Blog…

Tarif Listrik Agustus 2019

Meski sekarang masih bulan Agustus 2019, pernyataan PLN beserta kementerian ESDM untuk tidak menaikkan tarif listrik selama tahun 2019, bisa dibilang sudah mendekati realisasi sepenuhnya. Bahkan, di awal tahun, tarif listrik golongan pelanggan 900VA non-subsidi diturunkan dari Rp. 1.352,- menjadi Rp. 1.300,-

Tidak terlalu signifikan jumlahnya, namun cukup terasa bagi pelanggan 900VA non-subsidi yang memiliki rata-rata pemakaian listrik besar.

Sampai artikel ini dibuat, saya belum mendapatkan informasi perkembangan terakhir mengenai status tarif listrik 900VA non-subsidi tersebut. Rasanya, masih berada di nilai Rp. 1.300,-.

Tarif listrik untuk golongan pelanggan non-subsidi rumah tinggal lainnya, nilai tarif listrik SAAT INI masih sama dengan nilai tarif listrik yang berlaku di awal tahun 2017. Tidak ada perubahan apapun. Dengan demikian, jika ada pihak/pelanggan menyatakan tarif listrik yang terus naik, maka bisa dipastikan bahwa penyebabnya adalah jumlah pemakaian listrik dari pihak/pelanggan itu sendiri. Bukan perubahan nilai tarif listrik oleh PLN. Lanjutkan membaca “Tarif Listrik Agustus 2019”

Speaker Pipa

Sekitar pertengahan bulan Juni 2019, saya membeli pipa PVC berdiameter 4 inch sepanjang 1 meter. Ditambah juga dua buah dop pipa untuk dijadikan sebagai penutup di kedua ujung pipa. Tidak ada alasan dan kepentingan secara spesifik dari pembelian pipa beserta dua dop-nya itu. Hanya sekadar iseng jika kemudian di satu waktu nanti dibutuhkan untuk membuat filter air (tabung-inti).

Dua minggu sejak pembelian, saya coba memasukkan speaker bluetooth ke dalam pipa tersebut tidak lama setelah membaca pemanfaatan batang bambu untuk dijadikan booster speaker handphone.

Speaker saya taruh dalam dop, kemudian dipasangi pipa 4 inch. Posisi pipa berdiri (vertikal) dengan kondisi ujung sebelah atas pipa dibiarkan terbuka. Lanjutkan membaca “Speaker Pipa”

Koneksi Internet dan Zirah Antena

“Beneran yang begituan bisa nambah (kuat) sinyal (internet)? Apa bedanya sama antena yang biasa?”, tanya seorang rekan saat melihat Zirah Antena yang terpasang di rumah saya.

Merupakan sebuah reaksi rasa tidak percaya yang sudah sewajarnya bagi siapapun yang pernah berurusan dengan situasi koneksi internet yang lelet.

Karena, kalau berbicara tentang antena, kuncinya terletak dan akan (hampir) selalu bermuara pada faktor lokasi. Sebaik apapun kualitas sebuah antena, akan ditentukan pada lokasi tempat antena itu dipasang. Hal serupa juga berlaku bagi antena modem nirkabel. Itu alasan yang pertama.

Alasan kedua, tidak ada sambungan langsung secara fisik yang menghubungkan antara antena modem dengan Zirah Antena. Dengan kondisi seperti itu, bagaimana bisa kedua perangkat tersebut bisa saling memengaruhi?

Lanjutkan membaca “Koneksi Internet dan Zirah Antena”

Membuat Zirah Antena

Ada 3 bagian terpisah dimiliki Zirah Antena :

1. Kumparan donat (besar dan kecil)
2. Kaki penyangga
3. Kerucut (besar dan kecil)

1. Kumparan donat

Kumparan donat ini saya namakan Torus, karena memang dari situ asal ide pembuatannya. Torus ini terdiri dari tiga bagian, yaitu :

1. lingkar kawat (tembaga) dengan diameter lingkaran 16,5 cm
2. kawat (tembaga) berulir besar
3. kawat (tembaga) berulir kecil

Bahan untuk membuat lingkar kawat adalah kawat tembaga 2,5 mm sepanjang 1,15 meter, bahan ulir besar adalah kawat tembaga 1,5 mm sepanjang 7 meter dan bahan ulir kecil adalah kawat tembaga 1,5 mm sepanjang 5 meter. Lanjutkan membaca “Membuat Zirah Antena”

Zirah Antena

Pernah merasa kesal “teramat sangat” saat menunggu respon internet yang tak kunjung tampil di layar handphone/laptop?

Di rumah, saya menggunakan modem USB dan wireless router untuk berinternet. Dengan begitu, satu sim card dapat dimanfaatkan untuk melayani kepentingan berinternet beberapa perangkat secara bergantian. Untuk memperkuat tangkapan sinyal, modem USB diberi tambahan antena portable.

Lebih dari 5 tahun terakhir saya menggunakan jaringan nirkabel 3 (Three). Kualitas respon network yang inkonsisten sudah menjadi branded mereka. Hanya karena produk Always On (kuota internet tidak pernah hangus) yang menjadikan saya bertahan menggunakan jaringan ini.

Menggunakan jaringan provider lain, merupakan cara paling gampang untuk bisa memperoleh layanan lalulintas data nirkabel yang memadai di hampir setiap kondisi. Namun tentu saja ada cerita dan prasyarat tersendiri untuk itu. Bagi saya, bukan masalah pada mahalnya harga kuota internet, tapi sisa kuota yang selalu dibuat hangus menjadi pertimbangan utamanya.

Dengan demikian, ada konsekuensi yang harus saya terima dari menggunakan jaringan 3, yaitu respon network yang lemot dan tidak konsisten.

Nah…, Zirah Antena hasil DIY ini, bisa “sedikit” mengobati permasalahan berinternet yang saya alami.
Lanjutkan membaca “Zirah Antena”

Tarif Listrik 2019…?

Apa kabar dengan tarif listrik di penghujung tahun 2018 ini?
Masih sama nilainya dengan yang saya ceritakan di artikel Tarif Listrik bulan Juli 2018. Tidak ada perubahan ataupun terdengar isu terkait dengan tarif listrik di akhir tahun 2018. Sehingga, sudah bisa dipastikan tidak akan ada kejutan mengenai harga tarif listrik di awal periode tahun 2019 nanti.
Malahan, hal itu sudah di konfirmasikan pihak PLN di saat mereka di dera nilai tukar kurs Rp. 15.000,- per 1 US $ pada kwartal III tahun 2018.

Sungguh sebuah situasi yang (menurut saya) terasa ganjil dan baru terjadi selama pemerintahan era reformasi ini.
Lanjutkan membaca “Tarif Listrik 2019…?”

Tarif listrik Juli 2018

Pada bulan Februari 2018 lalu, melalui kementerian ESDM pemerintah mewacanakan untuk tidak menaikkan tarif listrik selama tahun 2018.

Saat itu, saya tidak terlalu ambil pusing dengan wacana tersebut.

Hingga saat ini, PLN masih menggunakan faktor nilai tukar kurs Rupiah terhadap Dollar, harga minyak dunia dan inflasi sebagai penentu besaran nilai tarif listrik. Selama ketergantungan terhadap faktor-faktor tersebut masih ada, menurut saya, wacana kebijakan apapun terkait besaran nilai tarif listrik merupakan satu hal yang tidak dapat dipegang konsistensinya.

Namun, perkiraan saya mengenai hal itu ternyata meleset. Sepertinya, situasi yang terjadi saat ini agak berbeda dari yang biasanya. Lanjutkan membaca “Tarif listrik Juli 2018”

Kata Google soal algoritma di Search Engine-nya

Cerita konfirmasi Google mengenai dasar metode cara kerja pembaharuan halaman hasil pencarian (SERP) dari Search Engine-nya yang saya peroleh tanggal 13 Maret 2018 dari link di bawah ini :

amp

Inti yang hendak disampaikan Google adalah berhentilah berspekulasi dan bermain-main dengan SEO. Karena, apapun yang anda kerjakan dengan SEO, tidak akan mengubah nasib urutan situs/blog anda di SERP. Semua itu kembali pada kualitas artikel-artikel yang ada di dalamnya dan kebijakan yang diterapkan Google untuk meningkatkan hasil dari kinerja Search Engine-nya.

Nah…, pikirkan masak-masak jika dan bagi anda yang masih mau terus mencoba bermain-main dengan SEO.

Semoga bermanfaat!

Skema Jaringan Kabel Listrik di Rumah

Tujuan kepentingan instalasi kabel listrik yang terpasang di rumah adalah semata-mata untuk mendistribusikan listrik dari meteran ke titik-titik stopkontak dan fitting lampu yang tersebar di dalam rumah. Bagaimana pun cara dan teknik instalasi yang dikerjakan, rangkaian untaian kabel listrik itu akan tetap bisa berfungsi mendistribusikan listrik. Selama pengerjaan sambungan antar untaian kabel dikerjakan dengan benar, maka tidak perlu khawatir akan timbul masalah dikemudian hari.

Pengertian dari Jaringan Kabel Listrik di artikel ini, lebih mengarah pada sebuah kondisi susunan fisik (instalasi) kabel listrik yang terpasang dengan rapi. Perlu-tidaknya hal itu diterapkan pada kabel listrik yang terpasang di rumah kita saat ini, menurut saya, tidak perlu.

Namun, jika kita berpendapat untuk sewaktu-waktu bisa dengan mudah memodifikasi nya, maka lebih baik untaian-untaian kabel listrik itu disusun dengan rapi. Lanjutkan membaca “Skema Jaringan Kabel Listrik di Rumah”

Blog Tips : Menggambar (lagi…, lagi… dan lagi…)

Kerajingan Menggambar…

Kira-kira seperti itulah kata-kata yang bisa menggambarkan garis besar aktivitas saya nge-blog saat ini.

Diawali dengan iseng-iseng menggambar kumpulan gedung pencakar langit untuk dijadikan latar belakang gambar tajuk (header image) :

Setelah merasa cukup, sasaran berlanjut ke gambar piring yang menjadi tatakan lampu bohlam pada gambar tajuk :
Lanjutkan membaca “Blog Tips : Menggambar (lagi…, lagi… dan lagi…)”

Blog Tips : Algoritma Rankbrain Google

Saya selalu merasa kurang pēdē kalau hendak membicarakan tentang algoritma Search Engine Google. Pasalnya, Google sendiri turut memiliki kepentingan di dalamnya untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan demikian, agak sulit untuk memastikan arah kebenaran netralitas kinerja dari algoritma yang diterapkan.

Untuk saat ini, bagian itu kita abaikan dulu…

Saya hendak bercerita sedikit tentang algoritma Rankbrain yang diterapkan Google pada Search Engine nya sejak April 2015 dan diperkenalkan ke publik pada Oktober 2015. Meski sudah cukup lama di sosialisasikan, baru waktu belakangan ini saya mengetahui banyak yang membicarakannya.

Perbedaan mendasar antara algoritma Rankbrain dengan algoritma yang sebelum-sebelumnya (Panda, Penguin, Hummingbird dll) adalah terletak pada penerapan kecerdasan buatan atau lebih dikenal dengan Artificial Intelligence yang menjadi dasar untuk menentukan hasil akhir pencarian dari mesin pencari (Search Engine Result Page ~ SERP).

Lanjutkan membaca “Blog Tips : Algoritma Rankbrain Google”

PLN : Tarif Listrik Januari 2018

Memasuki ke pergantian tahun 2018, saya nyaris melupakan informasi dan berita tentang pergerakan tarif listrik. Hingar-bingar berita tentang tarif listrik yang biasa menyertai di setiap menyambut awal pergantian tahun, kini terasa sepi.

Secara realita, nilai yang menjadi dasar tarif listrik golongan pelanggan rumah tinggal tidak berubah (Rp. 1.467,28,- per kWh) sejak ditetapkan per Januari 2017 hingga Januari 2018. Mulai dari golongan 450VA 1300VA hingga 6600VA.
Lanjutkan membaca “PLN : Tarif Listrik Januari 2018”

Perangkat Pemipaan : Foot Klep / Klep Tusen berbahan Plastik

Foot Klep atau Klep Tusen berfungsi untuk menahan air dalam jalur pipa hisap agar tidak kembali meluncur jatuh ke sumur atau bak tanam. Dengan begitu, tindakan memancing mesin pompa agar air bisa dihisap dan dipompa keluar dari dalam sumur atau bak tanam, hanya perlu dikerjakan satu dan pertama kali saja. Selanjutnya, air akan langsung keluar setiap kali mesin pompa dinyalakan.

Letak posisi pemasangan klep tusen ini harus berada di bagian pipa yang terendam di bawah permukaan air sumur / bak penampungan. Tidak mutlak harus di ujung pipa, yang penting harus di bawah permukaan air. Perhitungkan juga tinggi permukaan air sumur di kala sedang surut. Usahakan posisi klep tusen tetap berada di bawah permukaan air.  Lanjutkan membaca “Perangkat Pemipaan : Foot Klep / Klep Tusen berbahan Plastik”

Blog Tips : Menggambar, Blogging dan Copas

Niat awalnya adalah membuat gambar skema pemipaan tangki stainless steel. Tapi, kemudian terhenti karena ketidaksesuaian ukuran pemetaan lembar sketsa dengan gambar template perangkat pemipaan. Penyebabnya terletak pada sudut pandang gambar yang masih menggunakan skala 2 dimensi.

Setelah beberapa saat mengutak-atik, saya putuskan untuk mengubahnya menggunakan skala 3 dimensi, atau lebih dikenal dengan sebutan gambar perspektif. Tidak banyak yang saya ingat mengenai teknik menggambar perspektif yang pernah diajarkan saat dulu di sekolah.

Dengan demikian, teknik menggambar perspektif yang digunakan pun bersifat dasar dan sangat sederhana.
Lanjutkan membaca “Blog Tips : Menggambar, Blogging dan Copas”

Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik

Wacana kebijakan satu tarif listrik, pada dasarnya, membuka peluang agar kita (pelanggan PLN golongan di bawah 4400VA) bisa lebih maksimal dalam menentukan sikap dan cara pemakaian listrik di rumah. Saat itu terealisasikan, kita bisa menentukan salah satu dari dua pilihan yaitu : memanfaatkannya atau tidak. Masing-masing pilihan bersifat bebas dan tanpa paksaan, dan saya pribadi melihat tidak ada ruginya untuk memanfaatkan sebaik-baiknya peluang ini.

Namun demikian, kita juga perlu mempersiapkan untuk berada dalam situasi nilai kapasitas listrik terpasang di rumah yang besar itu dengan benar. Jika tidak, besar kemungkinan terjadi tumpang-tindih dalam pemakaian listrik dan cenderung berlebihan dalam pemakaian listrik yang bersifat konsumtif.

Di artikel ini saya mencoba menyajikan ilustrasi susunan MCB yang sekiranya cukup fleksibel dan relatif murah untuk menyikapi situasi tersebut.
Lanjutkan membaca “Mempersiapkan Instalasi Listrik sejalan Kebijakan Satu Harga Tarif Listrik”

PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?

Awalnya, saudara Feriyadiramen yang menanyakan pendapat saya perihal wacana tentang pemberlakuan satu TDL Rumah Tangga. Beberapa hari setelahnya, seorang sahabat dan seorang tetangga menanyakan juga pendapat saya mengenai hal yang sama.

Sejak wacana kebijakan tersebut pertama kali disuarakan kementerian ESDM, saya (sebagai pelanggan PLN) tidak merasa itu akan membuat masalah cukup berarti di kemudian hari.
Lanjutkan membaca “PLN : Satu Harga Listrik pelanggan Rumah Tangga?”

Lebih Mengenal Beda Oven Listrik dan Oven Gas

Oven listrik, bukanlah jenis oven yang pertama kali saya kenal. Tapi, merupakan jenis oven pertama dimana saya mulai belajar dan mengetahui lebih jauh teknik memasak makanan dengan cara dipanggang.

Banyak bahan makanan yang bisa dimasak dengan cara dipanggang menggunakan oven, dimana salah satunya untuk membuat biskuit / kue kering. Tidak lama setelah memiliki oven listrik, saya iseng mencoba membuat sendiri beberapa kue kering. Itu karena saya memang menyukai kue kering, terutama Kaastengel dan Nastar.

Selang 10 tahun kemudian, beberapa minggu terakhir ini, saya diberi kesempatan pinjam-pakai oven gas oleh tetangga. Bukan oven gas multi fungsi (freestanding oven), namun oven gas khusus memanggang saja.

Seperti ini penampakannya :

Saya sambut baik kesempatan yang telah ditawarkan, dan… pembelajaran menggunakan oven gas yang selama ini belum pernah saya kerjakan pun dimulai…

Lanjutkan membaca “Lebih Mengenal Beda Oven Listrik dan Oven Gas”

Mini Ceiling Fan : Efek Perbedaan Bentuk Bilah Baling-baling

Di artikel tentang mini ceiling fan sebelumnya, saya sajikan foto-foto kipas yang dipasangi beberapa bentuk bilah baling-baling terbalik. Meski terdapat perbedaan bentuk lekukan, semuanya memiliki satu kesamaan yaitu melengkung. Bentuk melengkung yang ditemukan secara tidak sengaja itu, saya coba standarisasi-kan bentuk dasar dan ukurannya dengan menggunakan rumus Potongan Kencana.

Seiring waktu berjalan, bilah melengkung tersebut dikembangkan hingga menjadi beberapa model. Pada model terakhir, titik tengah lengkungan bilah saya buat mengarah ke bawah. Seandainya dilihat dalam kondisi berputar, nampak cekungan di area tengah kipas seperti layaknya “busur panah” yang digantung berputar.

Di artikel ini, saya akan menceritakan tentang perbedaan efek dari kipas berbilah melengkung seperti “busur panah” tersebut dengan kipas berbilah rata / datar. Agar urutan ceritanya lebih mudah dipahami, saya lengkapi dengan beberapa potongan kejadian yang menjadi pendukungnya.

Lanjutkan membaca “Mini Ceiling Fan : Efek Perbedaan Bentuk Bilah Baling-baling”

Mini Ceiling Fan : Rumus Potongan Kencana dan Bilah Kipas BBT

Saya sangat menikmati mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan kipas BBT (Bilah Baling-baling Terbalik). Membuat dan mengembangkan model bilah baling-baling kipas baru, merupakan satu-satunya cara yang saya ketahui untuk bisa berinteraksi lebih nyata dengan sifat dan karakteristik udara. Dari mengutak-atik kipas BBT ini juga, pemahaman saya tentang penanganan sirkulasi udara di rumah berkembang lebih terarah.

Lanjutkan membaca “Mini Ceiling Fan : Rumus Potongan Kencana dan Bilah Kipas BBT”

Countdown Timer : Menghitung mundur nyala-mati listrik secara otomatis

Tidak seperti Daily Timer, Countdown Timer merupakan perangkat listrik yang cukup sulit saya temukan peredarannya di pasaran. Fungsinya mirip dengan Daily Timer, tapi lebih dikhususkan untuk pemakaian listrik selama “sesaat” dalam waktu tidak beraturan.
Lanjutkan membaca “Countdown Timer : Menghitung mundur nyala-mati listrik secara otomatis”

Begini Ceritanya Kalau Kita Kesetrum Listrik…

Apa bedanya antara kesetrum listrik 10.000 Volt dengan 220 Volt?

Tentu saja beda, karena yang satu lebih besar nilainya. Sedangkan yang lainnya jauh lebih kecil. Tapi, kecenderungan banyak orang mengartikan nilai 10.000 Volt jauh lebih berbahaya dibanding 220 Volt. Padahal, tidak sepenuhnya benar juga.

Karena, besarnya kekuatan sengatan listrik lebih ditentukan dari daya (Watt) yang diukur dalam satuan Ampere dibanding besaran nilai Voltase listrik itu sendiri.
Lanjutkan membaca “Begini Ceritanya Kalau Kita Kesetrum Listrik…”

Router Gratis Hadiah dari Telkom

Foto ini adalah gambar router gratis hadiah dari Telkom yang saya dapatkan beberapa hari lalu. Awalnya, setiap pelanggan telkom (fixed phone) ditawarkan untuk mengganti kabel telpon lama dengan kabel telpon yang baru.

Jika pelanggan bersedia, maka telkom akan menghadiahi satu unit router gratis kepada si pelanggan. Karena, sambungan kabel telpon yang baru, hanya bisa berfungsi jika menggunakan router.
Lanjutkan membaca “Router Gratis Hadiah dari Telkom”