Mudah membuat Kopi pakai Percolator Coffee Maker

halaman 2 dari 2

Cara perawatan Percolator

Ada empat bagian terpisah yang dimiliki sebuah percolator, yaitu : tutup pot, wadah kopi, pipa saluran air panas dan badan pot. Keempat bagian tersebut, harus dicuci bersih setelah selesai dipakai.

• Wadah kopi percolator.

Buang ampas kopi dalam wadah saat dalam keadaan agak basah. Rendam sebentar jika sudah terlalu kering. Kemudian, pakai sprayer yang biasa dipakai menyemprot pupuk tanaman. Isikan air bersih ke dalam sprayer. Atur setting moncong semprotan ke posisi paling tajam. Semprot lubang-lubang penyaring wadah kopi. Jika sumbatan residu ampas kopi sudah terbentuk dan menutupi lubang penyaring, gunakan jarum untuk membukanya kembali. Biasanya, setiap tiga s/d enam bulan sekali, tindakan itu rutin saya kerjakan,

Setelah selesai, gunakan sabut cuci piring dan sabun cair untuk membersihkan keseluruhan wadah dari residu kopi. Bilas dan keringkan.

• Badan & Tutup Pot percolator.

Cuci bagian dalam badan pot menggunakan sabut cuci piring dan sabun cair. Bilas dan keringkan. Lakukan hal yang sama pada tutup pot.

Jangan pernah sesekali mencuci bagian luar badan pot. Cukup di lap saja jika ada noda kopi di permukaan badan pot. Karena, jika air sampai masuk melalui sela bagian elemen pemanas, bisa menjadikannya korsleting di pemakaian berikutnya.

• Pipa jalur air panas percolator.

Cuci bagian luar dengan menggunakan sabut cuci piring dan sabun cair. Setiap dua-tiga bulan sekali, bersihkan bagian dalam pipa dengan menggunakan kawat atau lidi yang ujungnya dililit karet gelang. Celupkan karet di ujung kawat ke dalam sabun cair, kemudian dimasukkan dan digosok-gosokkan pada dinding bagian dalam pipa. Bilas dan keringkan jika sudah selesai.

icon.top.par

Hal yang penting diperhatikan saat mencuci percolator.

Kesalahan yang saya lakukan saat pertama kali mencuci jeroan percolator adalah menggabungkannya bersamaan dengan mencuci piring kotor. Sisa lemak makanan piring kotor akan bercampur dengan sabun cuci dan kemudian melekat di permukaan jeroan percolator. Ini akan membuat kopi yang dimasak selanjutnya berubah secara rasa dan aroma.

Selalu pisahkan jeroan percolator dengan cucian piring / gelas kotor. Pastikan sabut cuci yang hendak digunakan telah benar-benar bersih sebelum mencuci. Gunakan sabun cair yang baru, bukan bekas sisa sebelumnya mencuci piring / gelas kotor.

icon.top.par

Percolator Coffee Maker vs Coffee Maker lain

Percolator termasuk coffee maker dengan kriteria mesin pembuat kopi paling mudah dan paling dasar dalam teknik pemakaian. Perangkat ini cocok bagi siapapun yang belum pernah menggunakan coffee maker. Begitu terbiasa, maka tidak akan terlalu sulit jika harus berhadapan menggunakan coffee maker yang memiliki teknik pemakaian lebih rumit.

Saya bisa mengatakan seperti itu, karena yang menjadi dasar dari konsep kerja semua coffee maker adalah bagaimana semua kopi bubuk yang diletakkan dalam wadahnya dapat diseduh (di-ekstrak) secara sempurna.

Cuma itu dasar yang perlu dipahami.

Sisanya, hanya cara pemakaian dan perawatan mesin coffee maker agar tidak cepat rusak dan konstan dalam menghasilkan ekstrak kopi.

Kinerja keseluruhan dari sebuah percolator coffee maker tidak akan pernah bisa disamakan dengan model coffee maker berbeda lain yang juga menggunakan tenaga listrik. Masing-masing coffee maker, memiliki kekurangan dan keunggulan tersendiri, baik dalam hal perawatan maupun ekstrak kopi yang dihasilkan.

Bukan persoalan gampang untuk membersihkan residu kerak kopi yang melekat pada wadah saringan coffee maker. Jika hal itu sama sekali tidak bisa dikerjakan atau bisa dengan mudah diperoleh gantinya, lebih baik menggunakan cara konvensional saja. Yaitu, menyeduh secangkir kopi menggunakan air yang di-didih-kan di atas kompor.

Nah, wadah kopi percolator adalah salah satu yang termasuk sulit cara perawatannya. Saya belum menemukan cara untuk dengan mudah membersihkan lubang-lubang saringan pada wadah kopinya dari sumbatan residu ampas kopi. Meskipun sulit, masih tetap bisa dibersihkan. Dan, itu harus dikerjakan, karena memang tidak dijual cadangannya.

Harga Percolator Coffee Maker pada akhir tahun 2016 berada di kisaran Rp. 250.000,- per unit. Tertarik untuk mencoba?

Semoga bermanfaat ! ☺

icon.top.document

Iklan

One thought on “Mudah membuat Kopi pakai Percolator Coffee Maker”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s