Serba-serbi Memasang dan Mengembangkan Fungsi Tangki Air

halaman 2 dari 2

Pemakaian Air Bersih untuk Kondisi Tidak Normal

Pertanyaannya, jika air PDAM yang ada saat ini sangat jarang mati dan memiliki kualitas cukup bersih setiap harinya, masih perlukah model penampungan air dibuat seperti itu?

Gambaran yang ada di kepala saya sejak awal merancang konsep model penampungan air bersih ini, terfokus untuk mengakomodir kebutuhan air bersih di waktu dan keadaan yang tidak biasa, misalnya :

  • untuk kepentingan merawat bayi
  • merawat penghuni rumah yang sedang sakit
  • melayani kepentingan sehari-hari untuk para manula

Ketika di sebuah rumah memiliki salah satu dari tiga kepentingan tersebut, ketersediaan air bersih merupakan syarat mutlak yang nol persen toleransi.

Meskipun kualitas air PDAM yang setiap harinya kita terima masih dalam kategori layak, bukan berarti sama sekali telah tertutup kemungkinan untuk menjadi tidak layak di kemudian hari. Hal yang sama juga berlaku dengan kondisi fisik tubuh kita atau penghuni lain yang saat ini tinggal satu atap dengan kita. Tidak pernah sedikitpun terlintas di pikiran kita untuk berada dalam kondisi sakit, lemah dan tidak berdaya. Namun, tidak seorangpun diantara kita yang bisa menjamin kemungkinan situasi seperti itu untuk tidak terjadi di kemudian hari. Jika saat semua kondisi tidak umum atau tidak pernah diharapkan itu terjadi secara bersamaan, maka ketersediaan air bersih menjadi hal yang paling dicari dan sangat berharga untuk dijaga keberadaannya.

Disitulah pemikiran inti kepentingan yang menjadi fokus utama dari rancangan teknik pemipaan fasilitas air bersih yang saya harapkan.

Saat situasi dalam kondisi normal, semua perangkat fasilitas penampungan air bersih itu tetap terpakai tanpa satu bagianpun terlewatkan. Dengan demikian, keawetan dan daya tahan fisik perangkat selalu terjaga dan diawasi tingkat kelayakan pakainya berbarengan dengan pemakaian air sehari-hari.

icon.top.par

Jadi…

Aktif atau tidak pemakaian tangki air yang ada di rumah kita saat ini, sudah memang seperti itu adanya. Dan akan tetap seperti itu selama anggapan yang kita miliki mengenai tangki air tidak berubah. Menyentuh sisi diluar kepentingan sekadar sebagai wadah air bersih belaka, adalah tindakan yang sedang saya upayakan untuk bisa mendapatkan nilai lebih dari keberadaan tangki air. Jika memang fungsinya bisa dikembangkan untuk di kemudian hari bisa lebih mempermudah kita dalam melewati situasi sulit, menurut saya, tidak ada salahnya diwujudkan di saat kondisi kita masih mampu mengerjakannya.

Merupakan hal yang wajar dan sah-sah saja seandainya ada yang beranggapan bahwa membuat model penampungan air yang saya buat dan ceritakan di artikel ini merupakan tindakan sia-sia. Itu adalah hak berpendapat setiap orang.

Menurut saya, mencoba untuk mendapatkan situasi yang lebih baik adalah hak setiap orang juga. Apakah akhirnya nanti berhasil atau tidak, tetap meninggalkan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat. Dengan menerapkan model pemipaan tangki air sebagaimana diuraikan diatas, setidaknya saat ini saya memiliki tambahan waktu pemakaian air bersih selama 12 jam ke depan setelah melewati waktu 1 hari air PDAM terhenti pendistribusiannya.

Semoga bermanfaat! ☺

icon.top.document

11 tanggapan untuk “Serba-serbi Memasang dan Mengembangkan Fungsi Tangki Air”

  1. Pak, rangka miring dibagian kaki nya kira-kira panjang berapa? atau kalo pakai sudut siku berarti kurang dari 25cm ya Pak? Saya lagi coba buat model begitu dengan tandon tw110 = 1050 liter dengan tinggi 50cm dan luas alas 150cm x 150cm.

    Suka

  2. Terimakasih Pak bantuin ngitungin panjang kemiringannya. Rencananya pakai besi siku 5cm x 5cm tebal 5mm “full”. Untuk alas rencananya dibuat silang 3 x 3. Nah dibanding dengan posisi sejajar 4 batang, kira-kira kuat mana ya antara silang dan paralel?

    Suka

    1. Besi 5x5cm ~ 5mm full, top banget dah!!!👍👍👍

      Begini…, saya selalu berpedoman, besi dalam keadaan utuh jauh lebih kuat daripada disambung. Kalau pun tidak kuat menahan beban, kemungkinan terburuk besi hanya akan melengkung, tidak patah. Silahkan anda yang memutuskannya.

      Baik nantinya dipasang menyilang atau paralel, tambahkan plat besi di permukaan alas. Plat besi itu akan membantu menyebarkan tekanan beban toren ke setiap sisi kaki besi penyangga. ☺

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s