Perhitungan Pemakaian Listrik Panel Surya vs PLN

Panel Surya atau dikenal juga dengan nama Solar Panel, merupakan sekumpulan perangkat untuk memproduksi listrik hanya dengan menggunakan sinar matahari sebagai bahan baku utamanya. Bagaimana persisnya teknologi yang digunakan dan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat satu perangkat Panel Surya, saya tidak memahaminya secara detail.

Namun, secara garis besar, cara kerja perangkat Panel Surya sangat sederhana. Yaitu, mengubah sinar matahari menjadi listrik menggunakan lembar sejenis kaca film. Listrik yang dihasilkan dari kaca film tersebut dialirkan ke dalam baterai (aki kering) untuk disimpan dan kemudian digunakan saat baterai sudah dipenuhi dengan listrik.

Jika kita menginvestasikan uang untuk membangun penghasil listrik mandiri berupa Panel Surya, berarti sama dengan kita membeli sejumlah listrik guna pemakaian selama periode waktu tertentu. Konsepnya, mirip dengan listrik prabayar yang diterapkan oleh PLN. Hanya saja listrik yang diperoleh bukan berasal dari PLN dan waktu pemakaian manfaat listrik yang jauh lebih lama.

Dalam listrik prabayar, PLN sudah membuat ketetapan harga listrik per kWh yang dijual. Kita (pelanggan) tinggal menyiapkan uang untuk membeli jumlah listrik yang hendak kita pakai selama beberapa waktu ke depan. Bagaimana dengan Panel Surya? Berapa uang yang harus kita persiapkan untuk diinvestasikan agar bisa memenuhi kebutuhan pemakaian listrik di rumah dengan menggunakan Panel Surya?

Continue reading “Perhitungan Pemakaian Listrik Panel Surya vs PLN”

Benarkah Stabilizer dapat Menghemat Energi Listrik…???

Ketika saya hendak memulai menulis artikel terkait dengan stabilizer (2012) di blog ini, ada keraguan untuk dapat menyajikannya dalam sebuah bentuk informasi yang bermanfaat. Walau pun pada saat itu saya telah merasakan manfaat dari pemasangan stabilizer di rumah, tidak ada informasi yang bisa direferensikan untuk dijadikan sumber pendukung sesuai kejadian yang saya alami.

Kesulitan lainnya adalah saya tidak memiliki pendidikan formal di bidang kelistrikan. Sehingga, saya harus mencari cara untuk dapat “menerjemahkan” sebuah hasil teknis dalam format non-teknis.

Beberapa minggu sebelum artikel ini dipublikasikan (September 2013), saya beruntung menemukan kembali resi (lembaran slip bukti) pembayaran rekening listrik PLN mulai periode bulan February 2006 s/d January 2011 terselip diantara tumpukan buku-buku komputer. Setidaknya saya dapat memahami cara menggunakan data yang tertera di resi pembayaran tersebut sebagai rujukan dalam format non-teknis yang bisa menggambarkan rangkuman hasil dari efek pemasangan stabilizer.

Continue reading “Benarkah Stabilizer dapat Menghemat Energi Listrik…???”

LCGC dan Cara mengendarai Mobil…

Benarkah LCGC (Low Cost Green Car) merupakan Mobil Murah Hemat Energi?

Pengemudi dan Mobilnya

Ada 4 faktor yang saya ketahui mengenai penyebab besar / kecilnya konsumsi bahan bakar sebuah mobil :

1. Keahlian pengemudi

Buruk / tidaknya cara seseorang mengemudikan mobil, sangat menentukan besar / kecilnya konsumsi bahan bakar mobil yang dikendarainya. Se-hemat apa pun konsumsi bahan bakar sebuah mobil, akan menjadi boros jika mengendarai mobil dengan cara sering menginjak pedal rem dan pedal gas secara mendadak dan dalam.

Continue reading “LCGC dan Cara mengendarai Mobil…”