Memasang Panel Surya di Rumah

halaman 1 dari 2

Memasang Panel Surya di RumahPanel Surya atau dikenal juga dengan nama Solar Panel, merupakan sekumpulan perangkat untuk memproduksi listrik hanya dengan menggunakan sinar matahari sebagai bahan baku utamanya. Bagaimana persisnya teknologi yang digunakan dan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat satu perangkat Panel Surya, saya tidak memahaminya secara detail.

Namun, secara garis besar, cara kerja perangkat Panel Surya sangat sederhana. Yaitu, mengubah sinar matahari menjadi listrik menggunakan lembar sejenis kaca film. Listrik yang dihasilkan dari kaca film tersebut dialirkan ke dalam baterai (aki kering) untuk disimpan dan kemudian digunakan saat baterai sudah dipenuhi dengan listrik.

Jika kita menginvestasikan uang untuk membangun penghasil listrik mandiri berupa Panel Surya, berarti sama dengan kita membeli sejumlah listrik guna pemakaian selama periode waktu tertentu. Konsepnya, mirip dengan listrik prabayar yang diterapkan oleh PLN. Hanya saja listrik yang diperoleh bukan berasal dari PLN dan waktu pemakaian manfaat listrik yang jauh lebih lama.

Dalam listrik prabayar, PLN sudah membuat ketetapan harga listrik per kWh yang dijual. Kita (pelanggan) tinggal menyiapkan uang untuk membeli jumlah listrik yang hendak kita pakai selama beberapa waktu ke depan. Bagaimana dengan Panel Surya? Berapa uang yang harus kita persiapkan untuk diinvestasikan agar bisa memenuhi kebutuhan pemakaian listrik di rumah dengan menggunakan Panel Surya?
Memasang Panel Surya di Rumah

Perhitungan Pemakaian Listrik berdasarkan PLN

Sebelumnya, kita harus mengerti bagaimana perhitungan pemakaian listrik yang diterapkan PLN atas listrik yang kita gunakan untuk menyalakan perangkat elektronik / listrik di rumah. Itu adalah dasar untuk kita bisa mengetahui lebih jauh perhitungan Panel Surya untuk menghasilkan listrik hingga kemudian bisa kita gunakan layaknya listrik PLN.

Cara perhitungan dasar dari pemakaian listrik yang diterapkan PLN tidaklah rumit, sebagaimana contoh-contoh di bawah ini :

1. Untuk menyalakan lampu bohlam 5 Watt selama 5 jam, perhitungannya adalah sbb. :

= 5 Watt x 5 jam
= 25 Watt

2. Sedangkan untuk menyalakan lampu bohlam 5 Watt selama 5 jam 30 menit, perhitungannya adalah sbb. :

= (5 Watt x 5 jam) + (5 Watt x 30/60)
= 25 Watt + 2,5 Watt
= 27,5 Watt

Jadi, pemakaian listrik oleh bohlam 5 Watt tersebut, baru benar-benar dihitung secara penuh sebanyak 5 Watt jika sudah dinyalakan selama 1 jam (Watt hour).

Nah, sekarang, bagaimana caranya Panel Surya dapat menghasilkan listrik untuk menyalakan lampu bohlam 5 Watt itu selama 5 jam dan 5 jam 30 menit?
Perhitungan Pemakaian Listrik berdasarkan PLN

Perhitungan Pemakaian listrik Panel Surya

Mari kita samakan terlebih dulu persepsi mengenai perangkat Panel Surya yang ada di benak kita masing-masing.

Panel Surya merupakan wadah berbentuk (umumnya) empat persegi panjang yang permukaannya dipenuhi dengan sekumpulan kepingan Sel Surya. Bagian yang bertugas mengubah sinar matahari menjadi listrik adalah kepingan Sel Surya. Listrik yang diproduksi oleh Sel Surya akan didistribusikan oleh Panel Surya ke dalam baterai untuk disimpan.

Dalam proses mengubah sinar matahari menjadi energi listrik menggunakan kepingan Sel Surya, dikenal dengan istilah Watt Peak atau lebih dikenal dengan singkatan WP. Itu adalah satuan listrik yang, kira-kira, pengertiannya mirip dengan Watt hour.

Jika Watt hour mengartikan energi listrik yang terpakai, sedangkan Watt Peak mengartikan energi listrik yang dihasilkan. Banyaknya listrik yang terdapat pada kedua satuan tersebut adalah sama. Misalnya, listrik sebanyak 1 Watt dalam satuan Watt hour memiliki jumlah yang sama dengan listrik sebanyak 1 Watt dalam satuan Watt Peak.

Satu keping Sel Surya, bisa menghasilkan listrik sebesar 1 (satu) Watt untuk pemakaian satu jam (Watt hour) jika di jemur di bawah terik matahari hingga mencapai 1 Watt Peak.

Berapa Watt Peak yang bisa dikumpulkan sekeping Sel Surya dalam waktu 1 hari?

Dalam kondisi ideal, dimana matahari di siang tengah hari bolong bersinar tanpa terhalang oleh awan, sekeping Sel Surya dapat mengumpulkan sinar matahari hingga 1 Watt Peak dalam waktu satu jam.

Selama saat siang berlangsung dalam sehari dengan kondisi ideal, 1 Sel Surya dipastikan bisa mengumpulkan sinar matahari minimal sebanyak 4 Watt Peak antara pukul 10.00 s/d 14.00. Artinya, sekeping Sel Surya dalam sehari bisa menghasilkan listrik sebanyak 4 Watt listrik yang sama dengan listrik PLN.

Namun demikian, besar kemungkinan jumlah listrik yang terkumpul lebih dari 4 Watt Peak. Nilai 4 Watt Peak saya gunakan disini sebagai nilai standar yang sudah pasti didapatkan atas ketidakseragaman situasi tempat dimana Panel Surya terpasang di sebuah rumah. Sinar matahari di antara rentang waktu tersebut (pukul 10.00 s/d 14.00) berada dalam kondisi bisa menjangkau seluruh permukaan bumi secara merata.

Jadi, jika anda membaca iklan penjualan Panel Surya dengan kalimat sbb. : “Panel Surya 100 WP“, bisa diartikan sebagai sebuah Panel Surya yang disertai 100 keping Sel Surya menyelimuti permukaannya dengan kemampuan menghasilkan listrik minimal 4 x 100 = 400 Watt.

Kini, kita kembali ke pertanyaan untuk menyalakan bohlam 5 Watt dengan menggunakan sinar matahari.

Berapa keping Sel Surya yang perlu dijemur dalam sehari untuk menyalakan lampu bohlam 5 Watt selama 5 jam?

Konsumsi listrik bohlam 5 Watt selama 5 jam adalah 25 Watt hour, dan sekeping Sel Surya bisa menghasilkan 4 Watt Peak dalam sehari; maka jumlah keping yang dibutuhkan adalah :

= 25 Watt hour / 4 Watt Peak
= 6,25 keping Sel Surya atau dibulatkan menjadi 7 keping Sel Surya.

Jadi, dengan 7 keping Sel Surya bisa mengumpulkan sinar matahari sebanyak 7 x 4 = 28 Watt Peak sehari. Dimana, 28 Watt Peak ini dikonversikan menjadi energi listrik untuk pemakaian sebanyak 28 Watt hour.

Jika bohlam dinyalakan selama 5 jam 30 menit sehari, maka jumlah kepingan yang diperlukan menjadi :

= ((5 Watt x 5 jam) + (5 Watt x 30/60)) / 4 Watt Peak
= (25 Watt hour + 2,5 Watt) / 4 Watt Peak
= 27,5 Watt hour / 4 Watt Peak
= 6,875 keping Sel Surya atau dibulatkan menjadi 7 keping Sel Surya.

Contoh Kasus :

1. Menyalakan lampu taman berdaya 8 Watt selama 12 jam :

= (8 x 12) / 4
= 96 / 4
= 24 keping Sel Surya.

2. Menyalakan 3 lampu teras rumah @8 Watt selama 11 jam :

= (3 x 8 x 11) / 4
= 264 / 4
= 66 keping Sel Surya.

Mudah, bukan?
Perhitungan Pemakaian listrik Panel Surya
 

Selanjutnya⇒

Iklan