Arsip Tag: Skema Sambungan Antar Kabel

Alasan Pemakaian Ekstension Stop kontak Tidak Dianjurkan

halaman 1 dari 2

Ada 3 (tiga) tipe / model stop kontak yang biasa digunakan dan beredar di dalam rumah tinggal, yaitu : inbow, outbow dan ekstension. Ketiganya sama-sama digunakan untuk menancapkan steker dari perangkat elektronik agar bisa dialiri listrik. Namun secara peruntukkan, ada sedikit perbedaan di antara ketiga model stop kontak tersebut.

Agar lebih mudah menceritakannya, saya menyederhanakan ketiga model stop kontak menjadi dua kategori, yaitu : stop kontak utama dan stop kontak tambahan. Kira-kira, seperti berikut ini penjelasan dari kedua kategori tersebut :

Stop kontak kategori utama adalah semua stop kontak yang terhubung dan terpasang dengan jaringan kabel listrik di rumah. Listrik yang mengalir di stop kontak, hanya bisa dimatikan dengan cara menurunkan MCB di meteran atau boks MCB dalam rumah. Apakah itu inbow atau outbow, stop kontak yang memiliki kondisi seperti itu saya kategorikan sebagai stop kontak utama.

Sedangkan kategori stop kontak tambahan (ekstension) adalah stop kontak yang tidak terhubung langsung dengan jaringan kabel listrik di rumah, seperti contohnya : panjangan-stopkontak. Listrik yang ada di stop kontak tambahan, diperoleh dengan mengambil dari stop kontak utama. Bagaimanapun kondisinya, selama membutuhkan stop kontak utama supaya bisa dialiri dengan listrik, dikategorikan sebagai stop kontak tambahan.
icon.top.par Lanjutkan membaca Alasan Pemakaian Ekstension Stop kontak Tidak Dianjurkan

Iklan

Memasang Stopkontak dan Saklar ~ Out Bow

Cara Memasang Saklar dan Stop kontak ~ Out Bow.Sebagaimana pemahaman dari kata Out Bow untuk perangkat listrik, berarti stop kontak dan saklar yang dimaksud pada judul artikel di atas, dipasang di permukaan sebuah bidang. Baik bidang itu berupa dinding, lemari, meja dan lain sebagainya yang bisa dijadikan tempat landasan perangkat untuk melekat di atas permukaannya.

Secara garis besar, dasar teknik cara memasang susunan kawat kabel pada perangkat Out Bow, bisa dibilang mirip dengan yang disampaikan pada artikel Memasang Stop kontak dan Saklar ~ In Bow. Beberapa contoh dasar penerapannya, bisa anda temukan di artikel Skema Sambungan Antar Kabel.

Lanjutkan membaca Memasang Stopkontak dan Saklar ~ Out Bow

Memasang unit Stopkontak + Saklar ~ In Bow

Perangkat listrik inilah yang saya ganti dengan unit stop kontak dan unit saklar terpisah sebagaimana dimaksudkan pada artikel Men-saklar-kan Stop kontak…

Saklar + stop kontak : sisi muka

Lanjutkan membaca Memasang unit Stopkontak + Saklar ~ In Bow

Memasang Stopkontak dan Saklar ~ In Bow

Memasang Stopkontak dan Saklar ~ In BowKata “In Bow” yang tertera pada judul artikel, mengacu pada satu keadaan dimana stop kontak dan saklar dipasang dengan kondisi “tertanam” di dinding / tembok rumah. Pada umumnya, stop kontak dan saklar (baik tunggal maupun ganda) seperti itu sudah pasti terpasang di setiap rumah tinggal yang dialiri listrik PLN. Seandainya kita hendak menambahkan titik stop kontak atau saklar baru, akan lebih murah dan mudah dengan menggunakan model stop kontak atau saklar Out Bow. Karena, tidak dibutuhkan tindakan membuat lubang baru di dinding sebagai tempat untuk menanam kabel beserta stop kontak / saklar yang hendak dipasang.

Oleh sebab itu, dalam pemikiran saya, kecenderungan atas tindakan kita (sebagai pemilik / penghuni rumah) memasang stop kontak / saklar in bow lebih didasarkan pada alasan untuk mengganti stop kontak / saklar yang sebelumnya terpasang daripada membuat titik stop kontak / saklar baru. Seperti mengganti stop kontak yang meleleh atau switch dari saklar yang rusak (doll).

Lanjutkan membaca Memasang Stopkontak dan Saklar ~ In Bow

Daily Timer : Pengatur nyala-mati listrik otomatis skala Harian

Daily Timer : Pengatur nyala-mati listrik otomatis skala Harian
Gambar : Daily Timer

Foto ini adalah gambar dari salah satu perlengkapan listrik yang dinamakan Daily Timer. Fungsinya sama seperti saklar lampu, yaitu memutuskan aliran listrik. Hanya saja pada perangkat ini, tindakan menyala-matikan aliran listrik diatur menggunakan fitur pengatur waktu dalam sehari (24 jam). Umumnya, perlengkapan listrik ini digunakan untuk kebutuhan menyala-matikan lampu yang terpasang di area teras depan / belakang rumah.

Daily Timer pada foto tersebut adalah produk Daily Timer yang ketiga dari dua produk Daily Timer yang telah ada dan digunakan di rumah saya saat ini. Meskipun berbeda pabrikan, ketiganya memiliki dasar cara penggunaan yang sama. Sehingga, bisa dibilang, ada standarisasi dari para pabrikan pembuat Daily Timer dalam hal cara penggunaan perangkat seperti ini.
Daily Timer : Pengatur nyala-mati listrik otomatis skala Harian

Lanjutkan membaca Daily Timer : Pengatur nyala-mati listrik otomatis skala Harian