda perlu menanyakannya pada si penjual produk stabilizer tersebut.

        Ada beberapa artikel tentang stabilizer yang saya tulis di blog ini yang sekiranya bisa menjawab kebingungan anda. Silakan meng-akses-nya melalui menu Listrik.

        Salam…

  162. irmaiptp42

    Selamat Sore Pak,.
    Sebelumnya terimakasih saya ucapkan atas postingan mengenai Teknik Pipanisasi Dua Toren Air. Saya berencana membuat depot air dengan jumlah toren air yakni tiga buah disusun berjajar. Sumber air dari mobil tangki kiriman air pegunungan. Yang saya tanyakan adalah bagaimana Pipanisasi Tiga Toren Air dengan 1 Pompa untuk menarik air dari toren-toren tersebut agar dapat masuk ke tabung filtrasi. Terimakasih banyak ya Pak

    Salam

    Irma

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Irma,

      Terima kasih juga atas apresiasinya…

      Saya belum pernah menjumpai teknik pemipaan sebagaimana yang anda tanyakan. Namun secara teori, ilustrasi skema pemipaan di gambar ini, bisa dijadikan dasar untuk dimodifikasi sebagaimana tujuan yang anda maksudkan.

      Pertama-tama, posisikan toren 1 (bawah), pompa air dan toren 2 (atas); sejajar pada garis permukaan yang sama. Lalu, tambahkan dua toren baru di bagian toren 1 dan hubungkan ketiganya dengan pipa PVC. Kemudian di bagian jalur pipa “setelah pompa dan sebelum toren 2”, pipa di potong dan di buat jalur baru yang masuk ke tabung filter dan juga yang keluar dari tabung filter. Pasangkan stop-keran di masing-masing jalur pipa baru tersebut (jalur pipa sebelum dan setelah tabung filter). Dengan begitu, aliran air dalam pipa bisa dihentikan dan akan tetap terjaga keberadaannya saat filter dibersihkan.

      Saya sarankan untuk tidak mem-posisi-kan tabung filter di jalur pipa “sebelum pompa dan setelah toren bawah”, karena kondisi pipa dan juga tabung filter akan “vakum” saat filter pertama kali dipasang dan setiap kali masa pemeliharaan (dibersihkan). Ruang vakum ini perlu diisikan air terlebih dulu sebelum pompa dinyalakan. Karena, pompa akan bekerja lebih berat dalam kondisi menyala tanpa aliran air.

      Gambar bagian jalur pipa yang menjadi keluaran toren 2 menuju “jaringan pipa dalam rumah”, dapat dimodifikasi sebagaimana yang anda butuhkan.

      Salam…

      Balas
      1. irmaiptp42

        Wuah hatur nuhun kapisan Pak untuk balasannya 🙂

        Listrik di Rumah wrote:

        > a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; } /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com Omar Ramlee commented: “Hai Irma, Terima kasih juga atas apresiasinya… Saya belum pernah menjumpai teknik pemipaan sebagaimana yang anda tanyakan. Namun secara teori, ilustrasi skema pemipaan di gambar ini, bisa dijadikan dasar untuk dimodifikasi sebagaimana tujuan yang and”

  163. syakira

    bulan2 lalu sy hanya bayar 20-30rb..sy beli mesin cuci baru dan saya hanya pakai 5 kali tiba2 tagihan listrik jadi 113.000..!
    tlg beri saya solusi..
    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Syakira,

      Meski jumlah pakaian yang dicuci sama, biaya listrik dari mesin cuci sangat tergantung dari model dan kapasitas mesin cuci itu sendiri.

      Tidak ada solusi untuk itu, selain menggunakan mesin cuci sesuai model dan kapasitas yang sama dengan sebelumnya anda pakai.

      Salam…

      Balas
  164. parlin silaen

    salam kenal pak,saya berencana membuka laundry dengan 6 mesin cuci dan 6 mesin pengering,5 setrika listrik.1 dispencer dan 1 komputer.listrik yg ada sekarang 2000,saya harus naik brp watt lg biar usaha ini bisa berjalan,dan kalo saya ingin menggunakan stabilizer,saya harus pakai stabilizer yg brp volt,atas bantuannya saya ucapkan terima kasih

    Balas
  165. Abdullah

    Dear Mas Omar,

    Menarik sekali membaca artikel anda dan antusiasme dari kawan2 dalam tanya jawabnya.
    Sy tidak bermaksud menyatakan salah-benar dari beberapa diskusi yg telah dibahas selama ini, namun hanya menyampaikan beberapa hal yg sifatnya “factual” utk diketahui bersama, terutama mengenai formulasi dan rekomendasi besaran stabilizer utk pemakaian di lingkungan rumah tinggal.
    Sebelumnya, sy apresiasi sikap anda yg selalu memberikan saran yg didalamnya terpaut nilai2 konservativitas, yg artinya secara tidak langsung anda menyarankan sesuatu yg benar2 diyakini kebenarannya dan aman.
    Namun demikian, ada sedikit hal yg ingin sy sampaikan mengenai pemilihan kapasitas stabilizer.
    – Point #1 :
    Seperti kita ketahui, daya listrik PLN yg terpasang di rumah kita adalah dalam satuan VA (Volt-Ampere) yg belum terkoreksi load factor “phi”. Dalam hal ini secara umum kita ambil load factor sebesar 0.8 sesuai rekomendasi PLN.
    – Point #2 :
    Permasalahan tipikal yg dialami setiap konsumen PLN di rumah adalah tegangan yg rata2 lebih rendah, ada yg di rentang 160-170 VAC, ada yg dikisaran 180-200 VAC dsb. Namun intinya dibawah 220 VAC. Maaf sy kurang sependapat dgn istilah “tegangan naik-turun” karena sebenarnya tegangan tsb hanya sedikit berfluktuasi (memang ada naik/turun) namun intinya hampir bisa dipastikan tetap dibawah 220VAC. Kebetulan sy tinggal di Jakarta, jadi hal ini selalu sy alami, bahkan hampir tidak pernah sy dapati tegangan di rumah saya menyentuh 200VAC, apalagi sampai 220VAV.

    Nah, berangkat dari 2 point diatas, maka kesimpulan saya utk pemilihan kapasitas stabilizer kita masih dapat mengoptimalkan benerapa hal secara bertanggungjawab dan berdasar.
    Contoh : utk listrik PLN rumah 2200VA, saran saya cukup dgn stabilizer 3000VA (pilih kualitas yg baik ya).
    Alasannya :
    Pertama, nilai 2200VA toh kenyataannya jarang sekali didapat, bahkan sy siy belum pernah dapat.. Hehe.. Katakanlah tegangan paling baik dikisaran 200VAC, dengan 10A, kita dapatkan nilai 2000VA dari input PLN.
    Maka kapasitas stabilizer 3000VA sudah memadai meskipun dikalikan faktor konservatif 75% = 2250VA.
    Alasan kedua, kenyataannya jarang sekali pemakaian listrik full akan tercapai dan berlangsung konstan terus menerus. Kalaupun demikian, MCB yg terpasang akan trip lebih dulu di kisaran 2000VA (itupun kalau MCB nya kualitas baik).
    Alasan ketiga, seandainya ada “miracle” (maaf sy sebut demikian) sehingga tegangan listrik PLN di rumah kita bisa menyentuh 220VAC dan bekerja di kuat arus max 10A, hasilnya hanya mentok di 2200VA. Adapun kondisi ini hampir tidak mungkin kita dapatkan, apalagi di Jabodetabek.

    Kesimpulan sy, mungkin bisa dipertimbangkan kembali perkalian faktor keamanan ganda dengan 0.8 dan 75% tadi. Secara personal sy pikir pengali 0.75 sudah cukup utk menghitung keperluan kapasitas stabilizer yg akan kita pasang, misalnya:
    – PLN 900VA maka stabilizer cukup pakai 900/0.75=1200VA atau dipasaran ada 1500VA
    – PLN 1300VA maka stabilizer cukup pakai 1300/0.75= 1733VA atau dipasaran ada 2000VA
    – PLN 2200VA maka stabilizer 3000VA saja (sudah dibahas diatas).

    Faktor yg terpenting juga adalah memilih kualitas stabilizernya.
    Dengan demikian kita bisa lebih bijaksana dan mengeluarkan budget seperlunya alias “fit to purpose”.

    Terima kasih & salam sukses selalu..

    Balas
  166. mike

    Dear mas Omar,

    artikel nya menarik sekali tetapi apakah anda mengerti tentang listrik di sebuah perusahaan manufakturing?? kalau anda bisa saya ingin menanyakan bbrp hal. terima kasih…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Mike,

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Saya tidak memiliki kapasitas pengetahuan tentang listrik di area yang hendak anda tanyakan. Dasar pendidikan formal yang sebelumnya saya tempuh adalah akuntansi komputer. Semua artikel listrik di blog ini, ditulis hanya berdasarkan pengalaman sehari-hari di rumah saja. Bukan dengan latar belakang ilmu listrik yang seharusnya.

      Btw, thank’s for asking…

      Balas
  167. oktavianti

    selamat siang…bpk Omar, saya anak kost2n, saya ada rencana pasang ac 1/2 pk, tp saya masih bingung, saya masih takud kalau tagihan listrik membengkak setelah saya pasang ac, apalagi di kos saya ada kulkas, tv, rice cooker,,, kira2 berapa kwh sya menghabiskan listrik ya pak? soalnya tuan rumah sya bilang kalau sya hrus bayar Rp.2.000 / KWHnya

    Terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Oktavianti,

      Saat kita memiliki niat untuk memasang AC, maka kita sudah memiliki satu parameter mengenai satu kondisi / keadaan yang hanya bisa diselesaikan oleh AC. Ketika parameter atas kondisi tersebut terpenuhi, maka secara otomatis AC akan kita nyalakan. Akankah AC (yang sudah terpasang) akan tetap dibiarkan mati, sementara kita membutuhkannya untuk menyala?

      Jadi, menurut saya, dengan terpasangnya AC di ruangan / kamar, tagihan listrik anda sudah bisa dipastikan bakal membengkak. Tanpa alasan yang saya nyatakan di atas pun, tagihan listrik sudah pasti membengkak dengan kita menambah perangkat elektronik baru apa pun di rumah. Mengenai hitung-hitungan biaya pemakaian AC, anda bisa meng-klik-nya disini.

      Anda tinggal mengubah nilai rupiah listrik per kWh-nya menjadi Rp. 2.000,-. Perkiraan saya, tambahan biaya listrik yang harus anda bayarkan dengan tarif listrik tersebut dari AC 1/2 pk yang terpasang selama 8 jam setiap hari, sekitar Rp. 200.000,- (paling mahal Rp. 300.000,- tergantung situasi dan kondisi ruangan) per bulan.

      Mbak Oktavianti, jika anda memang “benar-benar” membutuhkan AC, pasanglah. Tidak semua orang memiliki reaksi ketahanan tubuh yang sama dalam mengatasi udara panas. Seandainya anda mengkhawatirkan biaya listrik yang membengkak, gunakan “hanya” saat anda tidur. Tingkat kualitas tidur anda akan menjadi jauh lebih baik dengan kondisi suhu ruangan yang sejuk. Itu adalah konpensasi terbesar dapat diperoleh dari AC yang kita telah pasang.

      Salam…

      Balas
  168. gopur

    mcb di rumah saya, kabel bagian atas kok cuma satu? yang isinya hanya warna biru dan hitam.
    terdapat 2 mcb yg bagian kiri (kanan pada mcb)kodenya c4 sedangkan yang kanan c10.
    bagian kiri atas dihubungkan dengan bagian kanan bawah bawah(dengan kabel kuning).
    yang dari bawah ada 3 kabel=coklat,biru,kuninghijau. kabel coklat masuk ke bagian bawah mcb kiri. kabel kuninghijau ke baut2 yg di sebelah kiri atas. kabel biru ke baut2 sebelah kanan atas. eh iya mcb kanan atas dimasuki kabel hitam sepertinya dari/keatas. beberapa hari lalu mcb kanan(c10) sering jepret sampai tidak bisa jepret lagi (rusak)kemudian saya belikan dan setelah pasang baru tahu ternyata kodenya c2, apa tidak jadi masalah dikemudian hari? dan persoalan sering jepret ternyata kabel hitam mcb kanan atas bersentuhan dengan kabel kuning mcb kiri atas sehingga terbakar. listrik saya 900va prabayar

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai,

      Coba klik disini Memasang Unit MCB untuk melihat ilustrasi gambar pemasangan MCB.

      Susunan kawat yang masuk dan keluar pada setiap unit MCB harus seperti yang terlihat pada gambar.

      Kalau kabel yang ada di atas MCB cuma satu, semestinya MCB yang terpasang juga cukup satu. Mengapa MCB di rumah anda ada 2 unit? Saya tidak mengerti tujuan dari yang memasangnya.

      Untuk saat ini, coba benahi susunan kawat yang terpasang sesuai dengan gambar terlebih dahulu.

      Idealnya, kabel yang ada di atas MCB itu berisi 3 kawat. Sama dengan kabel yang ada di bawah MCB (hitam / coklat, biru dan kuning). Melihat kondisi kabel yang terpasang hanya berisi 2 kawat (hitam dan biru) saja, berarti, cukup tancapkan kawat biru pada bagian kanan box MCB dan tancapkan kawat hitam ke lubang bagian atas unit MCB-nya. Ketidakberadaan kawat kuning (arde) pada kabel bagian atas, bisa menjadi kemungkinan penyebab listrik sering jepret.

      Kalau susunan kawat sudah dibenahi ternyata masih jepret juga, kemungkinannya anda harus mengganti seluruh kabel di bagian atas MCB dengan kabel isi 3 kawat.

      MCB berkode C4 memang digunakan untuk listrik 900VA dan memang seharusnya menggunakan MCB yang berkode C4, bukan C10 atau C2.

      Salam…

      Balas
      1. gopur

        pak omar saya mau tanya lagi..
        beberapa bulan lalu sepertinya listrik sudah normal setelah ganti mcb yang kodenya salah (C2). tapi minggu lalu setelah saya beli kulkas kelihatannya kok malah semakin runyam, sebelumnya dirumah saya menggunakan:
        1. mesin cuci
        2. setrika
        3. tv 21″ tabung
        4. magic com
        5. kipas angin
        6. lampu 7 buah, rata2 14 watt
        7. pompa air
        sekarang tambah kulkas 1 pintu dan 1 lampu lagi, tapi tegangannya jadi naik turun, saya tahunya ketika menyalakan kipas anging puratannya berubah2 kencang lambat kencang lambat atau kipas yang satunya nyala mati nyala mati. MCB yang C4 biasanya trip 1 hari sekali dan kedua MCB (C4 & C10) jadi panas. apa saya harus ganti lagi MCB menjadi C4 semua atau pakai 1 MCB dengan pembenahan kabel2 sesuai gambar “Memasang Unit MCB”? eh iya saat beli MCB saya ditanya berapa ampere tapi saya tidak tahu, mohon penjelasannya?

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Tidak ada yang salah dengan MCB yang saat ini terpasang. Penyebab yang menjadikan MCB trip dan panas adalah karena anda menambahkan beban pemakaian listrik di rumah anda dengan 1 kulkas + 1 lampu. Kapasitas listrik terpasang di rumah anda saat ini, tidak bisa mendukung total pemakaian daya dari seluruh perangkat elektronik / listrik yang ada dengan tambahan 1 kulkas + 1 lampu.

        Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan mengajukan penambahan daya ke PLN. Jika sebelumnya kapasitas listrik terpasang di rumah sebesar 900VA, maka anda bisa mengajukan permohonan penambahan daya untuk kapasitas 1300VA atau 2200VA.

        Penjelasan mengenai besaran Ampere dari MCB, anda bisa membaca ulasannya di artikel MCB, Kabel dan Beban Daya.

        Salam.

  169. ricky

    2. Seorang pemilik peternakan dengan jarak 5 mil dari aliran listrik terdekat, dia ingin memasang listrik dirumah nya alternatif apa yang tersedia untuk kasus atau persoalan ini?

    Balas
  170. deni

    terima kasih banyak pa ramlee….rata rata pemakaian sih 250 kwh….dan saya rasa saya tidak akan lapor. sekali lagi terima kasih sukses terus buat bapak….amiin

    Balas
  171. deni

    mau nanya ni pak, beberapa tahun lalau saya membeli rumah..ketika saya beli saya tidak memperhatikan kondisi listrik di rumah tersebut yang saya ketahui listrik di rumah tersebut menggunakan daya 900 watt, belakangan saya baru mengetahui bahwa ternyata oleh pemilik sebelumnya listrik di rumah tersebut telah diganti mcb nya dengan mbc yang bukan standar pln, mohon pencerahan bagai mana solusinya apakah kalau saya lapor ke pln akan kena denda sementara pemilik sebelumya tidak di ketahui keberadaannya…… mohon pencerahan pak soalnya takut kena denda nih….makasih sebelumnya pak.?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Deni,

      Baik itu dilaporkan atau tidak, begitu PLN mengetahuinya, anda pasti akan di denda oleh PLN… Beberapa kasus yang sama, pernah saya temukan di kolom surat pembaca media cetak maupun elektronik. Semua kasus selalu berujung pada denda yang harus ditanggung oleh penghuni / pemilik rumah baru. Betapa pun besarnya niat baik yang anda miliki sebagai pemilik rumah baru dengan melaporkan ketidakbenaran / pelanggaran yang terjadi, PLN akan tetap mengenakan denda pada anda.

      Menurut PLN, siapapun pelakunya, sanksi akan diberlakukan kepada pihak pemilik rumah yang sah. Apakah pelanggaran dilakukan dengan atau tanpa sepengetahuan si pemilik rumah, pihak yang paling bertanggung jawab adalah tetap si pemilik rumah. Oleh sebab itu, PLN pun menghimbau bagi para calon pembeli rumah untuk mengajak petugasnya memeriksa meteran listrik dari bakal rumah yang hendak dibeli sebelum proses jual beli rumah mencapai tahap final.

      Saya rasa, sedikit penjelasan di atas sudah bisa memberikan gambaran sepenuhnya mengenai tindakan terbaik seperti apa yang harus dikerjakan selanjutnya sebagai solusi dari permasalahan anda.

      Salam…

      Balas
      1. deni

        terima kasih pak………atas pencerahannya…
        walaupun sepertinya saya harus siap siap kena denda…….

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Teori yang ada di kepala saya adalah jika rata-rata pemakaian listrik di rumah anda berada dikisaran 200 s/d 225 kwh per bulan, maka petugas PLN tidak akan memedulikan kondisi MCB yang terpasang di meteran rumah anda.

        Perhatian petugas PLN baru akan terfokus saat menemukan rata-rata pemakaian listrik di rumah anda melebihi 300 kwh per bulan. Karena, kondisi tersebut baru bisa diperoleh dengan cara memodifikasi jeroan dari meteran dan / atau MCB.

        Nah, coba diperiksa kembali rata-rata pemakaian listrik per bulan di rumah anda. Jika berada pada kisaran dua angka sebagaimana yang saya sebutkan pertama di atas, maka tidak ada yang perlu di khawatirkan mau pun di laporkan ke PLN. ☺

        Salam…

  172. azela

    Salut n terima kasih Bang Omar atas berbagi ilmunya. Semoga Tuhan membalas kebaikan Bang Omar.
    Sy seorang Ibu, awam sekali dengan listrik.
    Bang Omar mohon bantu saya.
    1. Sy bingung, antara apakah ingin migrasi dari listrik pascabayar ke prabayar. Pasalnya, kok banyak pendapat yang mengatakan kalau prabayar jadi lebih mahal. Bagaimana menurut logika Bang Omar?
    2. Orang tua sy memiliki rumah yang dijadikan kost-kost an dengan daya listrik 1300 watt. Ingin dipasang Meteran Pra Bayar per kamar (ada 6 kamar), rencana masing-masing kamar 450watt-900watt, tapi karena kamar itu ada dalam satu rumah, kata orang PLN ga bisa. Listrik per kamar hanya untuk kost-kost an yang seperti rumah kontrakan. Entah alasan PLN apa. (pertanyaan ini ditujukan kepada pembaca blog yang mungkin punya pengalaman sama mohon sharing-nya).
    Terima kasih atas sharing-nya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Ibu Azela,

      Terima kasih atas apresiasi dan harapannya. Saya langsung jawab saja pada pertanyaannya ya…

      Menurut saya, dari sisi perangkat antara meteran prabayar dengan pascabayar adalah sama. Fungsi utama dari kedua perangkat tersebut hanya mencatat jumlah daya listrik yang terpakai saja.

      Tarif listrik yang dikenakan pada pelanggan yang menggunakan kedua jenis meteran pun sama nilainya. Tanpa tambahan biaya apapun, termasuk dihapuskannya biaya berlangganan pascabayar. Informasi ini dapat anda temukan di situs resmi milik PLN.

      Perbedaan yang terlihat jelas adalah meteran prabayar tidak dilengkapi dengan kawat arde. Keberadaan kawat arde, cenderung bertujuan pada daya tahan perangkat elektronik. Apakah juga memiliki pengaruh yang besar terhadap pemakaian daya? Saya belum mengetahuinya dengan pasti.

      Saya sendiri cenderung bertahan menggunakan meteran pascabayar karena fungsi dan kegunaan dari kawat arde tersebut. ☺

      Salam…

      Balas
  173. Kyl

    Thanks balasannya pak.
    Memang penjelasan bpk saya mengerti dan sangat masuk akal… Tetapi masih belum pasti jika tidak ada pengetesan. Masih ‘gantung’. 😀

    Misalkan jika menurut perhitungan bapak yang dibebankan pada input = 352 Watt. Maka besaran daya pc desktop + monitor led (samsung 19″ LED) = 350 watt + 17 watt = 367 watt.

    Nyaris sama kan? tetapi untuk kenyamanan, awet, dan bandel lebih bagus pc desktop.

    Salam.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Oh iya, mengenai penjelasan saya yang belum pasti… mungkin anda perlu men-test-nya sendiri dan membandingkannya dengan metode yang anda yakini benar. Itu cara yang sangat mudah untuk mengetahui kebenaran antara penjelasan yang telah saya berikan dengan asumsi konsumsi daya dari adaptor sebagaimana yang telah anda kemukakan, bukan?

      Salam…

      Balas
      1. Kyl

        Beberapa hari yang lalu saya survey di toko2 komputer.. masih banyak banget yang pakai psu 350 watt, itupun efisiensinya paling 80%, jadi cuma terpakai 280 watt, prosesor skrg juga semakin hemat daya.

        Saya juga tidak yakin benar loh pak cara menghitungnya seperti itu.. saya kan hanya orang awam saja yg mencari informasi,hehe biar listrik kantor saya lebih irit.. Kan bapak yang lebih ngerti listrik.

        Cuma disini, pendapat bapak berbeda dari orang kebanyakan. Dalam semua sumber yg saya baca, ya laptop itu membutuhkan daya sesuai outputnya. Laptop 14″ sekitar 45-65 watt. Waktu saya berkunjung ke blog bapak, tyt ada pendapat yang beda. Makanya saya mau crosscheck aja.

        No offense.. Thanks

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hhmmm… Boleh saya tahu merk PC dengan PSU 350 Watt yang anda survey? Atau, kalau boleh, cukup nama / merk PSU – nya saja?

        No offense… hahaha….

  174. Ykl

    Halo pak, saya memiliki pertanyaan untuk artikel yg ini: https://listrikdirumah.com/konsumsi-daya-adaptor-transformer/
    Setelah melihat info diatas, saya coba melihat adaptor laptop saya. Tertulis 220V 1,5 A. Berarti Wattnya adalah 220 x 1,5 = 330W.

    Jika saya menggunakan laptop menggunakan adaptor tanpa baterai, berarti daya yg dibutuhkan nyaris sama dengan desktop pc dong?

    Jika benar demikian, berarti selama ini asumsi saya salah.. 😔

    Soalnya saya berencana untuk membeli beberapa perangkat komputer untuk kantor, daya listrik sangat dipertimbangkan dlm hal ini. Jika dayanya hampir sama, lebih baik sy beli desktop pc saja.

    Balas
    1. Ykl

      Sorry nambahin lagi…

      Setelah saya baca di berbagai sumber dan berpikir ulang.. Sepertinya yg kita lihat bukan inputnya, melainkan output.
      Katakanlah laptop memerlukan listrik 60 watt. Berarti ya 60 watt itulah bebannya, bukan dilihat input adaptor (220 x 1,5A = 330watt). Meskipun di charge pun, baterai juga hanya membutuhkan daya 60 watt, bukan 330 watt. Gunanya input itu mungkin hanya untuk melihat kemampuan maksumal adaptor tersebut. Tidak mungkin kan kita pakai listrik 60 watt tapi dibebani 330 watt.

      Bagaimana menurut tanggapan bpk?

      Thanks

      Balas
      1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hai,

        Tadi, saya kembali memerhatikan spesifikasi adaptor laptop saya. Disitu tertera :

        INPUT : 100 – 240V ~ 1,6A
        OUTPUT : 19,0V ~ 4,74A 90W Max

        Pemahaman saya dari spesifikasi daya tersebut adalah adaptor akan menghasilkan energi listrik sebesar 4,74A bertegangan 19V (90Watt) jika diberikan asupan energi listrik 1,6A bertegangan 100 – 240V.

        Jadi (masih dalam pemahaman saya), pada meteran 220V, adaptor akan mengkonsumsi daya sebesar 1,6A x 220V = 352Watt untuk menghasilkan output daya sebesar 4,74A x 19,0V = 90Watt.

        Dari kedua spesifikasi daya (INPUT dan OUTPUT) tersebut, berapa konsumsi daya yang menurut anda akan diperhitungkan di meteran PLN? Nilai 90Watt dari 4,74A x 19,0V? Ataukah 90Watt dari 0,409A x 220V?

        Dan, kalau boleh saya tahu, berapa daya yang di butuhkan satu unit PC Desktop sehingga anda menganggapnya memiliki konsumsi daya nyaris sama dengan laptop?

        Salam…

  175. adrie

    salam.. Pak Omar, mohon pencerahannya,
    Daya listrik dirumah saya 900W MCB di meteran 4 Ampere, saya sudah pasang 2 MCB uk 2Ampere untuk memisahkan 2 ruangan,sesuai dengan artikel bpk ( https://listrikdirumah.com/memasang-unit-mcb/ ), tetapi knapa ketika terjadi oper beban atau konsleting disatu ruangan yg di split, MCB induk yang di meteran yang mengalami Trip ?, sedangkan mcb pemisahnya tidak trip dan kadang2 trip juga, mohon pencerahannya pak..
    terimakasih..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Adrie,

      Tingkat kemampuan menghadang ketidakbenaran kondisi listrik (seperti kasus korsleting) pada MCB induk sudah tentu lebih tinggi dan lebih baik dibanding MCB yang anda pasang. Karena, jika tidak seperti itu, maka meteran listrik akan mudah rusak atau hangus terbakar akibat korsleting.

      Nah, apa tujuan pemisahan daya yang anda kerjakan? Jika untuk mendeteksi permasalahan teknis listrik yang terjadi, maka penyebabnya sudah diketahui dan tinggal diperbaiki. Jika untuk membatasi perilaku satu / beberapa orang dalam pemakaian daya di satu ruangan, anda harus menggunakan MCB berkualitas setara dengan yang terpasang di meteran. ☺

      Salam…

      Balas
      1. adrie

        makasih pak atas pencerahanya, saya akan coba mengganti dl mcb nya dengan yg bgs, memang yg sudah terpasang sy kira jg memang tidak bgs .makasih banyak pak omar..
        salam selalu.

  176. denni

    Mohon pencerahannya pak Omar,
    Dengan daya 900, Voltase listrik rumah saya 170v, apakah bisa di perbaiki agar mencapai 200-220v? Sy sudah pakai stavol 2000N.
    Di meteran kalu saya cek voltasenya 170 , sedangkan di jarum stavol menunjukan 220.haruskah saya lapor PLN??yg tak kunjung datang..karena mcb meteran sering jepret. Kalau dihitung 170v x 4a = 680, berarti daya listrik saya tidak mencapai 900?? Mohon pencerahannya pak , м̣̣̥̇̊
    aǩαşiȟ(•͡.̮ •͡ )

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Denni,

      Kalau berdasarkan nilai voltase yang ditunjukkan di voltmeter stabilizer sebesar 220 Volt, dugaan saya, dasar voltase listrik yang sebenarnya masuk dan melewati meteran adalah 220 Volt. Karena, seandainya dasar voltase listrik yang masuk benar-benar hanya 170 Volt, maka nilai voltase yang ditunjukkan di voltmeter stabilizer berada pada kisaran 190 Volt saja.

      Mungkin ada kerusakan di MCB meteran listrik yang membuat voltase turun menjadi 170 Volt dan nilai tersebut di tampilkan di meteran. Dimana, untungnya, stabilizer anda mampu untuk mengangkatnya kembali menjadi 220 Volt.

      Jika pihak PLN segan untuk menanganinya, anda dapat menggunakan jasa tukang listrik non-PLN untuk memeriksa dan membenahinya. Semoga saja dugaan saya mengenai kerusakan MCB di meteran ini benar adanya. Seandainya dugaan saya salah, hanya pihak PLN yang bisa mengerjakan untuk menaikkan voltase kembali ke 220 Volt.

      Salam…

      Balas
      1. denni

        Makasih pak atas saran masukannya, petugas pln akirnya datang dan mengatakan mcb meteran baik, selanjutnya menganjurkan tambah daya aja biar voltasenya jadi 220.. Apa benar begitu pak dgn tambah daya voltase bisa stabil??

  177. dita saputra

    permisi pak..saya mau tanya..listrik saya mati sejak kemarin..kemarin stop kontak dirumah saya ada yang terbakar..kemudian semua listrik tiba” mati…kemudian saya coba matikan semua sekring dan mcb pusat…tapi kenapa ya aliran listrik ditempat stop kontak yang terbakar tetap mengalir?bagaimana cara memperbaikinya pak?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Dita,

      Saya rasa, ada kesalahan dalam penyambungan susunan antar kawat dari bagian meteran hingga tempat sikring. Dugaan saya, posisi yang seharusnya menjadi tempat arus netral, dipasangi dengan arus positif. Anda perlu menggunakan jasa tukang listrik untuk membenahinya.

      Salam…

      Balas
  178. Imam

    Pak Omar, listrik rmh saya 2200watt. Tapi voltasenya setelah diukur tukang listrik cuma dapat 180 gak sampe 220.Saya disarankan pake stabilizer yang 5KVA.Saya tertarik merk stabilizer dari jerman (emmeri**) dengan harga 4.5jt(dari harga awal 7jtan) dibanding merk2 china untuk harga 4.5 juta an juga.Dari spesifikasi ditulis • Voltase Masuk 150 – 250 V Proteksi Masuk Auto Protection Under-voltage, Over-voltage, Over-current, Over Temperature Cut Off Voltase Keluar 220 V ± 2% Kecepatan Respon 98% Number of Phase : 1 Phase, Rated Frequency : 50 / 60 Hz, Control System : Microprocessor with DC Sevo Motor, Cooling System : Fan, Operating Temperature : 0°C – 35°C , Relative Humidity : 90% non condensing Berat 28 kg .
    Bagaimana menurut bapak atas pilihan saya itu?Apakah bisa diambil atau cari alternatif merk lain?
    Terima kasih jawabannya pak

    Balas
  179. casey

    selamat malam gan 😀 … saya mau nanya , saya rencananya mau beli UPS 1400w dan PSU 850w sedangkan daya meter di rumah saya hanya 900w ,,,ohh ya bgaimana menurut omar ramlee :D, apa bisa ??? TERIMA KASIH

    Balas
      1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Daya ideal yang dibutuhkan dengan PSU 850 Watt ditambah seluruh perangkat elektronik / listrik yang ada, kira-kira berkisar antara 1300VA s/d 2200VA.

        Nah… jika tarif listrik saat ini benar-benar mengacu pada keputusan tanggal 1 Juli 2014, maka tarif untuk pelanggan 1300VA s/d 5500VA adalah mirip pada kisaran Rp. 1.392,- per kwh (artikel : Kenaikan tarif listrik mulai 2014)

        Jadi, seandainya anda hendak menaikkan daya di atas 900VA, ada baiknya untuk mempertimbangkan besaran tarif pelanggan tersebut. Jika harga per kwh dari 1300VA “nyaris sama” dengan yang di atasnya (hingga 5500VA), lebih baik mengambil opsi untuk menaikkan lebih dari 1300VA atau (minimal) 2200VA. Tetapi, perlu diperhatikan juga kemampuan kabel di rumah anda saat ini harus disesuaikan dengan besaran daya setelah dinaikkan. Ok?

  180. Ofi

    Om, tempat saya nge-kost cuma ada 1 colokan. Saya bawa laptop, magic com kecil, kipas angin duduk, sama hp (ngga pake setrika, heater, dll). Terus saya pengen beli kulkas kecil (seukuran yg biasa di kamar rumah sakit itu). Itu gimana ya, Om? Pengen dicabang caranya gimana ya?
    Makasih

    Balas
  181. denni

    mohon pencerahannya pak omar….
    saya menggunakan daya 900VA prabayar , saya cek di meteran listrik penggunaan daya sesaatnya 650watt tapi di ampere menunjukan amgka 4,2 A untuk informasi saya menggunakan stabilizer, jarum di stabilizer 3,5 A. adakah yg salah pak? makasih atas infonya

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Denni,

      Saya tidak mendapat gambaran pemahaman dari kata-kata “di meteran listrik penggunaan daya sesaatnya 650watt tapi di ampere menunjukan angka 4,2 A”. Saya rasa, kedua nilai yang diinformasikan (650 Watt dan 4,2 Ampere) baru bisa diketahui asalnya dengan mempelajari cara kerja dan pemakaian unit meteran tersebut. Sebelum itu diketahui dengan jelas, maka pemakaian daya yang terjadi melalui stabilizer tidak bisa dijadikan pembanding.

      Salam…

      Balas
  182. Rijal

    Malam Pak Umar,
    Pak, mau tanya nih saya kan beli mesin cuci ketika saya colokan ke listrik kenapa listrik langsung jepret? kemudian saya coba lepas dan matikan semua peralatan listrik dirumah dan saya colokan lagi hasilnya masih sama listrik jepret,
    Daya Listrik rumah sebesar 900VA
    kira-kira apa masalahnya ya? apa harus tambah daya jadi 1300VA?

    Terima Kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Rijal,

      Kalau begitu dicolokkan langsung jepret, ada kemungkinan stopkontak – nya bermasalah. Coba sambungkan ke stopkontak lain dengan menggunakan panjangan kabel. Jika masih jepret juga, kemungkinannya ada yang korslet di “jeroan” mesin cuci anda.

      Salam…

      Balas
  183. lyla aziz

    assalamualaikum…
    pak listrik sya 450 v bisa tdak dibuat pkai lmari es yg tgaangannya 90 v smntara sya kadang pkai tv, magic com, n setrika.
    mkasih sebelumx pak..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Lyla

      Kayaknya kalau itu kulkas di pakai barengan sama magic – com atau setrika, listrik rumah kamu bakalan “jepret” deh… Kelewat nge-pas listrik 450VA buat di pakai macem – macem. Kudu nambah jadi 900VA biar rada enakan.

      Salam…

      Balas
  184. Iman

    Salam Pak Omar…..
    saya mau tanya bisa ga lampu emergency tenaga batre AAA 1,5V (2 buah) diganti dengan charger hp 5V, makasih pa omar

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Iman,

      Saya rasa tidak bisa ya…? Pemahaman saya, kalau perangkat yang menggunakan baterai, hanya bisa “diubah” kapasitas dayanya (Watt) saja. Volt – nya (voltase) tetap tidak bisa diubah.

      Saya pernah mencoba menjalankan kipas processor komputer 1,5 V menggunakan adaptor / charger yang bisa diubah-ubah voltase – nya (antara 1,5 V hingga 12 V). Dari semua nilai voltase yang tersedia, kipas hanya bisa berfungsi pada level 1,5 V saja.

      Salam…

      Balas
  185. kholis

    Pak omar,

    Saya ingin sekali mencoba penemuan bapak yaitu kipas BBT. Tapi karena saya ingin simple, apakah bapak menjual kipas mini ceiling yang sudah di modif jadi BBT sehingga saya tinggal pasang dirumah? Terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Kholis,

      Terima kasih atas pertanyaannya.

      Untuk saat ini, saya tidak memiliki unit kipas BBT cadangan yang bisa dijual. Tidak adanya sumber daya yang memiliki pengetahuan cukup memadai tentang sirkulasi udara, menjadikan saya kesulitan membuat produk kipas BBT dengan waktu relatif cepat dalam jumlah banyak.

      Salam.

      Balas
      1. kholis

        Wah sayang sekali… 🙂 Apabila nanti bapak ada waktu untuk membuat mohon infokan saya di email ini ya pak. Saya ingin sekali mencoba kipas BBT buatan bapak.

        Terima kasih.

  186. Galih Bonar

    Salam bang omar

    Mau tanya saya pakai meteran listrik 1300 va dirumah. Pakai ac 1/2 pk, kulkas dispenser (saya lupa berapa watt) tp rasanya tipe standar. Televisi lampu setrika seperlunya.
    Apakah wajar kena tagihan sampai 700-800ribu. karena 3 bulan ini kena tagihan segitu. Padahal sebelumnya berkisar 300-400rb.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Galih,

      Coba dihitung pemakaian daya dari struk pembayaran bulan terakhir terlebih dulu. Biasanya tertera dengan singkatan / kode : LWBP. Selisih dari pengurangan kedua angka tersebut adalah jumlah pemakaian daya selama sebulan terakhir di rumah anda.

      Kemudian, bagi total nilai rupiah pembayaran yang tertera pada struk yang sama dengan jumlah pemakaian daya tersebut. Itulah nilai rupiah per kwh listrik yang anda telah bayarkan ke PLN.

      Lalu, bawa lampiran struk bukti pembayaran (asli) tersebut dan tulisan hasil perhitungan yang anda telah kerjakan ke loket pembayaran listrik di kantor PLN kota anda. Sebelum komplain, tanyakan kepada si kasir, berapa nilai rupiah per kwh listrik per bulan kemarin. Kalau nilainya sama dengan hitungan anda, berarti tidak ada masalah dengan administrasi PLN.

      Kalau nilai yang diberikan lebih kecil, perlihatkan semua dokumen yang anda bawa. Nah, untuk selanjutnya, tergantung bagaimana cara anda meng-klaim balik kelebihan uang yang telah dibayarkan.

      Saya belum mendapatkan lampiran struk pembayaran listrik rumah saya dari pihak bank pembayar. Jadi, realita tarif per kwh listrik rumah saya per bulan November 2014 belum saya ketahui. Kalau merujuk skenario perhitungan kenaikan tarif yang saya buat, nilai tarif per kwh seharusnya per bulan November adalah Rp. 1.392,54,-.

      Salam…

      Balas
  187. Mardy

    maaf pak omar
    saya mau tanya neh, saya ingin mengganti sumber daya bel pintu dari tenaga batre AAA 1,5v (2 buah) dengan charger hp dgn out put 5V 350 mA, Apakah bisa langsung disambungkan atau hrs pake resistor?, klo pake resistor kira2 brapa ohm? terimakasih sebelumnya

    Balas
  188. Arya

    slamat malam mas Omar…
    sya mw tnya kalo rmah sya tgangan 900w bsa tdak di isi stapol 1000va untuk comp,tv.
    sdangkn kulkas, magic com + lampu automatic 1 dn lampu byasa 6 buah 8w tdak menggunakan stapol apak msih kuat menyala..? apkh ad akbatnya?
    trimakasih mohon pencerahan….

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Arya,

      Selamat malam juga… 🙂

      Jika tujuannya untuk menambah dari 900VA menjadi 1000VA, maka hal itu tidak bisa dikerjakan. Karena 1000VA yang ada di-stavol hanya berfungsi untuk menstabilkan listrik hingga batas 1000VA. Listrik 900VA di rumah anda tidak akan bertambah, kecuali anda mengajukan permohonan penambahan daya ke PLN.

      Pemakaian stavol hanya membuat listrik menjadi lebih bersahabat saat di konsumsi oleh komputer dan televisi anda.

      Salam…

      Balas
      1. Arya

        maav sbelumnya pak omar
        yang saya tanyak sya ingin memasang stapol 1000va untuk kom dn tv sja bukan brmaksud mnambhkan tgangan d rmah…
        dsni tgangan rmah sya kn 900w sya ingin memasang komputer dn tv antisipasi dengan stapol 1ooova apakah tidak konslet
        maav mrepotkn….

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Tidak ada masalah dengan memasang kapasitas stabilizer yg lebih besar dr pada kapasitas listrik terpasang. Meskipun pada saat yg sama kulkas / magic com di rumah sedang dalam kondisi menyala, tidak akan menimbulkan efek negatif apa pun. Yang penting, total pemakaian daya seluruh perangkat di rumah, masih dlm batas kapasitas 900VA.

        Anda tidak perlu merasa sungkan, karena pertanyaan / komentar apa pun pasti tetap saya tanggapi selama masih dalam konteks blog ini.

        Salam…

  189. Kevin

    Dear Pak Omar,

    Saya mau bertanya, baru saja saya pasang listrik 3 phase 6600VA… apakah jika saya hanya memakai 1 phase saja 220V utk keperluan AC dan dua phase lainnya dalam keadaan tidak terpakai (minim terpakai), ada pendapat dengan begitu tidak berimbang lalu meteran listrik akan berjalan lebih mahal dr pada hanya memakai meteran yang 1 phase. apakah pendapat ini benar?

    mohon pencerahannya.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Kevin,

      Saya kurang mengerti tentang teknik listrik 3 phase. Bisa jadi pendapat yang anda dengar itu benar demikian adanya. Tetapi, dalam logika sederhana, prinsip pendistribusian listrik 3 phase di 1 rumah adalah sama dengan listrik 1 phase di 3 rumah berbeda.

      Dengan kata lain, listrik 3 phase sebesar 6600VA di rumah anda adalah sama dengan gabungan listrik 1 phase 2200VA di tiga rumah berbeda.

      Karena memiliki konsep distribusi yang sama, maka kondisi tidak seimbang yang terjadi pada listrik 3 phase, juga terjadi pada listrik 1 phase. Bedanya, kalau 3 phase terjadi di satu rumah yang sama, sedangkan 1 phase pada tiga rumah berbeda.

      Jadi, apakah keseimbangan listrik 1 phase di 3 rumah berbeda akan jauh lebih baik dibandingkan listrik 3 phase di 1 rumah yang sama? Saya meragukannya.

      Hanya sebatas itu saja pemahaman saya mengenai listrik 3 phase.

      Salam…

      Balas
  190. Handy

    Malam Pak Omar. Saya bekerja di perusahaan yg bergerak dibidang Diesel Genset.
    Saya mempunyai kendala pada Generator Genset 3 Phase. Kendalanya adalah mengapa pada saat diukur dengan multi tester antara phase dengan body tetap menghasilkan tegangan ( 210 Volt )? Mohon kiranya Pak Omar bisa memberikan pencerahannya ke saya.

    Salam Handy

    Balas
  191. Mageeno

    Salam Kenal Mas Omar! saya mau tanya tentang pemakaian daya Komputer nih,
    misalnya saya pakai Psu 550Watt berefisiensi 80+ Gold hingga 92%
    dan kalau misal semua jeroan saya memakan daya sekitar 500watt dikalikan 92% jadinya berapa ya daya hisapnya? lalu ditambah 1 buah monitor 22inch memakan daya sekitar 18-20watt, jadi sekitar 520 watt atau lebih,nah cara menghitung per Kwh nya berapa ya mas? saya kurang mengerti, di rumah saya listrik dengan tegangan 2200Va memakai Meteran Prabayar (Pulsa) tiap Bulan di Isi 600rb belum di masuk pajak,mungkin sekarang tarif per kwh nya Rp1300, yang saya tanyakan brp kwh pemakaian komputer saya dalam kurang lebih 520w dalam misal hari biasa 8jam? dan kalau hari libur bisa 10-12jam? saya memang boros karena banyak kerjaan nih dan main game 😀 terima kasih sebelumnya mohon di jawab ya! terima kasih!

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Mageeno,

      Saya berikan hitungan dasarnya saja, ya…

      Harga tarif per jam : Rp. 1.300,-

      Pemakaian daya listrik per jam : 520 / 1000 = 0,52 kwh per jam

      Jadi, harga listrik untuk pemakaian komputer anda per jam = Rp. 1.300,- x 0,52 kwh = Rp. 676,- per jam.

      Nah, anda tinggal kalikan saja jumlah jam dari pemakaian komputer anda selama 1 hari dengan 0,52 kwh untuk mendapatkan total daya yang terpakai. Sedangkan untuk mendapatkan nilai rupiah dari total daya tersebut, kalikan total daya jumlah jam dengan Rp. 676,-.

      Lalu, kalikan dengan jumlah hari dalam 1 bulan untuk mendapatkan prakiraan jumlah rupiah yang harus dibayarkan selama sebulan dan prakiraan jumlah pemakaian daya selama sebulan.

      Salam…

      Balas
      1. Mageeno

        Terima kasih ya mas 😀 dan Blog nya saat bermanfaat saya sudah baca semua artikel anda dan sangat membantu banget saya menghitung listrik di rumah, sampai-sampai orang tua saya pun heran dengan apa yg saya lakukan karena sering utak atik pakai penghitung daya 😀

  192. yesi

    permisi,saya mau tanya. rumah saya listriknya 1300 watt. dan itu sering mati apalg kalau jet pump lg nyala. kemarin dicek sama petugas PLN. katanya harus nambah voltase. benarkah hal tersebut? apa bner harus nambah voltase? bukannya nambah daya aja?
    terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Yesi,

      Istilah yang biasa digunakan memang benar seperti yang anda katakan yaitu menambah daya (Watt) bukan tegangan (Voltase). Lagi “galau” kali itu petugas PLN, jadi rada “ngawur” ocehannya… hahahaha….

      Salam…

      Balas
  193. sawung

    assalamualaikum pak. alhamdulillah ketemu sama blog ini, dan saya berharap dapat pencerahan. voltase listrik di daerah saya kualitasnya sangat buruk, pada siang hari hanya mencapai 130 V (terbaca di stavolt), nah kalau itu bisa dinormalkan menggunakan stavolt yg terpasang langsung sebelum listrik didistribusikan ke seluruh rumah. tapi pada waktu beban puncak pemakaian listrik (pkl 18.00 s/d 22.00 WIB) arus listrik bisa benar-benar drop hingga 50 V. sementara voltase input stavolt saya 140-240 V, pada kondisi ini stavolt tidak mampu lagi menaikan arus dan langsung padam. yg saya ingin tanyakan bagaiman cara merubah input di stavolt saya menjadi 50-220 V pak. kalau harus beli ada yg 90-240V tp harganya mahal dan sayang jika stavolt di rumah tidak dipakai. kalau ada link, tutorial atau apapun tolong diinfokan ke saya pak. saya mohon dengan amat sangat. saya googling tidak dapat solusi, tidak ada halaman web tau blog yg memberi tutorial /penjelasan tntang masalah ini hingga akhirnya saya menemukan blog ini. terimakasih pak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Saya akan beritahukan kepada anda seandainya saya mendapatkan informasi yang anda inginkan. Namun, menurut saya, jika anda memiliki cadangan dana yang memungkinkan untuk mengganti stabilizer anda saat ini yang bertegangan 140-240V dengan stabilizer 90-240V, sebaiknya lakukan saja.

      Cara itu akan jauh lebih murah, mudah dan menghemat waktu anda dibandingkan terlebih dulu harus mempelajari dan kemudian mengubah standar voltase stabilizer yang saat ini anda miliki.

      Bagaimana pun juga, perangkat produksi pabrikan telah memiliki standar suku cadang dan kinerja sesuai dengan spesifikasinya. Anda tidak perlu men-test kebenaran kinerja perangkat sebagaimana yang harus anda kerjakan jika melakukan modifikasi stabilizer yang ada.

      Tetapi, mohon diperhatikan, sebaiknya anda benar-benar memastikan bahwa spesifikasi stabilizer seperti itu memang dapat berfungsi untuk mengatasi masalah anda saat ini.

      Salam…

      Balas
  194. supriyadi

    Saya supri…. Minta tolong untuk dijelaskan…
    Saya punya stapol/stabilizer 3.000volt sementara listrik yang ada dirumah hanya 2 ampere…
    pertanyaannya : bisa dipakai ga…? (sebab akibatnya…?) tks.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Supri,

      Saya belum pernah mencoba atau pun melihat realita instalasi seperti itu di lapangan. Yang saya pernah kerjakan adalah kondisi kapasitas listrik terpasang di rumah sebesar 4 Ampere (900VA) dengan kapasitas stabilizer 3000VA, dan tidak ada masalah untuk itu.

      Kondisi yang biasanya bermasalah adalah jika kapasitas stabilizer lebih kecil dari kapasitas listrik terpasang. Sedangkan kondisi yang anda miliki adalah sebaliknya. Kalau menurut saya, stabilizer anda bisa dipakai dan tidak akan ada masalah apa pun jika anda memasangnya di rumah.

      Hal yang perlu diperhatikan hanyalah kapasitas kabel yang menjadi input dan output stabilizer. Usahakan dengan menggunakan kabel untuk daya hantar listrik minimal 2 Ampere (450VA) sebagaimana terpasang di rumah anda. Akan lebih baik lagi jika menggunakan kabel berkapasitas lebih besar dari 2 Ampere.

      Salam…

      Balas
  195. lolita2828

    Hai
    Saya anak kos
    Setiap bulan sy membayar listrik sebesar 200-350.000rb
    Dengan 1450rb/kwh
    Apakah pemakaian listrik sy termasuk mahal atau tidak ?
    Di kos sy memakai
    Laptop : 2-3 jam per hari
    Catok : 1 jam per hari
    Kulkas : 24 jam
    Ac : 11 jam
    Charger iphone dan dua buah lampu
    Jadi apakah listrik yg sy bayar ini sesuai atau tidak dengan pemakaian saya ? Thankyou 🙂

    Balas
  196. Eddy

    Hello Bang, saya ada sedikit problem dg listrik di rumah saya dimana pasokan PLN terputus/padam, switch listrik rumah saya ikut drop/ngetrip/turun. Sehingga saat pasokan listrik PLN menyala, rumah saya tetap padam alias saya tidak sadar kalo listrik PLN sudah menyala, lalu saya perlu untuk menaikan switch-nya. Kira2 problemnya ada dimana? Switch nya mulai lemah? MCB? atau lain2? Terima kasih Bang sebelumnya.

    Salam
    Eddy

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Eddy,

      Saya rasa, pemadaman listrik yang terjadi telah menghasilkan efek berupa lonjakan voltase. Sehingga menyebabkan switch MCB di meteran menjadi trip.

      Tidak ada yang salah untuk kejadian seperti itu. Memang sudah seharusnya switch MCB menjadi trip akibat kejadian tersebut dan harus dikembalikan ke posisi semula secara manual.

      Salam…

      Balas
      1. Eddy

        Hello Bang Omar,

        Terima kasih atas jawabannya diatas.
        Pertanyaan lanjutan adalah apa yg menyebabkan lonjakan voltase ya?
        Pemadaman dr PLN berlaku diseluruh rmh di kompleks saya, saat PLN nyala hanya rumah saya saja yg gelap sendirian akibat trip. Hal ini sering terjadi di tengah malam saat tidur, berarti tdk ada penambahan pemakaian listrik saat tengah malam.
        Kira2 apa penyebabnya.
        Terima kasih sekali lagi.

        Salam
        Eddy

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Sebenarnya, penyebab MCB di meteran menjadi trip saat terjadi pemadaman, bisa dikarenakan dua kondisi berbeda. Pertama, karena lonjakan voltase saat terjadi pemadaman dan kedua adalah kesalahan di jaringan kabel listrik dalam rumah yang menyebabkan arus pendek saat listrik kembali menyala.

        Untuk kondisi yang pertama, anda dapat menanyakan kepada pihak PLN. Ada kemungkinan meteran listrik di rumah anda bermasalah.

        Sedangkan untuk kondisi yang kedua, agak sulit untuk menentukan dimana letak permasalahannya. Karena, bisa disebabkan sambungan antar kabel yang salah atau ketidakseragaman daya hantar arus listrik dari kabel-kabel yang terpasang. Atau, bisa juga kondisi pembungkus kabel yang sudah lapuk.

        Jika kasus MCB trip dengan kondisi yang kedua terjadi setiap ada pemadaman dan hanya rumah anda saja yang mengalaminya, lebih baik anda periksa / ganti seluruh jaringan kabel listrik di rumah dengan yang baru. Namun, sebelum mengerjakannya, saya harap anda benar memastikan bahwa MCB trip terjadi saat listrik kembali menyala. Bukan terjadi bersamaan saat listrik padam.

        Salam…

  197. yudi karyono

    selamat pagi bang ramlee, salam kenal dari kota gudeg dan terima kasih sebelumnya…
    langsung nanya aja ya bang….

    ELECTRICITY/PLN PAYMENT RECEIPT
    Date : 19-09-2014
    Time : 07:45:28
    Reference Number : 63C84F5C-0661-4806-1500-D53354620979
    Sequence Number : 074244
    Status : TRANSACTION SUCCESS
    Customer ID : ************
    Name : ******
    Tariff/Power : R1/000001300
    Billing Amount : Rp. 346.742,00
    MLPO Ref : 141108748176512479
    Month/Year : 0914
    LWBP : 06512200-06541400
    WBP : 00000000-00000000
    KVARH : 00000000-00000000
    PLN CERTIFIES THIS RECEIPT AS A PROOF OF PAYMENT
    Bank Administration Fee : Rp. 3.000,00
    Total : Rp. 349.742,00

    dari copy trus paste diatas, kira2 berapa sih harga/tarif per kwhnya ?
    mohon info/pendapat abang di carbon copy-kan ke e-mail ya….
    demikian dulu perkenalannya bang, kapan2 kita sambung lagi…matur nuwun dan sukses selalu buat bang ramlee

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Yudi,

      Salam kenal juga…

      Inti informasi dari copy pembayaran listrik yang anda lampirkan adalah :

      Tariff/Power : R1/000001300 = anda pelanggan rumah tangga dengan golongan tarif R1~1300VA
      Billing Amount : Rp. 346.742,00 = biaya pemakaian daya yang harus anda bayar periode bulan Agustus 2014 sebesar Rp. 346.742,00 (setelah pajak 3%)
      LWBP : 06512200-06541400 = total pemakaian daya listrik yang telah anda gunakan pada bulan Agustus 2014 adalah 65414 – 65122 = 292 kwh

      Biaya pemakaian daya sebelum pajak adalah Rp. 346.742,00,- / 1,03 = Rp. 336.642,72,-
      Maka, tarif listrik per kwh yang berlaku sebelum pajak menjadi : Rp. 336.642,72,- / 292 = Rp. 1.152,89,-

      Jika mengacu pada prosentase kenaikan tarif yang sebelumnya disosialisasikan oleh PLN sebesar 11,36%, seharusnya tarif listrik yang di bayar di bulan Agustus 2014 adalah sebesar Rp. 1.122,92,- setelah pajak atau Rp. 1.090,21,- sebelum pajak. Saya tidak mengerti bagaimana tarif listrik per kwh untuk bukti pembayaran di atas bisa sebesar Rp. 1.152,89,- atau lebih tinggi Rp. 62,68,-. Saat ini, saya pun mengalami hal yang sama. Namun, nilai perbedaan yang terjadi hanya sebesar Rp. 5,12,- atau Rp. 1.128,05,- per kwh.

      Saya akan mem-posting hasil foto digital bukti pembayaran listrik rumah saya. Anda dapat membaca tulisannya besok (20 September 2014) di menu Blog…

      Salam…

      Balas
  198. Wendrya Indah

    slmt siang mas Omar R,,,
    Sy mo bertanya,,kayanya urgent bgt niihhh,,smg mas Omar bersedia membantu,,,
    Sy ad rencana u measang AC 1/2 Pk, nah stl sy browsing d internet, dsalah satu artikel yg sy baca,tips aman u menggunakan Ac drumah,adalah men cek terlebih dahulu ketahanan isolasi kabel listrik rumah dg alat yg namanya Megger,,
    Yg mo sy tanyakan,,,
    1. apa benar u memasang AC sy harus memeriksa terlebih dahulu ketahanan isolasi kabel listrik
    2. kl benar, sy harus bertanya kemana y mas, soale sy g ad alat megger tuh,,

    Okeee,,trims bgt ats bantuannya lho,,,smg mas Omar sll dberi kmudahan oleh Yg maha Kuasa kr telah memberi jawaban dg sebaik2nya n gratis pula,,,

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Wendrya,

      Mohon maaf sebelumnya, saya belum pernah melihat maupun menggunakan secara langsung perangkat listrik yang bernama “megger” ini. Saya juga tidak mengetahui pihak mana yang bisa memeriksakan kondisi jaringan kabel di rumah dengan menggunakan megger.

      Berdasarkan informasi dari internet, pemahaman saya mengenai garis besar fungsi kegunaan dari megger adalah untuk mengetahui kemampuan kabel dalam menghantarkan voltase arus listrik. Dengan kata lain, megger dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana kondisi layak pakai dari jaringan kabel listrik yang terpasang di rumah kita. Pengertian kondisi layak pakai disini adalah kemampuan kabel dalam mengakomodir asupan listrik yang dihantarkan dari meteran PLN agar dapat dikonsumsi secara layak oleh perangkat listrik / elektronik yang ada di rumah.

      Memang benar, kita harus mengetahui kemampuan ketahanan jaringan kabel listrik yang ada di rumah sebelum hendak membeli dan memasang perangkat listrik / elektronik. Terutama yang mengkonsumsi daya listrik dalam jumlah besar dan dalam waktu lama.

      Dari sudut pandang saya, rasanya terlalu jauh bagi awam seperti kita bertindak hingga menggunakan megger dalam rangka mengetahui kemampuan jaringan kabel listrik di rumah hanya untuk hendak memasang 1 unit AC 1/2 PK saja. Menurut saya, anda bisa menggunakan tingkat frekuensi kerusakan perangkat listrik / elektronik yang terjadi akibat listrik sebagai parameter ketahanan jaringan kabel listrik di rumah. Seandainya jarang terjadi kerusakan pada perangkat listrik / elektronik (seperti kulkas, televisi, komputer dsb) yang disebabkan oleh listrik, kondisi jaringan kabel di rumah anda tidak bermasalah untuk ditambahkan dengan beban pemakaian satu unit AC 1/2 PK.

      Namun, jika sering terjadi kerusakan (1 – 2 tahun sekali) pada perangkat listrik / eletronik di rumah, anda bisa membuat jalur kabel baru dari box MCB khusus “hanya” untuk pemakaian AC saja.

      Salam…

      Balas
  199. Ahmad

    Selamat Siang Mas Omar,

    Saya numpang tanya Mas, mudah-mudahan Mas Omar bernkenan membantu.

    Saya punya masalah dengan peralatan listrik di rumah, tegangan di kompleks saya tidak stabil, sehingga saya harus pakai stabilizer.

    Saya pakai stabilizer 1000VA untuk kulkas dan satu lagi stabilizer 1000VA untuk TV, Pemanas Nasi, Pompa Listrik dan Mesin Cuci (tidak bersamaan).

    Masalahnya adalah, beberapa hari terakhir ini, sekring di stavolt utk kulkas selalu putus (sekring 5A) saya sudah ganti lebih dari 5 kali dan selalu putus. Terakhir, stavolt yang satu lagi juga mengalami masalah yang sama. Saya berkesimpulan bukan kulkasnya yang rusak.

    Pertanyaan saya :

    1. Apakah stavol nya yang rusak ?

    2. Bagaimana kalau sekring 5A diganti denga yang lebih besar, 6A ato 10A ? Atau ada saran solusi yang lebih baik dari Bapak ?

    Terimakasih atas jawabannya

    Salam…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Ahmad,

      Stavol anda tidak rusak. Stavol anda telah bekerja dengan benar dan sudah sebagaimana mestinya. Penyebab dari sikring stavol putus adalah lonjakan voltase, baik yang sifatnya tiba-tiba dan / atau melebihi kemampuan yang dapat diakomodir oleh stavol. Fungsi sikring disini adalah saat voltase ber-perilaku tidak normal, arus listrik di hentikan / di putus agar tidak “mencederai-jeroan” stavol.

      Kapasitas sikring (5A) menunjukkan batas maksimum besaran kapasitas listrik yang dapat distabilkan oleh stavol. Sebaiknya anda tidak mengganti dengan kapasitas sikring yang lebih besar dari 5 Ampere. Jika anda melakukannya, sama dengan memberi peluang kondisi ketidakstabilan-voltase untuk mencederai-jeroan stavol anda. Tindakan untuk “mengganti-sikring” seperti itu tidak perlu dilakukan pada stavol berkapasitas lebih besar dengan spesifikasi toleransi mengakomodir rentang kenaikan-penurunan voltase yang lebih tinggi.

      Secara teori, spesifikasi setiap stavol yang ada di pasaran (berkapasitas besar maupun kecil) pada umumnya adalah sama. Perbedaannya (selain besaran kapasitas) hanya terletak pada perangkat untuk mengantisipasi lonjakan voltase saja. Stavol berkapasitas besar menggunakan unit MCB, sedangkan yang berkapasitas kecil menggunakan sikring. Tetapi, dari pengalaman saya, ada “sedikit” kelebihan saat menggunakan stavol berkapasitas 3000VA. Entah dikarenakan posisi pemasangannya di area box MCB atau memang ada kelebihan lain yang secara teknik listrik tidak dimiliki oleh stavol berkapasitas di bawah 3000VA, saya tidak mengetahui secara pasti. Namun, selama lebih dari 7 tahun menggunakannya, hanya terjadi 2 kali MCB pada stavol “trip”.

      Stavol anda saat ini masih bisa digunakan dan berfungsi dengan baik. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama anda tidak meng-abai-kan (atau merasa “bosan”? Hehehe…) untuk mengganti sikring-nya yang putus.

      Salam…

      Balas
      1. Ahmad

        Terimakasih Jawabannya Pak,

        Dari jawaban bapak, saya bisa simpulkan bahwa memang yang bermasalah itu adalah listrik dari PLN nya sehingga solusinya adalah mengadu ke PLN, karena memang kondisi listrik di kompleks kami yang tidak stabil.

        Sekali lagi terimakasih bantuannya.

        Salam

  200. Agust Srihatmanto

    Cara menghitung daya listrik pada Perangkat Elektronik
    Saya baca artikel itu dan minta solusi untuk masalah yang sedang saya hadapi.

    Saya di sebuah sekolah. Belum lama ini pasang AC Panasonic 2PK sebanyak 14 unit.
    Pembagiannya: Pass 1 (R) utk 4 unit ac, pass 2 (S) utk 5 unit AC, pass 3 (T) utk 5 unit AC.
    Masing-masing unit AC konsumsi daya sekitar 2000 watt.

    Arus listrik yang tersedia 33.000 VA (3 phase). Yang saya tanyakan :
    – Voltase tersebut sudah ideal atau belum untuk 14 unit AC 2PK?
    – Kenapa setelah pemakaian 2-3 jam, MCB di meteran sangat panas?
    Selama jam 7.00 – 13.00 siang biasanya meteran turun 3 atau 4 kali.

    Mohon sarannya atas problem ini pak. Terima kasih atas bantuannya.

    Salam,

    Agust Srihatmanto

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Agust,

      Saya asumsikan disini, kapasitas listrik sebesar 33.000 VA “hanya” digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakaian 14 unit AC saja.

      1. Dalam listrik, satuan VA (Volt Ampere) berbeda dengan Watt. Satuan VA sering disebut sebagai “daya semu”, sedangkan Watt disebut dengan “daya sebenarnya”. Untuk mendapatkan nilai VA dalam satuan Watt, harus dikonversikan terlebih dulu. Rumusnya : VA x Faktor Daya = Watt. Nilai Faktor Daya yang ditetapkan oleh PLN adalah 0,8. Jadi, kapasitas listrik 33.000VA adalah sama dengan 33.000 x 0,8 = 26.400 Watt.
      Jika setiap AC mengkonsumsi 2000 Watt secara bersamaan, maka total pemakaian daya yang terjadi adalah 14 x 2000 = 28.000 Watt. Sehingga, kapasitas listrik sebesar 33.000VA “tidak akan” cukup untuk meng-akomodir konsumsi listrik saat ke-14 unit AC menyala mendinginkan ruangan secara bersamaan.

      2. Salah satu fungsi MCB adalah membatasi pemakaian daya. Kapasitas MCB yang terpasang di meteran (menurut saya) adalah untuk meng-akomodir pemakaian daya hingga 33.000VA (26.400 Watt) saja. Saat pemakaian daya yang terjadi sama dengan atau mendekati kapasitas yang dimiliki MCB, maka permukaan unit MCB akan terasa panas. Jika, pemakaian daya yang terjadi melebihi kapasitas MCB, maka secara otomatis MCB akan “trip”.
      Melihat konsumsi daya setiap unit AC sebesar 2000 Watt, besar terjadi kemungkinan pemakaian daya hingga mendekati (atau bahkan melebihi) kapasitas unit MCB di meteran. Sehingga, memang seharusnya demikian seandainya anda mendapatkan permukaan unit MCB terasa panas ketika ke 14 unit AC sedang aktif. Demikian juga dengan kasus MCB trip hingga 3 – 4 kali. Pemakaian daya secara bersamaan dari ke 14 unit AC tidak dapat di akomodir oleh kapasitas listrik yang saat ini terpasang.

      Solusi termudah untuk saat ini adalah menaikkan kapasitas listrik terpasang. Perangkat listrik / elektronik yang sudah ada, tidak perlu diganti. Perubahan hanya terjadi pada meteran listrik saja. Seiring waktu berjalan, anda dapat menganalisa sejauh mana pemakaian listrik yang ada dapat di kurangi.
      Atau, bisa juga mengganti ke 14 unit AC yang ada sekaligus dengan unit AC yang mengkonsumsi daya lebih kecil, sehingga penambahan daya tidak perlu dilakukan. Namun, tindakan tersebut “agak-sedikit” merepotkan daripada sekedar melakukan penambahan daya.

      Bagi saya, yang menjadi parameter utama adalah kenyamanan, baru kemudian besaran biaya yang harus dikeluarkan.

      Salam…

      Balas
      1. Agust Srihatmanto

        Pak Omar, terima kasih banyak atas masukan dan saran dari Bapak. Solusi yang kami ambil yakni menaikkan daya menjadi 41.500 VA.
        Semoga Tuhan memberkati dan meridho’i semua amal dan kebaikan bapak. Tks

  201. anto

    terima kasih atas artikelnya mas, saya udah baca yang mengenai voltase drop,

    di rumah saya ( di kampung ) tiap hari itu voltase selalu drop mas, klo siang kisaran voltase hanya sampai 200v kalau malam drop hingga ke 160v, yang saya mau tanyakan adalah bisa atau tidak menggunakan trafo step up untuk 1 rumah, daya di rumah saya 1300watt apabila saya menggunakan trafo step up dengan kapasitas 3000watt untuk seluruh rumah bisa tidak yah ??

    alurnya adalah sebagai berikut = meteran > mcb pengaman > trafo step up > mcb pengaman > ke masing2 colokan diberikan 1 unit stabilizer

    karena saya sudah coba semua stabilizer baik yang biasa hingga otomatis semua gagal untuk menaikan tegangan ( 220v ). pernah menggunakan yang otomatis ( klo dirumah sana sebutannya ” Stavol ” ) kondisi malam hari tegangan 165v di output stabilizer tersebut hanya di 180v dan jarum voltmeter gk bisa diem alias ndut2an.

    terima kasih yah mas..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Anto,

      Saya rasa, rencana anda tidak bisa dikerjakan. Trafo step-up hanya berfungsi menaikkan voltase yang semula 110 Volt menjadi 220 Volt. Bukan mempertahankan voltase yang semula 220 Volt untuk tetap berada di level 220 Volt.

      Fungsi trafo step-up yang demikian, tidak ada hubungannya dengan kapasitas trafo untuk mengakomodir kebutuhan daya hingga 3000 Watt. Kemampuan trafo untuk mengakomodir daya sebesar itu hanya akan bekerja dengan benar seandainya anda gunakan pada rumah bertegangan listrik 110 Volt.

      Hingga saat ini, saya belum menemukan stabilizer yang mampu mempertahankan voltase tetap berada di level 220 Volt dalam kondisi voltase drop hingga 160 Volt. Kebanyakan produk stabilizer yang beredar di pasaran hanya mampu menaikkan voltase drop hingga kisaran 20% dari kondisi tegangan input yang diterimanya. Kalau pun ada produk stabilizer yang dapat melakukan hal itu, kapasitas daya (Watt) yang bisa di akomodir-nya pasti sangat terbatas. Tidak bisa digunakan untuk kebutuhan satu rumah.

      Satu-satunya solusi terbaik yang pernah terpikirkan oleh saya untuk mengatasi kondisi voltase drop se-ekstrim itu adalah dengan menggunakan sumber listrik mandiri (non-PLN) seperti solar-cell. Namun, itu pun baru bisa berfungsi dengan baik setelah kondisi jaringan kabel listrik di rumah ter-tata rapi berdasarkan manajemen kebutuhan pemakaian daya. Tanpa persiapan manajemen kebutuhan pemakaian daya yang benar, penggunaan sumber listrik mandiri akan cenderung merugikan.

      Salam….

      Balas
      1. Ahmad Riduan, desa Negararatu Kec.Sungkai Utara Lampung Utara Pop.Lampung

        tims atas artikelnya sangat membantu, tp di daerah saya jika pagi dan sore (mulai jam 4 sore) tegangan hanya 130 – 150 V alat apa yang harus saya pakai agar tegangan menjadi 180-220V (saya pakai stabilizer cuma muter terus voltase out 0, atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih

      2. anto

        terima kasih mas omar,

        saya juga tadinya punya trafo stepup/down tersebut tapi sewaktu saya test menggunakan tegangan yang ada malah gk mau keluar ( test pada malam hari ) makanya saya juga sempet bingung klo dilihat dari fungsi trafo yang saya miliki untuk input mulai dari 110~140V out dari 220~240V.

        untuk sumber listrik alternatif ( solar cell ) memang pernah terfikirkan oleh saya tapi karena masih terbatas di jangkauan harga dan yang saya fikirkan jika menggunakan ini apakah bisa bertahan minimal 5~10 tahun ?? kecuali untuk battrey…

        hehehhe makin galau deh saya mas… hahaha… btw makasih yah untuk jawaban dan informasinya,

        salam…..

      3. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Saya setuju sepenuhnya dengan anda, masalah harga dari perangkat penghasil sumber energi mandiri seperti solar cell masih “amat-sangat” terlalu mahal untuk memenuhi kebutuhan listrik pada tingkat rumah tangga. Selain itu, kapasitas listrik yang bisa digunakan masih sangat terbatas. Mengenai ketahanan perangkat, para produsen solar-cell meng-klaim produk mereka dapat bertahan hingga 25 tahun (tanpa maintenance?). Fantastis! Namun, saya belum menemukan bukti nyata yang mendukung kenyataan tersebut.

        Walau pun demikian, kita pun mengetahui bagaimana sejarah kinerja PLN hingga saat ini sebagai satu-satunya pemasok energi listrik di negara kita. Menurut saya, disamping tetap berharap kualitas pasokan listrik dari PLN (bisa) semakin membaik, tidak ada salahnya kita mencoba mengikuti perkembangan informasi mengenai cara membuat sendiri dan penerapan sumber energi mandiri untuk di rumah. Tindakan tersebut, setidaknya, dapat membantu kita untuk lebih mengerti mengenai batasan perangkat penghasil energi listrik mandiri seperti apa yang bisa dan sesuai untuk kita gunakan dalam mengatasi kebutuhan listrik di rumah.

        Semua usaha, pasti ada manfaatnya… Tinggal waktu yang menentukan kapan semua informasi tersebut dapat digunakan bersama-sama sebagaimana fungsinya. Konsep yang sama juga telah saya kerjakan berkubang di bidang tata-udara selama lebih dari 10 tahun untuk membentuk sirkulasi udara di rumah. Saya bersyukur kini telah bisa mengatasinya dan masih diberikan kemurahan waktu menikmati hasil ekperimen tersebut hingga hari ini.

        Jangan pernah menyerah… 🙂

        Salam…

  202. ibu inggrid

    pak omar tolong bantuanya cara menghitung magic com dengan pemakaian 12 jam sehari dengan asumsi menananak nasi 2 x
    terima kasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Selamat pagi Ibu…

      Mohon maaf sebelumnya, penjelasan mengenai pemakaian listrik untuk magic com di bawah ini menggunakan spesifikasi konsumsi daya magic com dan kuantitas beras yang saya masak setiap hari di rumah..

      Untuk satu kali proses menanak beras sebanyak 3 cup, dibutuhkan waktu kira-kira selama 20 menit. Sehingga, untuk 2 kali menanak beras, dibutuhkan waktu sekitar 40 menit. Konsumsi daya yang dibutuhkan magic-com untuk menanak beras adalah 380 Watt / jam. Jadi, jumlah pemakaian daya untuk menanak beras sebanyak 2 kali dengan total waktu 40 menit adalah sbb. :

      = (380/1000) x (40/60)
      = 0,38 x 0,67
      = 0,2546 kwh atau 0,2546 x 1000 = 254,6 Watt (dibulatkan menjadi 255 Watt)

      Setelah menanak beras selesai, magic-com secara otomatis berpindah pada mode siaga (keep-warmed). Besar konsumsi daya dalam kondisi mode siaga adalah 58 Watt.
      Dengan pemakaian kondisi siaga selama 12 jam sehari, berarti jumlah waktu 12 jam tersebut harus dikurangi lama waktu menanak beras selama 40 menit. Sehingga, kondisi waktu siaga yang sebenarnya adalah 12 jam – 40 menit = 11 jam 20 menit. Atau sama dengan 11 + (20 / 60) = 11,33 jam. Jadi, jumlah pemakaian daya saat magic-com dalam kondisi siaga selama 11,33 jam adalah sbb. :

      = (58 / 1000) x 11,33
      = 0,058 x 11,33
      = 0,65714 kwh atau 0,65714 x 1000 = 657,14 Watt (dibulatkan menjadi 657 Watt)

      Jadi, total pemakaian daya magic-com untuk menanak beras sebanyak 2 kali dengan tambahan waktu siaga (keep-warmed) selama 11,33 jam adalah 255 Watt + 657 Watt = 912 Watt (0,912 kwh) per hari.

      Untuk menggunakan perhitungan di atas, anda perlu melakukan penyesuaian pada nilai :
      – lama waktu magic-com saat menanak beras
      – konsumsi daya magic-com untuk proses menanak beras
      – konsumsi daya magic-com dalam kondisi siaga

      Hal itu disebabkan jumlah cup menentukan lama waktu proses menanak beras dan spesifikasi daya magic-com antara satu merk dengan lainnya tidak selalu sama.

      Salam…

      Balas
  203. ichad

    Sebelumnya terimakasih Bang atas pencerahanya,
    iya bang saya udah baca artikelnya,PSU saya kapasitasnya AC 120 V.

    ya, emang kayaknya kurang daya listrik drumahku klo untuk nyalain koputer walaupun di siang hari, (sudah saya coba hidupkan komputer saya pd siang hari antara 1-2 jam pasti langsung restar ,pas mau dihidupkan pasti susah pas masuk windows ,terus saya copot kukas & TV baru komputr baru bisa idup).

    jadi apa solusi untuk saya bisa nyalain komputer biar menyala dengan normal,apakah klo pasang stabilizer bisa membuat Komputer saya hidup normal dengan TV & kulkas dlm keadaan dihidupkan, atau saya harus menambah daya amper di rumah saya.
    Saya nyesek juga Bang padahal udah keluar uang buat benerin komputer saya ehh malah listrinya bermasalah,…./curhattt dikittt…hehe,,

    Maju teruuus Bang buat situs nya ………..,

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Stabilizer hanya dapat berfungsi untuk memperbaiki kualitas listrik saja. Saya khawatir satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah anda adalah dengan mengajukan permohonan penambahan daya ke PLN. Saya tidak menganjurkan cara selain itu, karena terlalu be-reksiko dan berbahaya bagi kita yang awam dalam menangani listrik. Ber-sabar-lah sejenak dan susun rencana sebelum melakukan tindakan selanjutnya untuk mengatasi masalah ini. Dibutuhkan biaya relatif cukup besar untuk melakukan penambahan daya.

      Anggaplah tindakan upgrade komputer tersebut sebagai sebuah pembelajaran yang bersifat positif. Buat draft “jejak-peristiwa” mulai dari awal kejadian hingga akhirnya anda melakukan penambahan daya. Susun semua jejak peristiwa tersebut secara apa adanya dengan bahasa Indonesia baku yang mudah dimengerti. Maka, anda akan memiliki beberapa cerita dengan dasar pembahasan berbeda-beda sebagai bahan untuk dipublikasikan di blog anda. Keunikkannya, semua potongan cerita itu merupakan bagian dari sebuah cerita besar berdasarkan pengalaman pribadi anda. Sehingga, walau pun memiliki dasar pembahasan yang berbeda, setiap cerita memiliki hubungan istimewa satu dengan lainnya yang saling meng-kait-kan.

      Saya kira, cara tersebut bisa mengubah rasa “nyesek” saat ini menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk nanti-nya dikerjakan di blog anda.

      Terima kasih untuk apresiasi anda atas blog / situs ini…

      Salam….

      Balas
  204. ichad

    Bang saya mau tanya ,
    listrik drumah saya 2 amper, kenapa ya sekarang klo saya menghidupan PC di malam hari pasti tdk mau hidup, emang saya bru ganti mobo ama prosessor yg baru karna yg lama mobony rsak,tp klo di siang hari bru bsa hidup tapi blakangan ini disiang hari pun sering restar juga tu PC,klo siang kulkas +TV hdup .pdahal dlu sblum sya ganti mlm hari pun bisa hidup asalkan lewat dari jam 9 mlm.

    Yang saya mau tangakan berapa konsumsi daya listrik untuk menghidupkan sebuah PC,dan apakah yang saya alami disebabkan oleh listik d rmah saya tdak stabil ataukah ada faktor lain , asumsi saya sih listrik drmah saya yg tidak stabil ,dan saya berencana untuk membeli stabilizer untuk PC ,bgusnya yg kapasitas brapa saya membeli stablizer…
    terima kasih,

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Ichad,

      Sudah membaca artikel yang berjudul Komputer dan Kualitas Daya Listrik? Di bagian awal artikel di terangkan cara mengetahui konsumsi daya dari sebuah PC.

      Coba dihitung dan bandingkan antara konsumsi daya Power Supply unit komputer anda saat ini dengan kapasitas listrik terpasang di rumah yang sebesar 2 Ampere atau setara 440 Watt. Dugaan saya, masalahnya bukan terletak pada kualitas listrik, tetapi pada kurangnya kapasitas listrik di rumah anda.

      Untuk mendapat kepastian letak permasalahannya yang sebenarnya, dapat di coba dengan cara mematikan seluruh perangkat listrik (lampu, kulkas, tv dll) di saat malam. Kemudian nyalakan dan mainkan komputer selama 1-2 jam. Jika berjalan normal, berarti memang benar telah terjadi kekurangan daya. Jika masih bermasalah, selain kekurangan daya, terdapat juga kemungkinan kualitas listrik yang tidak stabil (harus pasang stabilizer).

      Salam…

      Balas
      1. arizal

        Pagi pak saya mau tanya kenapa salah satu saklar saya apabila dinyalakan langsung mati ya meterannya/ padam semua listriknya .terimakasih pak mohon bantuannya

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Coba anda buka rumah lampu dan periksa kawat yang terpasang di belakangnya. Biasanya, ada kotoran yang menempel dan membuat kedua kawat saling terhubung. Jika benar demikian, coba dibersihkan dulu dan kembali dinyalakan. Kalau MCB di meteran masih tetap nge-trip, anda harus menggantinya dengan yang baru.

        Salam…

    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Chaterina,

      Tidak bisa. Kalau pun bisa, harus dilakukan dengan kondisi semua perangkat listrik / elektronik lainnya di rumah anda (seperti : kulkas, exhaust fan, tv dsb.) dipadamkan terlebih dulu.

      Salam…

      Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Isak,

      Benar, memang harus berada di area yang dapat dengan mudah dijangkau oleh petugas PLN kapan saja. Baik untuk jenis meteran pascabayar maupun prabayar.

      Salam…

      Balas
  205. sicha

    mohon bantuan’y listrik drmh dgn daya 450watt ketika sya. mengganti kulkas baru listrik sering jepret dgn sendiri pdhl tdk menggunakan apa2dan kl kulkas sedang bunyi di meteran listrik jg ikut bunyi”bbretttt”bagaimana solusi mengatasi’y mslah ada pda kulkas atau listrik’y

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Sicha,

      Jika kulkas lama tidak pernah ada masalah dengan listrik, berarti permasalahan pada kulkas baru anda saat ini bukan disebabkan oleh listrik. Menurut saya, kulkas baru anda yang bermasalah dan sebaiknya segera tanyakan solusinya pada toko penjual kulkas tersebut sebelum berakhir masa garansinya.

      Salam…

      Balas
  206. Hariza

    Pak, daya listrik di rumah saya 3500VA. Rumah sehari-hari dalam keadaan kosong dan hanya kulkas dan lampu taman yang menyala. Jika saya hitung total hanya 500 watt. Namun anehnya, jika PLN mematikan listrik karena sesuatu hal, dan saat PLN menghidupkan listrik kembali, MCB saya pasti turun. Saat MCB dicoba untuk dinaikan kembali untuk pertama kali, pasti tidak bisa. Dicoba naikan kedua kali baru bisa. PLN sudah mengganti MCB dengan merek yang menurut mereka paling baik tapi tetap terjadi. Kenapa ya ? Apakah saya perlu memasang stabilizer dan fungsi slow start ? Mohon pencerahan Pak. Terima Kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Hariza,

      Coba anda lakukan langkah seperti ini :
      Sebelum MCB dinyalakan, pastikan semua saklar lampu dalam kondisi mati (off) dan cabut semua steker perangkat elektronik yang tertancap pada stopkontak. Lalu nyalakan MCB.

      Jika kondisinya masih sama (MCB kembali trip saat dinyalakan), berarti ada masalah pada jalur kabel utama. Jika MCB tidak trip, maka ada masalah pada kabel di jalur pencabangan yang menuju ke perangkat elektronik (stopkontak) atau saklar + rumah lampu tertentu.

      Saya menduga telah terjadi korsleting di jalur kabel yang menuju lampu taman (kondisi kedua yang di deskripsikan di atas). Biasanya disebabkan fisik kabel sudah lapuk atau bisa juga terjadi kesalahan penyambungan kawat antar kabel di jalur tersebut.

      Parameter utama dari penyebab MCB trip adalah kelebihan pemakaian daya dan / atau korsleting. Pada kasus anda, tidak ada faktor kelebihan pemakaian daya. Sehingga, satu-satunya “tersangka” penyebab MCB trip di rumah anda hanyalah faktor korsleting. Bukan berasal dari MCB.

      Salam…

      Balas
  207. Yosi

    Hai Pak Omar,

    blog Anda sangat membantu saya memahami kelistrikan sehari-hari di rumah, terima kasih.

    Saya memiliki trafo step-down tertulis 10A, input 220V ke colokan, output tidak digunakan. Jika saya mencabut semua perangkat elektronik di rumah saya, kecuali trafo tersebut, apakah nanti pulsa listrik saya akan cepat habis? Saya hitung-hitung (secara awam) sebagai berikut:
    Spul primer trafo didapat 6 Ohm, saya colok ke 220V, maka arus = tegangan / hambatan, didapat 220/6 = 36A, kemudian saya hitung daya = tegangan x arus, didapat 220 x 36 = 7920Watt, kok besar sekali daya yang dibutuhkan sebuah trafo? Apa ada yang salah dengan hitungan saya? Mohon pencerahan.

    Salam…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Yosi,

      Terima kasih atas apresiasinya…

      Mohon maaf sebelumnya, kapasitas pengetahuan saya tentang listrik tidak dapat menjawab pertanyaan anda.

      Pemahaman saya mengenai trafo step-down yang anda nyatakan adalah perangkat listrik yang dapat mengubah voltase 220 Volt ke 110 Volt dengan kapasitas output (maksimal) 10 Ampere (1100 Watt ~ 110 Volt). Selama input-nya tertancap di stopkontak, trafo akan meng-konsumsi daya meski pun tidak ada output-nya. Namun, berapa besaran daya yang di konsumsi, saya sama sekali tidak mengetahuinya.

      Hanya sebatas itu saja pengetahuan saya mengenai trafo step-down. Saya tidak memahami perhitungan daya yang anda nyatakan karena memang saya tidak memiliki pengetahuan teknik listrik hingga sejauh itu.

      Salam…

      Balas
  208. irland smith

    hallo,pak omar…
    saya seorang pengusaha sebuah pujasera,kapasitas listrik di tempat saya tuh 4500 watt dibagi oleh 10 penyewa..
    yang saya mau tanyakan bagaimana cara perhitungan listrik nya setiap hari *rata-rata di tiap kantin penyewa ada magic com 2 buah dan kulkas 1..dan penerangan sebuah lampu neon berkaspasitas 20 watt..oh ada 1 kantin yg membawa freezer 1 buah
    yang saya mau tanyakan berapa biaya perhari yg harus saya kenakan kepada penyewa ??
    terima kasih..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Irland,

      Saya rasa bisa didapatkan dengan cara seperti di bawah ini :

      Catat angka yang tertera di meteran listrik, untuk hari ini pukul 07.00 pagi sebagai nilai awal. Keesokan harinya anda catat lagi angka di meteran pada jam yang sama sebagai nilai akhir. Kurangi nilai akhir dengan nilai awal, maka hasilnya merupakan total pemakaian daya dari 10 penyewa + pemakaian daya dari 1 freezer selama 24 jam.

      Untuk mendapatkan nilai total pemakaian daya tanpa freezer, anda harus mengetahui konsumsi daya dari freezer tersebut. Setahu saya, konsumsi daya freezer yang umum dipakai, berada di kisaran 100 Watt per jam. Sehingga, untuk pemakaian freezer selama 24 jam, membutuhkan daya kira-kira : (100 / 1000) x 24 = 2,4 kwh per hari.

      Kurangi total pemakaian daya dengan pemakaian freezer, kemudian hasilnya bagi 10. Maka akan diperoleh hasil rata-rata nilai pemakaian daya setiap penyewa selama 24 jam. Anda tinggal menambahkan hasil rata-rata pemakaian daya per penyewa tersebut dengan nilai pemakaian daya freezer untuk penyewa yang menambahkan freezer di kantinnya.

      Untuk menjadikan nilai rata-rata pemakaian daya per penyewa tersebut ke dalam rupiah, kalikan dengan tarif tenaga listrik sesuai kapasitas 4500 Watt (pelanggan golongan tarif bisnis = Rp. 1.100,-). Itulah nilai biaya rata-rata pemakaian daya listrik per hari untuk setiap penyewa / kantin di tempat anda.

      PS. : Waktu pencatatan angka pada meteran bisa dilakukan kapan saja… yang penting dilakukan pada jam yang sama (24 jam)

      Salam…

      Balas
      1. irland smith

        saya menggunakan listrik pra bayar bagaimana cara menghitungnya ?? setelah saya berhitung lagi biaya listrik harus ditekan masalah nya saya nombok nya cukup besar..mohon pencerahan nya pak omar ?? danke…

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Hai Irland,

        Saya belum pernah menangani mau pun menggunakan jenis meteran prabayar. Saya rasa, anda perlu mempelajari cara penggunaan meteran tersebut sesuai merk-nya untuk mendapatkan data jumlah daya yang telah terpakai. Informasi yang saya peroleh dari internet, PLN mengeluarkan beberapa merk meteran prabayar yang mana masing-masing merk memiliki perbedaan dalam penanganannya.

        Seandainya besar biaya listrik memang disebabkan perilaku pemakaian listrik oleh para penyewa, bukan dikarenakan kesalahan instalasi jaringan kabel listrik, maka itu merupakan kewajiban mereka untuk membayarnya. Bukankah hal-hal seperti itu sebelumnya telah disepakati bersama antara anda dengan para penyewa?

        Salam…

  209. densarchitec

    salam.. saya menaikan listrik rumah dari 900 ke 1300. saya ingin membagi menjadi 2, untuk tingkat atas dan bawah. kira2 masing2 berapa kwh yg dibutuhkan. kemudian sekering hitam yang dari PLN, ingin saya ganti dgn mcb, agar bisa diatur untuk yg atas dan bawah. seandainya akan saya lakukan sendiri, bagian2 sekering hitam yng mana yang harus diperhatikan, mengingat listrik sudah saya bagi untuk tingkat atas dan bawah, tetapi masing2 hanya menggunakan jek sendiri2. kini tinggal membongkar sekering hitamnya. mohon pencerahan

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai,

      Saya mendapat kesulitan mendapat gambaran dari kondisi sambungan sikring sebagaimana anda telah deskripsikan. Namun, jika hendak menggantinya dengan MCB, anda hanya perlu mengetahui jalur kabel dari meteran PLN (input) dan jalur kabel ke jaringan kabel dalam rumah (output) dari masing-masing lantai. Jika hendak dipisahkan, maka anda hanya memerlukan dua unit MCB saja. Cara pemasangannya, dapat anda temukan di artikel Memasang unit MCB.

      Mengenai kapasitas MCB dari masing-masing lantai, menurut saya, sangat tergantung dari perangkat elektronik / listrik yang hendak anda pasang. Anda dapat menemukan penjelasan lebih detail di artikel MCB, Kabel dan Beban Daya.

      Salam…

      Balas
  210. Meta

    Selamat siang Mas,

    Satu lagi pertanyaan saya, apa bisa satu stabilizer untuk dipakai satu rumah dengan banyaknya peralatan elektronik seperti AC, mesin cuci, Tv, rice cooker dan apabila bisa, pemasangan stabilier bagusnya dimana dan seperti apa? Terima kasih.

    Meta

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Meta,

      Sebagian besar jawaban dari masalah anda, dapat ditemukan pada artikel “Memasang Stabilizer di Rumah“. Kapasitas minimum stabilizer yang anda butuhkan adalah sebesar 3667VA. Anda dapat menggunakan stabilizer berkapasitas 5000VA sebagai gantinya, karena stabilizer berkapasitas 3667VA memang tidak ada di pasaran (tidak di produksi). Sedangkan untuk merk dan kualitas stabilizer, anda dapat temukan pendapat saya di artikel “Stabilizer : Merk dan Kualitas“.

      Salam…

      Balas
  211. Meta

    Selamat Siang Mas,

    Saya Meta, mau tanya mengenai abilizer. Listrik di rumah saya 2200 VA, kemarin pas di check sama orang PLN ternyata tegangannya kurang, dari 200 jadi 180, sehingga membuat AC di rumah rusak. Petugas PLN-nya menyarankan untuk menggunakan stibilzer. Yang saya mau tanyakan adalah, stabilizer seperti apa yang cocok untuk listril di rumah saya, berapa kekuatannya agar tegangannya listrik tetap stabil dan merk apa? dan kisaran berapa harga stabilizer yang bagus. Terima kasih mas sebelumnya.

    Meta

    Balas
  212. Roma Dhona

    Salam,
    Terima kasih atas penjelasannya…
    Sekedar tambahan, untuk saat ini PSU yang banyak digunakan adalah jenis Power Supply ATX (Advanced Technology Extended). Perbedaan dengan PSU yang lama (AT) adalah pa PSU ATX mempunyai saklar ON/OFF sendiri.
    Nah, kasus saya ini timbul ketika menyalakan saklar pada PSU tersebut sering “jepret”.
    Jika PSU tersebut tidak saya matikan (OFF), apakah bermasalah terhadap asupan listrik ke komputer pada saat komputer mati? Sehingga nanti pada saat menyalakan komputer, hanya perlu menekan tombol pada casing saja. Karena kalau menekan tombol ON pada casing, tidak mengalami “jepret”.

    Demikian dari saya, terima kasih pak Omar atas penjelasannya…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Jadi… sudah jelas dong dimana letak permasalahan yang sebenarnya anda sedang hadapi. Penyebab listrik menjadi “jepret” adalah fitur tombol di PSU baru, bukan listrik di rumah anda. Listrik yang digunakan tetap sama sebelum dan sesudah anda melakukan upgrade, bukan?.

      Oleh sebab itu, sama seperti sebelumnya, saya sarankan untuk menanyakan ke penjual PSU tersebut mengenai cara penerapan (dan pemakaian) PSU tersebut di komputer anda. Saya tidak memahami dasar teknologi perangkat keras komputer anda.

      Salam…

      Balas
  213. Roma Dhona

    Salam,
    Saya masih belum mengerti perhitungan daya. Apakah kapasitas stabilizer dan ups melebihi kapasitas listrik tidak masalah?

    Sebagai contoh, listrik di rumah saya adalah sebesar 900 Watt. Merangkai / memasang stabilizer dan ups yang benar apakah seperti ini:
    Alternatif 1 = Listrik (900 Watt) >>> Stabilizer (1000 Watt) >>> UPS (1000 Watt) >>> Komputer (650 Watt).
    Alternatif 2 = Listrik (900 Watt) >>> UPS (1000 Watt) >>> Komputer (650 Watt).

    Mohon dikoreksi perhitungan saya, apakah bisa dengan merangkai seperti itu ?
    Kalau alternatif 1 yang akan saya pakai, apakah bermasalah?
    Bagaimana dengan alternatif 2 (Listrik lebih kecil dari UPS), apakah bermasalah ?
    Bagaimana saran bapak, sebaiknya….

    Terima kasih atas bantuannya…

    Wassalam

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Roma,

      Sebaiknya anda melihat letak hubungan antara UPS dengan listrik adalah pada asupan listrik yang dikonsumsi oleh baterai UPS anda. Bukan dengan membandingkan antara kapasitas UPS dengan kapasitas listrik terpasang di rumah. Analoginya, UPS adalah baterai handphone dan komputer adalah perangkat handphone itu sendiri (tanpa baterai). Berapa pun besar kapasitas baterai dari sebuah handphone, tidak ada hubungannya dengan kapasitas listrik di rumah. Sama halnya dengan UPS, berapa pun kapasitas listrik terpasang di rumah, tidak ada kaitannya dengan kapasitas baterai UPS yang anda miliki.

      Informasi mengenai spesifikasi kapasitas UPS bertujuan agar kita langsung bisa mengenali lama waktu kemampuan baterai UPS bertahan dalam meng-cover asupan listrik komputer saat listrik tiba-tiba padam.

      Jadi, hubungan yang sebenarnya antara listrik dengan UPS adalah pada tingkat “kualitas” asupan listrik untuk baterai UPS. Apakah dengan stabilizer 1000VA, sebagaimana alternatif pertama yang anda kemukakan, bisa digunakan untuk membuat kualitas listrik layak di konsumsi UPS 1000VA? Sudah pasti bisa, dan itu lebih baik dari alternatif kedua.

      Seandainya anda telah memiliki stabilizer 1000VA, tidak ada salahnya untuk digunakan sesuai dengan skenario alternatif pertama. Jika belum memiliki-nya, ada baiknya dipertimbangkan dengan membeli stabilizer berkapasitas 3000VA untuk dipasangkan di bagian box MCB dalam rumah. Dengan cara tersebut, kualitas listrik di rumah anda menjadi layak pakai untuk dikonsumsi oleh seluruh perangkat elektronik / listrik yang ada (termasuk UPS dan komputer).

      Tidak ada maksud dan tujuan dari saya untuk mengarahkan anda menggunakan stabilizer 3000VA. Kenyataan yang sebenarnya, setiap perangkat elektronik / listrik di rumah terkoneksi dengan baik oleh jaringan kabel listrik. Seandainya terjadi masalah yang berhubungan dengan listrik di salah satu perangkat, kemungkinan besar akan berefek ke perangkat lainnya. Menstabilkan asupan listrik pada semua perangkat akan lebih memperkecil kemungkinan tersebut, dibandingkan hanya menstabilkan asupan listrik untuk UPS / komputer saja.

      Kapasitas minimum stabilizer untuk meng-cover listrik 900VA adalah sebesar 1500VA (900 / 0,8 / 0,75 = 1500). Namun hingga saat ini, sepengetahuan saya, hanya stabilizer berkapasitas >= 3000VA yang memiliki panel untuk disambungkan langsung dengan kabel listrik. Kapasitas di bawah itu menggunakan steker yang ditancapkan pada stopkontak dan tidak bisa dipasang di bagian box MCB..

      Salam…

      Balas
      1. Roma Dhona

        Dear Pak Omar,
        Terima kasih atas penjelasannya.
        Sekedar tambahan, baru sebulan ini saya meng-upgrade komputer dengan menggunakan VGA yang membutuhkan minimum daya 450Watt.
        Oleh karena itu, saya tentunya juga upgrade power supply menjadi 650 Watt (spare untuk mensupply motherboard dll.). Tetapi untuk power supply tersebut terdapat tombol on/off. Setiap pertama menyalakan power supply tersebut, listrik rumah saya pasti langsung “jepret”. Sehingga menimbulkan rasa cemas pada hardware komputer saya. Walaupun sebelumnya saya telah mematikan alat listrik (kulkas, TV, dll.) hasilnya tetap sama, alias “jepret” juga.
        Untuk kasus tersebut, saya berencana menggunakan UPS 2000 Watt yang sudah terdapat AVR. Apakah dengan membeli Ups tersebut, akan membantu masalah “jepret” tersebut ?
        Setelah shutdown komputer, apakah Power supply tidak perlu dinonaktifkan? bahaya atau tidak ?
        Mohon maaf, untuk kebutuhan stabilizer, sepertinya saya tidak ada maksud menggunakan pada MCB karena saya masih mengontrak (nanti bapak kost takut marah) hehe.. Jadi pada persoalan saya, stabilizer tersebut hanya dipakai untuk kebutuhan komputer saja.

        Mohon sarannya kembali mengenai kasus saya tersebut, sehingga pada saat menyalakan Power supply tidak mengalami turun listrik alias “jepret”.
        Apa yang harus saya lakukan mengenai malasalah “jepret ini…

        Maaf ralat tulisan mas, yang saya ingin beli pada kasus diatas adalah UPS 1000 Watt. Bukan 2000 Watt.

        Demikian dari saya, terima kasih banyak sebelumnya…

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Setahu saya, jika melakukan upgrade-hardware, maka suku cadang lama digantikan sepenuhnya dengan yang baru. Atau menambahkan perangkat baru yang sebelumnya tidak terpasang. Kondisi dan keberadaan semua perangkat harus terintegrasi sepenuhnya dengan motherboard dan ter-rekam dalam BIOS. Tidak berdiri sendiri. Jadi, dalam pikiran saya saat ini, tidak mungkin power supply tetap dalam kondisi menyala setelah tahap shut-down komputer telah terlewati dengan baik.

        Saya tidak mengerti seandainya perangkat power supply yang anda maksudkan bersifat “extention” (tambahan), layaknya harddrive-extention atau DVD player-extention yang terpasang di luar CPU. Jika memang demikian keadaannya, sebaiknya anda meminta penjelasan lebih jauh mengenai cara penerapan power supply tersebut dari penjualnya.

        Maaf, saya tidak bisa memberi penjelasan lebih jauh mengenai kasus dan rencana anda untuk menggunakan UPS sebagai antisipasi agar MCB tidak jatuh saat menyalakan power supply, karena saya tidak memahami konsep dasar penerapan teknologi perangkat keras komputer yang saat ini anda miliki.

        Salam…

  214. syarif

    salam pak….
    listrik di rumah saya dengan daya 450 watt,tapi sikringnya ko kebakar terus yah??
    pemakaiannya sih lumayan banyak,,kulkas,tv,jet pam DLL…..solusinya gimana pak ???

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Syarif,

      Pemahaman kata “sikring terbakar” dalam tulisan anda, saya artikan dengan : sikring terputus dalam kondisi hangus. Bukan sikring terputus akibat kekurangan daya. Kalau sikring terputus karena pemakaian perangkat elektronik melebihi kapasitas instalasi listrik terpasang di rumah anda, satu-satunya cara untuk menyelesaikannya adalah dengan menambah daya.

      Kalau sikring terputus dalam kondisi hangus, saya memiliki sedikit teori yang mungkin bisa memperjelas letak permasalahannya.

      Saya asumsikan instalasi kabel listrik di rumah anda telah terhubung dengan grounding, karena ketidakberadaan grounding bisa menjadi salah satu kemungkinan penyebabnya.

      Jika sikring terbakar / putus ketika saat anda hendak menyalakan sebuah perangkat elektronik atau saat sebuah perangkat elektronik menyala secara otomatis (mis. pompa air), saya rasa, ada peralatan listrik (seperti : rumah / fitting lampu, stopkontak, saklar dll ) di rumah anda yang korslet.

      Seandainya memang kondisinya demikian dan terjadi di setiap stopkontak / saklar lampu di rumah anda, ada kemungkinan kabel yang menuju salah satu rumah / fitting lampu bermasalah. Seandainya hanya terjadi di satu titik stopkontak / saklar lampu saja, maka hanya di bagian itu saja yang bermasalah.

      Untuk saat ini, sebelum anda melakukan pemeriksaan pada peralatan listrik di rumah, saya sarankan untuk mengganti sikring di rumah dengan unit sikring yang memiliki switch berupa tombol. Fungsinya mirip seperti MCB. Jadi setiap terjadi korslet, tombol ini akan trip (memutuskan aliran listrik). Anda tinggal menekannya untuk menyalakan kembali aliran listrik yang terputus. Karena, dari pengalaman saya, agak sulit dan dibutuhkan waktu untuk menemukan letak penyebab permasalahan korslet seperti itu.

      Tindakan mengganti sikring tersebut, bisa juga diterapkan untuk mengatasi keterbatasan daya dari kapasitas instalasi listrik terpasang di rumah anda.

      Salam…

      Balas
  215. zazmi syahriar

    ups saya merek fsp 600 untuk unit komputer (1 komputer 1 ups), kalo pake arus listrik ups berfungsi normal senormalnya beckupnya juga bagus, yang jadi masalah begitu saya hidupkan genset semua ups fsp 600 selalu mode batre, seperti kita hidupkan ups tanpa colokin ke listrik. terpaksa untuk ngidupin komputer harus tanpa ups (di colokkan langsung ke sumber arus genset) ada 15 ups sperti itu smua. kalo ups yang merek proling pro 700 dan apc ars 500 ga masalah mo pake arus listrik atau genset bisa jalan normal. kenapa ya?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Zazmi,

      Umumnya, spesifikasi input listrik yang menjadi standar ups adalah sama antara satu merk dengan lainnya. Dugaan saya, output listrik dari genset tidak memenuhi standar input listrik yang di-spesifikasi-kan oleh ups fps 600 anda. Coba anda periksa dan catat spesifikasi output listrik dari genset dan spesifikasi input listrik dari setiap merk ups yang ada. Biasanya, spesifikasi input dan output listrik dari perangkat-perangkat seperti itu, tertera juga di manual / panduan penggunaannya. Lalu, bandingkan spesifikasi-spesifikasi listrik tersebut.
      Seandainya anda menemukan spesifikasi kualitas input listrik yang lebih tinggi pada ups fps 600, saya rasa, anda harus memasang stabilizer di bagian input daya dari ups tersebut. Mohon maaf, saya belum pernah mengalami kasus seperti ini. Tetapi, jika memang yang menjadi masalah adalah kualitas input listrik, salah satu cara termudah dan termurah untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan stabilizer.

      Salam…

      Balas
      1. zazmi syahriar

        trimakasih banyak pak omar ramlee..jawaban nya sangat memuaskan,, ternyata emang betul kualitas output genset saya tidak bagus, tidak sesuai dengan spek input ups nya 220/240 50/60 hz sehingga harus disetel rpm nya untuk mendapatkan range output tersebut, alhmdulillah sekarang udah bisa. sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak.

  216. jerry'ai

    gimana cara pakai barang elektronik 600w kalo daya listrik rumah cuman 450w? apakah ada alat laen yg mesti digunakan? kalo ada tolong rekomendasikan nama alatnya & merknya? terima kasih sebelumnya…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Jerry’ai,

      Saya rasa, belum ada alat sebagaimana yang anda maksudkan. Selain dengan mengajukan penambahan daya dari kapasitas listrik terpasang ke PLN, tidak ada cara lain yang dapat anda lakukan untuk itu.

      Salam…

      Balas
  217. Aprizal nuggrahwanzah

    malam pak, saya ada tugas dari kampus di suru tegangan di rumah selama satu minggu, setelah saya ukur saya dapatnya kebanyakan 225 volt ke atas bahkan sampai 250 volt, yang saya mau tanyakan apakah itu wajar-wajar saja atau gimana pak, trimakasih

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Aprizal,

      Maksudnya, anda mendapat tugas untuk mengukur tegangan (voltase) di rumah selama seminggu? Saya pernah mengerjakannya dan dirangkum dalam dua artikel :

      Voltase, Watt dan Perangkat Elektronik
      Cara Menghitung Voltase di Rumah

      Saya menggunakan dasar dan sudut pandang ilmu ekonomi dalam mengerjakan dan melakukan penilaian terhadap hasil yang diperoleh. Jadi, saya menggunakan nilai rupiah (uang) untuk menentukan tingkat kewajaran dari sebuah kondisi yang dihasilkan oleh ketidakstabilan voltase listrik.

      Misalnya : jika kita membeli lampu berdaya 5 Watt ~ 220 Volt, berarti kita menginginkan pemakaian daya listrik untuk penerangan hanya sebesar 5 Watt ~ 220 Volt saja per-jam-nya. Tidak lebih dan tidak kurang. Kondisi voltase yang tidak stabil, secara otomatis akan memengaruhi pemakaian daya (Watt) pada lampu. Hal tersebut akan menghasilkan biaya yang harus kita bayarkan ke PLN menjadi tidak semestinya. Jika biaya berkurang, kita anggap sebagai keuntungan. Sedangkan bila bertambah akan dianggap sebagai bentuk yang merugikan. Ketidakstabilan voltase yang terjadi pada perangkat listrik / elektronik sejenis AC (Air Conditioner) dan lemari es / kulkas, akan selalu berdampak merugikan, karena sudah pasti akan mengurangi umur / daya tahan perangkat. Sehingga, kita harus membeli perangkat baru dalam waktu lebih cepat.

      Bagi beberapa pihak, menganggap kondisi voltase tidak stabil sebagai sesuatu yang wajar selama masih dalam batas toleransi (tidak langsung berefek menjadikan perangkat rusak). Saya mencoba mendefinisikan secara lebih nyata faktor yang menjadi penentu batas toleransi dari tingkat kewajaran tersebut berdasarkan nilai uang. Yaitu, jumlah rupiah atas pemakaian listrik yang kita beli dari PLN. Nilai rupiah yang saya jadikan parameter sebagai toleransi tingkat kewajaran dari ketidakstabilan voltase adalah Rp. 1,- (satu rupiah) per kwh. Jadi, jika terjadi kelebihan uang di atas Rp. 1,- dari tarif listrik yang berlaku untuk setiap pemakaian daya per 1 kwh, saya menganggapnya sudah tidak wajar

      Nah, sekarang, anda hendak menggunakan dasar dan sudut pandang seperti apa untuk dijadikan parameter dalam menentukan tingkat kewajaran itu? Praktek + teori dari teknologi listrik atau jumlah rupiah yang harus dibayarkan ke PLN?

      Salam…

      Balas
  218. Hasran Wirayudha

    selamat sore pak omar,,, saya bingung,, saya punya rencana menambah daya listrik dari 1300vA ke 6600VA apakh dgn daya 6600 mampu utk pemakaian 10 jam AC 500watt(4bh), komptr 700watt(8bh),printer 40 watt(4bh),,,

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Hasran,

      Penekanan yang sebenarnya perlu diperhatikan, bukan pada lama waktu pemakaian dari perangkat. Tetapi, total jumlah pemakaian daya dari semua perangkat-perangkat tersebut saat sedang beroperasi bersamaan. Secara total pemakaian daya dari keseluruhan perangkat-perangkat tersebut, saya rasa tidak akan mencukupi. Kalau pun bisa dikerjakan, saya agak meragukan apakah saat ke-8 unit komputer itu sedang menyala dan digunakan secara bersamaan dapat menghasilkan kinerja yang memuaskan.

      Kapasitas listrik terpasang yang ideal untuk memenuhi kebutuhan seperti situasi yang anda ceritakan adalah > 10.000VA. Sebaiknya anda memenuhi kebutuhan dengan minimum kapasitas listrik sebesar itu jika hendak membangun graphic-studio.

      Menurut saya, sulit menawar kebutuhan listrik yang dibutuhkan perangkat seperti komputer. Karena keadaannya memang mengharuskan seperti itu, ada baiknya anda mempertimbangkan pembuatan jaringan (network) sebagai pendukung dari ke-8 komputer tersebut. Walaupun instalasi awalnya jauh lebih mahal dan rumit, pemakaian listrik dan perawatan komputer di kemudian hari akan jauh lebih murah dan mudah.

      Garis besar keadaan murah dan mudah yang dihasilkan dengan membuat jaringan komputer adalah (kira-kira) sbb. :

      Dibutuhkan satu unit komputer-server yang berfungsi melayani kebutuhan dari ke-8 unit komputer-client. Cukup dengan menginstall OS (mis. Windows) saja di setiap harddisk-client supaya komputer-client bisa menyala dan digunakan, sedangkan software-software yang dibutuhkan para komputer-client tersebut di-install di server. Sehingga, semua proses kerja software hanya terjadi di satu komputer saja, yaitu server. Demikian juga halnya dengan printer. Cukup satu printer yang terhubung pada server untuk memenuhi kebutuhan mencetak dari ke-8 komputer-client.

      Jadi, hanya satu komputer saja membutuhkan konsumsi daya listrik besar dan spesifikasi hardware yang cukup tinggi, yaitu komputer-server. Tidak untuk ke-8 komputer-client. Biasanya, hanya di bagian graphic-card nya saja yang membutuhkan spesifikasi cukup tinggi. Perangkat keras (hardware) lain yang dibutuhkan adalah yang biasa disebut dengan “hub”, yaitu tempat berkumpulnya kabel-kabel jaringan dari setiap client untuk terhubung ke server.

      Anda bisa mendapatkan informasi lebih jelas dan lengkap mengenai kebutuhan perangkat untuk pembuatan jaringan-komputer di blog / situs lain.

      Salam…

      Balas
  219. Agus

    siang pak Omaar
    sy mau tanya materi mendasar pak soalnya sy pemula banget….
    1. pada arus DC ketika sebuah baterai di hubungkan dengan lampu dan kemudian lampu itu menyala, apa sih yg sebenarnya terjadi
    apa kah arus (+) dari kutub (+) baterai mengalir melalui lampu dan kemudian menuju ke kutub (-) dari baterai atau bagaimana ?
    2. untuk arus AC sebenarnya apa sih bagian yg bolak-balik / berubah, sy pernah dapat penjelasan kalo arus AC itu diibaratkan baterai (arus DC)
    dimana posisi (+) dan (-) nya bisa berubah dalam selang waktu tertentu, kalau memang itu benar kenapa kok arus AC butuh ‘arus netral’ bukankah untuk menyalakan brg elektronik hanya perlu arus (+) dan arus (-) ?
    Terima kasih banget kalo mas omar bisa kasih pencerahan…..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Agus,

      Terima kasih telah bersedia memercayai saya untuk bisa menjawab pertanyaan anda. Namun, mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya hanyalah praktisi tanpa dasar pendidikan formal / non formal di bidang listrik / elektronika. Saya sama sekali dan benar-benar tidak mengerti mengenai teori listrik / elektronika sebagaimana yang anda tanyakan.

      Mungkin anda bisa mendapatkan penjelasan dan jawaban yang lebih baik dengan menanyakannya di http://etekno.blogspot.com/2013/01/membuat-pencuri-energi-thief-joule.html.

      Salam…

      Balas
  220. Iman

    Met siang.

    Besarnya daya listrik dirumah saya adalah 2200VA yang dibagi manjadi 5 area (5 MCB). Saya memakai meteran Pra Bayar. Peralatan yang terpasang dirumah adalah mesin air kecil dan lemari es 2 pintu.

    Masalahnya adalah apabila aliran listrik dari PLN mati, kemudian apabila menyala kembali maka MCB akan turun. MCB yang yang turun adalah MCB yang terhubung dengan mesin air & lemari es.

    Apa yang menjadi masalah tersebut ya pak?

    Trm ksh.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Iman,

      Saya asumsikan jaringan kabel listrik anda dilengkapi juga dengan kawat arde untuk grounding, karena meteran prabayar pada umumnya hanya menggunakan dua kawat saja. Seandainya memang belum dilengkapi dengan kawat arde / grounding, sebaiknya hal itu dikerjakan terlebih dulu. Karena, ketidakberadaan kawat arde (grounding), bisa menjadi salah satu penyebab MCB trip.

      Dalam kondisi jaringan kabel listrik terpasang dengan benar, penyebab utama dari MCB trip adalah telah terjadi kelebihan arus listrik positif yang tidak mampu diakomodir oleh kawat arde (grounding). Kondisi ini biasa disebut dengan korsleting. Sangat jarang korsleting bisa terjadi pada jaringan kabel yang telah dipasangi stabilizer. Seandainya tetap terjadi, biasanya disebabkan karena ketidaksesuaian aliran arus listrik akibat kesalahan penyambungan antar kabel atau kesalahan posisi tertancapnya steker pada stopkontak. Atau, bisa juga telah terjadi kesalahan pemasangan kawat / kerusakan pada “jeroan” stopkontak.

      Mungkin artikel-artikel di bawah ini dapat memberi sedikit inspirasi untuk menindaklanjuti kasus yang sedang anda hadapi :

      Grounding, Kawat Arde dan Stabilizerr
      Lebih jauh tentang fungsi Arde
      Steker, stopkontak dan aruslistrik
      Tespen, kawat hitam dan MCB

      Salam…

      Balas
      1. Iman

        Selamet siang pak.

        Menyambung pertanyaan yg saya ajukan, jaringan listrik dirumah saya sbb:
        1. Grounding sudah terpasang hanya sebelum Meter Pra Bayar (MPB).
        2. Kabel yang masuk ke MCB dari MPB hanya 2 kabel (kabel Arus & Netral).
        3. Setelah saya lihat disetiap steker ada 3 kabel (kabel Arus, Netral & Grounding)
        4. Didalam MCB, kabel Grounding & kabel Netral menjadi satu. Dan ujung kabel Grounding tidak ditancapkan ke tanah.

        Bagaimana pak, bolehkah apabila ujung kabel Grounding dari MCB saya tancapkan ke didinding dengan memakai paku?

        Terima kasih.

      2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Selamat siang juga Mas Iman,

        Boleh, malahan lebih baik demikian daripada sama sekali tidak ada grounding. Gunakan paku atau besi apa pun yang cukup panjang (kira-kira 10 s/d 15 cm) dan tanamkan cukup dalam (kira-kira setengah hingga tiga perempat bagian) ke dinding. Kalau bisa, gunakan mesin bor dengan mata-bor-beton seukuran paku / besi yang hendak ditancapkan untuk membuat lubang di dinding. Posisikan letak paku cukup jauh / sulit dijangkau oleh para penghuni rumah.

        Pada keterangan no. 4, pemahaman saya kawat arde dan netral “disematkan” di bagian yang sama di box MCB. Kalau benar demikian adanya, lepaskan / pisahkan kawat arde dari tempat kawat netral disematkan. Baru kemudian kawat arde disambungkan (jika kurang panjang) dan ujungnya dililitkan ke paku / besi.

        Jangan lupa matikan MCB di meteran PLN dan pakai alas / sandal berbahan karet pada sebelum dan saat mengerjakannnya.

        Anda dapat melihat model pemasangannya di bagian akhir artikel “Memasang unit MCB” dan ulasan mengenai menggunakan paku / besi di dinding sebagai grounding di artikel “Grounding, Kawat Arde dan Stabilizer“.

        Semoga berhasil…!

        Salam.

      3. Iman

        Selamat siang pak.

        Terima kasih atas penjelasan nya.
        Perlu saya info lagi untuk keterangan nomor 4. Kabel Grounding untuk ke steker2 & lampu2, pihak instalasi mengambil kabel Grounding dari kabel Netral setelah MCB (posisi ada diloteng?).

        Jadi kabel keluaran dari MCB hanya 2 yaitu, Arus & Netral saja. Nah kalo saya membuat kabel Grounding (paku ditancap ke dinding) di MCB bolehkah? Berarti kabel grounding di MCB ngambil dari kebel Netral.

        Terima kasih pak. Ma’af banyak tanya.

      4. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Waduuhh… kelihatannya instalasi jaringan kabel dalam rumah dibuat menggunakan konsep kabel isi 2 kawat saja ya? Konsep instalasi seperti itu tidak bisa untuk di grounding-kan…

        Untuk meyakininya, coba bongkar satu stopkontak di dinding (matikan dulu MCB di meteran PLN). Kalau hanya terdapat hanya dua kawat yang tersambung pada stopkontak, berarti menggunakan konsep instalasi listrik 2 kawat saja.

        Kabel keluaran dari box MCB harus berisi 3 kawat untuk membuat grounding. Kawat hitam (arus) dan biru (netral) untuk membawa aliran listrik masuk ke perangkat elektronik, sedangkan kawat berwarna kuning membawa keluar aliran listrik hasil korsleting dari perangkat listrik / elektronik untuk disalurkan ke tanah / dinding.

        Salam.

      5. Omar Ramlee Penulis Tulisan

        Waaah… nyerah deh… mesti lihat situasi instalasi di TKP.

        Saya belum pernah mencoba membuat grounding mengambil lewat kawat netral di box MCB. Kalau pun hal itu boleh dikerjakan, saya tidak mau mengambil resiko atas akibat yang ditimbulkan.

        Salam…

  221. cipto

    Pak om,boleh nanya n dijawab please,tegangan listrik dirumah saya jauh banget pak dibawah jala2 pln 220v(selalu dibawah 160volt)saya dah baca materi n soal tanya jawab di semua artikel bapak tapi msh aja blm paham maklum loadingnya lama nih kepala hehe,pertanyaan saya :
    1.daya listrk pln saya hanya 450watt,sedangkan isi rumah ada freezer 120watt,kulkas 1 pintu,tv ,mesin air jetpum,6 titk lampu 30 watt,berapakah kapasitas stabilizer yg bisa memenuhi kebutuhan untuk itu semua ?
    2.kalau beli stabilizer kan kabel aslinya kecil pak om (kabel hitam) yg buat nyolok di stop kontak,lalu kalau mau dipakai seperti diskema gambar bapak itu aku berarti buka box stabilizernya dan ganti kabel blakangknya (input) dan yg outputnya kan kabelnya kecil pak didlm stabilizer,itupun harus diganti juga iya pak dgn kabel nym 3×2,5 iya pak ?
    3.kalau boleh tahu merk stabilizer atau link liat2 stabilizer nya pak mohon dibagikan
    Terima kasih untuk berkenan menjawabnya dan kalau bisa diemailkan dan diposting di forum tanya jawab pak om buat yg msh belajar dan punya kendala yg sama spt saya ,teima kasih !!

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Cipto,

      1. Kapasitas stabilizer untuk kebutuhan seluruh perangkat listrik / elektronik di satu rumah, sebaiknya mengikuti besaran kapasitas listrik terpasang di rumah itu sendiri. Dalam kasus anda, hitungan kapasitas “minimal” dari stabilizer yang diperlukan adalah : 450 Watt / 0,8 / 0,75 = 800VA. Kapasitas stabilizer yang hendak digunakan boleh lebih besar, tetapi jangan lebih kecil.

      2. Umumnya, stabilizer berkapasitas di bawah 2500VA menggunakan kabel + steker yang dicolokkan ke stopkontak. Stabilizer dengan model seperti itu, cenderung ditujukan peruntukkannya bagi kebutuhan satu / beberapa perangkat elektronik saja. Seandainya anda hendak menstabilkan seluruh listrik di rumah, harus menggunakan model stabilizer berbeda dan biasanya berkapasitas di atas 2500VA. Dimana, pada model stabilizer seperti itu, anda tinggal menyediakan panjangan kabel sendiri untuk input dan output yang nantinya harus disambung dengan jaringan kabel di rumah.

      3. Matsunaga adalah merk stabilizer dengan kualitas terbaik dengan harga tertinggi di antara stabilizer lainnya. Namun, saya menjamin, anda tidak akan dengan mudah mendapatkan produk asli stabilizer tersebut di pasar lokal. Terlalu banyak produk “aspal” yang amat-sangat menyerupainya. Saya cenderung menganjurkan untuk membeli produk stabilizer merk lain melalui toko listrik / elektronik di kota anda yang bisa memberikan garansi atas produk stabilizernya.

      Pada kasus tegangan listrik di bawah 160 Volt yang anda alami saat ini, harus diakomodasi dengan stabilizer berkemampuan menstabilkan tegangan mulai 100 Volt hingga 230 Volt.
      Jadi, seluruh keterangan saya di atas harus disesuaikan dengan spesifikasi stabilizer berkemampuan 100Volt ~230Volt. Saya belum pernah mencoba mencari stabilizer dengan spesifkasi seperti itu. Namun, ada pengunjung yang pernah mendapatkan dan men-share pengalamannya di forum ini. Anda bisa mencari dan menemukan produk-produk stabilizer lainnya via Google Search Engine.

      Salam.

      Balas
  222. rudy

    Hi, saya mohon pencerahannya ya Pak. kebetulan saya baru membeli mesin cuci dengan kapasitas wattage tertulis di belakang mesin tersebut 450W. namun pada saat mengoperasikannya berkali-kali breaker pusat yang mengatur stop kontak turun. saya bingung apakah listrik rumah saya berarti kurang daya? karena saat ini daya rumah saya 2200W. sedangkan pada saat mengoperasikan mesin cuci hampir tidak ada perangkat lain yang digunakan terkecuali kulkas dan televisi 32 inchi lcd. harusnya tidak melebihi daya kan ya Pak?

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Rudy,

      Saya rasa bukan masalah kekurangan daya. Mungkin ada kerusakan pada stopkontak yang menjadi tempat steker dari mesin cuci. Sebelum di bongkar, sebaiknya anda mencoba menggunakan panjangan kabel dengan sumber stopkontak berbeda. Seandainya mesin cuci dapat berjalan normal, berarti memang ada masalah di stopkontak yang sebelumnya digunakan untuk mesin cuci.

      Salam…

      Balas
  223. Adrian

    Pak Om mohon pencerahannya, saya baru beli mesin cuci motor listrik dgn spek pressure 65 bar voltase 220v dan daya 850 watt, kira2 bisa gak ya alat itu dayanya dikurangi menjadi paling tidak 500 watt saja (saya berpikiran daya sebesar 850watt itu bisa bikin tagihan listrik ane melonjak dan suara mesinnya itu sangat bising, sehingga kalo daya diturunkan saya brpikir bisa juga menurunkan tagihan penggunaan dan suara bisingnya), maaf Om ane sangat awam sekali dengan kelistrikan dan elektronik. trims, wassalam.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Andrian,

      Setahu saya saya, konsumsi daya pada mesin cuci tidak dapat di ubah. Apa yang tertera pada spesifikasinya, akan sama dengan realisasinya. Demikian juga dengan bawaan suara bising dari motor. Semua perangkat yang terpasang, sudah dalam kondisi default (standar / baku). Seandainya-pun anda bisa menurunkan konsumsi daya dari motor, akan berefek pada performa (kinerja) mesin cuci untuk menjadi tidak maksimal. Terlebih lagi untuk mesin cuci otomatis.

      Kekhawatiran anda dalam melonjaknya tagihan listrik, sebenarnya, lebih ditentukan dari cara dan kebiasaan anda dalam mencuci. Mesin cuci berkapasitas besar, memiliki kemampuan untuk mencuci pakaian lebih banyak. Jika anda menggunakan mesin cuci tipe seperti itu setiap hari untuk mencuci pakaian “ala-kadarnya” saja, sudah pasti akan berujung pada pemborosan listrik.

      Namun, jika kapasitas cucian anda sehari-hari cukup banyak, mesin cuci berkapasitas dan berkekuatan besar akan menghasilkan konsumsi daya yang lebih irit dibandingkan mesin cuci berkapasitas dan berkekuatan kecil. Termasuk penggunaan air untuk mencuci.

      Seandainya jumlah pakaian kotor sehari-hari tidak terlalu banyak, lebih baik dikumpulkan. Sehingga penggunaan mesin cuci cukup setiap 2 kali seminggu saja. Konsekuensinya, jumlah pakaian siap pakai harus tersedia lebih banyak dari sebelumnya.

      Salam…

      Balas
    2. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Setelah membaca kembali, saya rasa, ada kesalahpahaman dari jawaban saya atas komentar anda. Makna kata “mesin cuci motor listrik” yang anda maksudkan adalah “mesin untuk mencuci sepeda motor” bukan ¨mesin untuk mencuci pakaian“. Bukankah begitu?

      Jika memang demikian, saya tidak / belum memiliki jawaban apa pun untuk komentar tersebut.

      Salam…

      Balas
  224. farichh

    Selamat siang,

    Saya ℳåϋ ….. Nanya pak..saya membeli tv LED samsung 32 inch..saya anak kos kosan yang mana saluran listrik saya mempunya mcb c6 ( 6 x 220 = 1320 watt )
    Yang saya tanyakin
    1 . apakah tv samsung led saya bisa rusak tanpa STavOLT,karena kalau pasang stavolt merk china hrus memkai 5KVA (pf 50% = 2.500 watt ) yang mana harganya pun mahal,,
    2 . Kalau memkai stavolt 500va ( 250 watt ) apakah akan sia sia ?

    Mohon untuk dijelaskan sejelas2nya terima ksih

    Salam farikh

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Farich,

      Secara garis besar dari hasil yang saya peroleh dalam pemakaian stabilizer di bawah kapasitas MCB adalah benar seperti yang anda katakan, “akan sia-sia”. Namun, seberapa besar batas toleransi kesia-siaan tersebut untuk spesifikasi perangkat elektronik tertentu dengan kapasitas stabilizer tertentu, saya tidak mengetahui atau memahaminya.

      Anda dapat menanyakan kepada customer service Samsung untuk bisa lebih memahami daya tahan dan kemampuan TV led yang anda beli dalam menghadapi kondisi voltase tidak stabil. Lalu, anda praktekkan pemakaiannya dengan menggunakan stabilizer 500VA.

      Nah, tinggal menunggu hingga ada kesempatan voltase listrik di kost-an anda melonjak di atas 220Volt (230Volt s/d 250Volt) saat TV led sedang menyala. Jika tidak terjadi kerusakan apa pun, baik pada stabilizer maupun TV anda, ada beberapa kemungkinan.
      1. Secara kebetulan anda membeli dan mendapatkan kualitas stabilizer yang bagus.
      2. Produk TV Led yang anda beli memang berkualitas super.
      3. Berefek pada salah satu / kedua perangkat (melemah), tapi efek tersebut tidak sampai menjadikan salah satu / kedua perangkat rusak.

      Berangkat dari salah satu efek yang dihasilkan tersebut, anda akan lebih memahami kemampuan stabilizer berkapasitas di bawah kapasitas MCB untuk digunakan di tempat kost-an anda saat ini.

      Salam…

      Balas
  225. defko

    ijin share / copas untuk postingan blog berikut ke blog defko.wordpress.com :

    https://listrikdirumah.com/cara-menghitung-voltase-di-rumah/
    https://listrikdirumah.com/memahami-tabel-tarif-listrik-per-2013/
    https://listrikdirumah.com/cara-menghitung-prakiraan-biaya-rekening-bulanan-pln/
    https://listrikdirumah.com/cara-menghitung-biaya-listrik-perangkat-elektronik/
    https://listrikdirumah.com/panjangan-kabel-titik-stopkontak/
    https://listrikdirumah.com/skema-sambungan-antar-kabel/
    https://listrikdirumah.com/menghemat-energi/
    https://listrikdirumah.com/realisasi-menghemat-energi-listrik/
    https://listrikdirumah.com/konsumsi-daya-adaptor-transformer/
    https://listrikdirumah.com/cara-menghitung-daya-listrik-pada-perangkat-elektronik/

    terima kasih.

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Saya tidak akan pernah mengijinkan tindakan apa pun terkait satu / beberapa / seluruh artikel di blog / situs ini untuk tujuan / kebutuhan yang tidak diperkenankan dan diatur dalam undang-undang hak cipta.

      Seandainya anda hendak men-share informasi dari satu / beberapa / seluruh artikel di blog ini, lakukanlah sesuai dengan aturan tertera yang diperkenankan dalam undang-undang hak cipta.

      Maaf, saya menolak permintaan anda untuk melakukan “copas artikel apa pun” dari blog / situs ini.

      Salam…

      Balas
  226. yayu

    Sangat menarik pembahasan mengenai “Listrik di Rumah”
    Sy tinGgal di kost2an 13 kamar dgn daya listrik 2200. Perabotan yg ada di masing2 kamari itu ricecooker, tv, setrika dan dispenser… Namun ada 2 kamar yg pakai AC 1/2 PK dan mesin cuci…. Selama ini setiap pembayaran listrik 2 kamar tersebut menambah Rp 60rbu untuk AC.. Menurut bapak,,wajar nggak sih pembayaran AC 60rbu/bulan…??? Atau malah kurang atau lebih…??? Begitupun dengan mesin cuci…. Karena kasian dgn yg tidak pakai AC dan mesin cuci…
    Terima kasih atas jawaban bapak

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Yayu,

      Terima kasih atas apresiasinya.

      Menurut saya, faktor pembentuk keadaan di tempat kost anda saat ini, mengacu pada aturan main yang telah dibuat sesuai dengan kebijaksanaan pemilik kost. Sulit untuk menilai tingkat kewajaran dari satu kondisi yang berhubungan dengan rasa nyaman seseorang, karena lebih bersifat pribadi / personal. Selama aturan main yang ada memperkenankan semua itu terjadi, berapa pun harga yang ditentukan menjadi wajar.

      Hal yang anda tanyakan cenderung mengarah pada rasa toleransi antar sesama penghuni kost. Sedangkan, penghuni kost pengguna AC dan mesin cuci, cenderung berpendapat atas kemampuan menggunakan keuangannya-nya tanpa melanggar aturan main yang berlaku.

      Nah, dalam hal ini anda pun dapat menilai, sungguh mahal harga sebuah toleransi. Penghuni kost pengguna AC, hanya perlu membayar Rp. 60.000,- untuk memenuhi kenyamanan dari kepentingan pribadinya. Berapa nilai uang dari rasa toleransi yang anda berikan untuk hal itu? Oleh sebab itu, berhemat-hematlah atas rasa toleransi yang anda miliki saat ini. Jadi, jika kondisi keuangan anda mampu membayar untuk menjadikan kepentingan pribadi anda lebih nyaman tanpa melanggar aturan main yang ada, lakukanlah. Tidak ada kesalahan atas tindakan tersebut.

      Salam…

      Balas
  227. Yogi

    Mas mau tanya…
    soal indikator listrik menyala + Simbol tangan di meteran.. sebenarnya sih sudah biasa indikatornya menyala karena menyalakan mesin air… tapi beberapa hari ini ada masalah,

    indikator menyala + simbol tangan di meteran tapi token listrik tidak berkurang & air tidak menyala.. permasalahannya dimana?….
    mohon bantuannya mksih..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Yogi,

      Maaf, saya tidak paham mengenai teknik meteran listrik PLN. Tetapi, menyalanya lampu indikator indentik dengan ada permasalahan dalam aliran listrik di jaringan kabel rumah anda. Biasanya disebabkan karena korsleting (hubungan arus pendek). Pada kasus anda, mungkin ada hal yang mengganggu (kerusakan ringan) di bagian dalam (jeroan) stopkontak untuk ke pompa.

      Saya rasa, telah terjadi kerusakan pada meteran PLN di rumah anda yang menjadikan tidak berkurangnya token listrik. Bisa jadi disebabkan oleh hubungan arus pendek skala ringan pada pompa anda yang telah ter-akumulasi hingga akhirnya menyebabkan pompa menjadi mati.

      Coba periksa-kan pompa anda ke montir. Jika penyebab matinya pompa diakibatkan gulungan yang hangus, berarti anda harus mengganti stopkontak sebelum mengggunakannya kembali untuk pompa. Jika semua telah diperbaiki dan bisa menyala normal tetapi token masih tidak berkurang, lebih baik anda menghubungi pihak PLN.

      Salam…

      Balas
  228. Dani

    Halo om..
    Kalau buat industri + kantor, baiknya listrik terpisah atau tetap di gabung ya?
    Rencana untuk industri perlu kapasitas yang besar +/- 50kVA 3 Phase, dan untuk kantor secara umum paling cuma perlu 4500vA (komputer, AC dan peralatan kantor sederhana lainnya).

    Mana yang lebih efisien? Tetap menggunakan 1 meteran (industri) atau terpisah?

    Terima kasih sebelumnhya..

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Dani,

      Mengenai efisiensi untuk teknik listrik industri, saya tidak tahu bagaimana cara perlakuan dan penerapannya. Sedangkan, efisiensi dari sisi biaya tarif, anda dapat membandingkannya pada tabel tarif tenaga listrik 2014.

      Saya cenderung berfokus pada total biaya listrik yang dihasilkan dari masing-masing bagian. Dengan menerapkan meteran terpisah, dapat diketahui total pemakaian daya dari masing-masing bagian dalam satu periode. Dengan demikian, anda memiliki perkiraan lebih baik dalam membuat perhitungan pembiayaan (budget) listrik untuk kebutuhan masing-masing bagian tersebut.

      Salam…

      Balas
  229. kusno

    Dear Om Omar
    Saya mohon curhat dan pencerahanya..
    Listrik dirumah saya dayanya 2200va, kondisi voltase biasanya di angka 198v – 221v akan tetapi di kabupaten saya sering terjadi pemadaman listrik, oleh karena itu saya menggunakan genset dengan daya yang sama yaitu 2000 – max 2200 va..
    Yang akan saya tanyakan, saat menggunakan genset listrik yang masuk kadang membuat lampu berkedip kedip, saya ingin memasang stabiliser di rumah saya, berapa stabiliser yang sesuai, misalkan menggunakan yg 3000 va bisa tidak? kemudian, di dalam rumah saya ada 2 breker di MCB yang memisahkan 2 areal, bagusnya pemasangan stabilizer sebelum MCB atau sesudah MCB, kalau sesudah MCB bagaimana yah pemasanganya karena ada 2 breaker tersebut? kalau sebelum apakah di pasangi breker lagi yang sebelum MCB yang 2 breker?..
    Bisakah kiranya mengirimkan merk stabilizer yang bagus dan recomended sesuai kebutuhan saya ke surel..
    Mohon pencerahanya..
    Terima Kasih…

    Balas
    1. Omar Ramlee Penulis Tulisan

      Hai Kusno,

      Saya turut prihatin dengan kondisi pemadaman listrik di daerah tempat tinggal anda, semoga permasalahan tersebut bisa secepat dibenahi oleh PLN.
      Saya agak kesulitan untuk menanggapi pertanyaan yang berkaitan dengan penggunaan genset, karena saya tidak pernah memiliki atau pun mencobanya. Namun, seandainya saya berkesempatan memilikinya, maka ilustrasi model jalur peng-kabel-an yang akan saya buat di rumah adalah sbb. :

      Meteran PLN ———> Changeover Switch ——–> Stabilizer ——-> box MCB
      Genset ———————–|

      Jadi, kabel keluaran dari meteran PLN dan genset dihububungkan ke Changeover-Switch. Dengan demikian, keluaran dari sumber daya mana pun (PLN / Genset), berujung pada satu kabel yang terhubung dengan stabilizer. Setelah itu, baru masuk ke box MCB. Menggunakan cara ini, modifikasi kabel hanya perlu dikerjakan pada jalur antara meteran PLN dengan box MCB saja. Tidak perlu melakukan perubahan / modifikasi apapun di luar area jalur kabel tersebut.

      Kapasitas ideal stabilizer untuk meng-cover arus listrik 2200VA adalah : 2200 / 0,8 / 0,75 = 3667VA atau lebih besar daripada nilai tersebut (mis. 5000VA). Tidak ada masalah dengan kapasitas stabilizer yang lebih besar dari kapasitas listrik yang ada.

      Mengenai merk stabilizer, mungkin anda sudah membaca artikel saya tentang hal tersebut di Stabilizer : Merk & Kualitas. Sudah menjadi rahasia umum, stabilizer “MATSUNAGA” merupakan produk tidak terkalahkan dari sisi mana pun di banding stabilizer merk lain. Baik sisi kualitas, harga dan kesulitan dalam cara mendapatkan produk aslinya. Untuk merk stabilizer lainnya, anda membutuhkan setidaknya dua garansi (kartu garansi dan toko penjual) sebagai jaminan keaslian produk.

      Salam…

      Balas
  230. asepsaefulloh

    Mohon balasan jawaban segera
    sebelum menghidupkan Genset/generator listrik di rumah, yg harus diputus itu MCB meter atau MCB Skring ? ataukah keduanya ?

    Balas