Lampu Indikator Meteran, Stabilizer dan Grounding

halaman 2 dari 2

Percikan Api di belakang Stabilizer

Lampu indikator meteran masih tetap padam, bahkan hingga tulisan ini dipublikasikan tidak pernah terlihat kembali menyala. Namun, belum ada satu minggu sejak stabilizer dipasang, saya tidak sengaja melihat ada cahaya kecil berkedip cepat di bagian belakang stabilizer.

Ternyata, cahaya itu berasal dari percikan api. Saat diperhatikan lebih dekat, terlihat percikan api menyala berkesinambungan di bagian panel kawat Netral stabilizer. Tidak ada arus listrik Positif di situ saat saya memeriksanya menggunakan tespen.

Lalu, darimana asal percikan api tersebut? Mungkinkah kawat Netral dari meteran membawa arus Positif ke dalam rumah dan menghasilkan percikan api? Jika memang begitu, mengapa tidak ada respon arus Positif saat tespen di tempelkan?

Saya pun menemui jalan buntu dengan pertanyaan yang sama terus-menerus berputar di kepala, “Bagaimana bisa terjadi arus kawat Netral dari meteran menghasilkan percikan api?”

Beberapa logika sambungan kabel saya coba pasang untuk mengetahui letak permasalahan secara lebih baik. Terakhir, saya mencoba dengan memutuskan sambungan ke jaringan kabel dalam rumah, sehingga arus listrik hanya ada di jalur kabel antara meteran dan stabilizer saja. Dan saat listrik kembali dinyalakan… panel kawat Netral di belakang stabilizer kembali mengeluarkan percikan api seperti sebelumnya.

Mungkinkah stabilizer-nya yang rusak? Jika memang rusak, berarti lampu di dalam rumah pun seharusnya akan padam karena tidak ada arus Netral yang keluar dari stabilizer. Tapi, itu tidak terjadi. Semua lampu dan perangkat elektronik yang ada dalam rumah, bisa berfungsi normal. Bahkan lebih baik dibanding tanpa menggunakan stabilizer tanpa kabel 3000VA.

Satu-satunya pedoman yang saya miliki adalah setiap percikan api yang berasal dari listrik merupakan efek dari korsleting. Dan, cara mengamankan efek korsleting seperti itu adalah hanya dengan cara menyalurkan ke grounding melalui kawat Arde.

Mungkinkah telah terjadi korsleting dan masih berlangsung di dalam stabilizer itu sendiri? Bisa jadi juga.

Lalu, saya coba dengan menyematkan sepotong kawat tembaga untuk dijadikan sebagai Arde, pada panel bertanda grounding yang ada di stabilizer dan menyambung ke grounding paku di dinding. Dan… woooalaaa…, tidak ada lagi percikan api setelah listrik kembali dinyalakan. Jadi… arus listrik yang didistribusikan PLN membawa efek korsleting di kawat Netral nya?

Stabilizer 3000VA dan Grounding paku di dinding

Stabilizer 3000VA dan Grounding paku di dinding

Listrik saya padamkan lagi untuk menyambung output stabilizer dengan jaringan kabel listrik dalam rumah, lalu kembali dinyalakan setelah selesai. Tidak nampak percikan api di belakang stabilizer. Hingga keesokan hari, semuanya berjalan normal sama seperti sebelum penggantian meteran lama dikerjakan.
Percikan Api di belakang Stabilizer

Pentingnya Kawat Arde dan Grounding di rumah

Lagi-lagi saya kembali teringat pernyataan petugas PLN yang dulu mengganti meteran. Ternyata memang benar bahwa kawat Netral saat ini memiliki dwifungsi sebagai kawat Arde. Seperti yang saya alami dan ceritakan di atas, ada kelebihan arus listrik yang seharusnya disalurkan melalui kawat Arde, namun kini diakomodir menggunakan kawat Netral. Tetapi kelihatannya…, hal itu hanya berlaku untuk kepentingan jaringan kabel listrik di internal PLN saja, yaitu sebatas kepentingan agar meteran di rumah pelanggan dapat berfungsi sesuai kriteria yang diinginkan PLN. Mengenai kondisi dan kualitas listrik setelah keluar dari meteran adalah bukan menjadi tanggung jawab PLN lagi.

Kalau aturan mainnya sudah seperti itu, berarti, jaringan kabel di rumah yang kita (pelanggan) tempati, harus benar-benar memiliki daya tahan tinggi (bullet-proof) terhadap segala kondisi listrik yang dipasok dari PLN. Kita tetap harus menggunakan kabel 3 (tiga) kawat (Positif, Netral dan Arde). Dengan demikian, efek korsleting yang dihasilkan dari jaringan kabel dalam rumah, bisa disalurkan melalui kawat Arde ke grounding. Termasuk juga, untuk mengakomodir efek korsleting bawaan listrik dari luar rumah yang terdapat pada kawat Netral kabel keluaran meteran PLN. Jaringan kabel dalam rumah tanpa disertai kawat Arde terhubung ke grounding, kemungkinan besar membuat perangkat listrik atau membuat perangkat elektronik yang tersambung dengan kawat Netral akan hangus dan rusak.

Terlepas dari benar-tidaknya pernyataan kawat Netral bisa difungsikan sama seperti kawat Arde yang sebelumnya ikut dipasang secara terpisah pada meteran, saya mendapatkan beberapa kepastian dari pengalaman kejadian di atas :

  1. Kemampuan stabilizer siap pakai tidak selalu bisa sepenuhnya diharapkan dapat mengatasi dinamika naik-turun-naiknya voltase.
  2. Jangan pernah untuk tidak menyertakan kawat Arde yang terhubung dengan grounding saat memasang jaringan kabel dalam rumah.
  3. Jika stabilizer terpasang di jalur kabel antara meteran dengan boks MCB, pastikan kawat Arde juga terpasang di stabilizer sesuai pada tempatnya.
  4. Meskipun bukan tindakan yang dianjurkan, model grounding paku di dinding bisa diandalkan untuk meredam efek korsleting secara cepat, mudah dan murah.
  5. Nyala lampu indikator di meteran belum tentu identik dengan masalah pada jaringan kabel listrik dalam rumah. Stabilizer tanpa kabel 3000VA yang saya pasang di jalur kabel antara meteran dengan boks MCB memperlihatkan keadaan yang sebenarnya.

Pentingnya Kawat Arde dan Grounding di rumah

Jadi…

Mengapa saya tidak menghubungi pihak PLN untuk menyelesaikan kasus di atas?

Sejak pertama mempelajari listrik secara otodidak, hingga saat artikel ini dipublikasikan, saya masih mendapatkan kesulitan untuk bisa mencerna pemikiran cara instalasi kabel listrik yang hanya menggunakan dua kawat (Positif dan Netral) saja di dalam rumah. Saya juga tidak tahu apakah kebijakan memotong kawat Arde untuk tidak melalui meteran adalah memang resmi berasal dari PLN atau hanya akal-akalan oknum petugas PLN.

Sebagai hanya seorang praktisi tanpa pendidikan formal apapun tentang listrik, saya tidak memiliki dasar yang kuat untuk beragumentasi mengenai teknik listrik. Oleh sebab itu, saya memilih untuk diam dan mencoba menyelesaikan sendiri masalah yang ada.

Mungkin, memasang stabilizer tanpa kabel 3000VA disertai model grounding paku di dinding, dengan tujuan memadamkan lampu indikator di meteran dan mencegah timbulnya percikan api keluar dari kawat Netral sebagaimana saya alami, bukan merupakan solusi terbaik. Atau, mungkin solusi yang salah dan membahayakan. Namun, saya lebih memilih mengerjakan seperti itu agar stabilizer tanpa kabel 3000VA yang telah terpasang saat ini bisa berfungsi dengan benar tanpa disertai percikan api.

Pasang Kabel Stabilizer dan Box MCB dengan Grounding Paku di dinding

Setidaknya, pengalaman mengatasi masalah dan efek yang mungkin timbul terkait nyala lampu indikator di meteran, dapat menjadi referensi bagi anda dan teman-teman listrikdirumah.com untuk bisa keluar dari kebuntuan permasalahan yang sama.

Ada satu hal yang masih mengganggu di benak saya :

Saat percikan api menyala di belakang stabilizer, lampu indikator meteran dalam kondisi tetap padam. Bisa diartikan, masalah yang terjadi setelah jalur kabel output meteran, tidak membuat lampu indikator meteran menyala. Lalu…, nyala lampu indikator meteran mengidentifikasikan adanya masalah pada listrik di bagian mana? Kondisi listrik PLN yang masuk ke meteran (input) ataukah kondisi listrik di jaringan kabel dalam rumah (output)?

Jadi, jika lampu indikator meteran PLN di rumah anda terlihat menyala, lakukan pembenahan / pemeriksaan jaringan kabel listrik di rumah secara menyeluruh. Gunakan kabel isi tiga kawat untuk semua jalur kabel yang ujungnya dipasangi stopkontak. Buat Grounding jika belum ada, dan terakhir, pasang stabilizer di jalur kabel output (line-out) meteran PLN.

Seandainya setelah semua itu dikerjakan dan ternyata lampu indikator meteran masih tetap menyala, maka ABAIKAN SAJA! Karena, tidak ada lagi yang bisa dikerjakan untuk membuatnya menjadi padam. Hanya waktu yang bisa dan akan memberikan jawaban dari penyebab sebenarnya mengapa lampu indikator tersebut masih menyala.

*** Update 16 Maret 2017 ***

Lampu Indikator akan menyala selama pasokan listrik PLN dibawah 220 Volt. Hal ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan kebenaran instalasi jaringan kabel listrik yang terpasang di rumah. Jadi, betapapun “sempurna” instalasi kabel listrik yang terpasang di rumah kita saat ini, tidak akan memberikan jaminan lampu indikator di meteran pasti padam.

*** End Update 16 Maret 2017 ***

Semoga bermanfaat! ☺

Artikel Terkait :

lampu indikator meter kWh, stabilizer, grounding