halaman 2 dari 4

Memasang unit MCB pada box MCB

Sebagaimana yang saya nyatakan sebelumnya, memasang unit MCB tidaklah terlalu rumit. Anda hanya membutuhkan obeng min (-) sebagai alat bantu untuk mempermudah mengangkat tuas penjepit saat unit hendak dipasangkan pada box.

Model pertama memiliki tuas di bagian belakang bawah unit yang berfungsi sebagai penjepit agar unit bisa menempel di potongan besi bagian dalam box MCB. Sedangkan model kedua memiliki tuas di bagian belakang atasnya. Saat kedua model ini hendak dipasangkan pada potongan besi di dalam box MCB, bagian unit MCB yang tidak ber-tuas di kaitkan terlebih dulu pada potongan besi. Kemudian tuas ditarik sambil unit MCB ditekan hingga posisi bagian belakang unit menempel sepenuhnya pada potongan besi, lalu tuas dilepaskan agar menjepit potongan besi.

Posisi Line-In (jalur masuk muatan arus positif / kabel meteran PLN) ada di bagian atas unit MCB. Sedangkan posisi Line-Out (jalur keluar muatan arus positif / kabel jaringan listrik dalam rumah) ada di bagian bawah. Cara mengenalinya adalah memposisikan tulisan yang tertera pada unit MCB bisa di-baca dengan benar (tidak terbalik).

Sebenarnya, tidak ada masalah jika unit MCB dipasang terbalik atau kita salah memosisikan pemasangan kawat Line-In dan Line-Out pada unit MCB. Namun dengan dikembangkannya teknologi dari perangkat MCB itu sendiri (mis. : ELCB, RCCB, RCBO), menjadikan posisi Line-In dan Line-Out penting untuk diketahui dan dipastikan kebenaran pemasangannya. Seandainya yang terpasang di dalam box MCB hanya unit MCB saja, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi, ketika kita hendak menambahkan / menyisipkan salah satu dari produk kembangannya (ELCB, RCCB, RCBO) ke dalam rangkaian MCB yang ada dan sudah terpasang saat ini di box MCB, maka kita harus memastikan bahwa posisi Line-In dan Line-Out telah terpasang sebagaimana mestinya.

Nah, seandainya dalam box MCB di rumah kita tidak menyertakan produk selain unit MCB, maka hal yang perlu diperhatikan hanyalah kepastian kawat tembaga (kabel dari meteran PLN) yang dipasangkan adalah jalur kawat arus aktif (positif). Demikian juga dengan kawat tembaga (kabel keluaran / output ke jaringan kabel dalam rumah) dari jalur distribusi arus aktif yang masuk ke jaringan kabel di dalam rumah.

Gambar di atas hanyalah contoh dari cara memasang unit MCB dengan model yang berbeda dalam satu box MCB. Pada prakteknya, pemasangan beberapa unit MCB dalam sebuah box MCB, lebih baik diseragamkan menjadi satu model. Dengan demikian, pemasangan kawat tembaga yang masuk ke dalam unit dapat lebih mudah pengerjaannya.

Box MCB Inbow

Gambar di bawah ini adalah realita dari pemakaian box MCB inbow. Sebagaimana peruntukan dari perangkat inbox, box MCB ini tertanam di dinding dimana jalur kabel yang masuk ke dalamnya juga terlindung (tertanam) di bawah permukaan dinding.

Cara pemasangan unit MCB pada box MCB inbow ini adalah sama dengan cara yang terapkan pada box MCB outbow sebagaimana telah dideskripsikan di atas. Pada gambar deretan MCB di atas, kebetulan tertera tanda yang melambangkan posisi nyala-mati dari switch MCB. Tanda “I” (huruf i kapital tanpa tanda kutip) menandakan switch dalam posisi ON dan tanda “O” (huruf o kapital tanpa tanda kutip) menandakan posisi OFF. Tanda itu sendiri, juga tercetak menyembul (em bos) di masing-masing sisi switch.

Selanjutnya : Skema jalur kabel dalam box MCB ⇒