Cadangan Tangki Air, Pipa Paralon dan Filter Air

halaman 2 dari 2

Filter air untuk orang malas…

Saya bukan tipikal orang yang suka menjalani sebuah rutinitas yang sama dalam jangka waktu lama. Bagi saya, rutinitas tidak banyak memberikan warna kehidupan yang menyenangkan. Merawat dan menjaga kinerja filter air bukan tipe aktivitas yang hanya berlangsung sekali dalam seumur hidup. Namun, selama kita masih membutuhkan air bersih.

Atas dasar itu saya memilih untuk membuat dan mengembangkan perangkat filter air sendiri. Tujuannya, tidak lain, agar filter bisa dibentuk untuk menyesuaikan dengan tipikal perilaku orang seperti saya : yang tidak paham mengenai persoalan “water treatment” dan yang tidak menyukai aktivitas bersifat rutin.

Dari beberapa produk filter air yang saya ketahui, ada satu model filter menggunakan konsep kerja penyaringan sesuai dengan harapan saya, yaitu produk filter air siap minum. Produk filter ini, memanfaatkan gaya gravitasi bumi dan jeda waktu pengendapan air sebagai faktor utama pendukung proses penyaringan.

Saya sangat tertarik pada teknik penyaringan produk filter yang tanpa menggunakan bantuan tenaga listrik seperti itu. Dalam pemikiran saya, seandainya perangkat filter seperti itu bisa dibuat sendiri untuk memenuhi kebutuhan air siap pakai (bukan siap minum) di rumah, maka akan diperoleh rangkaian tindakan penghematan yang cukup panjang. Mulai dari penghematan air atas tindakan memelihara kebersihan lingkungan sekitar di dalam dan di luar rumah hingga penghematan biaya berlangganan air PAM. Bahkan, termasuk penghematan atas biaya untuk perawatan dan pemeliharaan filter itu sendiri. Baik dari sisi pemakaian media penyaring, kebersihan fisik perangkat filter dan tenaga untuk membersihkannya.

Perangkat filter yang sebelumnya telah dibuat, saya ubah / modifikasi sebagaimana konsep produk filter air siap minum, yang (akhirnya) saya namakan dengan sebutan Low Pressure Filter (LPF).

Dari segi air hasil penyaringan selama 3 bulan pertama, kinerja filter bisa diandalkan konsistensinya tanpa saya harus terlibat sama sekali untuk membersihkan kapas penyaring. Saya pun tidak melihat ataupun merasakan adanya perubahan pada output filter akibat kotoran yang memenuhi kapas penyaring. Mungkin, itu dikarenakan kondisi kapas penyaring masih belum sepenuhnya dipenuhi kotoran.

Jadi, kalau dilihat dari sisi dasar manfaat dan fungsinya sebagai filter air, sebagian besar parameter yang saya harapkan telah bisa terpenuhi. Tinggal menunggu untuk mengetahui hingga berapa lama konsistensi fungsi menyaring kotoran dengan benar bisa bertahan, sekaligus menyempurnakan model filter agar lebih mudah untuk ditangani cara pemasangan dan perawatannya.

Jadi….

Tidak jarang kita semua mengalami situasi yang mengharuskan pada pilihan : lanjutkan atau hentikan. Atau, lebih dikenal dengan pernyataan : take it or leave it. Namun, banyak diantara kita yang mencoba mengabaikan kenyataan seperti itu dengan berbagai alasan.

Rangkaian cerita di atas tentang rencana memanfaatkan pipa PVC sebagai lakon utama untuk memperbaiki beberapa situasi yang tengah saya alami, bisa dikatakan sebagai langkah terpadu yang saya pilih dalam menyikapi apa yang telah dan sedang terjadi. Buruk-tidaknya rencana langkah untuk mengatasi situasi yang ada, hanya akan terlihat dari usaha yang saya jalani dalam menyelesaikannya. Dan, kebenaran dibalik semua itu, tidak akan pernah dapat dibuktikan jika saya tidak mulai mengerjakannya.

Jika ada yang mengatakan bahwa menjalankan rencana seperti ini akan berakhir sia-sia atau terlalu berlebihan, menurut saya merupakan hak bagi mereka untuk berpendapat. Karena, sebagian besar cerita dan artikel di blog ini, juga berasal dari rencana yang dikatakan akan berakhir sia-sia atau terlalu berlebihan jika tetap dikerjakan.

Pertanyaannya, akankah kita akan tetap tidak melakukan sesuatu apapun untuk menyelesaikan masalah yang ada karena atas dasar pendapat satu / beberapa orang yang menentang saat kita mulai mengerjakan untuk memperbaikinya? Parameter yang selalu saya gunakan adalah selama tidak melawan hukum, tidak merugikan maupun menyakiti orang lain; maka tidak ada yang salah untuk selalu tetap berusaha dan mencoba.

Semoga bermanfaat!