Tag Archives: Repeater tanpa listrik

Zirah Antena: Repeater tanpa Listrik?

Rencana membuat standar ukuran Zirah Antena terpaksa saya batalkan setelah performanya menurun secara bertahap. Sekitar tiga minggu setelah artikel Koneksi Internet dan Zirah Antena dipublikasikan, performa Zirah Antena berada di level terburuk. Akses internet berlangsung sengsara sepanjang hari. Baik di waktu siang maupun malam bahkan di waktu subuh.

Ada dua pilihan yang bisa ditempuh: membuangnya atau merekonstruksi semua perihal tentang Zirah Antena. Pilihan untuk membuang terlihat jauh lebih mudah dan realistis karena saya memang tidak memiliki kapabilitas di bidang teknologi antena.

Namun, tetap saja ada rasa tidak rela untuk membuang semua itu begitu saja. Pengalaman dimana Zirah Antena dapat meningkatkan kualitas akses internet secara signifikan, memberikan saya satu pemahaman bahwa adalah mungkin untuk memperbesar jalur akses internet di lokasi yang sebelumnya sulit dijamah sinyal internet.

Sepertinya, saya perlu menelusuri kembali foto-foto dokumentasi selama pengembangan Zirah Antena. Mungkin ada bagian terlewati yang kemudian mengakibatkan performanya terjun bebas tanpa sebab yang jelas. Continue reading Zirah Antena: Repeater tanpa Listrik?